≡ Menu

Nikon P900 : Kamera prosumer dengan zoom DASHYAT!

Kamera Nikon P900 ini tergolong kamera prosumer atau disebut juga superzoom karena kemampuannya untuk zoom yang sangat jauh. Kamera ini bentuknya seperti kamera DSLR, tapi bedanya lensa kamera ini tidak bisa diganti-ganti seperti kamera DSLR. Perbedaan lainnya yaitu kamera ini memiliki ukuran image sensor yang relatif kecil, yaitu 1/2.3 inci, setara dengan sebagian besar kamera compact yang harganya dibawah 3 juta atau sebagian smartphone high-end.

nikon-p900

Maka itu kualitas gambarnya masih tidak sebaik kamera DSLR/mirrorless, tapi diatas kamera saku dan smartphone pada umumnya karena kualitas lensanya dilengkapi dengan elemen ED (extra dispersion) dan arsitektur image sensor-nya mengunakan teknologi BSI (back-lit sensor image) sehingga kualitas gambarnya sedikit lebih baik di kondisi cahaya yang gelap.

Pertanyaan selanjutnya adalah, kamera semacam ini buat apa? Fotografer yang baik akan mengoptimalkan kekuatan kamera ini, yaitu di lensa zoomnya yang mampu men-zoom luar biasa jauh. Fotografer bisa memanfaatkan lensa zoom yang ekuivalennya sampai 2000mm untuk foto candid, foto detail arsitektur kota, foto benda langit yang jauh seperti matahari dan bulan, dan satwa liar.

nikon-p900-front

Kelemahan utama kamera ini adalah kinerja/kecepatannya, misalnya perlu lima detik untuk zoom dari sudut pandang besar 24mm sampai 2000mm, dan ada jeda shutter (shutter lag) sehingga tidak begitu cocok untuk foto aksi yang sangat cepat, kecuali fotografer mengantisipasi dengan baik dan mengunakan fungsi foto berturut-turut (continuous shooting).

Kelemahan lainnya yaitu saat di zoom ke jarak fokus ekuivalen 1500-2000mm, kualitas gambar akan menurun (kurang kontras dan tajam). Selain itu, karena image sensor yang kecil, detail foto tidak sebaik gambar tangkapan kamera DSLR/mirrorless yang sensornya lebih besar. Di ISO 400, banyak detail yang hilang atau noise sudah terlihat cukup banyak saat di perhatikan dengan seksama (zoom 100%).

Ada juga kelemahan di mekanisme shutter speed saat mengunakan ISO tinggi. Di ISO 100, pilihan shutter speed mencapai 15 detik, tapi di ISO 200 menjadi 8 detik, ISO 400 menjadi 4 detik dan di ISO 3200 dan 6400 hanya 1/2 detik. Sehingga menyulitkan saat ingin memotret di kondisi cahaya gelap seperti night photography kecuali kondisi lingkungan cukup terang. Misalnya banyak lampu-lampu jalan atau gedung.

Kesimpulannya, kamera ini cukup menggegerkan dunia kamera prosumer karena sampai saat ini belum ada kamera yang memiliki zoom sepanjang ini (saingan terdekat 1365mm) Tapi kamera ini tentunya bukan kamera yang fleksibel untuk setiap suasana/kondisi pencahayaan, karena image sensor yang digunakan cukup kecil dan juga kinerjanya tidak secepat yang diharapkan. Menurut saya, kamera Nikon P900 cocok untuk foto-foto subjek yang tidak bergerak dan dikomposisikan dengan hati-hati. Karena zoomnya sangat besar, kualitas gambar terbaik akan didapatkan oleh fotografer yang disiplin dalam mengunakan tripod.

Kelebihan

  • Lensa Zoom sangat panjang
  • Ukuran dan berat kamera relatif ringan dibandingkan dengan sistem kamera DSLR
  • Stabilization cukup efektif

Kelemahan

  • Kualitas foto di 1500-2000mm
  • Kualitas gambar kurang bagus di kondisi cahaya yang gelap
  • Kinerja/kecepatan kamera relatif lambat saat zoom
  • Tidak ada pilihan RAW

nikon-p900-lcd

Spesifikasi Nikon P900

  • Lensa 24-2000mm f/2.8-f/6.5 – 83X
  • ISO 100-6400
  • 16 CMOS, 1/2.3″
  • Video 1080/60p
  • Optical stabilization system (VR) 5 stop
  • 7 fps
  • Wifi & NFC
  • jendela bidik elektronik 921 juta titik
  • 900 gram

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 1 comment… add one }
  • Zuhdy mhd September 5, 2019, 1:59 pm

    Ko Enche, saya tertarik membeli kamera prosumer superzoom, lebih baik nikon p900 atau canon sx70hs? Terutama dalam kualitas gambar.

Leave a Comment