≡ Menu

Tips foto portrait model – role play

Foto portrait menurut saya foto yang agak rumit, karena selain masalah teknis seperti pencahayaan, setting kamera, dll, kita juga harus memperhatikan subjek yang dipotret. Komunikasi dengan model penting supaya model bisa tau apa yang kita inginkan.

Jika belum pernah kenal atau bertemu sebelumnya, awal-awalnya sesi foto bisa menjadi agak kaku, tapi itu sudah biasa dan wajar-wajar saja. Jangan kuatir hasil foto tidak sesuai yang diinginkan dalam awal-awal sesi pemotretan. Manfaatkan waktu untuk mengenal sifat dan gaya tubuh model tersebut, dan cobalah untuk berkomunikasi dan memberikan feedback positif.

Dalam workshop portrait model bulan Oktober 2015, saya mencoba meminta model untuk bermain peran/role play. Spesifiknya, saya meminta model untuk sedikit berakting dengan wajah yang agak melankolis sambil menyeruput kopi di sebuah cafe yang sepi.

Kamera saya set ke mode Aperture Priority (A/Av) sehingga saya bisa berkonsentrasi dengan komposisi dan momen daripada mengubah setting kamera. Kompensasi eksposur saya set -1 supaya hasil fotonya sedikit lebih gelap dari hasil perhitungan kamera. Dengan exposure yang sedikit lebih gelap, suasana (mood) yang saya inginkan bisa lebih dapet. Lensa yang saya gunakan adalah lensa 85mm f/1.4 dengan kamera DSLR full frame sehingga ruang tajamnya sangat tipis.

Memotret dari sebelah kiri, saya mendapatkan lampu-lampu di latar belakang yang cukup menarik, tapi rasanya moodnya belum dapat dari sisi ini, karena pencahayaan yang menerangi modelnya terlalu merata.

Dari kiri dan tengah pencahayaan ke subjek foto terlalu merata sehingga tidak begitu berdimensi. Moodnya juga belum sesuai yang saya harapkan

Dari kiri dan tengah pencahayaan ke subjek foto terlalu merata sehingga tidak begitu berdimensi. Moodnya juga belum sesuai yang saya harapkan

Lalu saya coba berpindah ke tengah dan kemudian ke sebelah kanan. Di sisi ini saya melihat latar belakangnya cukup rapi, lalu saya mengunakan bukaan terbesar untuk membuat latar belakang blur sehingga hasilnya agak cinematic (seperti film yang diputar dibioskop). Pencahayaan dari sisi ini juga lebih memberikan kesan moody karena adanya bayangan yang menutupi sebagian wajah.

Post processing / editing dilakukan dengan Adobe Lightroom. Secara umum, yang saya lakukan adalah menurunkan White Balance, saturation dan cropping.

DSC_5726

Dari sisi ini, bentuk wajah tampak lebih berdimensi. Kita sebagai fotografer harus jeli melihat pencahayaan dan juga mengarahkan kemana model memandang untuk hasil yang bagus.

Foto favorit saya dari sesi ini. Saya sengaja mengkroping foto menjadi aspek rasio 16:9 memberi kesan yang sinematik.

Foto favorit saya dari sesi ini. Saya sengaja mengkroping foto menjadi aspek rasio 16:9 memberi kesan yang sinematik.

Trims kepada Talent/model: Nona Lady


Ikuti workshop foto portrait model yang rutin diselenggarakan Infofotografi. Ini bukan sekedar hunting foto model biasa, tapi sesi foto sambil belajar.

Similar Posts:

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+

{ 14 comments… add one }

  • donyjoe Oktober 18, 2013, 8:36 pm

    Salam kenal ko, sy newbie di dlm fotografi, yg ingin sy tanyakan knp ruang dibelakang model bnyk kosongnya ya? krn prnh baca2 klo posisi model spt itu (photo paling bawah), ruang kosong sebaiknya didpn model /model menghadap ruang kosong, bkn membelakangi. Maaf klo pertanyaannya salah, sekali lagi sy bener2 newbie perihal photografi. Makasih sebelumnya.

