≡ Menu

Photo Story : Kampong Khleang, Kamboja

Kampong Khleang village adalah sebuah desa yang terletak di pinggir danau Tonle Sap. Kampong dalam hal ini bukan berarti kampung dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Khmer, Kampong berarti pelabuhan. Danau Tonle Sap sendiri memiliki arti danau yang besar (Great Lake). Danau ini memang merupakan danau yang terbesar se-Asia Tenggara dan merupakan sumber kehidupan bagi 1.2 juta penduduk yang hidup di sekitar dan ditengah danau.

enche-tjin-khleang-01Saya sudah berkunjung tiga kali kesana, dan uniknya, setiap kali kesana dalam rangka tur foto, kondisinya tidak sama. Pertama kali saya pergi kesana tahun 2012 yang lalu pada musim hujan, air danau naik sangat tinggi sehingga rumah-rumah panggung penduduk yang tingginya lebih dari 8 meter terlihat seperti mengapung dan penduduknya terperangkap di dalamnya. Dua tahun berikutnya saya berkunjung lagi dan tingkat air juga masih tinggi, dan tahun ini (2015) saya dan teman-teman berkunjung lagi dan kondisinya sangat berbeda. Air danau surut 8 meter lebih dari musim hujan, sehingga kami bisa melihat dasar danau dengan jelas dan kami bisa mampir ke rumah-rumah penduduk yang tidak bisa dilakukan tahun-tahun sebelumnya.

enche-tjin-khleang-02

enche-tjin-khleang-03

Seperti yang dilihat di foto-foto diatas, penduduk Kampong Khleang rata-rata santai dan ramah, rata-rata cukup senang  atau cuek saat di foto dan tidak sekalipun meminta uang atau berusaha menjual sesuatu kepada kita. Mungkin bagian desa ini masih jarang dikunjungi turis.

enche-tjin-khleang-04

enche-tjin-khleang-06

enche-tjin-khleang-31

enche-tjin-khleang-09

Tentunya anak-anak merupakan subjek foto yang menarik. Sebagian anak-anak sangat aktif dan suka bermain, sebagian bersantai duduk-duduk di depan rumah.

enche-tjin-khleang-30

Sebagian harus membantu orang tuanya untuk menjaga adik-adiknya yang lebih kecil. Jumlah anak-anak yang saya temui di kampung ini sangat banyak.

enche-tjin-khleang-12

enche-tjin-khleang-07

enche-tjin-khleang-11

Menjelang sore harinya, kami menaiki perahu kecil berisi 6 penumpang untuk menuju ke tengah danau. Rencananya akan menanti sunset disana. Di tengah jalan, kami berpapasan dengan perahu-perahu nelayan yang pulang. Mereka mencoba menangkap ikan kecil, udang atau lainnya di air danau yang landai bercampur lumpur.

enche-tjin-khleang-13
enche-tjin-khleang-14

enche-tjin-khleang-15

enche-tjin-khleang-16

Seperti dalam beberapa foto diatas, anak-anak dibawah 13 tahun juga ikut membantu orang tuanya untuk mencari ikan.

enche-tjin-khleang-17

enche-tjin-khleang-18

enche-tjin-khleang-20

enche-tjin-khleang-21

enche-tjin-khleang-22

Setelah berada di tengah-tengah danau, cuaca sepertinya tidak bersahabat, karena matahari terhalang oleh awan mendung yang sangat tebal. Supaya tidak membuang waktu sia-sia di tengah danau, saya berinisiatif untuk kembali ke arah semula dan mencari pemukiman nelayan dipinggir danau.

enche-tjin-khleang-23

enche-tjin-khleang-26

Kami menemukan kampung di tepi danau yang lebih miskin daripada sebelumnya. Banyak yang memiliki pakaian lusuh seadanya, dan tidak sedikit anak-anak yang tidak memakai baju atau celana.

enche-tjin-khleang-27

enche-tjin-khleang-32

Tapi saya melihat semangat anak-anak ini luar biasa. Dari mata mereka terpancar tekad yang tinggi dalam menjalani kehidupan, meskipun hidup dengan apa adanya. Diam-diam saya berharap kondisi kehidupan mereka bisa lebih baik di masa depan.

Lihat juga foto-foto dengan layout yang lebih dinamis dan lebih besar di Maptia.com

——

Ingin ikut tour fotografi atau belajar fotografi? Periksa jadwal Infofotografi.com

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 9 comments… add one }
  • M.K.I February 11, 2016, 7:13 pm

    Itu pke kamera dan lensa apa koh?? Hasil.nya keren keren bnget.

    • Enche Tjin February 12, 2016, 6:49 am

      Kebanyakan pakai Nikon D600 dengan lensa 28mm f/1.8G dan Sigma 70-200mm f/2.8. Ada beberapa yang pakai kamera Sigma DP2M.

  • saleh January 29, 2016, 9:13 pm

    izin share ya Pak…

  • Anto July 9, 2015, 5:05 pm

    Kira 2 kpn ya pak afs 16-80 sampe Indonesia? Trs kalo udah ada barangnya apa mesti kita tunggu 3-4 bln dulu utk memastikan kualitasnya bnr2 ok, tp kalo lensa biasanya gak spt body kamera (kasus oil d600)

    • Enche Tjin July 9, 2015, 5:53 pm

      Sebaiknya memang nunggu dulu beberapa bulan, karena banyak kasus yang kurang oke. Meski akhirnya Nikon tanggung jawab, Nikon D600 saja diganti shutternya gratis jadi gak masalah lagi dengan oli hehe.

  • rizky July 8, 2015, 8:14 pm

    Mohon maaf koh enche Out of topics.

    Saya dapat info sepertinya nikon mengeluarkan lensa 16-80mm f2.8-4 dx yang sudah nano,,kalo koh enche sudah mengetahui mohon di share review

  • anto July 8, 2015, 4:53 am

    Pak Enche..utk motret ini msh pake D600 + 16-35&70-200?

    • Enche Tjin July 8, 2015, 9:13 am

      Iya, masih seperti dulu hehe

Leave a Comment