≡ Menu

Phase IQ4 150 MP Launch di Prima Imaging Jakarta

Tgl 15 November 2018 yang lalu, saya diundang ke Prima Imaging, distributor peralatan fotografi profesional Indonesia. Di acara Phase One Infinity tersebut Drew Altdoerffer dari Phase One memperkenalkan produk baru Digital Back IQ4 yang memiliki sensor full frame Medium Format yang mampu menghasilkan gambar 150 MP.

Image sensor garapan Sony ini memiliki arsitektur BSI (Back Side Illumination) dan ini termasuk baru di sensor Medium format yang memungkinkan hasil gambar yang lebih bagus dari generasi sebelumnya, terutama dari segi resolusi/detail dan pengendalian noise di ISO tinggi.

IQ4 ini termasuk dalam platform yang diberi nama Infinity Platform yang menggabungkan sensor teknologi (IQ4), Kamera (Phase One XF), dan software (Capture One). Platform ini diciptakan untuk berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan fotografer di masa depan. Contohnya, jika di masa depan ada perkembangan dalam hal software, pengguna bisa mendownload firmware update dan memperoleh fitur baru untuk kameranya.

Platform ini juga sudah mendukung memory buffer 8GB, sehingga fotografer dapat memotret terus menerus tanpa harus kuatir kameranya macet karena buffernya penuh.

Konektivitas kamera ke komputer atau ponsel menjadi makin penting bagi alur kerja fotografer profesional, maka itu Phase One menyiapkan tiga cara untuk menghubungkan kamera yaitu dengan jalur USB-C (paling cepat, hampir tidak ada jeda), Ethernet (sekitar 100Mbs), dan Wifi (sekitar 5 MB/s, tapi kecepatan Wifi bervariasi tergantung lingkungan apakah banyak yang mengunakan jaringan atau tidak). Untuk media penyimpanannya sendiri, IQ4 mendukung format kartu XQD dan SD.

Hal baru diumumkan di acara ini adalah pengembangan software internal yaitu Extended Mode (atau low noise mode) yang unik khusus untuk IQ4 151 MP BSI sensor yang dapat meningkatkan dynamic range dari 14.5 f/stop menjadi 15 f/stop. Ada satu lagi mode yang sedang dikembangkan yaitu Frame Averaging, yang konsepnya kamera akan memotret berturut-turut dengan jumlah banyak dengan electronic shutter dan kemudian processor akan menggabungkan menjadi satu foto dengan kualitas yang lebih baik dalam hal kualitas gambar (rendah noise) dan dynamic range.

Satu fitur baru juga dikenalkan yaitu fitur security, yang memungkinkan pengguna untuk mengunci setting kamera dengan memasukkan PIN password 4 digit angka. Fitur pengaman ini memberikan pilihan: 1. No Lock, 2. Lock Firmware/Restore to Defaults 3. Lock the user interface 4. Lock the Camera System. Fitur pengaman ini mencegah penggantian setting dengan tak sengaja saat memotret, dan juga membantu untuk menemukan kembali kamera yang hilang.

Digital Back IQ4 150MP ini sampai saat tulisan ini dibuat adalah yang tercanggih di kelasnya. Varian IQ4 Achromatic (tanpa filter warna Bayer) juga tersedia, dengan rentang ISO 200-102400. Bagi sebagian fotografer profesional dan serius, kamera ini menjamin hasil foto yang masih sangat bagus untuk 20 tahun kedepan. Kamera ini cocok untuk: Landscape, Studio/Still Life, Fashion/Model. Tidak cocok untuk fotografi dokumentasi, sports, wildlife.

Spesifikasi Digital Back IQ4 150MP

  • 151 MP (14204 x 10652)
  • ISO 50-25600
  • Sensor FF Medium Format CMOS BSI
  • Ukuran cetak optimal di 300 dpi: 120.26 x 90.19 cm
  • Kecepatan foto berturut-turut: 2 fps
  • Media penyimpanan: XQD & SD
  • Konektivitas: Ethernet, Wifi, USB-C
  • 3.2″ LCD touchscreen
  • Garansi 5 tahun

Bagi yang membutuhkan kamera ini atau ingin mencoba, bisa menghubungi Bu Lina, Primaimaging 0877 6153 3666

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 6 comments… add one }
  • fajar saputro November 20, 2018, 1:43 pm

    Saya amati sensor dengan BSI saat ini menjadi trend ya pak di kamera, sebenarnya apa fungsi dari BSI itu sendiri terhadap sensor kamera. ?

  • Agus November 19, 2018, 7:22 am

    Koh mau nanya untuk wedding bagusan 60d atau a6000 ya, diliat dr kecepatan AFnya trus kemampuan wireless flashnya & prospek kedepannya. Terima kasih

    • Enche Tjin November 19, 2018, 12:41 pm

      Canon 60D sih, lebih ke kualitas warna, baterai, kinerja AF di tempat gelap dengan flash dll.

  • yudi November 17, 2018, 7:29 pm

    sensor full frame Medium Format maksudnya apa nya apa sih koh

  • Agus November 16, 2018, 10:06 pm

    Beratnya include lensa kira2 berapa ya Koh?

    • Enche Tjin November 17, 2018, 12:08 am

      Tergantung lensanya, kalau kameranya dan digital backnya 1.4 + 0.7kg. Lensa ada yang 1kg, ada yang 2 kg lebih. Jadi kurang lebih 3-4kg.

Leave a Comment