Lensa fix hanya bisa bikin blur background?

by Enche on November 3, 2011

Saya pernah beberapa kali menerima pertanyaan apakah mengunakan lensa fix sepperti 35mm, 50mm dan 85mm berbukaan besar (f/1.4 atau f/1.8) hasil fotonya akan selalu menyebabkan latar belakangnya blur?

Jawabannya adalah tidak benar, karena bukaan lensa tersebut bisa kita kecilkan ke f/8 atau lebih kecil lagi. Akibatnya ruang tajam akan luas sehingga foto akan tajam dari ujung ke ujung.

Kebanyakan pemula yang saya amati mengunakan bukaan yang besar-besar seperti f/1.8 di setiap jepretan. Masalahnya, tidak semua foto optimal dengan setting bukaan f/1.8.

Nikon 35mm f/1.8 DX

Nikon 35mm f/1.8 DX

Contoh praktisnya:

F/1.4 – F/2 saya pakai untuk membuat latar belakang sangat blur dan hanya bagian yang saya fokus saja yang tajam, misalnya mata.

Bagian telinga, hidung, rambut biasanya sudah blur. Saya akan sangat berhati-hati mengunakan bukaan sebesar ini karena meleset sedikit fokusnya, maka foto menjadi tidak tajam.

F/2.8 sering saya gunakan untuk portrait karena ruang tajamnya lebih luas, sehingga seluruh wajah orang terlihat tajam.

F/4 saya gunakan untuk memastikan foto dua orang dalam satu frame tajam/fokus.

F/8 atau lebih kecil saya gunakan untuk foto kelompok (lebih dari 4 orang) atau foto pemandangan.

Jadi, jangan hanya mengunakan lensa fix di bukaan yang terbesarnya saja, tapi cobalah bukaan-bukaan yang lain sesuai kondisi dan keinginan Anda.

{ 49 comments… read them below or add one }

Ridge November 3, 2011 at 11:25 am

wah iya bener, kita sering melupakan bukaan kecil di lensa fix. nice info om Enche :D
btw minta pendapat dong om ttg Prime/Fix Lens Nikkor 40mm f/2.8 Macro yang baru itu? apakah fungsinya sudah cukup untuk ukuran lensa fix atau tanggung (biasanya orang mencari bukaan besar untuk prime lens, sedangkan bukaan maksimal hanya 2.8)? dan untuk focal length 40mm, apa sudah cukup oke untuk macro?

yenpiaopiao November 3, 2011 at 11:25 am

pak, kalo pake manual fokus dengan bukaan besar apa dapat membuat latar belakang menjadi blur iya? makasih…

Enche November 3, 2011 at 11:34 am

@Ridge tanggung, karena di atas kertas f/2.8, tapi ini tergantung jarak, kalau jaraknya dekat, maka bukaan maksimal lensa makro menjadi lebih kecil, misalnya jadi f/3, f/4 etc.

40mm termasuk lensa yang lumayan pendek untuk Makro, yang sedang 60mm, sedangkan yang agak jauh 100-150mm. Yang pendek cocok untuk benda-benda kecil di ruangan, tapi kalau mau foto outdoor seperti serangga, bunga, 40mm agak pendek, Masalahnya kalau pendek, serangga bisa kabur duluan atau bayangan kita jatuh ke subjek foto.

@yenpiaopiao wah nanti bisa-bisa blur semua dong. hehe.. Lensa bukaan kecil juga bisa bikin latar belakang blur. Coba baca di buku Kamera DSLR itu Mudah halaman 95 / cari artikel cara membuat latar belakang blur.

Ridge November 3, 2011 at 11:38 am

oh begitu, berarti kurang recommended yaa. makasi om :D

panggih November 3, 2011 at 11:57 am

minta tolong rekomendasi lensa lebar third part untuk canon 550 d, thank

hernk November 4, 2011 at 6:14 am

ijin dicopy untuk blog sy, sumber dicantumkan kok.
Tks

yenpiaopiao November 4, 2011 at 6:22 am

hehehe..maap pak, soalnya lom pernah coba lensa lain selain lensa standard 18-55mm,hehehe…

yang saya kurang ngerti itu kenapa jika saya pakai AF dengan lensa standar tsb dan di focal 55mm f/5.6 maka latar belakang akan mudah blur sedangkan jika AF dimatikan maka latar belakang tidak dapat blur lagi? tidak tau saya yang tidak pandai mengunakan MF atau gimana, mohon pencerahannya pak,hehehe…

Enche November 5, 2011 at 11:21 am

Trims

Budi JS November 6, 2011 at 7:32 am

trims ya, Info nya Ko Enche…..

