Memilih merek kamera digital SLR

by Enche on July 15, 2009

Tidak seperti membeli barang elektronik lainnya, seperti kamera saku, membeli kamera digital SLR memerlukan pertimbangan ekstra. Sebabnya karena membeli kamera dSLR seperti membeli sistem bukan hanya badan kamera. Sistem ini termasuk kamera, lensa, flash dan aksesoris lainnya.

Karena membeli sebuah sistem, maka bila Anda ingin pindah sistem, Anda akan menemui kendala kompatibilitas danĀ  biaya. Misalnya, bila Anda memiliki kamera merek Canon, dan ingin pindah ke Nikon, lensa Canon Anda tidak bisa digunakan di kamera Nikon (kecuali memakai adapter khusus. Alhasil, Anda harus menjual sistem Canon sebelum membeli sistem Nikon.

Selain itu, Anda harus belajar lagi mengunakan kamera Nikon karena tiap merek memiliki filosofi desain yang berbeda. Hal-hal tersebut membuat Anda harus berhati-hati dalam memilih sistem kamera DSLR.

Canon EOS
Canon EOS adalah sistem DSLR yang komplit. Canon memiliki lensa dan kamera berbagai jenis untuk berbagai kebutuhan dari yang hobi fotografi ataupun untuk profesional. Harga kamera juga bervariasi dari sekitar $500 sampai $7000. Sampai saat ini, Canon memiliki koleksi lensa terlengkap dan tercanggih di dunia. Canon berbagi market share dengan Nikon sebesar kurang lebih 38% masing-masing.

Nikon
Nikon memiliki sejarah yang kuat di era kamera film tetapi saat revolusi kamera digital, Nikon agak terlambat dibanding Canon. Canon terlebih dahulu meluncurkan kamera full frame (kamera dengan ukuran sensor seperti ukuran pada kamera film). Tapi dalam tiga tahun terakhir, Nikon berhasil mengejar ketinggalan dengan meluncurkan kamera digital full frame dimulai dari Nikon D3, D700 dan D3X. Nikon juga berhasil mendesain lensa dengan harga murah tapi berkinerja tinggi. Tapi untuk lensa profesional, rata-rata lensa Nikon lebih mahal dari lensa Canon.

Sony
Pendatang baru di dunia DSLR ini menguasai keahlian Konica & Minolta dalam membuat kamera dan optik. Sebagai pendatang baru, Sony sangat ambisius. Selain membeli Konica Minolta, Sony juga bekerjasama dengan perusahaan pembuat lensa ternama, Carl Zeiss. Saat ini kamera digital SLR Sony bisa dibilang agak terbelakang daripada kamera Nikon dan Canon, tapi Sony memiliki kamera full frame yang sangat diminati fotografer profesional dan amatir. Selain itu, Sony dengan gencar meluncurkan lensa-lensa canggihnya untuk berkompetisi dengan Canon dan Nikon. Saat banyak kamera dSLR memiliki fitur video recording, Sony belum memiliki kamera semacam itu, tapi dikabarkan Sony sedang membuat sebuah kamera yang mengintegrasikan video dan kamera lebih baik daripada merek lain.

Olympus
Saat ini Olympus memiliki dua sistem, pertama yaitu kamera digital SLR four thirds (4/3) yang kedua adalah kamera micro four thirds (4/3). Perbedaan kedua sistem ini adalah, micro four thirds tidak memiliki cermin atau prisma layaknya SLR, tetapi memiliki karakteristik lain yang dimiliki kamera DSLR yaitu sensor berukuran relatif besar dan dapat menukar lensa. Sistem micro four thirds lagi “in” sekarang karena ukurannya yang relatif kecil dibandingkan kamera DSLR biasa.

Yang perlu diperhatikan mengenai sistem 4/3 ini adalah rasio ukuran foto. Lain dengan sistem konvensional, foto yang dihasilkan Olympus berasio 4:3 bukan 3:2, sehingga foto terlihat lebih bujur sangkar daripada persegi panjang.

Panasonic
Panasonic bergabung dengan Olympus dalam konsorsoium 4/3. Beberapa kamera Panasonic seperti L1, kurang sukses di pasar, tapi ketika Panasonic membuat kamera micro 4/3, pasar menjadi bergairah kembali, terutama peluncuran Panasonic G1 dan GH1 beserta lensa-lensa baru berukuran kecil dan ringan.

Pentax
Pentax adalah salah satu perusahaan yang terkenal dalam era kamera film / analog, yang dalam transisinya ke digital sempat mengalami krisis sehingga dibeli oleh perusahaan Hoya. Saat pertama kali menggebrak dunia digital, Pentax terkenal sebagai perusahaan yang inovatif dengan peluncuran Pentax k10D yang memiliki teknologi built-in shake reduction, dan weather sealing dengan harga terjangkau. Pentax juga mengembangkan lensa yang dioptimalkan untuk kamera digital SLR yang memiliki harga relatif cukup murah.

