≡ Menu

Photokina 2016 Highlight : Kamera kamera baru

Sehari sebelum Photokina, banyak vendor mengumumkan produk-produk barunya, kebanyakan adalah produk unggulan / flagshipnya. Ada yang tersedia dalam tahun ini, tapi sebagian besar akan tersedia tahun depan. Tidak masalah lah, kita juga perlu waktu untuk mempertimbangkan kamera mana yang paling cocok atau sesuai kebutuhan/keinginan.

fujifilm-gfx-3

 

Fujifilm

Fujifilm menarik perhatian banyak pemirsa saat mengumumkan Fuji GFX, kamera dengan format sensor medium format (1.7 X lebih besar dari full frame format, dan 4 X lebih besar dari APS-C format). Resolusi kameranya adalah 51 Megapixel. Kabarnya dibuat sendiri oleh Fuji. Meski memiliki bentuk dan berat (800 gram body only) seperti DSLR, tapi GFX ini sebenarnya kamera mirrorless. Dibandingkan dengan kamera medium format lain yang sebagian besar masih memiliki cermin ala SLR, Fuji GFX relatif ringan. GFX juga menarik dari segi harga.

fujifilm-gfx-2Dikabarkan paket GFX dengan lensa 63mm f/2.8 akan dijual dengan harga dibawah US$10000 atau sekitar Rp 130 jutaan. Harga ini mungkin “WOW” bagi sebagian besar pembaca infofotografi, tapi harga segitu tergolong masih murah di sistem medium format.

Bersama sistem kamera ini, Fuji menyiapkan beberapa lensa di awal tahun 2017 yaitu Fuji GF 63mm f/2.8 R, Fuji GF 23mm F4 R LM WR, 32-64mm f/4, dan 120mm f/4 macro. Di pertengahan tahun depan akan tersedia GF 110mm F2 R LM WR dan di akhir tahun depan akan tersedia Fuji GF 45mm F2.8 R WR. Perlu diingat bahwa crop factor sensor medium format Fuji ini adalah 0.8x dengan aspek rasio 4:3. Jadi lensa 63mm ekuivalen dengan 50mm di format full frame.

Di kabarkan kamera dan lensa-lensa ini baru akan tersedia tahun depan. Fuji X-T2 yang baru diumumkan beberapa bulan lalu juga akan di-highlight dalam pameran ini.

fuji-lenses

Micro four thirds

Panasonic mengumumkan kamera mirrorless flagship mereka yaitu Panasonic GH5, kelebihannya lebih ke video, yaitu mampu merekam video 6K, dan juga memanfaatkan teknologi merekam cepat ini untuk foto. selain itu ada 3 lensa PRO Leica yang diumumkan, antara lain Leica 8-18mm f/2.8-4, 12-60mm f/2.8-4 dan 50-200mm f/2.8-4. Kamera pemula juga diumumkan bagi yang senang kamera yang lebih ringkas dan tidak terlalu mahal yaitu Panasonic G80.

Panasonic GH5 dan lensa baru Leica 12-60mm f/2.8-4.

Panasonic GH5 dan lensa baru Leica 12-60mm f/2.8-4.

Olympus juga mengumumkan kamera mirrorless pro-nya yaitu Olympus OMD EM1 II, kamera ini memiliki kemampuan autofokus yang lebih cepat terutama untuk subjek bergerak karena kini sudah dilengkapi dengan sensor phase detection di sensor-nya. Berbeda dengan Panasonic yang mengeluarkan tiga lensa zoom profesional, Olympus banyak mengumumkan lensa-lensa PRO weathershield baru seperti 25mm f/1.2, 10-100 f/4.

