≡ Menu

Sony meluncurkan kamera Sony A6400 & lensa Sony 135mm f/1.8

15 Maret 2019 yang lalu, Infofotografi diundang kembali sebagai media untuk meliput peluncuran Sony A6400 dan lensa anyar Sony 135mm f/1.8 GM di Greenhouse Co-working and Office di Kuningan, Jakarta, Indonesia.

Dalam peluncurannya, Sony menekankan pada keunggulan A6400 dalam hal sistem autofokus yang telah dilengkapi dengan AI (Artificial Intelligence) yang diberi istilah Real-time Eye AF & tracking yang terbaru disertai dengan layar sentuh yang bisa dilipat ke atas. Sony A6400 dibuat sebagai pengganti Sony A6300.

Dalam peluncurannya, fotografer Fajar Kristiono mendemokan kinerja autofokus yang baik dalam melacak mata dari atlit wushu meskipun ia bergerak cepat dan sesekali membelakangi kamera. Tanpa jeda, sistem autofokus kamera tetap mendeteksi dan mengikuti mata.

Fajar berkomentar kali ini Eye-AF di A6400 ini bisa diaktifkan tanpa harus menekan tombol tertentu, hanya perlu menekan setengah tombol shutter seperti autofokus biasa saja.

Sementara itu, Yopi Gunawan, seorang videografer yang berbasis di Bandung mendemonstrasikan bahwa kecepatan autofokus untuk berpindah dari subjek satu ke subjek lain sangat cepat dan transisinya hampir tidak terlihat. Setting favoritnya yang dia bagikan saat demonstrasi yaitu AF Drive Speed di set ke Fast.

Dalam peluncuran ini, Sony Indonesia menyelipkan lensa GM profesional baru yaitu Sony FE 135mm f/1.8, lensa fix yang piawai dalam memotret dalam kondisi cahaya gelap misalnya untuk portrait di malam hari/stage fotografi ini memiliki motor fokus ganda yang sangat cepat.

Dalam tes singkat saya dengan mengunakan Sony A7III, lensa Sony FE 135mm f/1.8 ini bisa fokus dan melacak wajah dan mata dengan cukup cepat. Kemungkinan kinerjanya akan lebih baik lagi saat A7III mendapat update firmware Real Time eye AF. Sony 135mm f/1.8 akan tersedia dalam bulan April dengan harga Rp 26.999.000.

Harga pre-order kamera Sony A6400 cukup agresif. Kamera body only dibandrol dengan harga Rp 12.999.000, dan Rp 14.999.000 dengan lensa E 16-50mm f/3.5-5.6 OSS. Jika memesan pre-order dari tanggal 15-31 Maret 2019 pemesan akan mendapatkan bonus.

  1. Camera bag Vanguard Sydney II 18 senilai Rp 510,000
  2. Leather Camera Strap senilai Rp 390,000
  3. LCD Screen Guard senilai Rp 150,000
  4. Memory Card 64GB senilai Rp 750,000

Penawaran lainnya yaitu cashback Rp 500,000 untuk pembelian bersama grip GP-VPT1 (harga normal Rp 1,599,000), Cashback Rp 2,000,000 dengan lensa 18-105mm f/4 (harga normal Rp 7,199,000), dan cashback Rp 3,500,000,- dengan lensa Sony Zeiss 16-70mm f/4 OSS (harga normal Rp 12,104,000).

Pre-order Sony A6400 telah terjual habis

Yang menarik bagi saya yaitu teknologi baru ini biasanya diturunkan ke kamera seri pro / mahal terlebih dahulu, tapi Sony menurunkan teknologi ini ke Sony A6400, kamera yang termasuk mid-level dan relatif lebih murah. Dari perbincangan saya dengan Senior manager Asia Tenggara, Bing Han, beberapa type kamera Sony yaitu A7 III, A7R III dan A9 akan mendapatkan teknologi ini via firmware update di masa yang tidak terlalu lama.

Spesifikasi utama Sony A6400

  • 425 area autofocus hybrid (face & eye tracking)
  • 24.2 MP APS-C CMOS Sensor
  • Foto berturut-turut maksimal 11 foto per detik
  • ISO 100-32000 bisa di perluas ke 102400
  • Layar touch focus 180 derajat
  • Video 4K, HDR, S-Log Gamma3
  • 200.000 shutter count reliability
  • Built-in interval shooting/timelapse

Jika berminat memesan kamera ini, kami bisa membantu. Hub WA Iesan 0858 1318 3069, atau infofotografi@gmail.com. Trims 🙂

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 10 comments… add one }
  • Ronny May 14, 2019, 2:36 pm

    Ko saya punya Sony a6400 + lensa 18 – 105mm, mau cari lensa lagi yg recomended ukuran berapa ya? saya suka foto landscape, portraid, jalan2. Trims.

  • Nathaniel April 14, 2019, 9:28 pm

    Hai ko
    Kalau buat foto, bagusan mana ko dengan EOS M50, menurut koko

  • Rizal Gunawan March 22, 2019, 9:25 pm

    Koh mending A7 II atau A6400 dgn masing2 lensa kit ?
    Mohon pencerahannya

    • Enche Tjin March 31, 2019, 12:12 am

      fokus kemana ni? foto (A7ii) atau video (A6400)? A6400 fotonya oke juga si hehe dan lebih cepat dan teknologinya lebih baru. Mungkin kalau saya lebih condong ke A6400. Cuma kit A6400 yang 16-50mm jelek si, harus invest lensa yang lebih bagus seperti 18-105mm, 16-70mm.

  • andrik March 18, 2019, 8:46 am

    saya penyuka apsc. karena ringkas dan enak dibawa travel kemana2.

    saat ini masih bingung, mau update ke a6400 .. atau ke XT-30 😀
    mohon nanti dibuat comparenya ya koh.
    akhir maret kan xt-30 bakal nyusul loncing juga tuh.

    kemudian, apakah ada kemungkinan sony ngeluarin lensa lagi untuk apsc ?

    terima kasih sbelumnya.

  • Panji Widihatmoko March 17, 2019, 2:22 am

    Ko izin bertanya. Cara baca adaper lensa itu gimana ya?
    Misal saya mau beli lensa Meike 35mm for Nikon Mirrorless, tapi saya punya kameranya DSLR nikon. Kalo mau beli adapternya, DSLR to Mirrorless atau Mirrorless?
    Atau misal punya kamera nikon tapi pengen pake lensa canon, itu cara baca adapternya gimana?

    Terimakasih ko, maaf kalo terlalu panjang

    • Enche Tjin March 31, 2019, 12:32 am

      Lensa mirrorless gak bisa dipasang di kamera DSLR, tapi sebaliknya lensa DSLR bisa dipasang di mirrorless.

      Lensa Canon tidak bisa dipasang di kamera DSLR Nikon.

  • Andy March 16, 2019, 9:08 pm

    Ko, melenceng nih
    Flash yg recommend apa ya utk nikon d5500, keperluan utk dokumentasi wedding, birthday n acara” indoor gitu
    Budget terbatas

    • Enche Tjin March 31, 2019, 12:33 am

      Bisa pakai Godox TT600, atau TT685 for Nikon (bedanya ada fitur otomatisnya).

Leave a Comment