Raya November 6, 2011 at 9:10 am

Mau nanya Pak, saya kan sering memakai lensa Fix 35mm F/1.8 yang gambar diatas, apa boleh walaupun lensa nya sendiri bukaannya sudah 1.8 , tapi di kameran nya di setting bukaan misalnya F/2, F/8?

Enche November 6, 2011 at 9:12 am

Boleh dong, f/1.8 itu bukaan maksimal (terbesar) tapi kalau mau f/2, f/2.8, f/4 dst, boleh boleh saja. Digunakan saja tergantung kondisi dan keinginan.

Raya November 7, 2011 at 12:02 pm

saya jga mau tanya, saya ada masalah, misalnya saya foto 2 org, si A ama si B, kadang si A muka nya fokus, si B malah blur, kadang sebaliknya. itu penyebab nya knp ya bro? maklum saya masih newbie di dunia fotografi :)

nah di lensa fix 35mm F/1.8 itu ada tulisan M/A dan M, itu bedanya apa ya bro?

Enche November 7, 2011 at 12:52 pm

Karena ruang tajamnya terlalu sempit, coba posisikan orangnya agak berdekatan dan mengunakan bukaan yang lebih kecil, seperti F4 atau F5.6

M/A artinya bisa manual, bisa otomatis. Kalau M, hanya manual (fokusnya diputar sendiri sampai yang tertajam / yang diinginkan.

Raya November 7, 2011 at 10:39 pm

Kemarin saya pakai lensa tersebut, dan saya coba ubah settingan aperture di kamera menjadi F/4 atau lbi tinggi, tapi entah knp, malah angka aperture nya ga berubah, knp ya bro? pdhl aku baca di manual book nya sih, cara ubah angka aperture itu, di set di Mode A, boleh di Mode M, trus tinggal puter kenop perintah utama dan kenop sub perintah di mode M. Kamera yang saya pakai Nikon D7000.

Enche November 7, 2011 at 10:45 pm

Kurang tau juga

Irwan November 9, 2011 at 1:36 am

Allo om enche..
need advice, kebetulan skr sy pake lens nikon afd 50f/1.4d dan sedikit kurang puas dgn hasil ketajaman yg diperoleh..biasanya suka menggunakan f/2 or f/2.2 dan skr lg tertarik dgn lens 85f/1.8D apa yg harus sy lakukan, apa menjual 50 tsb dan membeli 85 krn budget yg terbatas?dan apa kedua2 beda fungsi klau sy keep 50 dan beli 85?thanks

Irwan November 9, 2011 at 1:38 am

Oh ya skr saya pake nikon D90, dan sering menggunaka Aperture..sekalian promosi nih buku2 karya om enche sangat memuaskan kebetulan ud punya kedua2nya..thanks

Enche November 10, 2011 at 12:05 am

Trims Irwan

Enche November 10, 2011 at 12:07 am

85mm itu lebih panjang fokal lensanya, jadi bagian out of focus akan lebih blur. Sama seperti lensa 50mm, ketajaman optimalnya baru dicapai di antara f/2.8-f/4

sendy November 13, 2011 at 10:58 pm

Mas mau tanya kalo dari lensa2 ini, mana 3 terbaik yg paling mas enche rekomendasikan?

- Nikon AF-S 16-85mm f/3.5-5.6G ED DX VR
- Tokina AF 16-50mm f/2.8 Pro DX
- Sigma 17-50mm f/2.8EX DG OS HSM
- Sigma 18-50mm F2.8 EX DC Macro HSM
- Tamron SP AF 17-50mm F/2.8 XR Di-II VC LD Aspherical (IF)

