≡ Menu

Saat travel, bagusan bawa banyak lensa atau bawa sedikit?

Saat bersiap-siap untuk travel ke tempat jauh, terutama untuk tujuan fotografi, kita selalu menghadapi keadaan yang dilematis yaitu lebih baik bawa banyak lensa atau bawa sedikit lensa dan berusaha seringkas mungkin?

Biasanya, untuk memotret subjek yang dekat atau pemandangan yang luas, kita perlu lensa lebar, sedangkan untuk subjek yang jauh perlu lensa telefoto. Tapi sampai saat ini tidak ada lensa zoom yang mencakupi perspektif super lebar sampai super telefoto, maka itu minimal kita perlu dua lensa, satu yang super lebar, satu lagi sapujagat. Tapi karena lensa sapujagat (istilah lensa yang bisa zoom dari lebar sampai tele) kualitasnya biasa saja, maka untuk memaksimalkan hasil foto, kita membutuhkan lensa telefoto berkualitas tinggi.

Lalu bagaimana dengan lensa makro? Jangan-jangan ada bunga-bunga liar atau serangga yang unik di perjalanan. Lalu bagaimana kalau kamera kita tiba-tiba rusak di jalan, tentu perlu kamera cadangan dong? Masak cuman bengong lihatin teman-teman lain motret? Tanpa di sadari, tas ransel kita-pun sudah penuh dengan kamera, lensa, aksesoris dan kesemuanya bisa jadi 8 kg. Wow. Seperti mikulin koper saja dong?

Ya, kalau memang kita fotografer profesional, bawa peralatan yang lengkap memang wajib, kalau bisa bawa kamera dan lensa cadangan juga, karena tidak ada alasan untuk gagal memotret karena peralatan foto yang kita bawa gagal fungsi. Tapi jika untuk hobi, sepertinya kita harus juga memperhatikan faktor lainnya. Jika membawa gear yang terlalu berat, takutnya stamina kita terkuras. Di awal perjalanan mungkin masih segar, tapi beberapa hari selanjutnya bisa jadi lemas dan sulit berkonsentrasi.

Untuk pemula, saya sarankan jangan membawa lebih dari dua lensa, karena kemungkinan akan bingung sendiri di lapangan. Menurut saya, lebih baik pelajari terlebih dahulu kamera dan lensanya sampai mantap. Jangan sampai kapasitas mental dan tenaga kita habis cuma untuk mikirin lensa apa yang seharusnya dipasang di setiap lokasi pemotretan.

Kuncinya adalah mengenal kapasitas diri sendiri. Jika punya stamina dan kekuatan, tidak ada salahnya membawa alat yang besar dan lengkap, peralatan yang berat dan besar dalam fotografi biasanya memang kualitasnya lebih bagus dari segi kualitas gambar dan juga ketahanan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim . Alternatifnya, kita dapat membawa kamera dan lensa yang lebih ringan dan ringkas sehingga tas dan tripod yang kita bawa juga tidak perlu terlalu besar dan berat.

Secara pribadi, saya akan membawa lensa sesuai dengan kondisi yang dihadapi, jika perlu memotret subjek yang jauh seperti foto olahraga/aksi, maka saya akan membawa lensa telefoto misalnya lensa 70-300mm. Untuk foto pemandangan biasanya yang saya bawa adalah lensa lebar (ekuiv. 16-35mm / 10-24mm APS-C). Untuk motret travel yang bervariasi dari landscape, portrait dll, biasa saya bawa yang menengah multifungsi dengan focal length lensa ekuivalen 24-90mm/24-120mm, kalau di APS-C berkisar antara 15-85mm. Jangan lupa baterai dan memory card juga penting. Kalau kita mengunakan kamera DSLR pemula atau kamera mirrorless, baterai akan cepat habis terutama jika traveling ke negara dengan cuaca yang dingin.

