≡ Menu

Perbedaan tukang foto dengan fotografer

Pada dasarnya istilah tukang foto dan fotografer sama saja, yaitu orang yang ahli dalam membuat foto. Tapi istilah tukang foto lambat laun menjadi menurun nilainya, sedangkan titel fotografer semakin keren dewasa ini.

Dulu seseorang disebut tukang foto (kadang disebut juga kameramen), adalah orang yang menguasai teknik fotografi yang baik, tapi sekarang ini, tukang foto identik dengan orang-orang yang sekedar bisa mengunakan kamera dan tidak harus ahli di dalam bidangnya, apalagi di era digital yang serba otomatis, tinggal jepret pakai lampu kilat saja langsung, pasti terang gambarnya.

Tukang foto juga lebih identik dengan orang-orang yang menjajakan jasa foto dengan tarif relatif murah, seperti yang kita lihat di kawasan wisata ataupun tukang foto di acara-acara sosial seperti pernikahan.

Lalu apa beda tukang foto dengan fotografer?

Kalau tukang foto lebih bersifat reaktif terhadap suatu keadaan, fotografer pendekatannya lebih berbeda. Seorang fotografer menghabiskan banyak waktunya tidak di dalam sesi pemotretan saja, tetapi sebagian besar lebih ke pembuatan konsep & ide, perencanaan, persiapan, dan setelah selesai foto, masih harus melakukan post-processing (editing), layout dan percetakan.

Banyak yang harus dipikirkan untuk menjadi fotografer, apalagi fotografer profesional yang bertarif tinggi. Ide kreatif, eksekusi dan hasil foto lah yang membuat seorang fotografer dibayar jauh lebih tinggi nilainya daripada aksi motret itu sendiri.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 51 comments… add one }
  • Hendri October 9, 2019, 11:23 am

    fotografer bisa melihat sudut pengambilan gambar yang baik, biasanya mereka pandai memilih spot foto supaya hasilnya bagus, berbeda dengan saya yang bisanya cuma foto selfi doang hehehe

  • Amie March 29, 2019, 4:49 pm

    Tapi jaman sekarang baru pegang kamera pingin. Di sebut fotografer dulu tukang foto bener bener belajar dengan telaten walaupun asal jepret momen candid istilah sekarang cuman yg sekarang fotografer suruh Poto candid jugha bingung di saat MLM hari tukang Poto sudah tau dengan camera film nya terutama candid yg bergerak apakah itu di sebut fotografer jaman milanial sekarang yg pegang camera di sebut potografer pada jamannya yg penting bisa menghidupi keluarga nya walaupun tukang Poto

  • Birin Maulana March 25, 2019, 11:59 pm

    Kalo mnurut saya sh simple, tukang poto berangkat dari pekerjaan/ materi.
    Fotografer berangkat dari hobi/ idealisme.

  • Rafi February 18, 2019, 6:59 am

    banyak teman sy bilang sy itu fotografer, padahal sy cuma tukang foto saja. hasilnya pun belum pantas dibilang bagus. hiks..

  • Rinaldi afrija June 1, 2017, 12:25 pm

    Biar di sebut apa
    Yang penting aku suka mengambil gambar keren

  • niam zuhri April 21, 2016, 9:33 am

    menurut saya sih beda..kalo tukang poto ..kita mau poto ke studio poto pasti cuma sekali jepret cetak dah jadi..kalo photografer mereka jepret objek berkali* dan akan di pilih hasil terbaik dari jepretan tadi …

  • Djangkaru Bumi November 7, 2015, 9:06 am

    Berarti aku termasuk tukang photo nih. Hasil bidikannya kurang bagus dan rosulusi kameranya sangat minim.

  • Sukadi June 10, 2015, 2:09 am

    Indonesia=Juru Potret/Foto
    Inggris= Photographer

  • arius May 1, 2015, 3:31 pm

    hidup tukang foto

  • Ahmad April 3, 2015, 11:58 pm

    yah terserah dah apapun sebutan nya yg penting menghasilkan karya + uang, oke

  • Ryan April 1, 2015, 3:31 pm

    Tukang foto vs fotografer, semuanya sama, hanya saja pandangan orang yang berbeda dan suka terhadap salah satu orng tersebut dan orang tersebut dianggap sebagai fotografer, kalo ga ya ga. Dua2nya tetep tukang foto.

