≡ Menu

Memilih sistem : APS-C atau Full Frame?

Memilih sistem kamera kalau ditinjau dari ukuran sensornya bisa dibagi dalam dua kelompok, yaitu kelompok kamera dengan sensor APS-C dan full frame. Dulunya sistem full frame adalah sistem yang dipakai oleh fotografer pro, lalu untuk kebutuhan hobi dan profesi (semi pro) tersedia pilihan sistem APS-C. Awalnya baik sistem full frame maupun sistem APS-C keduanya dikemas dalam format kamera DSLR, dan tersedia baik untuk merk Canon dan Nikon. Saat kamera mirrorless sudah semakin populer seperti sekarang, tercatat hanya Sony yang menyediakan dua sistem pada lini Alpha mereka, yaitu A7 series untuk full frame dan A6000 ke bawah untuk APS-C (walau Sony juga masih menyediakan 2 sistem untuk format SLT A-mount juga). Sedangkan Fuji, Canon dan Samsung tampak sudah nyaman dengan format mirrorless APS-C, dan di kelompok lain juga ada merk yang tetap konsisten di format lebih kecil seperti Micro 4/3 atau sistem 1 inci.

Pertanyaan yang kerap dirasakan oleh mereka yang akan mulai terjun di bidang fotografi, atau mereka yang akan ganti sistem adalah, sistem APS-C atau sistem full frame yang akan dipilih? Pilihan ini bukan sekedar berapa harga kameranya, atau sistem mana yang hasil fotonya lebih bagus. Pilihan tentu perlu mempertimbangkan banyak hal, misal dukungan (dan harga) lensa, juga kita perlu bisa memprediksi arah jangka panjang dari produsen kamera yang kita minati. Serumit itu kah? Ya begitulah kira-kira..

nikon-d750

Kita ambil contoh Nikon. Produsen kamera yang satu ini sudah membagi segmentasi DSLR full frame (FX) mereka dengan lengkap, yaitu D610, Df, D750, D810 dan D4s. Sedangkan di lini APS-C (DX), walau ada duo pemula (D3300-D5500) dan DX semi-pro (D7200) tapi tidak se-variatif lini FX. Selain itu juga produksi lensa DX tipe baru semakin jarang terdengar, Nikon terlihat lebih sering membuat lensa FX (memang lensa FX bisa dipasang di bodi DX tapi kan lensa DX juga punya kelebihan dalam hal ukuran yang kecil dan harga yang terjangkau). Dari hal ini wajar kalau banyak pihak menyimpulkan Nikon seperti lebih mementingkan sistem FX mereka. Tapi apa benar begitu tentu pihak Nikon yang lebih tahu, kita hanya menebak-nebak saja.

canon5ds-r

Sistem DSLR Canon tampak lebih seimbang, baik lini APS-C dan full frame segmentasinya sama-sama lengkap. Sedikit catatan saja bahwa lensa-lensa Canon EF-S (yang dirancang untuk sistem APS-C) tidak bisa dipasang di bodi Canon full frame. Dan agak mirip dengan Nikon, belakangan ini jarang terdengar ada kabar Canon memproduksi lensa EF-S baru, kecuali hanya menyegarkan lini yang sudah ada dengan teknologi STM.

sony-a7s

Beralih ke mirrorless, kita tinjau merk Sony ternyata juga tampak ada kemiripan segmentasi dengan Nikon, sistem full-frame mereka mulai beragam dan produk seperti A7 generasi pertama harganya semakin terjangkau. Pilihan lensa FE juga mulai bertambah banyak, walau harus diakui lensa-lensa FE memang umumnya dijual tidak murah. Bayangkan bila harga A7 terus turun sampai berbeda sedikit atau nyaris sama dengan kamera APS-C maka kompetisi ini akan semakin menarik. Bagi anda yang pakai sistem Sony Aplha mirrorless APS-C (misal A6000 atau A5000), bila berencana ganti ke Sony Alpha mirrorless full frame maka mulailah membeli lensa FE (bukan E). Walau lensa FE dan lensa E keduanya sama-sama E-mount, tapi lensa E hanya dirancang untuk pas di APS-C dan akan terkena crop bila dipasang di full frame.

Kiri: Olympus OMD EM1, kanan: Fujifilm XT1

Sensor lebih kecil dari full frame : Olympus (Micro 4/3) dan Fujifilm XT1 (APS-C)

Okelah, setiap produsen punya hak untuk merencanakan strategi produk mereka ke depan, kita tinggal mengikuti saja trennya. Saya amati sistem yang dibangun oleh Fuji X, Canon EOS M dan Samsung NX memang tidak (belum?) mengarah ke sistem full frame. Jadi bila kita dalam jangka panjang tidak (belum) ada rencana pakai sistem full frame, maka investasi di ketiga merk APS-C yang saya sebut barusan tidak ada masalah. Fuji punya beragam produk dan lensa berkualitas dengan sistem APS-C, Samsung juga membuat terobosan dengan NX-1 yang dalam fiturnya banyak mengalahkan kamera DSLR APS-C. Samsung tinggal menambah beberapa lensa premium (khususnya lensa fix) dalam lini NX mereka. Baca juga Rekomendasi memilih kamera Mirrorless part 1 dan part 2.

Kesimpulan :

Artikel singkat ini hanya ingin mengenalkan pilihan sistem untuk setiap tipe dan merk. Intinya untuk DSLR memilih APS-C atau full frame pada dasarnya bebas saja, baik di kubu Canon maupun Nikon, karena pilihan bodi yang ada sudah lengkap, tinggal lensanya saja menyesuaikan. Di kubu mirrorless bagi yang menginginkan sistem full frame bisa melirik Sony, bagi yang ingin mirrorless APS-C bisa memilih Sony, Fuji, Samsung atau Canon.

APS-C vs ff

Oya, bagi pembaca yang masih bingung apa bedanya APS-C dan full frame, pada dasarnya keduanya hanya beda di dimensi fisik ukurannya. Sensor full frame berukuran lebih besar dari APS-C, sehingga perlu lensa yang diameternya juga lebih besar. Untung rugi dari kedua sistem dapat saya simpulkan sebagai berikut :

Sistem Full Frame

Keuntungan :

  • hasil foto lebih baik dibanding APS-C (dynamic range, detail, noise dan hal-hal teknis lainnya)
  • tidak mengalami crop lensa (cocok untuk lensa lebar, misal lensa wide 18 mm ya tetap 18mm)
  • lebih bokeh (blur)

Kekurangan :

  • harga sensor lebih mahal, kamera full frame bisa didapat mulai 14 jutaan
  • perlu lensa yang lebih besar diameternya > umumnya lebih mahal

Sistem APS-C

Keuntungan :

  • harga sensor lebih murah, kamera APS-C bisa didapat mulai 4 jutaan
  • bisa pakai lensa yang untuk APS-C, atau bisa juga pakai lensa full frame
  • hasil foto masih relatif baik, bahkan untuk kebutuhan profesional sekalipun bisa
  • crop lensa membantu untuk jangkauan telefoto (misal lensa 200mm seakan-akan jadi 300mm kalau di crop 1,5x)

Kerugian :

  • kualitas hasil foto dibawah sensor full frame (khususnya di ISO tinggi)
  • untuk kesan luas perlu lensa lebih wide (misal 10mm)

Bonus :

Saya buatkan tabel segementasi kamera digital 2015 yang pakai sensor APS-C dan FF untuk menjadi gambaran anda. Perhatikan segmen pemula, consumer dan amatir (enthusiast) menjadi segmen paling gemuk dan setiap merk punya andalan masing-masing. Sistem Nikon kekosongan produk di lini APS-C semi-pro karena belum jelas apakah ada produk penerus dari D300s. Demikian juga Sony yang belum punya produk APS-C semi pro, yang mestinya kalau ada bisa bernama A7000 mungkin, dan berguna untuk melawan Samsung NX dan Fuji X-T1.

Tabel Segmentasi Kamera 2015 (klik kanan pada gambar dan open in new window untuk tampilan lebih besar)

Di lini Full Frame, hanya 3 merk yang bermain yaitu Canon, Nikon dan Sony. Nikon menjadi yang terlengkap di lini Full Frame, bahkan Canon pun tidak punya produk yang mengisi celah antara 6D dan 5D. Banyak yang juga salah sangka mengira kalau 7D adalah full frame, padahal APS-C (lihat tabel di atas). Sony juga perlu menambah produk full frame mereka dengan satu atau dua produk flagship semisal A8 atau A9, bisakah Sony?

About the author: Erwin Mulyadi, penulis dan pengajar yang hobi fotografi, videografi dan travelling. Sempat berkarir cukup lama sebagai Broadcast Network TV engineer, kini Erwin bergabung menjadi instruktur tetap untuk kursus dan tour yang dikelola oleh infofotografi. Temui dan ikuti Erwin di Google+ dan instagram.

