≡ Menu

Peralatan minimal untuk fotografi pernikahan

Fotografi pernikahan dan prewed memang tidak pernah sepi, tapi sekarang makin  popular di kalangan orang Indonesia. Hal ini salah satunya dari perkembangan fotografi digital, yang memungkinkan penyuntingan foto dengan mudah dan berbagi foto melalui media internet sangat mudah dan efisien.

Fenomena inilah yang membuat minat fotografer untuk menekuni foto pernikahan dan pranikah (prewed). Untuk fotografi ini, mungkin Anda bertanya-tanya, apa kira-kira alat yang dibutuhkan?

KAMERA

Minimalnya, Anda memerlukan kamera digital SLR, kenapa bukan kamera saku atau superzoom? karena kamera digital SLR dapat menghasilkan gambar yang lebih baik dan juga auto fokusnya jauh lebih cepat dan akurat. Selain itu, kamera DSLR dengan lensa lebar dapat menghasilkan foto yang bagaikan di dunia fantasi. Lalu jenis kamera mana yang baik? kamera DSLR yang memiliki harga sekitar lima sampai enam jutaan cukup baik. Kalau dana terbatas, lebih baik prioritaskan lensa dan alat-alat lainnya.

LENSA

Biasanya, saat membeli kamera digital SLR, Anda juga otomatis membeli lensa dalam satu paket. Kebanyakan paket tersebut adalah lensa standar zoom. Lensa ini bukan yang terbaik, tapi cukup baik untuk digunakan. Anda juga perlu satu lensa lagi yang memiliki bukaan besar, seperti lensa 50mm atau 85mm. Lensa ini akan Anda pakai untuk foto potret pengantin atau di ruang yang gelap.

LAMPU

Lampu kilat adalah wajib, terutama untuk foto di dalam ruangan. Lampu kilat berkisar antara dua sampai lima juta Rupiah. Memang ada fotografer yang tidak memakai lampu kilat, tapi untuk memakai gaya ini memerlukan alat fotografi yang berat. Belilah lampu kilat yang bisa diputar kepalanya, sehingga Anda bisa mengarahkan lampu.

LAIN-LAIN

Jangan lupa batere tambahan, terutama bila Anda memotret dari pagi sampai malam. Juga siapkan kartu memori yang memadai. Untuk seharian, minimal dibutuhkan antara 20-40 GB.

Itulah alat-alat fotografi minimal yang diperlukan untuk fotografi pernikahan. Lalu, apabila Anda dibayar sebagai profesional, Anda harus mempertimbangkan untuk membeli atau menyewa kamera dan lampu kilat tambahan, untuk menjaga-jaga apabila kamera rusak mendadak. Semoga sukses!

Similar Posts:

    None Found

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+

{ 172 comments… add one }

  • rusli Agustus 15, 2012, 12:56 am

    kamera saya 60D
    lensa kit yang yang langsung dapat dari pembelian kamera bibandingkan dengan lensa lebar bagusan mana???
    atau ada saran lensa lain untuk digunakan untuk weding dan praweding????
    makasih

  • rusli Agustus 15, 2012, 1:20 am

    Salam jepret
    Mohon petunjuk, saya mau beli kamera canon 60DD pertanyaannya perlengkapan apa saja yg disarankan? kebutuhan untuk megambil foto weding dan praweding

    terimakasih

  • Enche Agustus 15, 2012, 1:50 am

    @rusli yang saya sarankan peralatan2 diatas

  • yundi sukma November 19, 2012, 10:21 pm

    selama ini dslr Canon 60d membuat saya nyaman berfoto wedding..cukup dengan lensa EFS high quality dan lampu eksternal manual sudah lebih dari cukup :)

  • agus santosa November 20, 2012, 11:11 am

    saya masih pemula, mau beli lighting buat indoor, kr2 hargay brapa ya

    • Enche November 20, 2012, 7:17 pm

      @agus banyak sekali lighting untuk indoor, misalnya flash external, lampu studio monoblok dll dan harga juga bervariasi dari ratusan ribu sampai jutaan. Untuk foto apa ya?

  • gary Januari 16, 2013, 11:03 pm

    Om Enche, saya mau bantu keluarga yg mo acara resepsi pernikahan (indoor), kebetulan udah punya flash exsternal (HVL F43 AM) saya pake sony alpha 37, lensa (kit, tele 70-300, fix 50mm, tele minolta 70 – 210), yang mau saya tanyakan seting flash nya… apakah di seting otomatis sudah aman (TTL), atau perlu manual , kira2 lensa mana yang saya pake????? trims

    • Enche Januari 23, 2013, 7:58 pm

      @gary TTL akan memberikan perhitungan eksposur yang tepat sehingga subjek foto tidak gelap dan tidak terlalu terang. Tapi kalau mau efek kreatif atau mengendalikan cahaya latar belakang, perlu belajar manualnya. Lensa untuk wedding menurut saya idealnya yang agak lebar/standar, tapi sepertinya yang paling lebar 50mm, jadi ya itu saja dulu yang dipakai.