Thanx sebelumnya…

Enche November 14, 2011 at 10:49 pm

Nikon 16-85mm VR, Sigma 17-50mm f/2.8 EX OS HSM, Tamron SP 17-50mm f/2.8 VC

sendy November 15, 2011 at 1:06 am

ooo..oke. Jadi Yg Tamron SP AF 17-50mm F/2.8 XR Di-II VC LD Aspherical (IF) lebih baik dari Tokina AF 16-50mm f/2.8 Pro DX.Itu knp tuh mas? tadinyasaya pikir tokina lebih baik…

hero November 23, 2011 at 7:32 am

setahu saya Tokina AF 16-50mm f/2.8 ada CA di f 2.8. cmiiw

okiyanto November 26, 2011 at 3:28 pm

salam hormat….saya memakai nikon D7000 dgn lensa nikor 18-200,tokina 11-16 dan micro nikor 50 mm,yang ingin saya tanyakan apakah lensa tersebut cocok dengan kamera saya,terimakasih atas jawabannya,surabaya

Enche November 26, 2011 at 11:40 pm

Cocok dalam arti bisa dipakai ya? kalau begitu jawabannya cocok

okiyanto November 29, 2011 at 1:52 pm

maksudnya utk tele foto,wide angel dan foto macro….apakah lensa2 tersebut sesuai dgn kamera saya,karena sebelumnya saya pakai d5000,terimakasih

bung harry December 28, 2011 at 11:20 am

mas enche, mohon pencerahan, saya pake EOS 550D klo dimasukin lensa fix 135mm series-L bgmna hasilnya?

saya ngebet sama lensa fix ini. buat potret biar yahud. terimakasih.

Enche December 28, 2011 at 12:03 pm

Kualitas foto yang dihasilkan lensa ini tajam, kontras dan bagus, tapi terlalu sempit sudut pandangnya dan kurang fleksibel sih lensanya apalagi kalau dipasang di Canon 550D. Lensa ini juga tidak ada IS, jadi akan sangat sulit dipakai untuk foto di dalam ruangan.

Sebagai alternatif, saya mengusulkan lensa Canon 70-200mm f/2.8

bung harry December 28, 2011 at 12:15 pm

wah klo tele bukaannya besar, biasanya bisa merusak kantong ni mas, ^_^
uda kerasan make lensa fix mas, hasilnya lbh konsisten, tp blom pernah nyoba fix135. klo dicanon 60D kerenXya.

ooo, bgtu, terimakasih rekomendasinya mas enche.

oh ya buku lightingnya bagus bget, bnyak pencerahan baru bagi saya pemula.

Enche December 28, 2011 at 12:20 pm

Sip. trims. yang 70-200mm f/2.8 (non IS) harganya sama kurang lebih dengan 135mm f/2.

Kalau memang sering buat foto headshot outdoor dengan cahaya belimpah, nah 135mm f/2 bagus. Tapi kalau buat aplikasi lain kurang bagus. Kurang bagus juga untuk sport/fotografi aksi karena auto fokus trackingnya lambat.

Saya pikir lensa 135mm ini lensa yang sangat spesifik/khusus. Tapi kalau memang terbiasa dan suka dengan lensa fix dan siap dengan keterbatasannya ya ga masalah.

bung harry December 28, 2011 at 12:29 pm

iya mas saya make wide n fix krn lbh spesifik prawedding,potret/outdoor.
klo candid, satwa, sport saya tdk terlalu.

wah makin cerah ja nii, ada tempet bertanya n belajar, makasih sdh sharing, sukses slalu buat mas enche.

Hary January 3, 2012 at 3:13 am

Pak Enche,

Selamat tahun baru 2012. Semoga semakin sukses dengan pekerjaannya.

mau nanya,
Saya sudah punya lensa canon 17-40mm f/4 dan 24-70mm f/2.8 dengan camera Canon 60d.
saya bermaksud menambah lensa fix untuk kebutuhan lebih pada foto portrait atau model. Pilihan ada pada canon 50mm f/1.4 atau canon 85mm f/1.8. Pilih mana?
Tepatkah pilihan saya itu? atau ada alternatif lain?
Thanks

Enche January 3, 2012 at 3:24 am

Halo, Canon 85mm f/1.8 lebih cocok untuk foto portrait head and shoulder. Meskipun sudut pandangnya agak sempit, saya menyarankan lensa ini untuk melengkapi lensa yang sudah ada. (atau sekalian 85mm f/1.2 :)

angg January 22, 2012 at 3:59 am

salam kenal pak enche, saya memakai canon 550D, saya bingung mau membeli lensa apa, karena saya hanya mempunyai badjet 3jt, sedangkan saya lebih suka aliran potret dan landscape, ada saran nggak pak? saya harus beli lensa apa?
makasih