{ 63 comments… add one }
  • Wobsi Prawira S December 12, 2017, 6:59 pm

    Ko, kira kira lebih baik membeli kamera sony a6300 atau sony a7 ya ?
    dan apa keunggulan dari masing-masing kamera tersebut ko ?

  • Aditya December 12, 2017, 12:06 pm

    Om mw tnya klo untuk kebutuhan cetak Foto apakah sensor Aps c fan FF ada perbedaan?

  • ashang October 31, 2017, 7:47 pm

    ko aku mau nnyak canon 77d udh termasd full frame

  • Ridho October 30, 2017, 1:17 am

    Ko, klo udah ada kamera full frame yg segitu bagusnya, knp dibuat kamera aps-c? apa hanya alasan agar harga terjangkau saja agar dpt menyentuh pasar yg lbh besar?

  • Upieck klieck October 10, 2017, 8:26 pm

    Ko.. Mw nanya apa camera sony a7 cocok buat wedding atau prewed??

    • Enche Tjin October 10, 2017, 10:58 pm

      Bisa, tapi kinerjanya agak lambat dan perlu banyak baterai.

  • Arie IPW August 17, 2017, 1:56 pm

    Halo Ams

    Mau nanya, better beli Sony A7? atau Sony A6300?
    >>> Saya akan lebih sering gunakan untuk keperluan video, dan kemampuan slow motion nya juga saya pertimbangkan.

    Thanks
    Sukses

  • Yulius August 1, 2017, 11:47 pm

    Om erwin mau nanya nih,saya punya kamera nikon d5200 tpi setelah saya menggunakan kamera canon 60d tmn saya kenapa kok saya lebih tertarik pindah ke canon ya om..
    Saya rasa kalo memakai nikon warnaya pekat terhadap keseluruhan sehingga objectnya tidak timbul…
    Tapi jikalau canon ia serasa dia lebih mengutamakan ke objectnya sehingga latar belkangnya tidak sepekat object..
    Saran om erwin kalo buat foto priwedding & wedding .. canon or nikon om..?????

    • Erwin Mulyadi August 2, 2017, 12:55 pm

      Sepertinya itu lebih ke lensa deh, kalau dari kamera kan tergantung pakai RAW atau JPG dan bagaimana gaya kita/kamera memproses warna.

  • didikgz April 27, 2017, 12:33 am

    mau tanya, kalo kamera full frame d pasang lensa yang gak full fram apakah ada dampak buruk terhadap kamera ??

  • aldi April 6, 2017, 1:29 pm

    terima kasih om erwin atas penjelasannya.

  • Iwan Tridies March 29, 2017, 1:25 pm

    Selamat Siang..
    Saya Berencana Utk Upgrade Ke Full Frame,Kira2 Aktifitas Photo Sy Yg 90% Landscape Sunrise/Sunset itu Cocok dgn Kamera Apa Om? Saya bngung mana yg akan saya beli dgn pilihan Canon 5D Mark IV ato Nikon D810? Mohon Sarannya…terima kasih sebelumnya

  • Irvan Andra February 6, 2017, 9:18 pm

    Saya mau beli lensa wide. Saat ini body kamera yg saya punya adl apa-c

    Saya ingin beralih ke kamera full frame tapi tidak dalam waktu dekat.

    Apakah ada masukan, apakah saya beli lensa wide aps-c atau full frame untuk digunakan di body canon aps-c saya.

    Terima kasih

  • Jodi February 6, 2017, 8:17 pm

    Om, kalau canon 80D bagus ga dengan harga segitu ?
    Apa ada rekomen camera yang ok untuk yang jangan sampai terlalu mahal.
    Saat ini mending mirrorless apa slr ya ?
    Sama 80d vs 7d mii ok an apa ?
    Sorry banyak nanya.. hehe..
    Thank you sebelumnya.

    • Erwin Mulyadi February 6, 2017, 8:33 pm

      Bagus, harga masih cukup wajar. Kalo mau yg lebih value ya 70D bisa dicoba. Saat ini kalo belum punya lensa apapun bisa langsung terjun ke mirrorless juga, tapi ingat bukan karena lebih kecil trus jadi lebih murah. Kadang di harga 5-7 jutaan malah bagusan DSLR daripada mirrorless.