Olympus OMD EM1 II beserta lensa-lensa PRO Olympus, tapi belum siap untuk dicoba

Olympus OMD EM1 II beserta lensa-lensa PRO Olympus, tapi belum siap untuk dicoba

YI (Young Innovator)

Sistem micro four thirds kedatangan pendatang baru yaitu Yi dari China. Kamera ini compatible dengan lensa-lensa m43. Desainnya agak berbeda dengan kamera m43 yang sudah ada, yaitu lebih tergantung pada layar LCD touchscreen untuk mengendalikan kamera. Beserta kamera Yi, akan diluncurkan juga lensa zoom XiaoYi 12-40mm f/3.5-5.6 dan lensa fix 42.5mm f/1.8 untuk portrait. Harga kamera ini cukup terjangkau yaitu US$499 dengan lensa kit zoom, dan US$699 dengan kedua lensa.  Belum jelas apakah kamera ini akan dijual juga di Indonesia dan dengan harga berapa.

yi-mirrorless-4

Sony

Sony mengumumkan kamera Sony A99 II, kamera DSLT full frame yang ukurannya 8% lebih kecil dari A99 sebelumnya. Kamera ini mengunakan Alpha / A-mount, bukan E-mount (mirrorless). A99 II mengunakan sensor 42.4 MP seperti Sony A7R II dan phase detection di sensornya sehingga autofokus untuk subjek bergeraknya cepat. Selain itu juga ada 5 axis stabilization dan untuk harganya dipatok US$3200 atau sekitar Rp 40 juta, spesifikasinya mirip dengan A7R II. Perbedaan utama dengan A7R II adalah kecepatan foto berturut-turut A99 II ini dapat mencapai 12 foto per detik, sehingga untuk foto subjek dengan gerakan cepat seperti olahraga, aksi, wildlife, A99 II jauh lebih baik daripada A7R II.

sony-a99-ii

Canon

Sebelum Photokina, Canon sudah mengumumkan dua kamera baru yaitu Canon EOS M5 (mirrorless), Canon 5D mk IV (DSLR) dan perbaharuan lensa L: 16-35mm f/2.8 III dan 24-105mm f/4 II, sehingga tidak ada pengumuman lagi di Photokinanya, tapi kedua kameranya dipajang dan siap dicoba.

Nikon

Mengumumkan beberapa jenis kamera keymission yang memiliki tubuh compact dan lensa ultra lebar sampai 360 derajat. Sedangkan untuk kamera foto, sebelum Photokina Nikon sudah mengumumkan Nikon D3400, kamera DSLR pemula dengan kelebihan koneksi Snapbridge.

Iesan sedang menikmati hasil video kamera Nikon keymission 360 lewat alat virtual reality.

Iesan sedang menikmati hasil video kamera Nikon keymission 360 lewat alat virtual reality.

Kesan awal

Kesan saya terhadap pengumuman ini adalah Canon dan Nikon sebagai pemimpin pasar kamera tidak banyak melakukan inovasi. Dalam beberapa tahun terakhir, pemain yang relatif lebih kecil pangsa pasarnya seperti Sony, Fujifilm, micro four thirds (Panasonic-Olympus) saya lihat lebih aktif dalam berinovasi baik kamera maupun lensa berkualitas tinggi.

Inovasi dan produk berkualitas tinggi bagus, tapi sayangnya harga juga mau gak mau meningkat. Memang, penggemar dan profesional di bidang foto dan video di semakin lama semakin menuntut kualitas yang lebih tinggi sedangkan consumer/masyarakat awam, lebih cenderung puas dengan kamera yang dimiliki saat ini dan kamera ponsel yang dalam beberapa tahun terakhir sudah semakin baik.

Sampai tanggal 23 September ini saya dan Iesan masih di Cologne, Photokina. Bagi yang ingin ditanyakan boleh lewat komentar dibawah.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 22 comments… add one }
  • Danang handogos October 5, 2016, 6:58 am

    Saya suka dunia fotografi kusus nya foto2 di jalan (street) tapi saya belum paham tentang kamera. Saya binggung untuk memilih kamera a5100. M3. M5. Xa2 ? Lebih recomended mana? mohon bantuan nya

  • hafiz alfarizi September 25, 2016, 3:14 pm

    Wow, Kamera sonynya udah di pegang sama KAI di DigitalRevTV… mau beli mirrorless tapi bingung.. buat videografi minimal full HD dan fotografi sekaligus, Kualitas foto tajam dan video juga demikian, untuk street fotography dan landscape, dan butuh hot shoe dan audio jack untuk video.. kelas mid range.. Nikon 1 J5 – Fuji FIlm X-A3 – Sony A5100 – Canon M3, lebih baik mana?, atau ada saran lain?… dan ini menjadi kamera pertama saya… Mohon bantuannya…

  • Lungguk September 22, 2016, 9:06 pm

    Ko Enche, kabarnya Laowa ngeluarin lensa 15mm f2 untuk sony e-mount ya? Apakah bisa autofocus? Bagaimana jika dibandingkan dengan zeiss batis 18mm f2.8 ?
    Tq ko

  • Kosa September 22, 2016, 4:08 pm

    Kenapa Sony melakukan upgrade A mount-nya ya? Apa memang akan dipelihara dua-duanya? E mount dan A mount.

