≡ Menu

Fuji X-S10 – Kesan pertama kamera penerus X-T30

Di awal pengembangan kamera mirrorless sekitar tahun 2010-2015 Fujifilm terkenal sebagai pembuat kamera yang mengedepankan desain klasik seperti kamera film jaman dulu. Bukan hanya dari desain fisiknya saja, tapi juga cara pengaturannya seperti adanya shutter speed dial yang berada diatas kamera dan gelang untuk mengatur aperture di lensa.

Fuji X-S10, cocok saat dipasang dengan XF 18-55mm f/2.8-4

Selanjutnya, Fuji sepertinya terus mengamati dunia fotografi dan videografi beradaptasi dengan membuat kamera yang desainnya lebih kekinian, misalnya dengan menghadirkan kamera dengan mode dial dan layar sentuh yang berukuran besar dalam bentuk Fuji X-T100 dan X-A5 yang keduanya diluncurkan di tahun 2018.

Fuji X-S10 ini melanjutkan evolusi perubahan desain kamera Fuji. Kamera ini termasuk mid-range dan menariknya, X-S10 ini menggantikan seri Fuji X-T dua digit alias X-T30 artinya kedepannya Fuji tidak mengembangkan X-T30 lagi.

Kalau dilihat dari desainnya, Fuji X-S10 ini memang sangat berbeda dari desain Fuji yang lainnya, terutama yang X-T, dan lebih mirip dengan kamera DSLR mini, contohnya pegangannya besar dan dalam dan punya mode dial dan jendela bidik yang ditempatkan di tengah kamera.

Desain seperti ini lebih memudahkan pengguna yang bukan hanya senang fotografi juga videografi, karena lebih mudah berpindah mode dan mengatur setting. Di era sekarang mulai banyak yang suka merekam video untuk media sosial baru yang banyak berbasis konten video seperti TikTok, Instagram TV, Facebook dan Youtube tentunya.

Layar LCD yang besar terlihat dominan di bagian belakang kamera

Apa yang baru dari Fujifilm X-S10?

Spesifikasi utama Fuji X-S10 banyak kemiripan dengan kamera Fuji X-T30 seperti mengunakan sensor X-Trans APS-C 26.1MP, video beresolusi video 4K 30p dengan batasan 30 menit. X-S10 juga hanya punya satu slot untuk memory card dan tidak WR (weather resistant).

Perbedaan utama Fuji X-S10 dengan X-T30 adalah dari segi desain terutama di layar putar-nya dan juga punya stabilizer di body, video slow motionnya ditingkatkan dari 120p ke 240p. X-S10 juga punya 18 film simulation, termasuk paling lengkap, mirip dengan Fuji X-T4.

Secara umum Fuji X-S10 adalah kamera yang menarik untuk content creator masa kini yang mencari kamera yang handal untuk foto & video. Nantikan review lengkap kamera ini di Infofotografi.

Terlihat cukup compact dengan lensa zoom 15-45mm

Spesifikasi utama Fuji X-S10

  • 26,1MP APS-C X-Trans sensor
  • 4K 30p, Full HD 240p, 30 menit
  • 4K 30p 4:2:2 10 bit via external recording
  • Native ISO 160-12800 (expandable to ISO 80-51200)
  • Continuous shooting max 20fps
  • Shutter 1/4000 mechanic, 1/32000 electronic
  • 18 Film Simulation
  • 5 Axis Stabilizer max 6 stop
  • Digital Image Stabilization untuk video
  • Baterai NP-W126S
  • 1 memory card slot
  • Berat: 465gram
  • Dimensi: 126 x 85.1 x 65.4
Saksikan kesan pertama hands-on Fuji X-S10

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Instagram: enchetjin

{ 1 comment… add one }

Leave a Comment