≡ Menu

Photo Story : Pabrik Mie Lethek

Dalam kesempatan workshop Photo Story awal bulan April 2017 yang lalu, saya berkesempatan mengunjungi tempat pembuatan Mie Lethek di Bantul, Yogyakarta. Pembuatan Mie Lethek masih tradisional, artinya sebagian besar mengunakan tangan (handmade) daripada pada mesin. Yang unik adalah bahan Mie berupa Gaplek dan Tepung Tapioka digiling dengan bantuan seekor sapi jantan.

Setelah digiling, dipadatkan, dan dikukus di tungku beberapa kali, bahan mie dicetak dengan mesin menjadi mie yang biasa kita lihat. Warna kuning Mie Lethek agak kusam. Lethek dalam bahasa Jawa berarti kotor / tidak bersih. Namun saat saya mencoba Mie Lethek saat sarapan, rasanya enak dan gurih, tidak sesuai dengan warnanya.

Sebagian besar pekerja Mie Lethek ini ramah dan suka bercerita tentang proses dan sejarah pembuatan Mie Lethek ini dan sebagian telah bekerja selama berpuluh tahun.

Produksi Mie Lethek ini sangat tergantung cuaca, jika cuaca baik, maka produksi bisa sampai malam, tapi kalau cuaca buruk seperti hujan, maka produksi akan dihentikan karena untuk penjemuran mie dibutuhkan cahaya matahari sampai dengan kurang lebih 18 jam. Kami beruntung saat mengunjungi tempat ini cuaca cerah.

Setelah beberapa jam bekerja, beberapa pekerja seperti Pak Kasiman (kanan) beristirahat sejenak sambil mengobrol dengan pengunjung. Ada juga yang duduk bersantai sambil mengamati Mie Lethek yang sedang di jemur.

 


——–

Infofotografi rutin dalam menyelenggarakan acara belajar fotografi dan workshop foto. Silahkan baca jadwal foto disini.

Jika berminat mengikuti workshop serupa, silahkan hub 0858 1318 3069 untuk info.

Foto-foto diatas dibuat dengan Leica SL dan lensa Leica SL 24-90mm f/2.8-4

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 5 comments… add one }
  • Alga Kusuma August 23, 2017, 11:50 pm

    Ini jam berapa koh pemotretannya, saya pas kesitu engga mendung tapi jam 2 siang, kondisi cahaya disitu minim bgt, foto saya noise semua Hahahaha

  • wisnu adji April 6, 2017, 2:44 pm

    mantap tajam lensannya

    • Newbie April 10, 2017, 11:44 am

      Harga dan kualitas memang sebanding. TOP

  • Sudio April 5, 2017, 9:44 pm

    Bung Enche… sebagai Photo Story, sy penasaran dg moment waktu Mie dipotong/dibentuk, apakah handmade atau dg mesin potong… ataukah moment ini kurang menarik utk difoto, Thz

    • Enche Tjin April 6, 2017, 5:04 pm

      Sudah dengan mesin potong otomatis yang modern, kebetulan waktu saya berkunjung gak diproses. Yang saya foto itu hasil proses hari sebelumnya.

Leave a Comment