Banyak orang menanyakan kepada saya, beli kamera digital SLR mana yang baik, merek Canon atau Nikon. Kadang-kadang saya juga menerima pertanyaan tentang merek lain. Tapi kali ini saya akan mengupas secara singkat perbedaan antara Canon dan Nikon. Mudah-mudahan setelah membaca ini, semua menjadi lebih jelas. Kamera DSLR yang dibahas dibawah ini adalah kamera yang beredar tahun 2009.
Kamera DSLR pemula
Di bagian pemula, Canon memiliki kamera seri 1000D, 450D dan 500D. Kamera-kamera ini relatif ringan dan kecil. Tidak seperti kamera DSLR Sony, Pentax dan Olympus, kamera Canon dan Nikon tidak memiliki built-in image stabilization, tapi mereka mengunakan teknologi image stabilization di lensa. ada beberapa akibat yang ditimbulkan, misalnya kalau Anda beli lensa lama terutama lensa fixed (yang tidak bisa zoom), Anda tidak bisa menikmati fasilitas ini. Kelebihan kamera-kamera Canon adalah fitur yang lengkap dan juga kompatibilitas ke semua lensa Canon EOS dari yang murah sampai mahal.
Di sisi lain, Nikon memiliki D40, D60, D3000, dan D5000. Kamera-kamera ini tidak memiliki motor auto fokus, jadi bila Anda memakai lensa-lensa lama yang tidak ada motor fokusnya termasuk banyak lensa fixed, maka Anda terpaksa mengunakan manual fokus. Ini bukan masalah besar bila Anda tidak berniat membeli lensa tambahan atau cuma berniat membeli lensa baru yang ada motor fokusnya. Nikon D40, D60, D3000 tidak memiliki live view seperti kamera-kamera Canon, tapi ergonomi kamera-kamera Nikon saya rasa lebih baik (lebih pas ditangan). Khusus untuk Nikon D5000, kamera ini memiliki LCD yang bisa diputar dan mampu merekam video seperti Canon 500D.
Kamera DSLR tingkat menengah atas
Di bagian kamera DSLR menengah ke atas, kamera Canon terkenal atas kualitas konstruksi badan kamera yang kokoh dan terbuat dari magnesium alloy. Kamera ini juga lebih tahan cuaca dan debu tapi tidak teruji saat hujan deras. Selain itu, kamera Canon seperti EOS 40D, 50D bisa menembak 6-6.5 kali per detik. Canon 7D yang baru bisa menembak 8 kali per detik. Kualitas gambar juga baik, walaupun ini tergantung dari lensa juga. Canon 40D hanya memiliki 10 mp, 50D memiliki 15 mp dan 7D memiliki 18 mp.
Di sisi lain, Keunggulan semua kamera Nikon di kelas ini terletak pada fitur wireless flash commander sehingga Anda bisa mengatur kekuatan flash dan menembak flash secara wireless. Meski sangat dasar dan tidak bisa bekerja di segala situasi, tapi ini sangat membantu terutama untuk foto potret. Canon 7D juga memiliki fitur ini, tapi Canon 40D-50D tidak ada. Nikon juga memiliki keunggulan di ergonomi, kontrol kamera, dan sistem 51 auto fokusnya sudah terbukti jitu terutama mengikuti subjek. Filosofi Nikon agak berbeda dengan Canon, Nikon tetap bertahan mengunakan sensor 12 mp untuk semua kamera di kelas ini, tapi Nikon lebih memfokuskan pada kontrol noise (bintik2 pada gambar yang muncul di setting ISO yang tinggi).
Kamera DSLR kelas profesional
Kamera DSLR di kelas ini sangat mahal, ditandai dengan harga $2450 sampai $9900. Sensor kamera kelas ini lebih besar daripada kamera-kamera yang dibahas diatas, sehingga kualitas gambar meningkat.
Di kelas ini, terdapat dua jenis kamera, kamera jenis pertama berbadan kecil, seperti kamera kelas menengah.
