Mengapa fotografer lebih banyak mengunakan jendela bidik daripada layar LCD?

by Enche on October 21, 2009

Foto dari www.ephotozine.com

Foto dari www.ephotozine.com

Anda mungkin bertanya, kenapa kok, fotografer, terutama yang memakai kamera digital SLR selalu mengunakan jendela bidik (viewfinder) untuk mengkomposisikan foto, bukannya dengan mengunakan layar LCD mestinya lebih mudah dan jelas?

Ada beberapa jawabannya antara lain:

1. Masih banyak kamera digital SLR yang beredar tidak memiliki fitur live view, dimana Anda bisa melihat dan mengkomposisikan gambar lewat layar LCD. Jadi fotografer terpaksa mengunakan jendela bidik.

2. Kalaupun ada fitur live view, teknologi fitur ini masih rendah sehingga auto fokus sangat lama (sekitar 2 detik) dibandingkan setengah detik di kamera saku biasa.

3. Jendela bidik di kamera digital SLR jauh lebih besar dan jelas, hal ini dikarenakan sensor yang digunakan di kamera digital SLR 6-7 kali lipat dari kamera saku biasa. Selain itu, Anda langsung melihat dari lensa sehingga apa yang Anda lihat sangat akurat.

4. Dengan merapatkan tubuh Anda dengan kamera, kamera menjadi lebih steady dan mantap, sehingga membantu mengurangi hasil foto yang kabur.

5. Di bawah cahaya yang terang seperti dibawah cahaya matahari, layar LCD menjadi silau, dengan mengunakan jendela bidik, hal tersebut tidak menjadi masalah.

Demikian alasan-alasan mengapa banyak fotografer mengunakan jendela bidik daripada layar LCD, jadi bukan karena untuk gaya-gayaan saja.

{ 8 comments… read them below or add one }

djoko October 26, 2009 at 12:19 pm

saya mepunyai DSLR canon 1000D.katanya itu untuk pemula.
yang saya tanyakan…supaya hasil saya nanti bisa separti PRO,apa yang harus saya lakukan dengan kamera tersebut?terima kasih…

Enche October 26, 2009 at 12:42 pm

Kamera apapun yang digunakan, bila ingin hasilnya baik, tentunya harus belajar, mengerti dasar-dasar fotografi dan rajin latihan.

lando November 12, 2009 at 2:45 am

saya punya nikon D100,old school memang…saya gk ngerti krusakannya, tapi tiap kali jepret, walaupun seednya udh maksimal bgt (2000 misalkan) tapi knp jepretnya juga lama,. butuh sekitar 3 detik br clik…
apanya ya yang rusak??

Enche November 12, 2009 at 2:52 am

Cek apakah itu gara2 setting self timer?

Kalau memang settingan semua ok, terpaksa di cek. Saya sendiri ga tau soal reparasi.

Ito December 18, 2009 at 10:29 pm

Thanks infonya bang…
saya punya kamera nikon d 80 tapi masih bingung cara pakenya….
kadang2 gambarnya agar berbayang padahal sudah ada flash tambahan..

Enche December 18, 2009 at 10:36 pm
uknowrina April 27, 2010 at 1:36 am

tambahin satu lagi ya…
pake live-view sangat memakan tenaga battery….

Anzie May 20, 2010 at 3:48 am

Nice post,
point no 3 agak kurang jelas, jendela bidik slr jauh lebih besar dari apa? apakah lebih besar dari jendela bidik rangefinder?, micro four thirds? atau lebih besar dari LCD?

Saya setuju dengan poin lainnya, mungkin sedikit saja menambahkan,

Jendela bidik optik dari slr memang lebih nyaman daripada jendela bidik elektronik (bukan LCD besar di belakang) seperti yang terdapat di beberapa kamera kompak dan beberapa kamera micro four thirds ataupun kamera tanpa cermin pantul. Hal ini bagi saya pribadi adalah karena jendela bidik SLR akan tampil lebih jelas daripada jendela bidik elektronik yang bisasanya belum beresolusi tinggi. Penggunaan jendela bidik optik juga akan lebih menghemat penggunaan baterai. Selain itu jendela bidik dimana kamera tersebut menggunakan pentaprism (bukan pentamirror) akan lebih terang dan jelas. Saya pernah punya pengalaman ketika memotret di pantai dengan memakai kamera berjendela bidik elektronik, tiba-tiba jendela bidik tersebut ngadat, sehingga displaynya menjadi kacau. Ini salah satu resiko yang dihadapi pemakai jendela bidik elektronik.

satu lagi keuntungan jendela bidik optik adalah ketika sedang berjalan jalan, kita bisa mereka-reka komposisi tanpa harus menyalakan kamera. Sehingga bisa dilakukan setiap saat dan tentunya lebih menghemat baterai. Tidak perlu takut terlewat momentnya karena startup SLR sekarang sangat cepat.

Leave a Comment

Previous post: Menggambar dan kaitannya dengan Fotografi

Next post: Fitur kamera apa yang penting?