  • Agung December 13, 2016, 10:32 pm

    Om klo lensa aps c dari segi fisik ada beda gak sih trus lensa wide khusus apsc ada gak klo ada sebutin dong om hehehe… sory klo pertannyaan agak aneh maklu pemula

    • Enche Tjin December 13, 2016, 10:51 pm

      Biasanya agak lebih kecil diameternya dari yang full frame. Jarak fokus / namanya biasanya mulai dari 10 sampai 24mm.

  • Arif Naufal October 15, 2016, 2:47 pm

    Selamat sore Ko Enche.. Mau tanya,
    Kalo untuk D90 mending upgrade ke D7200 atau ke Sony A7mk2. Sony A7mk2 ada promo yang cukup menggiurkan 20 jt dapet lensa 50mm f/1.8
    Menurut Ko Enche mending mana?
    Kebutuhan buat foto model endorsement sama kadang ikut foto weeding temen.
    Mohon pencerahannya ko. Thanks in advance

  • AL August 10, 2016, 7:26 am

    Mohon bimbingannya om
    Om, sya kan pake a5100 saya bandingkan dngan poto studio,
    Pake a5100 klo diperbesar agak pecah atau blur, sdngkan dri studio msih ttep clear,
    Apa aps-c sama full frame yg mempengaruhi??
    Klo memang benar, rekomendasi kamera full frame yg layarnya bisa buat selfie apa ya om??

  • ivan tanaya April 18, 2016, 3:03 pm

    Misi ko saya kan punya d5100 , kalo mw upgrade kamera yg lebih pro bagusan mana mnurut ko enche nikon d7100 atau langsung ke d600 fx , saya nyarinya sih buat travel & landscape fotografi , makasi

  • ivan tanaya April 18, 2016, 3:02 pm

    Misi ko saya kan punya d5100 , kalo mw upgrade kamera yg lebih pro bagusan mana mnurut ko enche nikon d7100 atau langsung ke d600 fx , makasi

  • adypratama March 27, 2016, 9:14 am

    hallo koh,
    mau nanya jg

    misalkan mau foto yg Depth Of field dengan jarak kamera ke subjek (sekitar 3-5 meter), tetapi fokus nya full dari kepala-kaki dan backgroudnya blur.

    caranya gmn koh, memakai mirorless apa? dan lensa apa?

    terimakasih koh

    • Enche Tjin March 28, 2016, 9:25 am

      Bukan masalah lensa, tapi setting bukaannya harus agakkecil (angka F besar, misalnya f/5.6-f/8)

  • Dodo February 29, 2016, 9:55 pm

    Apakah kamera full frame bisa memakai lensa aps-c dan apakah bisa mempengaruhi kualitas gambar ?

    • Enche Tjin March 1, 2016, 9:21 am

      Kalau Canon gak bisa, kalau Sony, Nikon dan Pentax bisa, tapi bagian ujung2 bingkai foto akan gelap/hitam, jadi perlu di potong dan mengurangi resolusi/megapixel.

      • Danu hidayat March 30, 2016, 9:32 pm

        maaf menyambung, klo untuk masalah jarak gmn koh ? tetap atau berbeda

  • Abenk February 13, 2016, 3:22 pm

    Mau minta pendapat koh enche dan koh erwin saya sekarang pake d90 rencana mau upgrade ke full frame nikon juga dengan alasan ingin meningkatkan kualitas photo, aktifitas photo saya lebih sering di wedding dan kegiatan kegiatan sejenis.
    Menurut koh enche dan koh erwin lebih fleksibel saya upgrade ke seri nikon fx apa?
    Mohon sarannya koh terimakasih

    • Enche Tjin February 15, 2016, 9:36 am

      Nikon D750 cukup seimbang dari sisi harga, ukuran/berat dan kualitasnya juga oke di berbagai keadaan.

  • Ali Putera January 16, 2016, 10:11 am

    Izin Share Pak Enche,
    Dulu Saya memakai nikon D700 Fullframe, Memang pada tahun 2009 – 2012 Qualitasnya sangat bagus. Tetapi Setelah Saya mencoba technoogi sensor APSC Fujifilm XT1, Qualitasnya lebih kurang sama dengan D700. Menurut Saya sedikit lebih baik. Jadi yang dapat Saya simpulkan dengan Technologi sensor APSC sekarang bisa mendapatkan hasil yang bagus seperti technologi Fullframe. Tinggal bagaimana dan hasil Image Quality seperti apa yang kita perlukan. Semua kembali ke kebutuhan masing masing.