  • Lutvi January 22, 2015, 1:48 pm

    sekedar menambahkan, menurut saya biasanya tukang foto hanya menggeluti sekitar wedding, prewedding, foto studio, khitanan dll.
    kadang mereka tidak mengetahui/ tidak menekuni adanya jenis foto macro, landscape, street photography dll.
    dan biasanya di kampung saya, tukang foto itu pekerjaan turun menurun. Seperti dari ayah ke anak… #imho

  • pinokio lupa June 14, 2014, 11:07 am

    indonesia = tukang foto
    inggris = Fotographer

    # bedanya = bahasa – inggris><indonesia,
    # jenis kerjaan = sama-sama menggambar cahaya,
    # alat yang digunakan = sama-sama kamera | komputer (mungkin ada yang pake cangkul sama golok??)

    Ambil salah satu contoh "#tukang poto#" kawinan…
    apakah tukang poto kawinan tidak pake konsep??
    apakah tukang poto kawinan asal jepret??

    – sebelum memulai melakukan pota-poto, "#tukang poto#" kawinan akan mempelajari situasi, konsep kawinan seperti apa yang diinginkan (apakah romantis, komedi, horor, telanjang, porno dll), lokasi, adat budaya, jenis masyarakatnya, pencahayaan, ataupun objek poto sendiri, lalu mempersiapkan peralatan apa saja yang diperlukan, (yang paling penting "punya atau tidak alat tersebut" hehehe ) lalu apa bedanya dengan yang dibilang "#photographer#" ?? apakah ada yang beda?? ada, bedanya ruang lingkup KONSEP. #"tukang poto#" kawinan terbatas pada adat budaya setempat. tapi kalau #"photografer#" itu bebas menginterpretasikan ide dan kreatifitas, tapi intinya tetap, keduanya memiliki konsep, memiliki ide, alur cerita, juga kreatifitas, kalau bicara tentang hasil, itu tergantung dari otak kita masing-masing dan dompet, karena tidak bisa dipungkiri, hasil photo tergantung dari peralatan yang kita pakai, dan itu butuh DUIT..

    so .. . . . jangan membeda-bedakan sesuatu yang memang seharusnya SAMA. satu-satunya hal yang membedakan tukang photo dan photographer adalah perasaan SOMBONG dan ILMU, karena peralatan serba mahal, ruang lingkup kerjaan "kebetulan" dapat yang wahh . . lalu gengsi kalau disebut tukang photo. padahal itulah dia. karena dalam bahasa indonesia tidak ada photographer, yang ada tukang photo. atau agar kebarat-baratan tukang photo kita sebut dengan "handyman photograph".. pasti ogah, kerenan photographer bro!!! . . bukankah sama???

    yang berbeda dalam photografi itu tingkatan. ada amatir, semi pro, dan profesional. apa yang membedakan?? ruang lingkup, objek, peralatan, dan bayaran… pada akhirnya semuanya sama, PHOTOGRAPHER.. . . IMHO

    • Amie March 29, 2019, 4:54 pm

      Setuju tukang Poto sekarang jugha ngikutin jaman berkonsep ko yg penting fotografer dan tukang foto sama. Cuman bedanya dalam bentuk bahasa sesuai dengan penilaian masing masing karya dan berkata lah semangat para fotografer dan tukang foto. Yg pegang hp jugga sudah di sebut fotografer sekarang mah

  • sigit August 16, 2013, 7:44 am

    Jadi bingung,.jadi tkg poto .or potografer yah,..

  • supriman June 5, 2013, 9:34 am

    Mirip ma perbedaan & persamaan SATPAM dan SECURITY 😀

  • Arya October 9, 2012, 1:48 pm

    perkenankan saya untuk menambahkan sedikit,
    “sangat tidak penting dengan nama apapun aku disebut, itu tidak penting sama sekali. Sebab pada akhirnya skill, talenta, bakat, kreativitas, dan hasil akhirlah yang akan bicara, karena itulah yang akan jadi tolak ukur yang sebenarnya.”

  • Fery Sofian October 25, 2011, 10:51 pm

    Mohon ijin copas artikel ini untuk menambah koleksi artikel di forum fotografer kediri (jatim), salam kenal dan salam jepret 😀

    • Enche October 26, 2011, 4:51 am

      Jangan lupa link back ke sumbernya ya. Trims

      • Tuntas Trisunu July 16, 2018, 7:09 am

        Wah, artikel yang bagus! Walaupun saya tidak 100% setuju, tetapi ini merupakan artikel yang bagus dan menarik!
        Suhu, saya minta ijin untuk copas sebagian, serta menjadikannya tema untuk artikel dalam blog saya.
        Nama penulis sudah pasti saya tulis, serta dilengkapi dengan backlink nya.
        Bolehkah?

