≡ Menu

Bahas foto : Mystic Tree

Salah satu subjek foto kesukaan saya adalah alam, terutama pohon-pohon yang berkarakter unik. Di curug (air terjun) Cimarinjung, Ciletuh, saya menemukan pohon yang unik disamping air terjun.

Saya berkunjung kesini pagi hari, sekitar jam 8.30 tiba di lokasi dan jalan beberapa ratus meter ke curugnya. Saat saya tiba, matahari belum terlalu naik, masih tertutup oleh tebing, maka itu saya menunggu sekitar 1 jam, dari jam 9 sampai 10 pagi.

Data teknis: ISO 50, f/13, 1/4 detik, 52mm, Polarizer filter (CPL) Leica SL, Leica SL 24-90mm f/2.8-4

Dengan sabar saya menunggu, akhirnya matahari lebih tinggi dari bukit dan muncullah rol (ray of light) menyinari kabut pagi. Saya menunggu sampai kabutnya tidak menutupi pohon tersebut. Setelah mengambil lima foto dalam jangka waktu 10 menit, akhirnya terpilih yang ini karena posisi kabutnya paling baik.

Secara komposisi saya memang sengaja tidak memasukkan keseluruhan air terjun, karena jika saya masukkan semua, maka akan konflik dengan pohonnya sebagai subjek utama (POI/point of interest). Dengan memasukkan sedikit aliran air, kabut dan tebing, maka pemirsa akan dapat mengetahui lingkungan dimana pohon itu berada. Jadi, jika kita ke lokasi air terjun, tidak melulu harus air terjunnya yang dipotret, tapi perhatikan juga keadaan sekeliling, mungkin ada pohon, batuan atau hal-hal lain yang menarik disekitar curug.

Secara teknis, mengunakan kamera dan lensa menengah sudah bisa, asal punya tripod, dan filter CPL supaya foto lebih kontras dan detail. Tapi saya beruntung mengunakan Leica SL dan 24-90mm, karena kombinasi kamera dan lensa tersebut dapat menangkap detail dengan baik, tapi tidak terlalu tajam dan keras sehingga terkesan gambar “digital”. Hasil akhir foto setelah saya naikkan kontras  di Adobe Lightroom terlihat menjadi seperti lukisan (painterly).


Saya dan Mas Erwin Mulyadi berencana mengadakan trip foto ke Ciletuh sambil memberikan bimbingan tentang foto air terjun seperti teknik slow speed, penggunaan filter dan sebagainya di pertengahan bulan Juli (Sabtu dan Minggu) Bagi yang berminat untuk bergabung, silahkan hubungi WA 0858 1318 3069. Kali ini peserta akan dibatasi 6 orang saja.

Bagi yang ingin dibantu untuk mengembangkan teknik dan komposisi fotografi, saya juga mengadakan Photo Clinic, dimana saya akan membahas foto-foto peserta dan berbagi pengalaman & pengetahuan saya dalam fotografi.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 3 comments… add one }
  • enof June 15, 2018, 5:40 pm

    Koh mau tanya lensa nih manakah yg lebih baik antara nikon 18-105mm, 18-140mm, 55-200mm VR II di kamera D7200 ?
    Mohon pencerahannya koh..

    • Enche Tjin June 15, 2018, 5:59 pm

      Yang paling fleksibel 18-140mm, tapi kalau perlunya cuma tele, 55-200mm VR II lebih tajam dan murah.

      • enof June 15, 2018, 8:46 pm

        Terima kasih koh..
        Salam fotografi

Leave a Comment