Beberapa ide lensa yang dibawa bisa dibaca di artikel ini. Bagi teman-teman yang ingin ikut traveling bersama saya dan Infofotografi, silahkan periksa halaman jadwal tour ini.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 29 comments… add one }
  • Ayah Motret October 17, 2017, 7:18 am

    Om Enche, yang baik dan ganteng. Ijin bertanya, saya mau fokus foto landscape. Kebetulan sering banyak jalan untuk hunting. Sekarang pakai 5d3 dan 16-35mm, saya kemarin Kena sakit punggung jadi tidak memungkinkan pakai DSLR sepertinya karena berat. Nah pilihan ke Mirrorless jatuh ke A7r2 atau Xt2. Kendalanya lensa buat Sony masih gede 2 juga, nah kalau xt2 Kendalanya apakah buat landscape sudah sebanding IQ nya dengan A7r2? Bingung mohon pencerahan.. Terima kasih banyak

    • Enche Tjin October 20, 2017, 12:08 am

      Halo, trims atas pujiannya, X-T2 dan Sony A7R2 tentunya masih belum sebanding dari ukuran sensor dan resolusinya. Tapi bisa dibilang cukup baik dan jika prioritasnya kamera dan lensa yang ringkas pilihan yang masuk akal. Tapi perlu diperhitungkan juga bahwa beberapa lensa zoom-nya Fuji cukup besar. Jadi kalau pakai Fuji memang lebih baik pakai beberapa lensa fix/non-zoom. Alternatif lain kalau mau ringan sekali meskipun pakai lensa zoom, ya sistem m43 seperti Olympus dan Panasonic.

  • madali October 16, 2017, 4:08 pm

    Saya punya kamera panasonic G85 mau beli lensa tele, bagus mana punya olympus 70 – 300 atau panasonic 100-300.
    terima kasih.

    • Enche Tjin October 16, 2017, 5:45 pm

      Keduanya cukup baik, tapi saran saya pilih lensa yang semerk supaya kinerja autofokusnya lebih baik.

  • joana October 16, 2017, 1:22 pm

    Om, numpang tanya ya,,,
    sy punya budget 15jt
    bagusan mana kalau sy beli nikon d7100 kit atau d5500 kit + lensa tele tambahan?
    makasih sebelumnya Om

    • Erwin Mulyadi October 16, 2017, 1:43 pm

      Susah juga, gimana kalau D7100 dulu, nanti lensa tambahan nabung lagi..

      • joana October 16, 2017, 1:52 pm

        ada saran Om lensa tele yang bagus untuk d7100? jangan yang mahal2 ya Om, hihi,,,,

  • Wisnu October 14, 2017, 7:02 am

    Saya sih simple tinggal pakai panasonic fz1000 24-400mm lalu di tmpt flash eksternal saya pasang kamera GoPro Hero 5. Tidak lupa jika kondisi super low light saya bawa lumix lx100 24-70mm f1.7-2.8

  • Daffa October 13, 2017, 12:38 pm

    Ko mending beli canon eos 70d atau 800d?? Untuk lensa nya apa yg direkomendasikan untuk buat video??

    • Enche Tjin October 16, 2017, 12:08 am

      800D oke, lensa untuk video yang populer Sigma 18-35mm f/1.8 karena efektif di kondisi terang/gelap, bisa zoom dan bisa buat latar belakang blur (kesan cinematic).

      • Daffa October 16, 2017, 7:00 pm

        Waduh sigma 18-35 f/1.8 mah gakuat uangnya haha..
        Untuk lensa yg kisaran 5jt untuk video apa recomended nya ko??

  • Andy Peng October 13, 2017, 12:21 pm

    Ko, apa lensa Nikon AF 24-85mm f/2.8-4D IF cukup rekomen utk travel dgn kamera D610 ?
    Apa ini termasuk lensa baru dari Nikon dan ketajamannya bagaimana ?
    Terima kasih.