    • Enche Tjin Oktober 18, 2013, 9:00 pm

      @donyjoe Pada umumnya aturan sepertiga memang mengatakan yang seperti itu, tapi itu tidak mutlak harus begitu. Dengan sedikit ruang kosong didepan model, kesannya bisa lebih misterius karena kita tidak tau apa yang didepannya.

  • Sam Oktober 19, 2013, 2:03 pm

    Lensanya bukaannya gede. Boleh tahu itu lensa merk apa?

  • donny Oktober 19, 2013, 3:09 pm

    bang boleh minta review nikon d3200?

  • salman Oktober 19, 2013, 5:04 pm

    Ko apakah foto model itu identik dengan kamera mahal/lensa dan lighting yg bagus,?

  • Enche Tjin Oktober 19, 2013, 9:26 pm

    @donny Wah sayangnya belum ada yang mo minjemin hehe..
    @salman Gak harus, misalnya lightingnya bisa natural/outdoor, kamera dan lensa yang tidak terlalu mahal contoh kamera dslr pemula dengan lensa 50mm f/1.8 ideal untuk yang budgetnya terbatas.

  • wisnu Oktober 20, 2013, 6:57 am

    salam Pak Entje!
    apakah pd shooting ini menggunakan lighting utk fill in?
    saya suka sekali 2 foto terakhir krn lightingnya pas.
    utk lighting portrait memang sebaiknya cahaya jangan dr sisi wajah yg menghadap kamera. sisi wajah yg menghadap kamera sebaiknya yg shadow spt foto diatas krn bisa membuat model (terutama wanita) terlihat lbh slim. itu menurut saya :)

  • roffe Oktober 20, 2013, 2:36 pm

    menurut om lensa canon 55-250 sama 70-300 sama 70-200 4L non IS rekomendasi yg mana om?buat pemula n kamera 650d..?mohon sarat untuk kualitas lensa..n kualitas foto..

    • Enche Tjin Oktober 21, 2013, 9:28 am

      @wisnu Yang ini lighting untuk fill in, cahayanya masuk dari pintu dan jendela besar di dalam museum tua yang cukup besar. Trims untuk komplimennya.
      @roffe Kalau kualitas optiknya yang terbaik dari ketiganya 70-200mm f/4, tapi gak ada IS kurang begitu oke di kondisi gelap, lalu yang 70-300mm ada dua versi, yang versi IS lumayan. Yang Canon 55-250mm itu yang terkenal harganya terjangkau dan gak terlalu berat. Kualitasnya standar.
      @Sam Lensa yang saya pakai Nikkor 85mm f/1.4D

  • roffe Oktober 22, 2013, 6:05 pm

    kalau canon 70-300 non is sama 55-250 rekomendasi yg mna om?
    atau sigma 18-250 ?thanks om

  • sabris Oktober 25, 2013, 9:52 pm

    Bang….kenapa orang tidak banyak yang pakai kamera Dslr merk Sony padahal apabila dilihat dari tekonologi dan spesifikasinya lebih baik dari pada Canon atau Nikon.
    Mohon info. Trmksh.

    • Enche Tjin Oktober 25, 2013, 10:33 pm

      @sabris koleksi lensa gak selengkap merek lainnya, layanan purna jual juga lebih sedikit dan harga lumayan tinggi.

  • Dafa Sikumbang Januari 14, 2014, 11:15 am

    Ko mau nanya nih, untuk 2 foto terakhir itu make lensa apa yah? Dan kalo untuk canon bagusnya apa yah? Trims.

    • Enche Tjin Januari 14, 2014, 11:22 am

      @Dafa Nikkor AF 85mm f/1.4D, untuk Canon, ekuivalennya 85mm f/1.2 L

Leave a Comment