Cara Memilih Lensa Kamera Digital SLR

by Enche on January 20, 2010

Memilih lensa kamera merupakan suatu perkara yang rumit dan sering membingungkan. Dalam artikel ini saya mencoba menjelaskan seringkas dan sepadat mungkin. Semoga membantu.

1. Lensa Zoom atau Prime

Pertama-tama, yang kita perlu putuskan adalah apakah kita memerlukan lensa zoom atau lensa prime / fixed. Lensa zoom tentunya lensa yang lebih fleksibel, tapi lensa prime memiliki keunggulan di kualitas optik dan biasanya lebih ringan dan pendek. [Baca: Lensa prime vs lensa zoom]

2. Rentang Fokal lensa

Kemudian, kita harus menentukan rentang fokal lensanya. Ada beberapa jenis pilihan, antara lain:

Ultra lebar atau lensa mata ikan (fisheye) : Lensa jenis ini memiliki rentang lensa sekitar 8mm sampai 16mm. Lensa jenis ini bisa menangkap area yang sangat lebar.

Standard : Lensa yang memiliki rentang fokal sekitar 18-55mm. Jenis lensa ini biasanya di bundel ketika Anda memilih kamera digital SLR. Lensa ini termasuk lensa serba guna karena sering digunakan untuk berbagai keperluan.

Telephoto: Lensa yang memiliki rentang fokal sekitar 55-300mm. Jenis lensa ini untuk mengambil foto dari jarak jauh seperti burung, binatang liar, potret dan kegiatan olahraga.

Lensa sapu jagat / superzoom : Lensa ini memiliki rentang fokal lensa yang sangat besar, yaitu dari 18-200mm atau ada pula yang mencapai 270mm. Lensa jenis ini seperti gabungan dari lensa standard dan telephoto sehingga sangat fleksibel. Cocok untuk pengguna yang tidak ingin membawa lensa lebih dari satu. Kekurangan lensa ini adalah harga yang lebih tinggi.

3. Bukaan lensa

Semakin besar bukaan, semakin banyak cahaya yang bisa diserap masuk ke kamera. Oleh sebab itu, lensa dengan bukaan besar baik bila Anda sering mengambil foto di dalam ruangan atau di situasi yang gelap. Lebih dari itu, lensa berbukaan besar, memudahkan Anda mengontrol kedalaman fokus sehingga mempermudah membuat latar belakang menjadi kabur. Namun sayangnya, lensa yang memiliki bukaan besar, biasanya lebih mahal. Biasanya, lensa prime memiliki bukaan yang lebih besar dari kebanyakan lensa zoom. Jadi bila bukaan besar menjadi prioritas, lebih baik bila melihat-lihat lensa prime.

4. Fungsi-fungsi lensa

Ada beberapa fungsi yang perlu diperhatikan diantaranya:

IS/VR (Image Stabilization/Vibration Reduction) : lensa yang memiliki fungsi ini bisa membantu mengurangi getaran kamera saat mengambil gambar dengan shutter speed rendah sehingga mengurangi blur pada foto. Fungsi ini sangat berguna untuk mengambil gambar benda yang tidak bergerak, namun tidak berguna untuk foto subjek yang bergerak seperti foto olahraga.

Makro : Fungsi makro lensa memungkinkan fokus dengan jarak dekat, sehingga objek yang kecil menjadi besar. Bila Anda menyukai foto serangga, bunga, atau benda-benda kecil lainnya, sebaiknya mencari lensa ini. Lensa makro yang baik biasanya termasuk kategori lensa prime.

Ada juga lensa yang tahan cuaca dan air. Lensa semacam ini cocok untuk dibawa dalam kegiatan outing atau hiking.

AF-S/SDM/USM/HSM : Bila Anda menemukan kode-kode seperti ini pada lensa Anda, berarti lensa Anda memiliki motor auto fokus yang hampir/tidak bersuara ketika mengambil fokus. Sebagian besar lensa yang memiliki fungsi ini juga lebih cepat daripada lensa biasa.

4. Memilih lensa merek lain?

Ada beberapa produsen lensa yang terkenal seperti Tamron, Sigma, Tokina, dan beberapa yang lain. Biasanya, lensa buatan pihak ketiga ini lebih murah. Tapi apakah lensa buatan pihak ketiga ini bisa diandalkan? Ini tergantung pada kelas lensanya. Masing-masing produsen lensa biasanya menyediakan dua jenis lensa: kelas biasa, dan kelas atas yang berkualitas tinggi.