  • adiguna December 21, 2015, 11:48 am

    siang koh enche, koh saya mau ttanyaa nih, gear saya skrg kan Nikon D750, + lensa 70-200MM, mau tanya saran donk koh, untuk wide angle bagus pakai lensa apa ya ? karena budget sudah pas2an sekitar 6jt an saja.. trims koh

    • Enche Tjin December 22, 2015, 7:33 am

      Wah untuk lensa wide full frame jarang yang sekitar 6 juta. Tamron 15-30mm f/2.8 boleh dilirik, tapi harganya sekitar 11 jutaan.

  • Yoga September 19, 2015, 11:30 pm

    Mau nanya apakah hasil gambar full frame dengan crop sensor bisa bersaing?
    Terimakasih

    • Enche Tjin September 21, 2015, 7:29 am

      Beda tingkat, Full frame setingkat diatas.

  • fredy July 8, 2015, 7:27 pm

    mau nanya ne ko Enche Tjin atau ko erwin mulyadi. kalau kamera dslr/mirrorless buat foto satwa sama sport bagus saran nya beli yang tipe apa ya? soalnya suka foto sport sama satwa. terima kasih ya ko

  • andre May 24, 2015, 10:33 am

    maaf oot, mas erwin n koh enche.
    dslr nikon/canon yg body nya tahan air, (kalau misal hujan jd gk perlu repot” nutupin kamera). kalau ada yg hrga nya di bwah 12jt apa ya?

    • Erwin Mulyadi May 25, 2015, 3:04 pm

      Nikon D7000 atau D7100. Kalo Canon itu perlu 7D tapi harganya masih tinggi (diatas 12 juta). Perhatikan bahwa weathersealed bukan berarti kita santai2 motret terus saat hujan, sebaiknya lindungi dengan memasang rain coat yang menutupi kamera dan lensanya.

  • Helen May 21, 2015, 9:07 pm

    Pak Erwin, saya memiliki kamera canon 600D. Apabila saya membeli lensa yang khusus untuk kamera sensor APS-C apakah crop faktor masih terjadi misalnya Canon EF-S 18-135mm f/3.4-5.6 IS STM. Apakah ukuran 18 mm pada lensa itu masih terkena crop faktor?
    Terima kasih sebelumnya.

    • Erwin Mulyadi May 23, 2015, 9:13 am

      Masih kena crop, karena lensa 18mm itu walaupun EF-S tapi secara spek lensa picture angle-nya tetap 18mm. Karena sensornya 600D kena crop 1,6x maka lensa 18mm akan memberi picture angle yg setara dengan 18 x 1,6 = 29mm, tapi megapiksel yg dihasilkan tidak berkurang (sesuai piksel sensor 600D yaitu 18MP).

    • yuda March 7, 2016, 7:45 pm

      sama kamera sy jg canon 600d,pengen ganti lensa yg lebih variable untuk trafelling n indoor.kira2 tipe lensanya yg gmna ya? bang erwin / koh enche tolong balasannya

  • j comarez May 20, 2015, 7:41 pm

    Agak OOT Oom Erwin Dan Oom Enche, manakah yg lebih baik? Full frame 24 mp vs full frame 16 mp? Aps c 24 mp vs aps c 16 mp? Apakah kelebihan pixel yg lebih sedikit pada ukuran sensor yg sama? Seperti mirrorless fullframe Sony, yg paling Mahal justru malah “hanya” 12 mp. Makasih penjelasannya ya Oom…

    • Erwin Mulyadi May 23, 2015, 9:05 am

      Saya pikir setiap sensor ada semacam keseimbangan antara ukuran (dimensi) dan pixel count (jumlah piksel). Kalau terlalu banyak piksel dalam sekeping sensor, maka setiap pikselnya (yg diukur dengan satuan mikro meter) akan mengecil dan kurang maksimal menangkap cahaya. Walau tidak ada acuan resmi tapi menurut saya sensor APS-C itu angka seimbangnya di 16 MP dan full frame itu di 24 MP. Teknologi modern saat ini bisa push APS-C ke 24 MP bahkan hingga 28 MP (Samsung NX1/NX500) dan full frame 36 MP hingga 50 MP, boleh saja asal diimbangi teknik pengurang noise yg lebih powerful. Kenapa Sony A7s hanya 12 MP? Karena dia mengutamakan rekam video 4K, dan dengan sensor 12 MP maka sensor itu bisa dipakai rekam video 4K tanpa downscale/downsampling. Sony menyebutnya full pixel readout, sehingga hasil videonya lebih bagus.