  • yundi sukma October 24, 2011, 10:23 pm

    topik postingnya menarik dan menggelitik koh! good! selamat berkarya!

  • cristine October 11, 2011, 5:56 am

    betul itu tergantung manusianya kalaupun tujuannya sama menghasilkan photo bagus atau tidaknya jg tergantung manusianya apakah dia mau menghasilkan karya yg baik atau sekedar saja. sebutan tukang photo sama photografer itu cuma usaha pemisahan oleh orang yg merasa dirinya lebih ingin dihargai karena tingkat pendidikannya lebih tinggi dibidang itu ya hak mereka wajar dan tukang photopun sebaiknya jangan terlalu mementingkan ingin disebut photografer mawas dirilah dengan keterbatasan ilmu anda tapi kalo mau belajar itu bagus sehingga mungkin pantas kalian disebut photografer. bagi yg merasa dirinya photografer jangan bangga dengan sebutan itu tapi ciptakan karya2 yg memang dari fikiran kalian ya nanti jg orang yg liat hasil karya anda ga perlu dibilangin harus nyebut anda2 photograper mereka akan tau kemampuan anda ko. kalo saya ga ambil pusing karena saya cuma seorang yg dari dulu hobby photografer dan seandainya ada orang yg perlu dengan kemampuan saya seperti ini memerlukan ya kenapa tidak saya bantu atau saya mendapatkan rizki dari situ wong halal ko jadi mau dibilang photografer ya saya cuma hobby dan terus belajar cara2 photografi mau dibilang tukang photo silahkan karena saya jg memanfaatkan kemampuan saya untuk mencari sesuap nasi kalo kadang saya diperlukan.

  • iksan October 6, 2011, 1:10 pm

    mungkn mnurt aq tkng fto sama fotografer memng beda. kalau tkang foto kyakx asal jepret tdk memprhtkn kualitas gambarnya. beda ma fotografer memang sama sama jepret tapi dia lbih cenderung pada hasil jepretannx

  • iksan October 6, 2011, 1:09 pm

    mungkn mnurt aq tkng fto sama fotoigrafer memng beda. kalau tkang foto kyakx asal jepret tdk memprhtkn kualitas gambarnya. beda ma fotografer memang sama sama jepret tapi dia lbih cenderung pada hasil jepretannx

  • Hanif September 17, 2011, 10:11 pm

    apalah arti sebuah nama (kata bijak begitu)…. yang penting sikap profesionalnya mesti kuat. Memang kalo mau jujur nama memiliki konotasi persepsi yang berbeda.. “fotografer” lebih menjual ketimbang “tukang foto”. Coba aja taruh di kartu nama.. suruh pilih orang mana yang dipersepsi lebih… di masyarakat masih berlaku rumus persepsi… misalnya “sales” vs “sales executive” vs “account officer”… efeknya beda deh…

  • tukang tadah July 26, 2011, 4:07 am

    mau dipanggil tukang foto atau photographer, tukang potret atau juru jepret, itu kan cuma istilah …. yang penting hasil karya nya …… seperti para pelukis, dia gak perduli dia dijuluki pelukis atau tukang gambar atau seniman. Mereka lebih suka KARYA nya yang diapresiasi ……..

  • Tukang Kodak July 4, 2011, 3:04 pm

    sama aja tukang foto ama fotografer, kebanyakan fotografer juga nyari uang dari hasil foto nya,,, tapi,, beda2,, ada yang amatiran dan juga profesional.. kalau amatiran yah yah misal x tarif prawedding sektar 1jta.. kalau yang pro minimal 6jt.. nah kita lihat disini apakah fotografer beda dg tukang foto

  • irwan June 14, 2011, 10:24 pm

    sama aja…..tukang foto=fotografer=jurufoto

  • GondRonG June 11, 2011, 5:55 pm

    lebih keren tukang photo dari pada tukang batu atau tukang becak

  • dody harmono May 29, 2011, 10:47 pm

    masalahnya bukan lbh keren dibilang photographer dr pd tukang photo, dilihat dr bahasa akhiran er itu memang orangnya, jadi bolehlah klo yang ‘humble’ menyebut dirinya TUKANG PHOTO, dan bisa jadi yg menyebut dirinya PHOTOGRAPER tidak lebih pintar dr tukang photo ( yg dlm bhs indonesianya JURU PHOTO)

