Mengunakan lampu kilat kamera yang baik dan benar bagian II

by Enche on January 5, 2010

contoh-flash

Contoh mengunakan flash dengan mode otomatis di lingkungan yang gelap

Seringkali saat kita berada di tempat yang gelap seperti malam hari atau di dalam ruangan, kita terpaksa mengunakan flash. Tapi hasil dari mengunakan flash biasanya cukup mengecewakan. Tidak hanya terlihat tidak alami, tapi juga latar belakang biasanya menjadi hitam legam. Untung ada dua mode di dalam kamera Anda yang bisa membantu mengatasi hal ini.

Cari di panduan bila tidak tahu cara mengubah mode flash

Pertama adalah Slow sync flash. Saat mengunakan mode ini, kamera akan memperlama bukaan (slow shutter speed) sehingga semakin banyak cahaya lingkungan (ambient light) yang masuk ke dalam sensor. Akibatnya, di banyak kasus, foto akan terlihat lebih alami dan latar belakang menjadi lebih terang. Mode ini baik dipakai terutama untuk pemandangan malam atau di ruangan yang gelap.

Dalam mengunakan mode ini, kita harus memperhatikan beberapa faktor. Yang terpenting adalah kita harus usahakan menghindari blur entah dengan mengunakan tripod atau mengunakan lensa atau kamera yang memiliki image stabilization. Faktor kedua berkenaan dengan warna (white balance) yang akan saya bahas dikemudian hari.

Contoh potret mengunakan slow sync flash

Contoh potret mengunakan slow sync flash - sumber: Photography Savvy

Mode yang kedua yaitu Rear curtain sync. Bila mengaktifkan mode ini, kamera akan otomatis menginstruksikan kamera membuka sensor cukup lama sesuai kondisi cahaya di ruangan. Sedikit berbeda dengan Slow sync, Rear curtain sync akan menangkap gerakan subjek foto dan kemudian akan menembakkan flash sesaat sebelum kamera menutup sensor untuk membekukan foto.  Aplikasi rear curtain flash yang biasa ditemukan yaitu untuk menangkap gerakan-gerakan orang yang sedang menari atau subjek lainnya.

Contoh teknik rear curtain flash. Gerakan penari terekam dan kemudian penari tersebut dibekukan sesaat sebelum kamera menutup sensor

Contoh teknik rear curtain flash. Gerakan penari terekam dan kemudian penari tersebut dibekukan sesaat sebelum kamera menutup sensor. Foto oleh denislim

Dalam mode slow sync, kamera menembak flash sesaat setelah kamera membuka sensor, sedangkan di rear curtain sync, kamera menembak flash sesaat sebelum kamera menutup sensor.

Dari sifat yang ditunjukkan pada hasil foto diatas, maka bisa disimpulkan bahwa shutter speed menentukan berapa banyak cahaya lingkungan yang masuk.

Mungkin bagi beberapa orang materi ini cukup berat untuk dicerna, maka dari itu, cobalah di praktekkan, dengan praktek, pengertian tentang mekanisme flash ini akan lebih mudah dimengerti. Selamat mencoba!

{ 21 comments… read them below or add one }

David January 6, 2010 at 8:14 am

om, koq kalo pake flash di kameraku gambarnya gelap banget di malam hari???

apa motonya mesti dekat dengan objek ya om??

Enche January 6, 2010 at 9:18 am

kamera apa tuh? mungkin daya flashnya kurang kuat atau kurang dekat.

David January 7, 2010 at 10:25 am

yang 1000d kemaren om…
waktu itu pake flash nissin om.

Enche January 7, 2010 at 10:27 am

dicoba lagi dengan setting yang benar, pelan2 baca manualnya ya.

jack January 8, 2010 at 6:32 am

Terima kasih, sharing pengetahuan dari Bpk. Ence sangat berguna bagi saya.

Lina April 15, 2010 at 10:18 am

Trima kasih penjelasan nya, tapi rupanya aku belum memahami benar2, barusan aku praktek kan, hasil nya? ampunnn, smua foto di sesi tarian ancur, jadi sedih, pasti org2 kecewa juga.
apa yg harus aku lakukan?

Enche April 15, 2010 at 10:32 am

Latihan/persiapkan dulu sebelum acaranya.

hadi May 10, 2010 at 6:37 am

salam kenal mas ence

saya sudah melihat portfolio foto anda,dan saya kagum sekali dengan foto yang anda buat,yang jadi pertanyaan saya apa semua foto anda menggunakan flash,baik itu outdoor maupun indoor ?bagaimana mengaturnya supaya bisa terlihat alami jadi tidak terlalu over atau under?

selain itu juga bagaimana mengusahakan supaya foto disituasi low light bisa tercahayai dengan benar dan tidak blur karena biasanya slow shutter speed kecendrungannya camera shake?Thx

Enche May 10, 2010 at 8:28 am

Hadi, Sebagian besar foto saya tidak mengunakan flash. Cara mengaturnya agak rumit, nanti saya akan tuliskan dalam bentuk blog post.

Soal kedua, untuk menghindari slow shutter speed adalah dengan mengunakan tripod, mengunakan lensa berbukaan besar, atau menaikkan ISO.

hadi May 11, 2010 at 1:55 am

Thx.di tunggu blog post nya

ling2 May 26, 2010 at 11:07 am

WOW… foto penarinya keren banget!!!
kira2 butuh speed berapa ya supaya bisa menghasilkan foto seperti itu?

Enche May 26, 2010 at 1:44 pm

Data teknisnya kan ada disamping fotonya :)

Samudera June 2, 2010 at 11:14 pm

Saya pakai Nikon D300 lens 18-105mm kalau settingan teknik rear curtain flash, bagaimana ya. biar ada evek gerak seperti itu tetapi Obyek tetap tajam seperti contoh penari diatas. terimakasih sebelumnya

Enche June 2, 2010 at 11:19 pm

Pak Samudra, caranya ada di manual halaman 173.

Tedi Iskandar July 11, 2010 at 10:56 pm

Apakah Slow sync flash dan Rear curtain sync juga berlaku jika kita menggunakan flash eksternal? Maaf jika saya bertanya sebelum mencoba, soalnya belum pny flash eksternal.

Enche July 12, 2010 at 12:44 am

betul, itu berlaku juga

bedie July 13, 2010 at 10:28 am

Mas….. untuk slow sync ataupun rear curtain sync, bagaimana cara menset kamera dan lampu flashnya (eksternal). Misalnya bila memggunakan eperture priority, berapa speed kamera maupun flashnya.

Enche July 13, 2010 at 11:44 am

merek kamera dan lampu flashnya apa ya?

bedie July 14, 2010 at 2:49 am

makasih responnya…kamera canon 5d dan flshnya 580ex

Enche July 14, 2010 at 3:28 am

Sayang saya tidak punya flash tersebut, tapi ini beberapa masukan yang saya dapat dari membaca di internet:

saat memakai aperture priority dan shutter speed priority (Av/Tv) otomatis flashnya akan berlaku sebagai slow sync flash. Untuk setting, tergantung kondisi cahaya di lapangan.

Untuk aktifasi rear curtain sync coba tekan tombol + dan – bersamaan. Nanti muncul tanda >>> atau tulisan SYNC. Kalau ga bisa, coba baca buku manualnya.

bedie July 16, 2010 at 11:19 pm

terima kasih infonya mas>>>>>>
salam dari bogor

Leave a Comment

Previous post: Mengunakan lampu kilat kamera yang baik dan benar bagian I

Next post: Fotografer profesi yang buruk?