Lensa yang ditawarkan pihak ketiga ini sangat bervariasi, sehingga sulit digeneralisir. Tapi menurut pengalaman saya, inilah ciri-ciri utamanya:

Tamron: Auto fokusnya pelan, kurang akurat dan sedikit berisik. Terkenal karena murah, dan menawarkan enam jenis lensa sapu jagat.

Sigma: Auto fokus lebih baik kinerjanya daripada Tamron, memiliki deretan lensa yang cukup komplit dari yang kualitas rendah dan murah sampai tinggi. Sigma juga terkenal akan lensa telephoto zoomnya.

Tokina: Koleksi lensa Tokina tidak sebanyak Sigma dan Tamron. Spesialisasi Tokina yaitu pada lensa ultra lebar. Kualitas kontruksi dan optik Tokina boleh dibilang sangat baik.

5. Lain-lain

Khusus untuk pengguna kamera Canon, banyak juga yang menanyakan soal perbedaan lensa L dan non – L. Lensa yang berlabel L (singkatannya Luxury atau mewah) adalah lensa yang berkualitas tinggi dari optik maupun konstruksinya. Sebagian besar lensa L lebih mahal daripada lensa yang bukan L.

Lalu ada lensa Canon EF-S. Lensa-lensa EF-S tidak di desain untuk kamera digital SLR full frame Canon, seperti Canon 5D, 1d mark, jadi hanya bisa dipakai untuk kamera digital SLR Canon biasa.

Bila ada yang masih bingung dan ingin menanyakan atau berbagi pengalaman tentang lensa yang dipunyai silahkan membalas melalui kotak komentar dibawah.

{ 503 comments… read them below or add one }

Enche April 23, 2010 at 11:26 am

iya saya setuju, tapi dengan alasan ekonomis. Kalau dari segi kualitas tetap Canon yang paling baik (tercermin dari harganya juga yang mahal).

pandora vega April 28, 2010 at 11:51 am

utk canon 550d,selain lens kit 18-55,lensa wajib utk makro dan tele yg reasonable price dan cocok utk motret tele dan makro yg bagus apa mas?mhn saran.tks,ya

Acok May 6, 2010 at 12:33 pm

Mas..mohon bantuannya sekali…
saya baru saja beli Nikon D5000, lensa Tamron yg sesuai dg spesifikasi TeleZoom+Makro, seri apa ya mas? apakah semua lensa Tamron bisa masuk ke D5000? lalu kira2 berapa sih kisaran harganya? bujet 2 juta bisa dapat gak ya?

maklum masih pemula sekali……maturnuwun ya mas

Enche May 6, 2010 at 12:39 pm

Saya rekomendasikan Tamron 18-250mm, kalau buat D5000 bisa pake juga, tapi pastiin pas beli tanya/liat ada motor auto fokusnya tidak.

Terus harganya sekitar 3 jutaan, 2 jutaan keknya ga dapet, kecuali mungkin beli bekas. Lho, kok kayak jualan disini hehe

Safri May 9, 2010 at 10:06 am

Salam kenal, saya baru dlm dunia fotografi.
kamera saya Canon500D dgn lensa standart (18-55mm). sy pingin beli lensa tele yg ada image stabilizer, kisaran harga 5-6 jt-an. mohon sarannya.
makasih

Enche May 9, 2010 at 11:06 am
Safri May 9, 2010 at 6:16 pm

kalau sm EF 70-300 mm F4.5-5.6 DO IS USM apa bedanya, selisih harganya 5jt-an.
makasih

Enche May 9, 2010 at 10:06 pm

Bedanya di ukuran, yang DO itu lebih pendek.