  • R. Puthut Pudjogiri Abimanju May 29, 2011, 9:32 am

    Setelah baca komentar dari teman-teman terus aku ini apa ya ?
    Yaaach sementara sebelum jadi tukang photo apalagi fotografer dan fotografer profesional, aku lebih baik jadi tukang ngintip dulu saja, biar aku bisa belajar lebih banyak karena merasa masih bodo banget.

  • b-mus May 27, 2011, 3:46 pm

    menurut saya sama secara apa yang di pegang/apa yang dikerjakan,hanya beda penyebutan misal saya sekarang bekerja sebagai tukang service Handphone dan saya suka disebut sebagai teknisi Hanphone daripada tukang service Handphone itu karena saya lebih merasa termotivasi secara kwalitas kinerja saya kedepan dengan sebutan lebih kerennya yang sebenarnya istilah dari keduanya sama saja sih,ada temen saya suka disebut guitaris daripada pemain guitar(padahal secara profesi sama saja)dan itu mayoritas orang suka disanjung dan itu tidak bisa dipungkiri.istilah Fotografer dikutip dari bahasa asing,dan istilah asing kebanyakan jadi terasa lebih keren didengarnya…hanya itu saja .Intinya menurut saya sebut atau panggil saja “Fotografer” mungkin mereka yang disebut akan merasa lebih dihargai dan syukur-syukur dia akan lebih berkwalitas dalam berkarya

  • tukangpoto May 23, 2011, 12:49 am

    Bagi saya keduanya bolehlah, tergantung klien berani berapa bayarnya, kalo mau hasil fotonya ok dan berani mbayar, ya fotografer. Kalo pas budgetnya minim tapi butuh di foto-in, ya tukang poto..santai ajalah 🙂

    • dever dhan September 9, 2015, 12:13 pm

      sip sutuju bgt….
      banyak orang lebay….

  • tukang foto May 15, 2011, 11:38 pm

    Menurutku ya sama aja!
    Orang yg kerjanya (baca: profesi) menjahit ya tukang jahit, istilahnya: penjahit
    Orang yg tugasnya/kerjanya megang kamera trus jepret2 ya tukang foto, disebutnya fotografer.
    Kok lebay banget sih, pake beda2in istilah tukang foto sm fotografer!
    Apa krn mrs lebih terhormat disebut fotografer?
    Ini sih spt sebutan pelawak dgn komedian atau entertanier.
    Atau dukun dgn orang pinter.

  • NUNUNG May 15, 2011, 12:43 am

    sama aja kale tukang foto ama fotografer,,,sama sama megang kamera….

  • Enche May 9, 2011, 10:28 am

    Coba cek artikel ini: rekomendasi lensa untuk kamera Canon http://bit.ly/gAF7tb

  • david May 9, 2011, 10:27 am

    Mas, saya mau nanya ni. Sekarang saya pakai 1000D, saya rencana mau upgrade lensa yg bisa utk wide n utk zoom. bagusnya apa ya mas? mohon bantuannya mas.
    Terima kasih

  • bagos sajiwo May 9, 2011, 2:35 am

    ok lah booos….

  • mirwan arya hamdy May 3, 2011, 9:56 am

    menurut saya sama aja, cm beda di artikan orang sj.. tukang foto dan fotografer sama – sama punya kamera.. penilaian dr orang yang beda..cm agak kemungkinan fotografer ilmunya banyak dari pengetahuan tentang ilmufotografi yang sbnarnya.. sdangkan tukang foto hanya bermodalkan kamera terus mancari uang tapi sama aja tuh hehe

  • danang wirawan May 2, 2011, 3:51 am

    Di daerah sy sj, berlomba-lomba orang buat beli digital, terutama yg entry level, spy bs pegang DSLR, dan agar dapat disebut fotografer. Sampai saat inipun org2 di daerah sy malu jika disebut tukang foto….tahun kemarin, saat booming batterygrip, org pd berlomba2 beli, krn jika blm punya, dia akan dipandang sbg tukang foto….hahahahahaha…..bgmn menurut kawan2 sekalian, krn menurut sy ini sangat parah sekali.