Sayangnya Pentax tidak memiliki dan belum berencana mengeluarkan kamera digital full frame (yang sangat ditunggu-tunggu pemakai kamera film tradisional), dan juga koleksi kamera dan lensanya tidak selengkap dan secanggih Canon atau Nikon.

Samsung
Samsung memulai bisnis SLR sejak bekerjasama dengan Pentax untuk pembuatan komponen elektronik dari kamera, selanjutnya, Samsung juga berambisi untuk menguasai bisnis kamera saku, video camera dan dslr. Samsung bekerjasama dengan Scneider dan Pentax dalam pembuatan lensa. Saat ini, Samsung akan meluncurkan sistem baru seperti sistem micro four-thirds yang akan dinamakan Samsung NX.

Fujifilm
Fujifilm pernah berkolaborasi dengan Nikon dan meluncurkan beberapa kamera SLR. Fuji mengunakan sensor buatan sendiri yang pada saat itu termasuk yang disegani karena memiliki dynamic range yang tinggi. Kemampuan ini membuat kamera dSLR Fuji menjadi terkenal dikalangan fotografer pernikahan.

Tapi seiring waktu berjalan, kamera dSLR lain pun telah memiliki kemampuan atau melebihi kekuatan kamera Fuji, sehingga Fuji memutuskan untuk tidak meneruskan untuk merilis kamera dSLR lain. Meskipun demikian, Fuji tetap aktif di dunia digital SLR sebagai pembuat sensor dan komponen lainnya.

{ 63 comments… read them below or add one }

Enche February 27, 2010 at 12:02 pm

bedanya slr = pakai film, digital slr (DSLR) pakai file. Pemula saya sarankan beli dslr.

evelyne March 15, 2010 at 12:36 pm

mas,tanya donk.. saya mau cari kamera digital yang ada micro nya (bisa foto dengan jelas KTP atau kartu kredit) tidak blur dan pecah gambarnya.. saya juga masih pemula, terima kasih banyak yaa..

Enche March 15, 2010 at 12:40 pm

Ini mungkin lebih karena masalah teknis daripada jenis kameranya. Kamera saku misalnya, rata2 bisa mengambil foto KTP / kartu kredit dengan jelas. Saya sarankan untuk mengunakan tripod dan belajar teknik penggunaan kamera.

guest March 21, 2010 at 8:53 am

mas mau nanya,saya mulai tertarik dgn dunia photografer tapi saya gak th kamera merk ap yg memiliki fasilitas bagus dan harga terjangkau untuk mulai belajar photografer,minta sarannya dan info terupdate untuk harga kamera,thnx.

Enche March 21, 2010 at 9:12 am

Harga kamera berubah-ubah saya sarankan untuk mengecek di toko kamera secara langsung. Sebelum membeli saran, saya perlu tau anggaran yang disiapkan untuk membeli kamera.

oliv May 4, 2010 at 7:50 am

mas..foto2 yg d portofolio hsil editan atw tanpa editing,,murni hsil foto aj??
abis’a keren2 smua,,

Enche May 4, 2010 at 9:29 am

Sebagian besar tanpa edit.

ari May 27, 2010 at 6:45 am

salam kenal mas…situs yang luar biasa membantu..
saya pemula sudah membaca situs ini bolak-balik untuk lebih memahami teori dari fotografi…sekarang pengen praktek, jadi pengen beli kamera dslr…dengan anggaran 7jt kira-kira kamera apa yang cocok?saya sudah mengincar canon 500d…bagaimana menurut pendapat mas enche?
terima kasih

ridwan bin judin June 1, 2010 at 1:22 am

enche hasil jepretan nikon d90 dengan nikon d5000 ada g?mungkin dr ktajaman foto..scara mereka menggunakan sensor yang sama,,hanya saja nikon d90 920.000 piksel..lalu bisa gak dslr untuk jepret tanpa pake lensa.?thanks

Enche June 1, 2010 at 1:42 am

Setau gue ga bisa ga pake lensa.

hanung June 20, 2010 at 5:29 pm

Enche aq mw tanya…untuk kamera SLR merk fujifilm Finepix S700 apakah sdh bagus untuk yg hobinya poto2 pemandangan…thx

Enche June 20, 2010 at 8:41 pm

Cukup baik mas, cuma kalau foto ditempat temaram, seperti matahari terbenam, pengunaan tripod menjadi sangat penting.

diandra June 26, 2010 at 5:10 pm

bang enche,di photorumor sudah mulai release canon 2000d dan canon 60d.specs,compare dan harga,yaa…thanks,bang.

Leave a Comment

Previous post: Menerjemahkan kode lensa digital SLR

Next post: Tas kamera untuk kamera digital SLR