≡ Menu

Tour fotografi Yuanyang, Yunnan Maret 2016

Bagi pembaca dan alumni kursus/workshop Infofotografi, pasti mengetahui bahwa Yunnan adalah salah satu tempat yang sering dikunjungi. Sampai saat ini, sudah tiga kali grup Infofotografi.com ke Yunnan dengan lokasi yang berbeda-beda.

Yunnan yang terletak di bagian barat China ini memang kaya dengan alam dan budayanya. Kali ini, saya merencanakan untuk berkunjung ke hutan batu Naigu, kota tua Jianshui, gua Walet dan puncaknya di daerah persawahan di Yuanyang. (foto-foto bisa dilihat disini).

pemandangan matahari terbit di Duoyishu - foto oleh Chensiyuan

Pemandangan matahari terbit di Duoyishu – foto oleh Chensiyuan

Tour fotografi ini cocok bagi penghobi fotografi yang ingin mempertajam rasa seni dengan semangat kekeluargaan. Terbuka untuk segala usia dan tingkat ketrampilan.

Lokasi foto tidak terlalu sulit untuk dicapai,  hanya saja perlu stamina dan kesehatan yang cukup baik untuk tour fotografi ini karena peserta akan banyak berjalan kaki sepanjang hari. Cuaca di bulan Maret / musim semi cukup dingin, yaitu sekitar 10-20 derajat. Bawalah sweater dan jaket secukupnya.

Yuanyang unik karena area sawah yang berada di pegunungan ini telah berusia 1300 tahun dan diwariskan turun-temurun oleh masyarakat suku Hani yang merupakan suku mayoritas di daerah ini. Ketinggian daerah ini sekitar 1000-2000 meter sehingga sejuk sepanjang tahun. Bulan Maret awal adalah tanggal yang bagus untuk mengunjungi karena sawah belum ditanami dan memantulkan warna langit sehingga sangat memukau saat matahari terbit dan tenggelam. Daerah ini juga banyak terdapat embun dan kabut, sehingga membuat suasana yang misterius.

Sejak tahun 2013 yang lalu, lokasi ini baru terdaftar sebagai UNESCO heritage list. Foto-foto dan informasi daerah ini bisa dilihat di situs ini. Foto-foto fotografer lainnya bisa dilihat di halaman ini.

Majalah Colors (Garuda Indonesia) juga mengulas tempat ini di edisi November 2015 dengan menampilkan fotografer asal Perancis Thierry Bornier. Bisa dibaca gratis secara online di link ini.

Jadwal acara : 5 – 12 Maret 2016

Maskapai penerbangan pilihan : Air Asia (sekitar Rp 4.5 juta saat ini).

Susunan acara/itinerary

Hari pertama: Tiba dari Bandara Kunming, menikmati makanan khas Yunnan untuk makan malam di kota tua Kunming. Acara bebas di sore atau malam hari.

Hari kedua: Setelah makan pagi, mengunjungi hutan batu (Stone forest Naigu). Bagian hutan batu Naigu ini termasuk dalam UNESCO Heritage Site dan merupakan situs yang sangat unik dengan fasilitas kelas AAAAA (tertinggi di Cina). Bahkan toiletnya ada berbagai pilihan dan dilengkapi dengan televisi. Pemandangan Naigu Stone forest bisa dilihat di halaman ini. Malamnya bermalam di kota tua Jianshui.

Hari ketiga: Hari ini kita akan mengunjungi gua Walet (swallow cave) yang sangat panjang dan indah. Disini kita bisa menonton ritual memanjat tebing gua tanpa alat pengaman. Sorenya kita berangkat ke Yuanyang, jika waktu memungkinkan, kita akan memotret sunset.

Hari keempat: Memotret sunrise, menjelajahi desa dan daerah persawahan sekitarnya, dan memotret sunset di Yuanyang.

Hari kelima: Sama dengan acara diatas, namun lokasinya berbeda.

Hari keenam: Setelah memotret sunrise, kita kembali menuju Kunming, ibukota Yunnan.

Hari ketujuh: Setelah sarapan, menuju kebun binatang Kunming untuk melihat dan memotret pohon Cherry blossom (sakura) yang sedang mekar di musim semi. Setelah itu menuju Airport. Sesampai  di Airport, acara bebas. Malam ini menginap di hotel Tune di dekat Airport, Kuala Lumpur, Malaysia.

Hari kedelapan:  Acara bebas, sampai waktunya terbang kembali ke tanah air.

Biaya tour: US$1080

Deposit : US$300 per orang.

Sisanya dilunasi sebulan sebelum keberangkatan

Maksimum 15 peserta

(Status: Pasti berangkat, beberapa peserta dan Enche telah membeli tiket)

  • Akomodasi: Penginapan bintang tiga.
  • Sharing dua orang sekamar. Single suplemen : US$399
  • Transportasi selama tour
  • Konsumsi selama tour di China
  • Pemandu lokal
  • Arahan dan tips fotografi oleh Enche Tjin

Biaya belum termasuk

  • Tips pemandu dan driver (minimum US$5 per hari)
  • Visa China (Rp 540.000,-) per peserta (akan dibantu untuk aplikasinya)
  • Tiket pesawat pp Jakarta – Kunming
  • Konsumsi selama di pesawat / Bandara dan selama di Malaysia
  • Biaya penginapan 1 malam di Tune hotel, Malaysia

Jika ada pertanyaan boleh hubungi 0858 1318 3069 – infofotografi@gmail.com

Pertanyaan-pertanyaan umum:

Bolehkah mengajak teman atau pasangan yang tidak menyukai fotografi?

Boleh, asalkan teman atau pasangan memahami bahwa tour ini adalah tour fotografi, yang memiliki jadwal yang agak panjang (dari matahari terbit sampai tenggelam) dan banyak jalan kaki.

Saya Muslim, apakah makanan yang disajikan halal?

Kami berusaha menemukan rumah makan halal, tapi jika tidak menemukan di daerah tersebut, kami akan berusaha menyajikan makanan yang tidak mengandung babi.

Bolehkah saya bertemu di bandara saja, karena saya ingin terbang dengan maskapai lainnya.

Boleh.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 6 comments… add one }
  • agung December 27, 2015, 3:15 pm

    Om , sekali2 boleh dong post cara buat time lapse

  • liangs November 25, 2015, 12:31 pm

    ko , judulnya 2016 , tp jadwalnya kok 2015 ??

    • Enche Tjin November 25, 2015, 1:42 pm

      Maaf, maksud saya 2016. Trims koreksinya.

  • Adrianus Winata November 24, 2015, 4:51 pm

    Kepada Ko Enche yang saya hormati,
    saya mau bertanya saya melihat adanya dead pixel di LCD canon 60d saya, apakah dead pixel tersebut bisa menular ke pixel yang lain? mohon pencerahannya. Atas jawabannya, saya ucapkan terima kasih banyak

    • Enche Tjin November 25, 2015, 12:38 am

      Setau saya gak bisa menular.

      • Adrianus Winata November 25, 2015, 9:25 am

        Terima kasih banyak Ko Enche atas jawabannya

Leave a Comment