    • Enche May 2, 2011, 7:08 am

      Parah2 hahaa 🙂 thanks untuk sharingnya

  • alam May 2, 2011, 2:02 am

    buat ku selama dia menggunakan dan faham diagframa, speed dan iso dia bisa di sebut fotografer karena arti fotografer harfiah nya juga berarti “tukang photo”…

    pengaplikasian dan pemahaman ke 3 unsur itu kan yang bikin karya di nilai orang.. sehingga di saat sekarang ada orang yang disebut Photoshoper vs photografer. buat aku tergantung butuh buat apa nya, disaat aku bertemu client wedding atau product, photoshop jd hal yang kadang mungkin hrs kita gunakan (wedding dengan collate nya ==== collate berarti PSD === PSD berarti photoshop)…

    jaman menggunakan analog juga waktu di kamar gelap ada proses dodging dan burning atau menggunakan frame photo jg kok dan beberapa proses lainnya…

    Selain pemahaman 3 hal tadi, nasib juga menentukan kadang…. misal, seseorang sdh menguasai 3 hal mendasar itu dan mampu mengaplikasiinnya tapi dia g punya modal misal untuk beli DSLR atau perlengkapan lain, mungkin ini hanya akan membuat dia bermain di kebun binatang, atau di daerah rekreasi lainnya…

    dan lain sebagai nya….

    jadi kalau buat aku, semua orang yang memahami 3 unsur dasar itu dan bermain dengan cahaya maka dia adalah fotografer atau tukang photo… hanya mungkin ada yang komersil tapi ada yang tidak…

  • rizal April 30, 2011, 7:36 am

    Klo menurut Gw emang Bnr Beda Bgt yang namany Tukang Foto ama Fhotografer,skrng Orng yg Bs mengoperasikan Kamera pake manual aja dah ngaku2 photografer pdhl klo di banding foto dia pake manual ama orng oon sekalipun yg pake auto gak jauh beda.
    anyway yg manny fotografer tuh bukan sedekar bs moto trus dpt order wedding dan maen banding2 harga yg mnny fotografer itu proses bukan hasil belajardan belajar terus menerus tuk mendapatkan hasil yang maksimal itulah photografer..

  • didik April 28, 2011, 1:04 pm

    kalo menurut saya dari persiapan sampai dengan nyetak sih gak beda,
    yang beda mungkin di segmen pasarnya aja kale ya…
    tukang poto biasanya gak terlalu ribet sama urusan ngoprek-ngoprek poto apa lagi ngaplot ke internet.
    Malah yang susah ngebedain potosoper ama potograper.
    IMHO

  • Enche April 28, 2011, 12:35 pm

    @Dasano sebenarnya bukan masalah bakat gak bakat si, ini tergantung suka atau kagak sama fotografi, soalnya fotografi ini bisa dipelajari, bukan tergantung bakat saja.

  • Aldrin A April 28, 2011, 11:08 am

    Menurut hemat gw, dgn adanya era digital hampir sulit mencari photographer. Klo melihat dr tulisan diatas, maka skrg ini lbh bnyk tukang foto drpd Photographer. Krn kecenderungan skrg justru ide kreatif itu dtg setelah eksekusi pemotretan (melalui proses editing di komputer) dan org lbh bnyk mempelajari teknik editing drpd teknik Photography itu sndr…….

  • Dasano April 28, 2011, 4:33 am

    emang ga gampang belajar jadi fotografer ya… tapi kalau tukang foto mo belajar jadi fotografer itu malah lebih mudah kan… bukannya dah terbiasa menggunakan kamera ?! bagaimana caranya mengetahui kita punya bakat jadi fotografer or hanya bisa jadi tukang foto aja.. ? terimakasih ^^’

  • Terry April 28, 2011, 2:55 am

    Brarti yg hobi di fotografer Jurnalis bisa disebut Tukang Foto ya pak, soalnya sama2 “reaktif terhadap suatu keadaan” hehehe 😛
    Untuk dapat ide kreatif + bisa digital editing butuh waktu lama nih untuk belajarnya

    • Enche April 28, 2011, 12:08 pm

      @Terry, ya sekilas keliatannya begitu, tapi fotojurnalis yang baik itu banyak melakukan riset sebelum turun ke lapangan seperti mempelajari budaya, lokasi dan lain2. Memang semuanya perlu proses dan kebiasaan si.

Leave a Comment