  • nanang September 22, 2016, 7:34 am

    ditunggu review-nya lensa canon 18-150 mm…

  • dewi September 22, 2016, 6:26 am

    Berharap nikon mengumumkan seri penerus raja landscape d810…. tp kok blm ada pengumuman ya..
    jd d850 ato d900….

    • Enche Tjin September 22, 2016, 10:41 pm

      Tidak diumumkan di Photokina, mungkin tahun depan.

  • wahyu September 21, 2016, 9:39 pm

    koh ada kamera g7x ii nya yg tdk dipake atau mau djual ga?

  • Ghazy Ramadhan September 21, 2016, 7:41 pm

    Permisi Mas , saya ingin meminta saran dan masukan.

    Saya mempunyai budget sekitar 8 jutaan, saya lagi seneng2nya masuk ke dunia Videografi. saya memiliki beberapa kamera pilihan untuk dibeli diantaranya : Canon eos M3, 700D, 60D, sony a5100 dan Fujifilm X-A2.

    Diantara kamera itu adakah masukan untuk kamera yang kira2 bisa dapat memenuhi kebutuhan saya ? terimakasih mas…

    • Enche Tjin September 22, 2016, 10:44 pm

      Banyak sekali pertimbangannya hehe, Canon dan Sony memiliki sejarah video yang lebih baik. Saya pikir A5100 gak jelek untuk awalnya. Untuk foto kurangnya gak ada hotshoe, jadi gak bisa pasang flash.

  • Fadil September 21, 2016, 4:33 pm

    Ko enche minta informasi harga kamera Olympus OMD EM1 II dong ko, biar tau mesti nabung berapa bulan hehe 😀

    • Enche Tjin September 22, 2016, 10:45 pm

      Haha, harga belum ada, tapi sepertinya gak murah, siap-siap 20-25 jutaan.

  • Dzk September 21, 2016, 11:24 am

    Nitip pertanyaan buat si pendatang baru di m43, kira” bakal dipasarkan di asia tenggara tidak? Dan kalo bisa Ko Enche review singkat kameranya 🙂

    • Enche Tjin September 21, 2016, 12:14 pm

      Hari ini saya coba mampir untuk hands on dan tanya2.

  • Ansel GP September 21, 2016, 10:10 am

    Apa kabar Pentax di photokina thn ini?

    • Enche Tjin September 21, 2016, 12:15 pm

      Gak ada pengumuman produk baru setau saya.

  • nanang September 21, 2016, 8:58 am

    apa betul canon mengeluarkan lensa baru yg 18-150 mm ?

  • AdiBonny September 21, 2016, 7:31 am

    Ko Enche, di ajang Photokina ini apakah ada Samsung juga?
    Ada kabar terbaru mengenai NX systemnya kah?
    Atau sudah resmi berhenti dikembangkan?

    Saya masih pengguna nx300 dan masih cukup puas dengan kamera ini..

    • Enche Tjin September 21, 2016, 12:15 pm

      Samsung gak ikut pameran, sistem NX sepertinya benar-benar mati suri. Mudah-mudahan suatu saat bangkit lagi.

  • Eko September 21, 2016, 3:15 am

    Mas, mau tanya lebih spesifik mengenai perbedaan dari 3 seri keymission milik nikon, mohon dijelaskan. Terima kasih 🙂

    • Enche Tjin September 21, 2016, 3:19 am

      perbedaan utamanya di lensanya. Nama kamera berarti sudut pandangnya, misalnya 360 derajat, 170 derajat dan 80 derajat.

Leave a Comment