      • j comarez May 23, 2015, 10:49 am

        I see… Terima kasih Oom Erwin, jelas bgt penjelasannya. Kemudian dalam pemilihan lensanya, semisal Nikon af-s 17-55 dx. Lebih baik mana hasilnya bila digandengkan dengan sensor 12mp, 16 mp atau 24 mp? Dengan asumsi sensor, prosesor, user, dan lain2 sama.

    • orisya May 27, 2015, 10:15 pm

      sedikit tambahan, full pixel read out yang di terapkan di A7s untuk mengurangi efek moire saat merekam video. dan ukuran satuan per-pixel yang lebih besar(bukan megapixel-nya) untuk menyerap cahaya lebih baik. ISO ratusan ribu tapi minim noise:D

      • j comarez May 31, 2015, 10:51 pm

        Hmmm…. Pantes hasilnya ajib ya Mbak…. Variablenya banyak bgt ternyata…, 🙂

  • kangrossi May 19, 2015, 5:12 pm

    kalo saya sih krna blm sanggup beli sensor FF, skrg ini pake mirrorles APS-C (sony nex), dipasang Lens Turbo II. Hasilnya crop factor 1.5 x 0.72 (efek Lens Turbo) jadi serasa Full Frame baik DoF maupun Wide nya.
    Pemakaian lensa pun harus lensa FF (manual focus)

    • Enche Tjin May 20, 2015, 1:29 am

      Apakah kualitas fotonya berkurang? Mengingat lens turbo ada elemen lensanya.

  • Melzha May 19, 2015, 7:55 am

    Mas, sy pemula. Untuk foto sehari2 yg lebih fokus ke foto2 makanan kira2 lbh baik menggunakan kamera mirrorless yg berfitur APS-C atau fullframe?
    Tapi, sy cukup tertarik dgn samsung nx3000 dan samsung nx-mini. Terima kasih.

    • orisya May 27, 2015, 10:21 pm

      please pertimbangkan bila membeli NX mini… kalau ada niat invest lensa kedepannya, line up samsung yang itu masih belum jelas nasibnya. apalagi sensor ukuran 1 inch, lebih baik browsing2 kamera m43(olympus & panasonic):)

  • ediantoro May 19, 2015, 6:03 am

    Menunggu medium format makin terjangkau….hehe…
    Kira2 kapan ya kamera dengan IQ superiaor muncul dg harga terjangkau..???

  • Samsudin May 18, 2015, 3:27 pm

    Pak Erwin, bisa berikan contoh dalam bentuk foto/gambar, misalkan hasil foto dgn kamera Canon yg APS-C & Full Frame. Karena saya masih membayangkan suatu gambar yg di crop/dipotong bilamana memakai lensa APS-C, betulkah ?. Trims atas penjelasannya.

  • ahmed May 17, 2015, 5:15 am

    menarik ulasannya, sedikit lbh tau tentang sensor kamera dslr. dulu bingung apa itu full frame apa itu aps c krn dulu blm ada istilh spt itu.
    apakah kamera sensor full frame kedepan akan lbh terjangkau harganya??…. krn sya suka yg full full hehe

    • Erwin Mulyadi May 17, 2015, 8:11 pm

      Kamera sensor full frame yg semakin terjangkau tentu harapan banyak fotografer termasuk saya. Dulu kamera APS-C aja harganya 10 juta lebih, sekarang 4 jutaan sudah dapat. Yg agak penasaran kalau nanti betul full frame jadi terjangkau lantas harga kamera APS-C jadi berapa ya, hehe..

      • Ahmad Khoirudin January 7, 2016, 11:15 pm

        om erwin mulyadi ijin nanya omm
        maap omm saya masi belum ngerti apa2 soal kamera apa lagi sensor kamera, soalnya baru pegang kamera om. yang saya tanyakan om, menurut tabel yang om erwin buat diatas nikon d7000 milik saya itu masuk dalam kategori yang mana om. saya baca2 di gugel d7000 sensornya CMOS itu maksudnya gmn ya omm? tolong di jelaskan dengan bhs yang sederhana om. suwun om

        salam fotografi

        • Erwin Mulyadi January 10, 2016, 9:55 am

          CMOS itu teknologi sensornya, kalau dahulu pakenya CCD. Dilihat dari ukuran sensornya D7000 masuk ke APS-C (atau Nikon menyebutnya format DX).

Leave a Comment