Riza May 14, 2010 at 11:49 pm

Bung Enche saya mau nanya kira-kira lensa apa yg cocok utk canon500D, bisa makro, ultrawide dan telephoto.
Terima kasih

Enche May 14, 2010 at 11:54 pm

Hi Riza, sayangnya gak ada lensa yang bisa sekaligus makro, ultra wide dan telephoto

Riza May 15, 2010 at 10:12 am

oh gitu ya…
kira-kira kalau budget 10jt-an lensa apa aja yg perlu dibeli?
lensa berikut bagaimana? atau ada yg lain lagi yg lebih baik?
EFS 18-200MM F/3.5-5.6 IS
EF 70-300MM F/4-5.6 IS USM
EF 60mm f/2.8 Macro USM
Terima kasih

Enche May 15, 2010 at 12:20 pm

Lensa-lensanya oke, cuma apa cukup uang 10 juta untuk beli tiga lensa itu sekaligus?

Rahmadi May 15, 2010 at 8:08 pm

Salam kenaal Mas Enche,

Saya baru beli camera Nikon D-90 kits, dapat lensa 18-55 mm, rasanya gak mantap gitu, kalau mau nambah lensa, lensa apa yg perlu saya beli ya ? apa keluaran dari Nikon atau yg lain, saya baru pertama kali pakai camera SLR.
Makasih

Riza May 16, 2010 at 4:19 am

Bung Enche maksud saya dgn dana yg ada apa bisa dapat 2 lensa (lensa apa aja) atau kalau nggak bisa kira-kira lensa yg mana dulu.
misalnya karna lensa kit 18-55mm jadi mungkin beli EF 70-300MM F/4-5.6 IS USM dulu, atau ada saran yg lain yg lebih baik ?

Makasih

Enche May 16, 2010 at 9:28 am

Riza dan Rahmadi: Sesuai kebutuhan juga, Misalnya 70-300mm itu biasanya dipakai untuk foto olahraga, potret close up, burung dll.

Edi May 16, 2010 at 1:46 pm

Saya mmiliki cmra canon 1000d, dan sering sy gunakn utk foto pernikahan, cm sy belum merasa puas dgn hasil lensa bawaan tsb. Tlong sarannya, lensa tipe / jenis apa yg cocok. Makasi.

Enche May 16, 2010 at 2:10 pm

Pak Edi anggarannya berapa ya?

dewa May 17, 2010 at 4:27 am

Lensa sapu jagat cocok untuk foto apa saja mas.. Untuk kamera canon 500D yang pas merk apa, tapi tidak terlalu mahal. Maaf baru pemula soalnya…

Enche May 17, 2010 at 4:42 am

Lensa sapu jagat bagus untuk foto apa aja, tapi gak pernah optimal hasilnya. Pertanyaan selanjutnya saya kurang mengerti.

HARDIMAN May 18, 2010 at 4:07 am

Saya berencana membeli lensa canon EF 70-200mm f/2.8 L, tp saya bingung mau beli yg IS atau non IS. Kalau dilihat dr segi harga, selisihnya cukup lumayan, sekitar Rp.5.5 jt – 6 jt (bisa dpt 1 lensa lagi).
Ada yg bilang, lensa non IS lebih tajam hasilnya dibanding dg lensa IS (dg catatan shutter speed diatas 1/200). PERTANYAANNYA :
1. Apakah betul lensa non-IS lebih tajam ? Apakah perbedaannya cukup signifikan?
2. Pada prakteknya, IS sangat membantu atau tidak ?
Terimakasih …

Enche May 18, 2010 at 4:20 am

1. Tidak begitu signifikan
2. Kalau foto subjek bergerak atau di luar ruangan maka keberadaan IS tidak begitu membantu. Kalau di dalam ruangan atau kondisi temaram, IS membantu. Jadi pilihannya sangat tergantung jenis fotografi yang sering dilakukan, dan tentunya dana yang tersedia.

martin May 18, 2010 at 2:05 pm

saya punya kamera canon 1000d….saya baru belajar foto….saya lebi suka foto diluar ruangan,alam….lebi baik saya beli lensa apa ya???angaran saya 2-3 jut…lalu klo foto alam itu apa aja yang musti dibeli ya(filter kaya apa,ato perlu apa lg)???makasi

Enche May 18, 2010 at 2:34 pm

Saya sarankan Canon EF 55-250mm IS. Filter gak perlu beli.