  • Harto Februari 11, 2013, 10:45 am

    Dear Kho Enche

    Selamat merayakan Imlek ya Kho Enche… mudah-mudahan tambah sukses.

    Saya sangat tertarik dengan info Kho Enche bahwa kamera DSLR dengan lensa lebar akan menghasilkan foto bagaikan dalam dunia fantasi. Karena saya pengguna Nikon D90, mohon info lensa manakah yang cocok supaya bisa menghasilkan foto bagaikan dunia fantasi (tentu saja untuk fotografi wedding) ?

    Kalau bisa info lensanya disertai lensa versi harga mahal dan lensa versi harga sedang (mid level).

    Terima kasih dan salam sukses

  • ki tadho koesoemo Juni 28, 2013, 7:19 pm

    jumpa lagi koh….
    mohon advicenya. kira2 antara paket lampu mini studio merk starlite dan tronic bagusan mana ya? dari segi harga (setelah tanya sana-sini) merk starlite lebih mahal

    • Enche Juni 28, 2013, 11:44 pm

      @ki tadho Saya kurang tau Ki, karena tidak pengalaman :)

  • Tulus Oktober 15, 2013, 10:45 pm

    untuk pemotretan outdoor tapi low light,,kira2 pengaturan ss,exp dan iso nya skitar bukaan berapa ya? makasih

    • Enche Tjin Oktober 16, 2013, 10:39 am

      @Tulus akan bervariasi sesuai seberapa gelap/terangnya ruangan. ISO biasanya agak tinggi misalnya 1600, bukaan besar seperti f/2.8 dan shutter speed sekitar 1/60 detik.

  • ONNY PURNIAWAN Februari 28, 2014, 6:42 am

    met pagi koh tjin….saya skrng pake d7000 + 18-200 VR II + 80-200 gen III…nah klo kebetulan ada sodara pengen bantuan utk moto acara mcm nikahan gitu koh lbh recommend pake lensa apa,atau saya kudu punya lensa apa lagi utk dpt lbh tajem dan ga kehilangan moment….makasi byk atas saran nya…

    • Enche Tjin Februari 28, 2014, 10:06 am

      @Onny yang sudah dimiliki bisa dimanfaatkan, hanya saja, kalau banyak pemotretan di indoor, flash eksternal dapat membantu. Lensa lain untuk portrait/candid yang akan membantu juga adalah lensa 50mm f/1.8G

  • ONNY PURNIAWAN Februari 28, 2014, 6:45 am

    kelupaan ni koh mau nanya sekalian apa bole saya tau email koh tjin,sekalian pengen share atau kritikan dari hasil jepretan saya….heeehhhheeeee…..xie xie

  • ONNY PURNIAWAN Februari 28, 2014, 1:08 pm

    saya punya flash SB800 skrng koh….dulu jg prnh punya 50mm f1,4 cmn ga suka karena puyeng kepala utk dapetin bokeh yg bagus…lagian ga trlalu suka ambil objek terlalu dekat…

  • ONNY PURNIAWAN Maret 1, 2014, 8:47 am

    klo seandainya pake lensa 85mm f1,8 yg AFS atau D gitu gmn koh…?utk ambil potrait atau candid

  • reihan Maret 31, 2014, 1:44 am

    salam jepret koh….
    saya baru belajar pake canon 550d jika motret di tempat terang dan objeknya membawa sebuah lampu atau lilin bagai mana pengaturan ss iso dll nya agar cahaya lilin itu ttp dapat dan juga background nya gelap tp objek ttp fokus
    terima kasih koh

    • Enche Tjin Maret 31, 2014, 11:04 am

      @reihan Cahaya lingkungan kalau terlalu terang cahaya lilin yang kekuatannya rendah akan kalah, jadi kalau ingin backgroundnya gelap, perlu matikan cahaya lingkungannya.

  • yoga ardiansyah April 1, 2014, 10:17 am

    mas mau nanya dong.. kalo lighting untuk wedding biasanya pake yang berapa watt ya? terimakasih.

    • Enche Tjin April 2, 2014, 10:06 am

      Amannya 600 watt atau lebih.

Leave a Comment