Contoh mengunakan flash dengan mode otomatis di lingkungan yang gelap
Seringkali saat kita berada di tempat yang gelap seperti malam hari atau di dalam ruangan, kita terpaksa mengunakan flash. Tapi hasil dari mengunakan flash biasanya cukup mengecewakan. Tidak hanya terlihat tidak alami, tapi juga latar belakang biasanya menjadi hitam legam. Untung ada dua mode di dalam kamera Anda yang bisa membantu mengatasi hal ini.
Cari di panduan bila tidak tahu cara mengubah mode flash
Pertama adalah Slow sync flash. Saat mengunakan mode ini, kamera akan memperlama bukaan (slow shutter speed) sehingga semakin banyak cahaya lingkungan (ambient light) yang masuk ke dalam sensor. Akibatnya, di banyak kasus, foto akan terlihat lebih alami dan latar belakang menjadi lebih terang. Mode ini baik dipakai terutama untuk pemandangan malam atau di ruangan yang gelap.
Dalam mengunakan mode ini, kita harus memperhatikan beberapa faktor. Yang terpenting adalah kita harus usahakan menghindari blur entah dengan mengunakan tripod atau mengunakan lensa atau kamera yang memiliki image stabilization. Faktor kedua berkenaan dengan warna (white balance) yang akan saya bahas dikemudian hari.
Contoh potret mengunakan slow sync flash - sumber: Photography Savvy
Mode yang kedua yaitu Rear curtain sync. Bila mengaktifkan mode ini, kamera akan otomatis menginstruksikan kamera membuka sensor cukup lama sesuai kondisi cahaya di ruangan. Sedikit berbeda dengan Slow sync, Rear curtain sync akan menangkap gerakan subjek foto dan kemudian akan menembakkan flash sesaat sebelum kamera menutup sensor untuk membekukan foto. Aplikasi rear curtain flash yang biasa ditemukan yaitu untuk menangkap gerakan-gerakan orang yang sedang menari atau subjek lainnya.
Contoh teknik rear curtain flash. Gerakan penari terekam dan kemudian penari tersebut dibekukan sesaat sebelum kamera menutup sensor. Foto oleh denislim
Dalam mode slow sync, kamera menembak flash sesaat setelah kamera membuka sensor, sedangkan di rear curtain sync, kamera menembak flash sesaat sebelum kamera menutup sensor.
Dari sifat yang ditunjukkan pada hasil foto diatas, maka bisa disimpulkan bahwa shutter speed menentukan berapa banyak cahaya lingkungan yang masuk.
Mungkin bagi beberapa orang materi ini cukup berat untuk dicerna, maka dari itu, cobalah di praktekkan, dengan praktek, pengertian tentang mekanisme flash ini akan lebih mudah dimengerti. Selamat mencoba!
Facebook Fans
Ikutan di Twitter



{ 36 comments… read them below or add one }
om, koq kalo pake flash di kameraku gambarnya gelap banget di malam hari???
apa motonya mesti dekat dengan objek ya om??
kamera apa tuh? mungkin daya flashnya kurang kuat atau kurang dekat.
yang 1000d kemaren om…
waktu itu pake flash nissin om.
dicoba lagi dengan setting yang benar, pelan2 baca manualnya ya.
Terima kasih, sharing pengetahuan dari Bpk. Ence sangat berguna bagi saya.
Trima kasih penjelasan nya, tapi rupanya aku belum memahami benar2, barusan aku praktek kan, hasil nya? ampunnn, smua foto di sesi tarian ancur, jadi sedih, pasti org2 kecewa juga.
apa yg harus aku lakukan?
Latihan/persiapkan dulu sebelum acaranya.
salam kenal mas ence
saya sudah melihat portfolio foto anda,dan saya kagum sekali dengan foto yang anda buat,yang jadi pertanyaan saya apa semua foto anda menggunakan flash,baik itu outdoor maupun indoor ?bagaimana mengaturnya supaya bisa terlihat alami jadi tidak terlalu over atau under?
selain itu juga bagaimana mengusahakan supaya foto disituasi low light bisa tercahayai dengan benar dan tidak blur karena biasanya slow shutter speed kecendrungannya camera shake?Thx
Hadi, Sebagian besar foto saya tidak mengunakan flash. Cara mengaturnya agak rumit, nanti saya akan tuliskan dalam bentuk blog post.
Soal kedua, untuk menghindari slow shutter speed adalah dengan mengunakan tripod, mengunakan lensa berbukaan besar, atau menaikkan ISO.
Thx.di tunggu blog post nya
WOW… foto penarinya keren banget!!!
kira2 butuh speed berapa ya supaya bisa menghasilkan foto seperti itu?