Rocky Honoris January 23, 2012 at 1:25 pm

Halo Mas Enche, Salam Kenal Sy Newbie Dalam Dunia Fotografi….
Mau Nanya Lensa Fix Canon EF 50mm f/1.8 II Bisa Gak Dipasang Di Canon EOS 60D?
Thanks

Enche January 25, 2012 at 2:48 am

Bisa Rocky

Enche January 25, 2012 at 2:57 am

@angg Canon 55-250mm IS

tyo February 1, 2012 at 9:39 pm

Saya pakai D90 lensa bawaan 18-105 + sigma 24-70 ex aspherical + nikor fix 50 f/1.8. setelah baca tulisan ini kayanya mesti ada yg dijual nih satu lensa saya antara Sigma 24-70 dan nikkor fix 50mm f/1.8. kira kira lensa mana yang mesti saya jual ya Ko Enche?

fiyu February 6, 2012 at 1:16 am

salam pak enche
Buku Lighting itu Mudah mantap sangat berguna buat sy yg baru belajar,
pertanyaannya :
mana yang lebih baik (kontras,ketajaman,bokeh,warna,kualitas bahan dll)
1. Lensa Canon 50mm f1.4
2. Lensa Sigma 50mm f1.4
bingung nich soalnya harga juga lumayan
trims pencerahannya…

Enche February 7, 2012 at 11:47 am

Secara kualitas Sigma 50mm f/1.4 Ketajamannya sangat tinggi sampai di bukaan terbesar. Kelemahannya ukurannya agak besar dibanding dengan lensa 50mm lainnya dan kadang-kadang gagal fokus di kondisi gelap.

Made Ageng February 13, 2012 at 3:07 am

Apa Nikon D3100 + AF-S 50mm f/1.8 bsa u/ memotret gambar Normal, DOF, Motion Blur, dan Paning ? Mhon penjelasan dan bantuannya :)

Enche February 17, 2012 at 12:29 am

Bisa Made :)

Very February 18, 2012 at 12:16 am

Dear Pa Enche,

Masalah kamera DSLR saya masih pemula, baru punya d5100. Saat ini saya tertarik foto background ngeblur, rencana saya mau cari lensa fix. Yang cocok dengan kamera saya apa ya pa dan sesuai dengan pemula?
Kalau lensa fix 35mm dan 55mm bedanya apa ya pa?
Thanks Pa Enche.

yudha February 19, 2012 at 9:35 am

pak enche saya numpang tanya. saya suka candid, model, portait dan landscape

kamera saya D7000 dengan lensa kit 18-105 dan tokina 11-16.
saya minta saran lensa apa lagi yang saya butuhkan untuk memfasilitasi kegemaran saya tersebut.

terima kasih sebelumnya pake enche.

Enche February 19, 2012 at 9:39 am

untuk portrait, model, candid saya usulkan Nikon 85mm kalau bisa yang f/1.4. Untuk landscape bisa pakai Tokina 11-16mm yang sudah dimiliki

Enche February 19, 2012 at 9:44 am

@Very Bedanya, yang 50mm jangkauannya lebih jauh dan potensi blurnya lebih blur. 35mm lebih lebar. Dua-duanya sesuai, tinggal tentukan yang mana yang lebih prioritas, lebar atau blurnya.

yudha February 19, 2012 at 10:13 am

terima kasih atas masukkannya pak enche. jadi yg lensa 18-105 banyak disimpennya donk hehehe. jadi tinggal beli nikon 85mm. untuk filter 85mm ada masukkan pak enche cpl,nd,uv atau protector?

terima kasih masukkannya pak enche.

Enche February 19, 2012 at 10:35 am

Ga perlu filter sih pak, kalau filternya kurang bagus kualitasnya, kualitas foto juga jadi lebih buruk.

yudha February 19, 2012 at 10:49 am

terima kasih atas masukkannya pak enche.

Leave a Comment

{ 1 trackback }

Previous post: Komposisi – Aspek Rasio

Next post: Tahun yang mengecewakan untuk sistem kamera DSLR