martin May 19, 2010 at 2:46 am

mas saya mau taya…saya pemakai camera canon 1000d….saya baru belajar tentang fotografi…..saya suka foto di outdoor,alam, saya mau tanya
1.lensa apa ya yang cocok buat out door dan foto alam yang musti saya beli (selain saya da punya lensa 18-55mm)????
2. peralatan apa lg yang saya perlu beli (filter, ato apa yang penting untuk foto di luar)?
thx

puji May 20, 2010 at 9:04 pm

saya punya camera D700, belum tau harus menggunakan lensa yg mana. saya suka landscape, potrait, dan dokumentasi. Mohon pencerahannya… thx

Enche May 20, 2010 at 10:39 pm

Untuk Martin
1) Saya sarankan lensa 55-250mm IS
2) Tripod yang kokoh

Untuk Puji: Sekarang sudah punya lensa apa saja?

gunawan May 22, 2010 at 1:21 am

Saya pemula, pake 1000D dan ternyata kurang puas dgn lensa kit. Skrg kebingungan antara menambah lensa 55-250mm IS atau 70-300mm USM? Saya mobile…jd kecenderungan sering ambil photo pd saat bergerak. Dan juga paling suka ambil photo ekspresi orang dan alam. Mohon bantuan petunjuknya. Many thanks.

Enche May 22, 2010 at 1:43 am

Saya sarankan 55-250mm IS, tapi apabila punya budget lebih, 70-300mm IS USM juga mantap.

gunawan May 22, 2010 at 2:04 am

Yup! Petunjuknya akan jd pegangan sy. Tapi saya koq pernah ditawari lensa 70-300mm USM III ( gak ada kode IS ) dgn harga lbh murah dari 55-250mm IS, apa itu jg perlu dipertimbangkan?. Thanks bang enche….

Enche May 22, 2010 at 2:07 am

Jangan itu lensa jelek. :)

tosan May 25, 2010 at 3:31 am

salam mas enche….langsung aja ya..menurut mas mana yg lebih baik dari ketiga lensa ini : Sigma 70-300mm F4-5.6 DG Macro / Tamron AF 70-300mm Di F4-5.6 LD Macro / Canon Lens EF 75-300mm F4-5.6 III USM . kamera yang saya gunakan Canon 450D, apakah ketiga lensa tersbt cukup layak digunakan untuk komersil…? ( konsep candid ) ……..atw lensa tele/fix antara 200/300mm yang mulah meliah dan layak jd pilihan apa ya….?
terima kasih….

Enche May 25, 2010 at 11:59 am

Sigma 70-300mm yang terbaik dari pilihan tersebut. Canon paling parah. Tentang layak tidak digunakan untuk komersil tergantung dari jenis fotografi yang Anda lakukan dan ekspektasi klien Anda. Tapi perlu diketahui bahwa Lensa tersebut termasuk entry-level, yang kualitasnya cukup rendah.

tosan May 26, 2010 at 5:56 am

oooww……harga emng ga prnh bohong ya mas….budget cm 2jt.. :(
tapi maaf mas…yang dimaksud kualitas rendah dilihat dari apanya..gambar kurang tajam kah..atw hanya bahannya saja yg berkualitas rendah? dan mungkin mas enche bisa menjelaskan sekilas keunggulan sigma…? :) saat ini saya hanya ingin mengejar ketajaman dan warna…kalau hanya bahan dengan kualitas rendah mungkin pandai2 kita saja bagaimana merawatnya,
terima kasih bnyk atas masukannya mas, sangat bermanfaat untuk kami…….

Enche May 26, 2010 at 6:28 am

Hi san, betul tuh dua-duanya, bahan optik tidak baik, hasil foto kurang tajam, kurang kontras dan tidak konsisten. Auto fokus tidak akurat dan pelan, juga bahan plastik rentan lecet atau debu / air gampang masuk dan merusak bagian dalam lensa.