Data teknisnya kan ada disamping fotonya
Saya pakai Nikon D300 lens 18-105mm kalau settingan teknik rear curtain flash, bagaimana ya. biar ada evek gerak seperti itu tetapi Obyek tetap tajam seperti contoh penari diatas. terimakasih sebelumnya
Pak Samudra, caranya ada di manual halaman 173.
Apakah Slow sync flash dan Rear curtain sync juga berlaku jika kita menggunakan flash eksternal? Maaf jika saya bertanya sebelum mencoba, soalnya belum pny flash eksternal.
betul, itu berlaku juga
Mas….. untuk slow sync ataupun rear curtain sync, bagaimana cara menset kamera dan lampu flashnya (eksternal). Misalnya bila memggunakan eperture priority, berapa speed kamera maupun flashnya.
merek kamera dan lampu flashnya apa ya?
makasih responnya…kamera canon 5d dan flshnya 580ex
Sayang saya tidak punya flash tersebut, tapi ini beberapa masukan yang saya dapat dari membaca di internet:
saat memakai aperture priority dan shutter speed priority (Av/Tv) otomatis flashnya akan berlaku sebagai slow sync flash. Untuk setting, tergantung kondisi cahaya di lapangan.
Untuk aktifasi rear curtain sync coba tekan tombol + dan – bersamaan. Nanti muncul tanda >>> atau tulisan SYNC. Kalau ga bisa, coba baca buku manualnya.
terima kasih infonya mas>>>>>>
salam dari bogor
Mas, klo Canon 50D bisa ga untuk Slow sync flash dan Rear curtain sync ? Klo bisa, setting nya dimana ya ?
Thanks ya ..
malam pak..
apakah mode 1st curtain dan 2nd curtain di pengaturan flash 1000d sm dengan yang bapak jelaskan diatas ?
thanks pak..
Cara terbaik untuk berlatih tentunya menjepret satu objek dengan berbagai kombinasi settingan, untuk kemudian dibandingkan hasilnya. Apakah settingan yg kita pakai akan terekam dlm metadata foto ? Atau kita hrs mencatatnya secara manual ?
akan terekam
masih belum faham pak, first curtain + rear curtain…tp setidaknya mulai ada pencerahan…makasi pak!
Permisi sebelumnya
saya mau nanya bagaimana caranya kita foto di malam hari dan di dalam ruangan tetapi obyek tersebut mempunyai kecepatan yang tinggi ex: orang melompat, tetapi kamera kita tidak blur. Apabila kita menggunakan shutter speed di atas 100 pasti akan gelap hasilnya dan apabila ISO di naikkan maka akan over dan kamera kita akan rusak..
Thnx u
Halo, saran saya kita harus seimbangin shutter speed, iso dan juga bukaan. Di kondisi seperti itu, shutter speed harus relatif tinggi (1/100 keatas) karena gelap, maka ISO harus ditinggiin untuk menyeimbangkan, juga bukaan bisa dibesarkan lagi sampai mendapatkan hasil terang gelap yang sesuai.
Bila ingin memakai shutter speed lebih rendah dari 1/100 detik, bisa saja dengan mengunakan lampu kilat tambahan. Selamat mencoba.
ok berarti tidak ada pengaruh ke kamera ya pak apabila kita menggunakan shutter speed di atas 1/100 di dalam ruangan atau di malam hari,asalkan kita bisa menyeimbangkan antara shutter speed dan iso.
terima kasih pak atas informasinya
akan saya coba nanti…
Numpang nanya lagi pak?
Jika ingin strobist pak.. apakah semua jenis flash bisa ataukah ada hal-hal yang perlu diperhatikan saat membeli flash? Mis harus beli alat tambahan dsb. ataukan fitur teknis tertentu yang wajib dimiliki oleh flash ybs? fyi, saya pakai 1000D pak.
Terima kasih lagi sebelumnya.
salam pak enche, saya mau tanya bagaimana cara menyeimbangkan ambient dengan oyek saat motret ditempat yang redup dengan flash tanpa membuat obyek seperti di black hole? yang diukur BG atau Obyeknya? ada yang menyarankan menaikkan ISO tp takut ntar noisenya nambah. terima kasih banyak. maaf kalo pertanyaan nya gak mutu.
maaf, saya pake 50d n 580EX2.
Untuk memasukkan cahaya lingkungan ke dalam foto, kita bisa memperlama shutter speed atau menaikkan ISO.
Pakei Flash Lepas, mode apa yg dipakai, M,A,S,P ,trims om
Halo Pak Ence, mau nanya apakah di canon juga ada rear curtain flash? soalnya rasanya koq di canon adanya 1st curtain dan 2nd curtain, apakah sama? (pertanyaan diatas ada tp blom direspon)
thank u
2nd curtain dan rear curtain itu sama