Teknik Lampu kilat : OFF camera flash

by Enche on January 23, 2010

Di banyak kesempatan, terutama saat kita membuat foto potret baik perorangan ataupun kelompok, teknik off camera flash ini cukup penting untuk membuat foto kita lebih baik. Teknik ini cukup sederhana, kuncinya adalah lampu kilat di kamera Anda harus dilepas dari kamera dan diarahkan ke langit-langit.

Nah, lalu karena lampu kilat itu terlepas dari kamera, Anda perlu cara untuk mengkomunikasi antara lampu kilat dengan kamera, untuk itu Anda perlu fitur wireless flash trigger/commander. Bila kamera Anda tidak memiliki fitur ini, Anda mau tidak mau harus membeli alat tambahan seperti cable sync flash atau radio wireless trigger untuk menghubungkan antara kamera dan flash. Bila kamera Anda punya fitur ini, maka tinggal pakai built-in flash (lampu kilat kecil di kamera) sebagai alat pengontrolnya. Beberapa kamera yang sudah memiliki fitur ini adalah Nikon D90, D300, D300s, D200, Olympus E-620, Canon 7D dan lain lain.

Bila kita memotret dengan mengunakan lampu kilat yang diarahkan secara langsung ke wajah orang,  maka foto yang dihasilkan akan datar. Selain itu bayangan yang dihasilkan kasar dan terlihat jelas di latar belakang. Lebih dari itu, terlihat pantulan sinar dari wajah subjek foto.

Foto dengan mengunakan lampu kilat yang langsung diarahkan ke subjek foto

Foto dengan mengunakan lampu kilat yang langsung diarahkan ke subjek foto

Bila mengunakan teknik OFF camera flash ini, foto wajah akan terlihat lebih alami, terlihat memiliki tiga dimensi, dan bayangan juga jatuh ke bawah sehingga tidak mengganggu.

Dengan mengunakan teknik off camera flash

Dengan mengunakan teknik off camera flash

Catatan: Pastikan langit-langit berwarna putih karena bila tidak, warna foto akan terkontaminasi dengan warna langit-langit.

{ 8 comments… read them below or add one }

Lina April 14, 2010 at 10:59 am

Makasih Enche uraian di atas, sudah aku praktek kan, mengenai flash yg di arah kan ke atas langit2. untung sudah baca duluan, sehingga ketika di praktek kan dan di lihat hasil nya memang terlihat perbedaan nya, ..satu masukan lagi, sudah mulai tidak segugup waktu pertama2 kali menggunakan kamera ku ini dan kebingungan setiap melihat hasil nya…. :)
Aku ada pertanyaan, di flash ku ada semacam kertas putih, yg bisa di tarik keluar, yang di tanyakan, digunakan nya pada waktu momen apakah?
salam.

Enche April 14, 2010 at 1:15 pm

Plastik putih itu berfungsi sebagai bouncer/memantulkan sedikit cahaya ke depan. Efektif dipakai untuk mengirimkan sedikit cahaya ke depan saat Lina mengarahkan flash ke atas, sehingga melenyapkan bayangan di wajah. Cobain aja.

uknowrina May 3, 2010 at 11:10 pm

Makasih ulasannya…. cukup jelas buat aku yang baru beli flash.. dan lagi kebingungan…
Bener juga ya masukannya… untuk memoto contoh dengan power level pada flash beberapa kali kemudian mempelajari efeknya….

Kalau pertanyaanku nih adalah, bagaimana sih efektifitas menentukan derajat kemiringan flash ketika kita pake teknik bouncing? apakah perlu settingan khusus di kameranya juga?
Makasih ya

Enche May 3, 2010 at 11:21 pm

Derajat kemiringan dan posisi flash tentunya tergantung dari selera/efek yang ingin dicapai, jadi ga ada derajat yang paling optimal. Saran saya sih coba2 aja dan bandingkan hasilnya. Tidak perlu ada settingan khusus di kamera.

ling2 May 26, 2010 at 10:54 am

“Teknik ini cukup sederhana, kuncinya adalah lampu kilat di kamera Anda harus dilepas dari kamera dan diarahkan ke langit-langit”
saya kurang mengerti penjelasan tersebut. bukankah flash external bisa diatur mau menghadap ke arah mana pun tanpa perlu melepasnya dari kamera?
lalu kalau memakai teknik ini, cahaya dari flash built kan tetap mengarah langsung ke objek. apakah ada solusinya? saya pernah mencoba menutupi pakai tangan, tapi seringkali wireless jadi ga nyampe ke flash external.
makasih, maaf kalo banyak tanya. haha… :)

Enche May 26, 2010 at 1:43 pm

Maksudnya kamu pakau built-in flash untuk men-trigger external flash?

ling2 June 4, 2010 at 3:28 pm

iya pak.

Enche June 4, 2010 at 7:34 pm

O ling2, udah lama ga ketemu. Jangan kuatir karena sifatnya itu pre-flash, hanya memberi sinyal aja fungsinya, gak saat mengganggu pengambilan foto.

Leave a Comment

Previous post: Ingin kelihatan seperti fotografer profesional ?

Next post: Mengapa mengajar fotografi?