  • Riez October 12, 2017, 7:32 pm

    Terkadang bawa lensa banyak juga males gantinya hehe …
    Lensa wajib saya sih 35mm (aps-c), lensa tambahan paling wide 11-16,,
    Kalo tele msh bisa diakalin pakai Crop…

  • Sisca October 12, 2017, 1:58 pm

    Halo saya ingin meminta rekomendasi untuk pemula apakah lebih baik membeli fuji x70 atau canon g7x mark ii. Fokusnya hanya untuk traveling dan kegiatan sehari-hari. Terimakasih.

  • Alvin October 12, 2017, 12:03 pm

    Apakah kamera dengan format full frame wajib ya pak ketika ingin beralih dari fotografi yang sekedar hobi ke arah lebih profesional? Pakai mirrorless apa masih bisa ya, Pak Enche? Terima kasih

    • Enche Tjin October 12, 2017, 12:25 pm

      Gak wajib, tapi penting (essential) mirrorless jg bisa dan mulai muncul yg gradenya profesional spt Leica SL, Sony A9.

  • Gagas October 11, 2017, 5:42 pm

    Maaf mas mau nanya tapi oot, kalo kamera ga dipakai nah disompen di dalam tasnya apa boleh atau tidak? Soalnya saya masih dibilang pemula dalam hal fotograpi dan merawat dslr, satu lagi apa setiap kita selesai shoot di outdoor kita harus membersihkan kamera dan lensanya? Terima kasih mas

    • Enche Tjin October 13, 2017, 1:22 am

      Seharusnya begitu, karena di Indonesia kelembabannya tinggi, jika tidak dibersihkan dan disimpan di tempat yang bersih bisa jadi jamuran.

  • Rony Sutejo October 11, 2017, 3:13 pm

    Tepat! (Buat lensa lebarnya) toh umpama kurang lebar sudut pandang/view-nya; koleksi filter makro/close-up bisa jadi pilihan tepat buat “saatnya berfungsi!”. Buat saya gak kalah cepet dalam hal mobilitasnya bila bandingannya ialah lensa macro! Salam foto buat “infofotografi.com”-nya.

  • Aditya October 11, 2017, 11:06 am

    Koh mw tanya klo Lensa dalem nya ada debu mikro/kotoran2 apakah perlu di Cleaning di service center atau tdk perlu?dan apakah aman jika di cleaning krna kan itu dibongkar koh?

    • Enche Tjin October 11, 2017, 11:09 am

      Biasanya tidak mengganggu hasil gambar kecuali banyak sekali. Dan menurut saya tidak perlu di servis kalau cuma sedikit.

      • Aditya October 11, 2017, 12:36 pm

        Thx Om sdh balas.oh iya om lbh prefer fujifilm XT-2 apa Xpro-2 ?

        • Enche Tjin October 11, 2017, 12:41 pm

          Kalau saya prefer Fuji X-T2 daripada X-PRO2 karena lebih fleksibel dan kaya fitur.

          • Aditya October 11, 2017, 1:24 pm

            Ok brrti prefer fuji xt 2 ya om,btw XT 2 kan hrg nya lumayan om diatas 20 an,lbh baik saya beli XT2 atau Nikon d750 y om?

            • Enche Tjin October 11, 2017, 1:29 pm

              Tergantung preferensi masing2. Yang pasti Fuji X-T2 lebih ringkas bodinya, nah kalau D750 sensor gambarnya lebih besar, dan juga koleksi lensa lebih banyak variasinya.

              • Aditya October 11, 2017, 1:38 pm

                Ok koh mksh bnyk ya sdh mau menjawab pertanyaan2 sya..mksh sharing nya koh sukses selalu..

  • andi October 10, 2017, 10:52 pm

    Om, untuk travelling apakah ideal dengan lensa sigma 17-70mm. Mohon saran jika ada ukuran lensa yang lebih ideal dari segi kualitas…
    Terima kasih.

    • Enche Tjin October 10, 2017, 10:58 pm

      Lumayan bagus lensanya, gak terlalu berat juga. Alternatif yang Nikon ada Nikon AF-S 16-80 f/2.8-4, kalau Canon, 15-85mm f/3.5-5.6.

Leave a Comment