Keunggulan Sigma secara umum adalah lebih murah dari lensa yang sejenis yang ditawarkan oleh pembuat kamera. Tapi untuk menilai kualitas lensa, perlu lebih spesifik lagi lensa Sigma yang apa, karena Sigma memproduksi lensa yang jelek sampai yang sangat baik.

ling May 26, 2010 at 7:56 am

mas, mau tanya…
saya pengguna sony alpha 700 dengan lensa 18-70.
sekarang saya pengen nambah 1 lensa lagi, tapi masih bingung pilih yang mana. saya interest di foto pre wedding outdoor. budget 6 jutaan… sempat terpikir 50mm, f/1.4 (ngincer bukaanya, haha…). tapi lensa fix punya keterbatasaan dalam bergerak… jarang ada yang pakai sony, jadi bingung mau tanya siapa. makasih… ^^

Enche May 26, 2010 at 8:12 am

50mm f/1.4 pilihan yang baik, go for it!

ling2 May 26, 2010 at 10:30 am

sip! tengkyu2…
dapet banyak info d sini :)

tosan May 28, 2010 at 9:12 am

ups..maaf mas enche..maksud saya sekilas keunggulan Sigma 70-300mm F4-5.6 DG Macro..tp sy pernah baca dsuatu forum bahwa 70-300 sigma rawan error 99..maksudnya apa ya mas enche..?
maaf rada bawel… :)

terima kasih banyak !

Enche May 28, 2010 at 9:34 am

Dibanding lensa apa san? kalo dibanding yang punya Canon, kualitas optiknya.
Rawan error keknya itu memang masalah mount Canon. Kadang saya pakai lensa Canon juga error, biasanya saya copotin lensanya trus masukin lagi.

martin May 29, 2010 at 8:49 am

mas saya mau tanya sebenernarnya lensa 50 mm f1.4 sama yg f1.8 bedanya apa ya???saya ko liat hasilnya sama aja….lebi baik saya beli yang mana????ato 85 mm aja????thx

Enche May 29, 2010 at 10:12 am

Bedanya di konstruksi lensa dan bukaan, auto focus jg lebih cepet yang f/1.4.

Kalau 85mm si lain lagi, tapi bagus si itu lensa, buat apa tujuannya?

martin May 29, 2010 at 10:38 am

o jadi bedanya cuma fokusnya lebi cepat???klo soal jelasnya sama aja???sy mau pake buat foto pemandangan…lalu saya mau nanya lensa fix itu apa ya???contohnya lensa apa ya???

Enche May 29, 2010 at 1:04 pm

konstruksi beda, yang satu plastik 100%. Kalau gambarnya yang f/1.4 sedikit lebih baik.

Lensa fix itu lensa yang ga bisa zoom, contohnya ya 50mm

Melvin May 30, 2010 at 1:25 pm

mas Enche, utk kamera Nikon D5000 pilihan lensa gimana, apa cukup gampang & terjangkau ?

Enche May 30, 2010 at 1:39 pm

Melvin, ini beberapa pilihan lensa untuk Nikon D5000

dewasas May 31, 2010 at 4:16 am

punya canon 500D lensa kit 18-55mm IS. mau belajar fotografi. kepingin hasil yang lebih tajam, berencana beli lensa canon 18-200mm IS atau 55-250mm IS atau sebaiknya menurut mas yang bagaimana?? saya suka foto outdoor seperti landscape, potrait dll. Budget +/- 5jt. Mana yang lebih baik Merk Canon atau Tamron segi kwalitasnya (ketajaman). Sorry ya mas masih pemula banget….

Enche May 31, 2010 at 11:18 am

55-250mm IS lebih tajam, tapi tidak se fleksibel 18-200mm. Tamron punya macam2 lensa, jadi sulit kalau di generalisasi begitu saja.

Riecqo May 31, 2010 at 9:41 pm

Mau nanya nih mas… Maklum baru juga nih….. Saya punya 450D dan lensa kit standard. Rencana mau nambah lensa dengan CANON EF 28-135mm f/3.5-5.6 IS USM, bagus ga, mas? (bener2 ga ngerti tentang lensa) =)

Enche May 31, 2010 at 10:31 pm

hmm, 28 kurang lebar si, bagaimana kalau 18-135mm IS UD aja? sekalian menggantikan kit lens.

and May 31, 2010 at 11:59 pm

mas enche mohon pencerahanny…
saya pemula yang pengen belajer fotografi.
saya baru beli canon EOS 50D dengan lensa standart EFS 18-55mm. saya pengen ganti lensa L seris dengan budget 6jtan. saya suka foto obyek orang dengan latar belakang pemandangan alam. kira kira ada gak lensa L seris yang cocok dengan kebutuhan dan budget saya?
terimakasih sebelumnya…

Leave a Comment

Previous post: Kalibrasi Monitor

Next post: Tas kamera yang tidak mengundang maling