≡ Menu

Bahas foto : Human Interest – gadis cilik di Cileunca

Saat trip fotografi ke Pangalengan baru-baru ini, pemandangan yang membahana tidak tercapai, setelah menunggu sampai pukul 7 pagi, matahari tidak kunjung menembus awan tebal dan kabut pagi. Sehingga saya memutuskan untuk membawa teman-teman ke Situ (danau) Cileunca.

Saat sampai di Situ sekitar pukul 8 pagi, matahari sudah cukup tinggi dan awan-awan gelap mulai bubar. Sebelum menjelajahi danau, saya ke toilet terlebih dahulu. Gadis cilik yang saya foto ini menjaga toilet umum dan menerima bayaran Rp 2000 dari pengguna toilet.

Awalnya saya tidak terlalu memperhatikan, tapi Bu Sita, salah satu peserta tour ini menunjukkan ke saya bahwa gadis cilik ini lucu dan menarik. Saat saya menoleh, saya pun tertarik, dan memotret beberapa kali. Harapan saya bisa menangkap warna-warni dan keluguan anak tersebut.

Saya menyukai foto ini bukan karena subjeknya saja, tapi sepertinya foto ini mengandung cerita dan dari segi komposisi dan artistiknya juga menarik. Gadis cilik ini diterangi oleh matahari pagi dengan cahaya yang keras, tapi jaket dan penutup kepala yang dikenakan mengindikasikan suasana lingkungan yang dingin. Ironisnya, ia juga lagi mengemut es krim.

Dari segi komposisi warna, jaket yang berwarna jingga kontras dengan kotak dana dan penutup kepala yang berwarna biru. Latar belakang agak gelap sehingga membuat subjek lebih menonjol. Di sebelah kiri belakang, ada tembok berwarna kuning dan orange untuk menyeimbangkan komposisi subjek yang saya letakkan di sebelah kanan (rule of thirds).

Ada hal-hal kecil yang menarik juga, misalnya posisi tangannya yang membentuk segitiga. Tangan kanannya menggengam uang dengan erat, tangan kiri es krim, dan sebagian wajahnya tertutup bayangan memberikan kesan yang sedikit misterius. Kalau boleh saya simpulkan, foto ini menarik karena Light, Gesture dan Color (cahaya, gestur, dan warna)-nya menarik.

Kadang, kita memutuskan travel untuk membuat foto yang bagus, dan biasanya kita sudah tau apa yang kita mau, pemandangan sunrise dan sunset yang mempesona. Tapi namanya alam, tidak ada yang pasti, tapi jika kita mau berpikiran terbuka dan melatih kepekaan, maka kita bisa membawa  pulang foto yang indah juga.

Data teknis: ISO 200, f/6.3, 1/800 detik, 74mm. Kamera: Leica SL, Lensa: Leica SL 24-90mm.


Ingin ikut trip/workshop Infofotografi? Silahkan periksa jadwal di halaman ini.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 1 comment… add one }
  • Riez October 2, 2017, 11:38 pm

    Wah mantap koh enche
    Fotografer handal memang selalu bisa meng-create gambarnya dengan baik,, bukan sekedar meng-capture …

    Trims artikelnya

Leave a Comment