Nikon memiliki Nikon D700, kamera ini terkenal karena kemampuannya menghasilkan gambar yang bersih dan terang di tempat yang gelap karena kemampuannya menekan noise di ISO tinggi. Kamera ini bisa menembak 5 kali per detik, dan bila dipakaikan battery grip, maka kamera ini bisa menembak sampai 8 kali per detik. Kekurangan kamera ini yaitu hanya beresolusi 12 megapiksel dan juga tidak bisa merekam video. Karakteristik inilah yang membuat Nikon D700 lebih diminati oleh para fotojurnalis dan fotografer olahraga. Disisi lain, Canon memiliki 5D mark II. Kamera ini beresolusi tinggi (21 mp) dan mampu merekam video. Namun ketepatan dan kecepatan auto fokusnya tidak sebaik Nikon D700.
Kamera profesional tingkat atas terbagi dua jenis (kamera ini ditandai dengan badan kamera yang besar dan bergabung dengan battery grip) - Lihat gambar disamping kanan.
Pertama di desain dengan penekanan kepada kecepatan, yang kedua untuk resolusi dan kualitas gambar. Di jenis pertama, Canon baru mengeluarkan Canon 1d mark IV, kamera super kencang ini bisa menembak 10 kali / detik, dan bisa merekam video. Nikon juga baru mengeluarkan Nikon D3s, yang bisa menembak 9-11 kali / detik dan juga bisa merekam video. Perbedaaan utama kamera tersebut ada dua. Canon 1d mark IV memiliki sensor lebih kecil, tapi memiliki jangkauan 1.3 lebih panjang, uniknya, Canon 1d mark IV memiliki resolusi gambar lebih besar yaitu 16 mp dibanding Nikon 12 mp. Akibatnya, Nikon D3s memiliki kontrol noise yang sangat baik di ISO tinggi. Keunggulan lain kamera Canon yaitu bisa mengatur nilai-nilai eksposur waktu merekam video. Kamera jenis ini banyak dipakai fotojurnalis atau fotografer olahraga.
Kamera profesional jenis kedua menekankan pada resolusi dan kualitas gambar. Kamera-kamera ini (Canon 1ds-mark III dan Nikon D3x) sangat mahal tapi hasil gambarnya terbaik untuk kelas DSLR. Kamera-kamera ini cocok untuk studio seperti fashion, komersial, potret, produk dan sebagainya.
Kesimpulan
Kamera pemula Canon memiliki fitur yang lebih lengkap dari kamera Nikon. Kamera Canon juga sepenuhnya kompatibel dengan lensa-lensa Canon EOS. Tetapi, kamera pemula Nikon memiliki ergonomi yang lebih baik, jadi lebih pas ditangan. Di kelas menengah ke atas, Canon memiliki strategi untuk meningkatkan resolusi gambar, sedangkan Nikon lebih condong untuk meningkatkan kualitas gambar di ISO tinggi (baik untuk foto di situasi yang gelap). Kamera terbaru masing2, Nikon D300s dan Canon 7D bersaing cukup ketat dan sama-sama berkinerja dan berfitur cukup lengkap. Di kelas profesional, kamera Canon lebih cocok untuk foto studio, sedangkan kamera Nikon lebih cocok untuk foto olahraga, dan fotojurnalis.
Facebook Fans
Ikutan di Twitter
Daftar mailing list
Baca catatan kecil di Tumblr.





{ 416 comments… read them below or add one }
← Previous Comments
Hahaha..Ha inii..judulnya “tanggung” haha.. Udh msuk jajaran kamera pro semua itu.. *liatdompet* *matik*
Lah budgetnya aja terbatas 17jt mslahnya..
haha
Pada takut nawarinnya mungkin mas
Klo gtu lari ke canon 7D ni mas satu2nya opsi yg ada?
@rafael huehue iya sebaiknya pasrah saja. Tapi sebenarnya ada opsi lain yaitu Canon 60D, sisanya bisa buat beli lensa yang lebih berkualitas atau aksesories.
Mau nnya lagi Gan Klu lensa yang ccok untuk Wdding, outdoor/indoor bgus pke lensa apa ya..??? Fix 50 1/4 atau 50 1/8 atau ada saran lensa yang lain Gan…
mksih info’y Gan….
terima kasih tasa infonya pak,
klo kamera Pentax bagus g’?
