≡ Menu

Leica M10 dan Leica SL : Yang mana yang paling cocok?

Bagi fotografer amatir serius atau fotografer profesional yang sedang mempertimbangkan kamera Leica kemungkinan besar akan mempertimbangkan antara Leica M (M10 yang terbaru) dan Leica SL. Hal ini karena kedua kamera memiliki kesetaraan dalam sensor gambar yaitu mengunakan sensor full frame (36x24mm). Tapi dari fisiknya sekilas, keduanya terlihat sangat berbeda, Leica M memiliki bentuk yang simple dan compact. Sedangkan Leica SL bentuknya seperti DSLR dengan punuk jendela bidik dan pegangan yang besar.

Rancangan antarmuka Leica M seperti kamera film. Bukaan diatur di lensa, shutter speed diatur di roda diatas kamera. Sedangkan antarmuka Leica SL lebih mirip dengan kamera DSLR, yang punya lebih banyak tombol dan mengunakan roda (dial) untuk mengubah bukaan dan shutter speed.

Leica memang sengaja merancang kamera yang sangat berbeda maka itu tidak heran bahwa banyak fans yang menyukai desain Leica M tidak menyukai Leica SL dan juga sebaliknya.

Komentar yang saya terima tentang Leica SL [Review] biasanya adalah kameranya kok besar sekali, sama seperti kamera DSLR profesional?. Ukuran yang besar sebenarnya bukan disengaja, tapi telah diperhitungkan matang-matang oleh Leica. Dengan ukuran kamera yang cukup besar memungkinkan untuk:

  1. Memuat viewfinder 4.4 juta titik, perbesaran 0.8 X (Masih tercanggih di dunia setelah 2 tahun)
  2. Membuat body alumunium yang kokoh, weather/waterproof dengan pegangan yang kokoh untuk membantu stabilisasi saat memasang lensa zoom yang besar.
  3. Memuat baterai berkapasitas 1800 mah, hampir dua kali lipat dibandingkan dengam kamera mirrorless/compact pada umumnya.
  4. Memiliki dua slot untuk memory card.
  5. Memiliki rancang elektronik yang lebih rumit, sehingga memiliki kemampuan autofokus dan juga merekam video 4K.

Karena alasan-alasan diataslah Leica SL ukurannya tidak bisa dibuat terlalu kecil. Tapi berat-nya menurut saya masih masuk akal, yaitu 847 gram. Dibandingkan kamera DSLR profesional (Rata-rata 1-1.5 kg body only). Leica SL termasuk relatif ringan dan ramping. Di lain pihak, jika kita memasang viewfinder (70 gram) di atas kamera Leica M10 (berat: 660 gram) dan menambahkan hand grip (120 gram), berat kedua kamera menjadi hampir sama.

Kiri: Leica SL, Kanan: Leica M10

Kelebihan Leica SL yaitu :

  • Memiliki kemampuan Autofokus dengan lensa SL dan TL.
  • Memiliki pegangan yang besar
  • Kapasitas baterai lebih besar
  • Tersedia battery/vertikal grip
  • Dapat merekam video sampai resolusi 4K.
  • Weatherproof
  • Dapat memasang berbagai lensa Leica M, Leica R, DSLR, dengan adaptor
  • Punya electronic viewfinder built-in yang sangat besar

Kelebihan Leica M10 yaitu :

  • Lebih kecil/compact dan ramping
  • Dengan viewfinder, fotografer dapat memperbesar dua kali
  • Viewfinder bisa ditekuk keatas
  • Punya jendela bidik rangefinder sehingga bisa melihat apa yang terjadi diluar frame gambar
  • Teknologi sensor & processor dalam mengendalikan noise lebih baik

Rekomendasi

Leica M10 cocok untuk fotografer yang menyukai kamera yang se-compact mungkin dan menghasilkan foto dengan kualitas tinggi, cocok untuk street photography, atau travel photography.

Leica SL lebih cocok saat dipasangkan dengan lensa legendaris Leica Noctilux 50mm f/0.95 – foto oleh Joel Van der Kloet.

Leica SL lebih cocok untuk fotografer yang menginginkan kamera yang fleksibel untuk berbagai kondisi dan situasi, dan juga untuk yang suka mengunakan lensa dengan bukaan yang sangat besar seperti lensa-lensa telefoto, atau lensa bukaan besar seperti Noctilux 50mm f/0.95, Summilux f/1.4 dst. Hal ini dikarenakan viewfinder yang sangat besar lebih memudahkan untuk manual fokus.

Fotografer yang telah terbiasa dengan kamera DSLR juga akan lebih mudah terbiasa saat mengunakan Leica SL. Alhasil, Leica telah cukup bijak dengan menyediakan kamera dengan desain yang berbeda untuk fotografer yang memiliki kebutuhan yang berbeda.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 4 comments… add one }
  • Poernomo July 28, 2017, 1:02 pm

    Nimbang2 perlu Leica M ga yah? Selalu terbayang baying Leica M-D nya

  • Poernomo July 28, 2017, 1:00 pm

    Masih nimbang2 perlu punya Leica M ga ya, terbayang baying selalu dengan Leica M-D

  • aji May 29, 2017, 3:50 am

    koh mau nnya secara keseluruhan, bagus sony a6000 atau canon eos m3 ya?

Leave a Comment