≡ Menu

Ruang tajam pada kamera compact vs DSLR full frame

Kamera compact canggih jaman sekarang memiliki bukaan yg besar: Panasonic LX7 memiliki lensa berbukaan maksimum f/1.4, Sony RX100 dan Olympus XZ-1 punya bukaan maks f/1.8, dst. (baca: kamera compact canggih 2012)

Meskipun bukaan besar seperti tadi lantas kita bisa mengharapkan ruang tajam yang tipis, sehingga latar belakang menjadi sangat blur seperti di kamera bersensor besar (kamera DSLR, mirrorless dll). Tapi karena ukuran sensor kamera compact jauh lebih kecil dari kamera DSLR, hal tersebut akan sulit tercapai karena variasi ukuran sensor kamera compact yang sebagian besar jauh lebih kecil.

Bagi yang telah memiliki DSLR, kita perlu menghitung persamaannya dengan kamera bersensor fullframe 35mm.

Rumusnya adalah ((sqrt((36^2)+(24^2)))/(sqrt((SW^2)+(SH^2))))*RA

Dimana SW = lebar sensor, SH = tinggi sensor dan RA (bukaan).

Hasil perhitungannya relatif terhadap kamera full frame antara lain seperti dibawah ini:

  • Panasonic LX7 = 24-91mm f/7-11.6
  • Sony RX100 = 28-101mm f/4.9-13.4
  • Canon G1X = 28-110mm f/5.2-10.7
  • Canon S100 = 24-121mm f/7.9-11
  • Fuji X10 = 28-112mm f/7.9-11
  • Olympus XZ-1 = 28-112mm f/8.5-11.8
  • Nikon 1 dengan lensa 10-30mm = 27-82mm f/9.5-15.3
  • Olympus PEN dengan lensa 14-42mm = 28-84mm f/7-11.2
  • Canon DSLR APS-C dengan kit lens 18-55mm = 29-89mm f/5.6-9; dengan 50mm f/1.8 = f/2.9
  • Nikon dan Sony DSLR /SLT APS-C, Pentax dengan kit lens 18-55mm = 28-84mm f/5.4-8.6; dengan 50mm f/1.8 = f/2.7

Dari daftar diatas menunjukkan bahwa meskipun ada kamera compact yang bukaannya mencapai f/1.4 seperti Panasonic LX7 tapi jika disetarakan ruang tajamnya dengan kamera berformat full frame, maka ruang tajamnya akan sama dengan yang dihasilkan lensa berbukaan f/7-11.6 di kamera full frame.

Kesimpulannya, jika ingin mendapatkan ruang tajam yang tipis (latar belakang blur), kamera bersensor besar masih jawaranya terutama saat dipasang dengan lensa berbukaan besar.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 3 comments… add one }
  • Alfa June 1, 2014, 8:01 pm

    Sebetulnya, dg diafragma sama, focal length sama, tanpa pembesaran yg berpengaruh ke ruang tajam, tingkat blur sensor besar dan kecil itu sama.
    Focal length sensor crop 1.5 x dg lensa 50mm, lensa itu akan tetap panjangnya 50mm di fullframe. Yg membedakan, di sensor crop factor 1.5 gambar yg seharusnya muat seukuran sensor fullframe, di crop pinggirnya seperti crop pada photoshop sehingga terlihat lensa 50mm seperti 75mmz padahal panjangnya tetap. Ini membuat kita mengambil jarak mundur dari subject foto yg membuat pembesaran (faktor ruang tajam) ikut berubah, seolah untuk blur lebih mudah di sensor full frame. Kalau di test dg jarak yg sama, ya ruang tajamnya pasti sama

  • syaf April 11, 2013, 1:21 pm

    membantu sekali penjelasannya
    saya jadi ngerti sekarang mas………….

    Salut buat mas Enche

Leave a Comment