≡ Menu

Fuji Instax Mini Liplay : Kamera instan yang bisa foto, cetak, dan rekam suara

Di era kamera digital, kamera analog seperti Instax justru makin diminati anak-anak muda diseluruh dunia, terbukti dengan penjualan Instax yang mencapai 10 juta unit tahun lalu dengan tren yang semakin meningkat di seluruh dunia.

Instax Mini Liplay (Live, Life & Play) adalah kamera sarat inovasi, meskipun ukurannya kecil (62 x 46 mm) dan ringan (225 g) saja, tapi bisa untuk foto, cetak foto dan bahkan merekam suara.

Fuji mengatakan kamera ini adalah hybrid, artinya bisa merekam gambar secara digital (dengan resolusi 5MP), mengedit,  mencetak/mengirim file ke ponsel untuk sharing. Mini Liplay ini adalah kamera hybrid yang paling ringan dalam sejarah Fuji Instax.

Yang menarik tentunya adalah pengguna dapat mengirim pesan suara selama maksimum 10 detik. Kamera akan mengubah data audio ini menjadi kode QR, dan kode QR ini akan disematkan di dalam hasil cetak. Jika ingin mendengar rekaman suaranya, kita bisa memindai (scan) QR code tersebut dengan aplikasi di ponsel, kemudian halaman baru akan muncul berisi gambar yang diambil dan suaranya bisa di play. Data suara akan disimpan kurang lebih setahun di server Fuji.

Patricia Devina (Instaxgrapher) memperagakan cara selfie dengan Instax Mini LiPlay Elegant Black

Patricia Devina, di acara launching tersebut menyebutkan bahwa dengan fitur sound recording berguna bagi yang malu-malu mengungkapkan isi hati bisa terbantu.

“Bagi yang malu-malu mau bilang I love you ke orang tua ya, itu sangat orang Indonesia ya. Kita suka malu ya kalau langsung secara langsung, nah kita foto bareng sama keluarga dan rekam suaranya, itu jadi kenangan yang gak akan ilang selamanya.”

“Atau misalnya kayak yang mau nembak cewek ya, buat cowok-cowok tuh… apalagi yang masih high school” katanya menambahkan.

Saat ditanya mengapa di era digital yang canggih ini, tapi mengapa masih mengunakan kamera film, Patricia menjawab

“Hasilnya itu bikin.. Apa ya.. Ada feeling tertentu itu, efeknya itu yang gak bisa didapatkan di kamera lain, dan itu memorable banget buat aku, karena aku sudah pakai dari pertama kali sejak SMP, Oh my God, jadi kayak apa ya rasanya itu balik nostalgia, hasil fotonya bisa ada feelingnya gitu.”

Ada tiga pilihan kamera yaitu Elegant Black, Blush Gold dan Stone White yang bisa dipilih. Harga yang dibandrol Rp. 2.449.000.  Jika membeli lewat Tokopedia di tanggal 14-28 Juni 2019, akan ada diskon tambahan sebesar Rp 500.000,- dan bonus strap dan sekotak instax paper isi 10.

Acara peluncuran Fuji Instax Mini Liplay di KAUM, Menteng, Jakarta Pusat

Fitur utama kamera:

  • Kamera digital 1/5″ CMOS sensor 5MP (2560 x 1920).
  • Storage: Internal memory 45 foto, SD card, 1 GB = 850 foto
  • Jarak fokal: 28mm (equivalent full frame)
  • Bukaan f/2
  • Autofokus single
  • Minimum focus: 10 cm
  • Shutter speed : 1/4-1/8000 (Auto)
  • ISO 100-1600 (Auto)
  • Exposure Compensation: -2 sampai +2 dalam 1/3 step.
  • Image Effects: 6 Filters, 10 Frames
  • LCD 2.7 inci, 230.000 titik

Printer

  • Film : Fujifilm Instax Mini Instant film
  • 10 films / pack
  • Ukuran film:  86 mm x 54 mm
  • Ukuran frame: 62 mm x 46 mm
  • Pixel count: 800×600 (318 dpi)

Lainnya:

  • Smartphone App (Remote, Sound recording, Image Print)
  • Interface: micro USB Micro-B (untuk charging)
  • Batterai: Internal, tidak dapat dilepas atau diganti
  • Waktu charging: 2-3 jam
  • Jumlah cetak: 100 foto (tergantung pemakaian kamera)

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 1 comment… add one }
  • Dzk June 14, 2019, 10:24 pm

    Selepas satu tahun masa penyimpanan, apakah masih bisa barcodenya dipindai?

Leave a Comment