@tata tergantung kameranya apa ya
kalo 40D aja gimana dimaksimalkan apapunn kameranya yang penting kita nyaman
lg bingung bgt nih… pilih nikon D3100 apa canon EOS 600D…… kl hati sih pilih canon. tp dompet pilih nikon. trs kalo canon eos 600d itu ringkihan gak sih? gimana nih? butuh pencerahan segeraaaaaa. Terimakasih :’)
@fitha gak ringkih sih, ya sebaiknya sesuai budget saja daripada nanti repot hehe
Masa sih Canon profesional hanya untuk foto studio? Kalau ingat zamannya demonstrasi reformasi 97-99, fotojurnalis (dalam dan luar negeri) malah pakai Canon. Makin maju perkembangan zaman, makin banyak yang migrasi dan memakai Canon. (http://bit.ly/TD8NTw)
Keunggulan Canon ada dalam hal inovasi teknologi. Kalau dilihat perkembangan teknologi Canon dari zaman rol filem ke era dijital, kita bisa melihat pesatnya perkembangan produk kamera perusahaan ini. Ingat, kamera Canon yang pertama kali memiliki kemampuan memotret 10 bingkat per detik (10 fps)–EOS 1 N RS. Lensa dengan stabilitator (IS=Image Stabilizer) juga diperkenalkan oleh Canon. Canon juga yang membuat sistem Auto-focus 5 titik yang berkembang ke 32 titik (honeycomb pada EOS 3). Sudah begitu, sistem fokus pun menggunakan pergerakan bola mata. Ketika masuk era dijital, Canon langsung memberikan fitur rekam video yang ditingkatkan ke HD (High Definition). Inilah titik yang membuat Canon langsung melesat takhta kamera dijital terbaik. Hal ini juga berimbas pada berkembangnya industri filem independen (indie) dimana orang bisa membuat filem hanya dengan bermodal kamera DSLR (lupakan kamera video yang mahal). Lebih dari itu, sensor kamera Canon dan resolusinya senantiasa ditingkatkan (DiGiC 1 ke DiGiC 4, 8 MP ke 12 MP).
Kesannya jualan ya? Saya memang penggemar setia Canon. Dalam hal memilih kamera, Canon adalah pilihan terbaik bagi mereka yang menggemari inovasi teknologi. Nikon memang punya ergonomi yang bagus tapi fotografi bukan hanya tentang kenyamanan semata kan. Mutu gambar dan pencahayaan justru yang paling utama dan, di era dijital, ini berarti mutu dan jajaran pilihan lensa serta sensor pencitraan kamera.
kalau untuk outdoor bagus camera canon atau nikon?
@trisurya menurut saya kedua merek sama-sama bagusnya
sampe sekarang masih bingung pilih nikon d7100 sama canon 7d? kalau untuk landscape picture bagusnya yang mana?
@Brian Nikon D7100, tapi catatannya mesti pakai lensa berkualitas tinggi juga, biar seimbang.
Canon cenderung halus hasil jepretannya. Sedangkan nikon cenderung tajam.
Dinamic range lebih luas nikon drpd canon. Jadi nikon lebih mumpuni utk foto lanscape dibanding canon.
Skintone canon lebih natural, shg lebih cocok buat studio.
Style warna nikon terasa kental/pekat jd utk lanscape sangat mendukung.
Nikon lebih mampu menangani color abrasion drpd canon.
Canon lebih unggul utk mengendalikan noise pd iso tinggi.
Bbrp review mengatakan bhw kwalitas gambar nikon lebinh unggul dr canon. Bisa dilihat di dpreview.com & snapsort.com
Soal kwalitas sensor, nikon adalah juaranya. Bisa dibandingkan kwalitas sensor di dxomark.com
Klub fotografi canon jauh lebih banyak dibanding klub2 nikon.
Nikon lebih leluasa dlm memilih lensa.
Ukuran dimensi gambar (MP) saat ini nikon lebih besar drpd canon.
Utk kamera dg kelas yg sama, canon lebih murah dibanding nikon.
@ernawati trims tambahannya. Gak terasa artikelnya sudah lama, karena persaingan ketat, pernyataan yang hari ini benar, tapi dalam beberapa waktu kedepan sudah berubah karena teknologinya susul menyusul
Intinya sih, pilih yang mana juga gak masalah, tetap bisa dapat foto bagus kalau dipelajari dan dipraktikkan.
← Previous Comments
{ 1 trackback }