≡ Menu

Leica CL : Kamera modern dengan desain klasik

Merupakan ide Oscar Barnack, pencipta kamera Leica, untuk membuat kamera dengan desain yang seringkas mungkin di era kamera pada jamannya berukuran sangat besar. Jika Oscar Barnack masih hidup, kemungkinan ia akan merancang kamera seperti Leica CL, kamera yang ringkas dan dapat menghasilkan kualitas gambar yang setinggi mungkin.

Kamera Leica CL memiliki sensor APS-C dengan resolusi 24MP dan rentang ISO 100-50000. Processor Maestro II memungkinkan untuk merekam video 4K @ 30 fps, dan autofokus deteksi kontras, 49 area yang berkecepatan tinggi.

Leica CL mengunakan L-mount, yang sama dengan Leica T/TL/TL2 dan Leica SL, sehingga saling bisa berganti lensa. Bersamaan dengan Leica CL, Leica mengumumkan lensa baru yaitu Leica TL 18mm f/2.8. Sampai saat ini, lensa-lensa yang tersedia antara lain: 11-23mm f/3.5-4.5, 18-56mm f/3.5-5.6, 55-135mm f/3.5-4.5, 23mm f/2, 35mm f/1.4, dan 60mm f/2.8 Macro.  Tentunya kita bisa mengunakan lensa untuk SL juga, seperti SL 24-90mm f/2.8-4, 90-280mm f/2.8-4, dan 50mm f/1.4. Jika ingin mengunakan lensa M-mount atau DSLR, kita bisa memasangnya dengan adaptor.

Tidak seperti merk kamera lainnya, Leica tidak mengenal pemisahan antara lensa pemula, menengah atau profesional, semua lensa dibuat dengan kualitas setinggi mungkin dan seringkas mungkin supaya nyaman digunakan.

Bagi penggemar fotografi, Leica CL memiliki fitur cukup lengkap, diantaranya jendela bidik elektronik 2.36 juta titik, perbesaran .74x, hotshoe, layar  LCD sentuh 3 inci, 1 juta titik, dan layar LCD kecil di bagian atas kamera untuk melihat info mode kamera, shutter speed, dan aperture yang digunakan.

Mengendalikan setting kamera bisa mengunakan dua roda dial yang berada diatas kamera, kedua roda tersebut untuk mengubah bukaan lensa, shutter speed dan/atau kompensasi eksposur. Ada tiga tombol di bagian belakang kamera yaitu Play, Function (bisa diprogram), dan Menu. Juga ada tombol empat navigasi empat arah.

Ukuran kamera ini bisa dibilang cukup compact yaitu 131 x 78 x 45 mm dan berat yang cukup ringan, 403 gram termasuk baterai, meskipun mengunakan bahan material aluminium dan magnesium alloy. Leica CL mengunakan baterai BP-DC12, 1200mah yang sama dengan Leica Q.

Saya akan mencoba kamera ini beberapa hari sekitar awal Desember 2017 dan akan melaporkan pengalaman saya di Infofotografi. Kamera ini akan diperkenalkan secara resmi di Indonesia sekitar pertengahan Desember 2017. Harga kamera belum ditentukan di Indonesia, diperkirakan sekitar Rp 40 jutaan, dengan lensa 18mm f/2.8 atau 18-56mm f/3.5-5.6 sekitar 54-56 juta).

Jika ingin memesan kamera Leica CL atau lensa-lensanya, boleh hubungi Leica Store atau boleh saya bantu di 0858 1318 3069.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment