<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Info Fotografi &#187; Lain lain</title>
	<atom:link href="http://www.infofotografi.com/blog/category/lain-lain/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.infofotografi.com/blog</link>
	<description>Mengulas segala hal yang berkaitan dengan fotografi digital</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Jul 2010 05:55:11 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Kelas SPESIAL dasar fotografi di MEDAN, SUMUT 2-4 Agustus 2010</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2010/07/kelas-spesial-dasar-fotografi-di-medan-sumut-2-4-agustus-2010/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2010/07/kelas-spesial-dasar-fotografi-di-medan-sumut-2-4-agustus-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 07:33:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>
		<category><![CDATA[kelas]]></category>
		<category><![CDATA[kursus]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=603</guid>
		<description><![CDATA[3 X pertemuan dalam 1 minggu, 2 jam per pertemuan
Struktur kelas 40% teori, 40% praktek, 20% diskusi &#38; tanya jawab
MATERI
- Pengenalan dasar fotografi
- Pengunaan alat fotografi (kamera, lensa)
- Seni dan komposisi
- Dasar pencahayaan (alami dan buatan)
- Praktek dan tanya jawab
Setelah mengikuti kelas ini peserta diharapkan:
Memahami konsep dasar fotografi, memahami peran kamera dan lensa, mampu mengkomposisikan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F07%2Fkelas-spesial-dasar-fotografi-di-medan-sumut-2-4-agustus-2010%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F07%2Fkelas-spesial-dasar-fotografi-di-medan-sumut-2-4-agustus-2010%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>3 X pertemuan dalam 1 minggu, 2 jam per pertemuan</p>
<p>Struktur kelas 40% teori, 40% praktek, 20% diskusi &amp; tanya jawab</p>
<p>MATERI</p>
<p>- Pengenalan dasar fotografi<br />
- Pengunaan alat fotografi (kamera, lensa)<br />
- Seni dan komposisi<br />
- Dasar pencahayaan (alami dan buatan)<br />
- Praktek dan tanya jawab</p>
<p>Setelah mengikuti kelas ini peserta diharapkan:</p>
<p>Memahami konsep dasar fotografi, memahami peran kamera dan lensa, mampu mengkomposisikan foto yang menarik, dan dapat mengunakan kamera lebih efektif untuk foto potret/model, acara sosial, pemandangan dan sebagainya. <span id="more-603"></span></p>
<p>Maksimum peserta 8 orang, Minimal 3 orang</p>
<p>JADWAL &amp; LOKASI</p>
<p>Hari Senin, tanggal 2 Agustus 2010. Pukul 18.00-20.00 WIB<br />
Hari Selasa, tanggal 3 Agustus 2010. Pukul 18.00-20.00 WIB<br />
Hari Rabu, tanggal 4 Agustus 2010. Pukul 18.00-20.00 WIB</p>
<p>Lokasi: Medan, Sumatera Utara. Lokasi: Jln. Gandhi simpang Logam</p>
<p>PERSYARATAN</p>
<p>Terbuka untuk umum. Tersedia tiga kamera untuk di pinjam untuk praktek, namun saya rekomendasikan peserta untuk membawa kamera sendiri. Dianjurkan kamera yang memiliki mode manual.</p>
<p>Biaya: Rp. 450,000 / orang</p>
<p>MENERIMA PEMBAYARAN MELALUI:</p>
<p>Enche Tjin<br />
Bank BCA cabang Kapuk Muara<br />
no rek. 4081218557</p>
<p>Tempat diprioritaskan untuk yang telah melunasi pembayaran.</p>
<p>Pertanyaan bisa ditujukan melalui<br />
email: enche.zein@gmail.com<br />
HP 085885596118</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2010/07/kelas-spesial-dasar-fotografi-di-medan-sumut-2-4-agustus-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Media penyimpanan SD card dan Compact Flash</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2010/05/media-penyimpanan-sd-card-dan-compact-flash/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2010/05/media-penyimpanan-sd-card-dan-compact-flash/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 May 2010 07:50:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=558</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin salah satu topik yang jarang dibahas di dunia fotografi adalah media penyimpanan seperti SD card dan Compact Flash. Tapi saya yakin banyak yang cukup bingung memilih media penyimpanan yang optimal untuk kameranya. Hal ini antara lain disebabkan karena para produsen suka membingungkan pembeli dengan mengeluarkan versi yang bermacam-macam dan mencampurkan kata-kata berbau marketing seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F05%2Fmedia-penyimpanan-sd-card-dan-compact-flash%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F05%2Fmedia-penyimpanan-sd-card-dan-compact-flash%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Mungkin salah satu topik yang jarang dibahas di dunia fotografi adalah media penyimpanan seperti SD card dan Compact Flash. Tapi saya yakin banyak yang cukup bingung memilih media penyimpanan yang optimal untuk kameranya. Hal ini antara lain disebabkan karena para produsen suka membingungkan pembeli dengan mengeluarkan versi yang bermacam-macam dan mencampurkan kata-kata berbau marketing seperti &#8220;Ultimate, Extreme, Pro, Ultra&#8221; dan sebagainya.</p>
<div id="attachment_560" class="wp-caption alignright" style="width: 150px">
	<img class="size-thumbnail wp-image-560" title="memory-card" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2010/05/memory-card-150x150.jpg" alt="Macam-macam memory card dari Compact Flash sampai SD card mini" width="150" height="150" />
	<p class="wp-caption-text">Macam-macam memory card dari Compact Flash sampai SD card mini</p>
</div>
<p>Pada dasarnya, media penyimpanan populer terbagi atas dua: SD card (yang berukuran relatif kecil) dan Compact Flash card (CF Card). Dulu, SD card berkapasitas rendah dan pelan, sehingga kamera yang canggih biasanya mengunakan CF card.</p>
<p>Tapi kini SD card cukup cepat dan berkapasitas besar sehingga kamera canggih seperti Nikon D300s pun telah memiliki slot SD card.</p>
<p>Adapun kelebihan Compact Flash yaitu kualitas casingnya lebih kokoh, selain itu &#8220;contact&#8221; nya tidak terbuka seperti SD card. Di lain pihak, SD card, sesuai dengan namanya (Secure Digital), Anda dapat mengunci kartu supaya tidak bisa ditulis. Caranya tinggal menggeser <em>slider</em> di sebelah kiri SD card ke bawah. Selain itu SD card biasanya lebih murah dari CF card. <span id="more-558"></span></p>
<h3>Lalu apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli SD / CF card?</h3>
<p><strong>1. KECEPATAN</strong></p>
<p>Hal yang utama tentunya adalah <strong>kecepatan</strong>. Kecepatan yang tinggi memastikan kartu Anda dapat menulis dan membaca foto dengan cepat, sehingga tidak kehilangan momen karena harus menunggu kamera menulis foto ke media penyimpanan.</p>
<p>Biasanya, kecepatan SD/CF card di ukur dengan Megabyte per detik. Cara melihatnya adalah dengan melihat &#8220;Class&#8221; nya. Biasanya tertera di label SD card. Class 4 berarti kecepatan baca tulis minimal 4 mb/detik. Class 10 berarti kecepatan baca tulis minimal 10 mb / detik. Gampang bukan?</p>
<p>Lalu ada juga yang mengunakan ukuran perkalian dibanding dengan kecepatan Compact Disk (150 KB/s). Jadi kadang Anda akan menemukan CF card yang bertuliskan 133x, yang berarti kurang lebih 20 mb / detik atau class 20. Kalau yang 266x, berarti 40 mb / detik.</p>
<p class="note">Sebagai aturan umum, class 4 atau 4 MB/s sudah cukup untuk pemakai kamera saku berukuran 5-10 megapixel. Class 6 cukup baik untuk kamera digital SLR pemula, dan untuk yang canggih, atau ber megapixel besar, saya sarankan minimal memakai kartu berkecepatan 20 mb / detik.</p>
<p><strong>2. KAPASITAS</strong></p>
<p>Hal lain yang perlu diperhatikan yaitu kapasitas. Faktor faktor yang mempengaruhi pilihan Anda yaitu:</p>
<p><strong>Jenis kamera dan besarnya foto yang dihasilkan kamera Anda</strong><br />
Contohnya, kamera saku memerlukan kapasitas yang lebih sedikit daripada kamera digital SLR.</p>
<p><strong>Gaya foto Anda</strong><br />
Bila Anda mengambil foto atau video dalam jumlah sangat banyak dalam satu sesi, tentunya lebih baik memiliki media penyimpanan berkapasitas lebih besar.</p>
<p class="note">Sebagai gambaran, kartu berkapasitas 4 MB bisa menampung kurang lebih 400 foto JPG ukuran terbesar atau 155 foto RAW dari kamera Nikon D700 yang berukuran 12 megapixel. kartu yang berkapasitas sama, bisa menampung 800 foto yang dihasilkan kamera saku Panasonic LX3.</p>
<p class="note">
<p>Bila Anda seorang profesional, ada baiknya juga membeli beberapa kartu daripada satu kartu. Misalnya Anda bisa membeli dua kartu berkapasitas 2 GB daripada 1 kartu berkapasitas 4 GB. Karena bila satu kartu gagal/rusak, maka Anda ada yang satunya lagi. Untuk video, Anda mungkin perlu kartu berkapasitas minimal 8 GB, karena video memakan tempat sangat cepat. 10 menit video Full HD bisa memakan 2 GB atau lebih. </p>
<p><strong>3. MEREK</strong></p>
<p>Merek sebenarnya tidak berpengaruh banyak akan kinerja karena media penyimpanan kurang lebih seperti komoditas. Tapi banyak produsen yang menyamarkan hal ini dengan mengunakan marketing misalnya memberikan label packaging yang menarik sehingga mereka bisa menjual produk tersebut dengan harga yang lebih tinggi dari nilai yang sebenarnya.</p>
<p>Tapi saya juga tidak menyarankan membeli media penyimpanan yang tidak bermerek karena kualitas kontrolnya cukup bervariasi dan tidak bisa diandalkan. Beberapa merek yang bisa dipercaya di pasar yaitu Transcend, Kingston, Sandisk dan Lexar.</p>
<p>Mudah-mudahan artikel ini bisa memberikan pedoman untuk Anda dalam memahami media penyimpanan. Selamat belanja.</p>
<p><strong>Istilah / Singkatan</strong></p>
<p>SDHC = Secure Digital High Capacity = Media penyimpanan dari 4 GB ke 32 GB</p>
<p>SDXC = Secure Digital eXtended Capacity = Media penyimpanan sampai 2 Terabyte</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2010/05/media-penyimpanan-sd-card-dan-compact-flash/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kamera pro dan kamera amatir</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2010/03/kamera-pro-dan-kamera-amatir/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2010/03/kamera-pro-dan-kamera-amatir/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 05:39:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=459</guid>
		<description><![CDATA[Baru baru ini ada yang berkomentar di blog ini bahwa ada temannya yang memilih kamera bekas Canon 1d mark IIn (2005) dibanding dengan Canon 7D (2009). Alasan teman tersebut cukup sederhana, karena Canon 1d mark IIn adalah kamera pro.
Sebenarnya, apa sih yang membedakan antara kamera pro dan bukan? Menurut saya, sebenarnya tidak ada kamera yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F03%2Fkamera-pro-dan-kamera-amatir%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F03%2Fkamera-pro-dan-kamera-amatir%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Baru baru ini ada yang berkomentar di blog ini bahwa ada temannya yang memilih kamera bekas Canon 1d mark IIn (2005) dibanding dengan Canon 7D (2009). Alasan teman tersebut cukup sederhana, karena Canon 1d mark IIn adalah kamera pro.</p>
<p>Sebenarnya, apa sih yang membedakan antara kamera pro dan bukan? Menurut saya, sebenarnya tidak ada kamera yang berlabel pro atau amatir. Yang ada yaitu kamera pemula, yang identik dengan mudah dipakai dan relatif lebih ringan dan kecil. Sedangkan kamera canggih adalah kamera yang lebih rumit untuk dioperasikan dan memiliki kualitas badan kamera yang lebih berat dan tahan cuaca.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-460" title="canon-7d-vs-canon-1d-mark-iin" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2010/03/canon-7d-vs-canon-1d-mark-iin.jpg" alt="canon-7d-vs-canon-1d-mark-iin" width="484" height="157" /></p>
<p>Label pro lebih cocok untuk diberikan kepada fotografer daripada kamera. Fotografer pro adalah seseorang yang mengandalkan sebagian besar penghasilannya dari sektor fotografi.</p>
<p>Kaerena itulah, meski seorang fotografer mengunakan kamera SLR pemula, kamera saku atau kamera ponsel sekalipun, fotografer tersebut tetap fotografer profesional. Demikian juga sebaliknya, meski memakai kamera canggih, tapi hanya mengunakan kamera untuk hobi, maka orang tersebut tetap disebut fotografer amatir.</p>
<p>Tapi Anda perlu waspada juga, bila Anda ingin mencari uang dengan kamera pemula, maka Anda harus pastikan hasil foto Anda memuaskan klien, karena bila tidak, hal ini bisa dijadikan sebuah alasan untuk menggugat Anda di pengadilan.</p>
<p>Kembali ke pertanyaan awal, apakah keputusan membeli Canon 1d mark IIn lebih bijak daripada 7D? Kalau dilihat dari sisi teknologi, 1d mark IIn yang merupakan keluaran tahun 2005 tentunya sudah ketinggalan jaman. Hampir semua aspek kamera dari resolusi foto, auto fokus, kualitas layar LCD, fitur video dari Canon 7D melebihi Canon 1d mark IIn. Maka dari itu dalam membeli kamera, seyogyanya jangan terjebak dengan label kamera pro semata.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2010/03/kamera-pro-dan-kamera-amatir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ingin kelihatan seperti fotografer profesional ?</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/ingin-kelihatan-seperti-fotografer-profesional/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/ingin-kelihatan-seperti-fotografer-profesional/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jan 2010 00:50:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[Terkadang saya suka heran mengapa banyak fotografer amatir atau bahkan pemula ingin terlihat seperti fotografer profesional. Saya sendiri lebih suka tampil low profile atau sesuai dengan keadaan, misalnya kalau di acara pernikahaan, saya akan pakai jas dan celana sopan, bila memotret acara kampus, saya akan pakai baju biasa seperti mahasiswa lainnya. Tujuannya biar tidak banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F01%2Fingin-kelihatan-seperti-fotografer-profesional%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F01%2Fingin-kelihatan-seperti-fotografer-profesional%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Terkadang saya suka heran mengapa banyak fotografer amatir atau bahkan pemula ingin terlihat seperti fotografer profesional. Saya sendiri lebih suka tampil <em>low profile</em> atau sesuai dengan keadaan, misalnya kalau di acara pernikahaan, saya akan pakai jas dan celana sopan, bila memotret acara kampus, saya akan pakai baju biasa seperti mahasiswa lainnya. Tujuannya biar tidak banyak mata menuju pada saya sehingga orang disekitar saya tidak melulu memperhatikan saya atau terganggu karena kehadiran saya.</p>
<p>Tapi mungkin Anda berpendapat lain. Mungkin Anda ingin tampil beda atau ingin dikenali sebagai fotografer pro sehingga orang segan pada Anda atau untuk menarik orang untuk menjadi klien Anda. Oleh sebab itu, ada beberapa saran supaya Anda terlihat seperti fotografer profesional.</p>
<ul>
<li>Pakai kamera yang besar lalu pasang battery grip dibawahnya sehingga kamera terlihat lebih besar. Kalau perlu bawa dua kamera atau lebih.</li>
<li>Pakai lensa telephoto zoom yang panjang, lalu sering keker-keker dan mainkan zoom atau fokusnya.</li>
<li>Pakai jas khusus fotografer yang berkantong banyak.</li>
<li>Bawa tripod yang besar dan panjang</li>
<li>Bawa buku catatan kecil dan pena, kemudian kadang-kadang mencatat-catat sesuatu. Ini akan membuat orang berpikir, wah serius juga fotografernya.</li>
</ul>
<p>Dengan mempraktekkan ide-ide diatas ini, semoga Anda terlihat lebih profesional, tapi jangan sampai overdosis seperti dibawah ini:<br />
<span id="more-400"></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-401" title="fotografer-kamera-banyak" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2010/01/fotografer-kamera-banyak.jpg" alt="fotografer-kamera-banyak" width="450" height="676" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/ingin-kelihatan-seperti-fotografer-profesional/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tas kamera yang tidak mengundang maling</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/tas-kamera-yang-tidak-mengundang-maling/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/tas-kamera-yang-tidak-mengundang-maling/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 20:30:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[tas kamera]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Banyak tas kamera yang beredar di pasaran berbentuk seperti &#8230; tas kamera.. kotak, tebal dan kaku. Oleh sebab itu, tas kamera gampang di kenali oleh maling. Bagi yang sering jalan-jalan baik di kota maupun pedalaman, tentunya lebih berbahaya mengunakan tas kamera seperti itu.
Salah satu alternatif adalah dengan mengunakan tas biasa. Kamera dan lensa tentu saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F01%2Ftas-kamera-yang-tidak-mengundang-maling%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F01%2Ftas-kamera-yang-tidak-mengundang-maling%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Banyak tas kamera yang beredar di pasaran berbentuk seperti &#8230; tas kamera.. kotak, tebal dan kaku. Oleh sebab itu, tas kamera gampang di kenali oleh maling. Bagi yang sering jalan-jalan baik di kota maupun pedalaman, tentunya lebih berbahaya mengunakan tas kamera seperti itu.</p>
<p>Salah satu alternatif adalah dengan mengunakan tas biasa. Kamera dan lensa tentu saja harus tetap dilindungi, yaitu dengan sempak kamera dan lensa (camera holster).</p>
<p><img class="size-full wp-image-395 aligncenter" title="sempak-kamera-lensa" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2010/01/sempak-kamera-lensa.jpg" alt="sempak-kamera-lensa" width="280" height="195" /></p>
<p>Untuk aksesoris dan lensa tambahan, Anda bisa memasukkannya ke dalam kantung spesial untuk lensa maupun aksesoris. Tergantung lensa apa yang Anda beli, sebagian lensa sudah datang dengan kantung lensa sendiri, sehingga tidak perlu membeli lagi.</p>
<p>Dengan demikian, maka alat Anda terlindung, tapi juga tidak menarik perhatian maling, selain itu tas Anda akan bisa diisi lebih banyak barang, karena tidak dibatasi oleh lapisan busa yang terdapat di tas kamera.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/tas-kamera-yang-tidak-mengundang-maling/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kalibrasi Monitor</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/kalibrasi-monitor/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/kalibrasi-monitor/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 17:22:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>
		<category><![CDATA[kalibrasi]]></category>
		<category><![CDATA[monitor]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=381</guid>
		<description><![CDATA[Pernah tidak Anda kecewa ketika mendapati hasil cetak foto Anda ternyata lain daripada yang di layar monitor? Atau pernah tidak ketika melihat foto di layar komputer lain ternyata tidak sama? Misalnya terlalu kontras, atau terlalu kekuningan.
Hal ini disebabkan karena monitor Anda belum dikalibrasi. Untuk mengkalibrasikan monitor sebenarnya susah susah gampang. Susah karena kalau manual diperlukan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F01%2Fkalibrasi-monitor%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F01%2Fkalibrasi-monitor%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Pernah tidak Anda kecewa ketika mendapati hasil cetak foto Anda ternyata lain daripada yang di layar monitor? Atau pernah tidak ketika melihat foto di layar komputer lain ternyata tidak sama? Misalnya terlalu kontras, atau terlalu kekuningan.</p>
<p>Hal ini disebabkan karena monitor Anda belum dikalibrasi. Untuk mengkalibrasikan monitor sebenarnya susah susah gampang. Susah karena kalau manual diperlukan kejelian dan kesabaran untuk menjalani langkah-langkah dalam mengkalibrasikan monitor. Gampang karena tidak perlu ketrampilan tambahan.</p>
<p>Apa itu kalibrasi? kalibrasi pada dasarnya adalah menyesuaikan foto dilayar monitor dengan foto yang sudah dicetak.</p>
<h3>Berikut langkah-langkah kalibrasi manual monitor:</h3>
<ol>
<li>Cek ukuran resolusi layar (image resolution) pastikan settingnya berada dipaling tinggi atau pilih yang paling optimal.</li>
<li>Pastikan layar berada di setting warna 24 bit atau high-color</li>
<li>Pastikan tidak ada cahaya yang kuat langsung menyorot monitor Anda sehingga timbul pantulan</li>
<li>Cetak foto favorit Anda dengan kertas foto profesional</li>
<li>Atur setting brightness, contrast dan warna (Merah, Hijau, Biru) monitor sehingga menyerupai foto</li>
<li>Gunakan program seperti Adobe Gamma (biasa ditemukan di control panel) atau Quickgamma (gratis)</li>
<li>Bila Anda mengunakan Windows 7, Anda bisa mengunakan fasilitas kalibrasi yang bisa ditemukan di control panel/Apperance/Display</li>
</ol>
<p>Kalibrasi monitor juga bisa dilakukan dengan mengunakan alat kalibrasi otomatis yang bisa dibeli di pasaran contohnya adalah <a href="http://www.amazon.com/gp/product/B002OCF57K?ie=UTF8&amp;tag=web06e-20&amp;linkCode=as2&amp;camp=1789&amp;creative=390957&amp;creativeASIN=B002OCF57K" target="_blank">Spyder 3</a>. Di komputer yang canggih juga mungkin ada alat kalibrasi otomatis.</p>
<p>Sumber langkah-langkah kalibrasi dari <a href="http://www.wikihow.com/Calibrate-Your-Monitor" target="_blank">WikiHow</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/kalibrasi-monitor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih Tripod</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/memilih-tripod/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/memilih-tripod/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 00:15:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>
		<category><![CDATA[tripod]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=371</guid>
		<description><![CDATA[Tripod adalah alat yang penting bagi fotografer profesional maupun amatir, tapi karena perkembangan fotografi digital yang cepat, tripod menjadi kurang terkenal.
Fungsi tripod yang terutama adalah untuk menyangga kamera sehingga foto/video tidak kabur. Fungsi ini banyak digantikan oleh fungsi image stabilization (IS) kamera atau lensa dan juga perkembangan kamera digital yang mampu memproduksi foto yang relatif [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F01%2Fmemilih-tripod%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2010%2F01%2Fmemilih-tripod%2F" height="61" width="51" /></a></div><p><img class="alignright size-full wp-image-373" title="induro-tripod-bagus" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2010/01/induro-tripod-bagus.jpg" alt="induro-tripod-bagus" width="196" height="196" />Tripod adalah alat yang penting bagi fotografer profesional maupun amatir, tapi karena perkembangan fotografi digital yang cepat, tripod menjadi kurang terkenal.</p>
<p>Fungsi tripod yang terutama adalah untuk menyangga kamera sehingga foto/video tidak kabur. Fungsi ini banyak digantikan oleh fungsi image stabilization (IS) kamera atau lensa dan juga perkembangan kamera digital yang mampu memproduksi foto yang relatif bersih meski dalam setting ISO tinggi atau di tempat yang kurang cahaya. Meskipun demikian, teknologi digital diatas belum sempurna.</p>
<p>Untuk memaksimalkan karya foto, tripod merupakan alat bantu yang wajib dipunyai. Keseriusan seorang fotografer seringkali bisa dilihat dari tripod yang digunakan.</p>
<h3>Tips untuk memilih tripod</h3>
<ul>
<li>Tripod bisa digunakan dalam jangka waktu lama dan jarang atau tidak bisa kadalursa seperti barang elektronik, oleh sebab itu jangan terlalu pelit dalam membeli tripod. Tripod yang murah sebagian besar berkualitas rendah sehingga cepat rusak, tidak tahan air dan tidak stabil.</li>
<li>Mencari ukuran tripod seharusnya disesuaikan dengan peralatan fotografi Anda. Bila Anda mengunakan kamera saku, hendaknya mencari ukuran tripod yang lebih kecil, sedangkan bila mengunakan kamera DSLR profesional dengan lensa super panjang, sebaiknya mengunakan tripod yang besar dan kokoh.</li>
<li>Tripod yang berbahan baik, biasanya kokoh tapi ringan, sehingga tidak memberatkan bila dibawa atau dipindahkan. Bahan-bahan yang kokoh tapi ringan antara lain magnesium alloy dan carbon fiber.</li>
<li>Tripod yang baik memiliki <em>ball head</em> (kepala tripod) dan kaki yang terpisah, sehingga Anda bisa menukar ball head sesuai dengan kebutuhan.</li>
<li>Tripod yang baik memiliki <em>quick release plate</em>, sehingga Anda bisa melepaskan kamera dari tripod dengan mudah dan cepat.</li>
<li>Tripod yang baik memiliki bubble head, sehingga Anda bisa mengetahui apakah tripod Anda telah sejajar dengan garis horizon atau belum.</li>
</ul>
<p>Banyak merek tripod yang beredar di pasaran, tapi ada dua perusahaan yang menurut saya memproduksi tripod yang sangat baik kualitasnya. Mereka adalah <a href="http://www.manfrotto.com/Jahia/site/manfrotto" target="_blank">Manfrotto</a> dan <a href="http://www.indurogear.com/products_catalog_DM-SeriesBallHeads.html" target="_blank">Induro</a>. Selamat berbelanja!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2010/01/memilih-tripod/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips foto selama musim liburan</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2009/12/tips-foto-selama-musim-liburan/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2009/12/tips-foto-selama-musim-liburan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2009 23:30:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>
		<category><![CDATA[Lampu Kilat]]></category>
		<category><![CDATA[Potret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=306</guid>
		<description><![CDATA[Tips ini dipersembahkan oleh Nikon, yang saya kira cukup membantu dan ini berlaku untuk apapun kamera yang digunakan.

Lihat ke lensa bukan ke lampu kilat sehinga terhindar dari mata merah karena pantulan lampu dan mata berkedip saat di foto.
Cari latar belakang yang sederhana yang tidak mengganggu objek utama.
Focus untuk apa yang penting, terutama bagian wajah. Banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2009%2F12%2Ftips-foto-selama-musim-liburan%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2009%2F12%2Ftips-foto-selama-musim-liburan%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Tips ini dipersembahkan oleh <a href="http://press.nikonusa.com/2009/12/nikons_picture_yourself_survey.php?utm_source=feedburner&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=Feed%3A+NikonPressCenter+%28Nikon+Press+Center%29&amp;utm_content=Google+Reader" target="_blank"><strong><em>Nikon</em></strong></a>, yang saya kira cukup membantu dan ini berlaku untuk apapun kamera yang digunakan.</p>
<ul>
<li>Lihat ke lensa bukan ke lampu kilat sehinga terhindar dari mata merah karena pantulan lampu dan mata berkedip saat di foto.</li>
<li>Cari latar belakang yang sederhana yang tidak mengganggu objek utama.</li>
<li>Focus untuk apa yang penting, terutama bagian wajah. Banyak kamera memiliki fitur deteksi wajah.</li>
<li>Saat mengunakan lampu kilat, jangan terlalu dekat karena hasil foto bisa menjadi terlalu terang.</li>
<li>Bila ingin menangkap lampu-lampu khas natal, matikan lampu kilat tapi peganglah kamera se-steady mungkin atau taruh kamera di atas tripod atau penyangga lain.</li>
<li>Coba perspektif / sudut lain dalam mengambil foto, sehingga meningkatkan variasi dan kreativitas.</li>
<li>Ambil banyak foto sehingga meningkatkan peluang mendapatkan foto yang luar biasa.</li>
</ul>
<p>Selamat hari Natal dan Tahun Baru 2009-2010!</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://www.enchetjin.com/photos/742992557_rXg63-M.jpg" alt="" width="486" height="323" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2009/12/tips-foto-selama-musim-liburan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Komposisi &#8211; Memberikan kesan skala pada foto</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2009/09/komposisi-skala-tekstur/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2009/09/komposisi-skala-tekstur/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 03:45:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>
		<category><![CDATA[komposisi]]></category>
		<category><![CDATA[skala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=185</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu, saya mengunjungi Princeton University di New Jersey di AS di sore hari. Disana ada sebuah kolam dengan air pancur yang cukup indah, tapi saya lebih tertarik dengan tekstur air di kolam tersebut. Maka saya mengambil beberapa foto.
Berikut ini foto yang saya ambil
Tapi saya merasa ada yang kurang dengan foto diatas lalu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2009%2F09%2Fkomposisi-skala-tekstur%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2009%2F09%2Fkomposisi-skala-tekstur%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Beberapa waktu yang lalu, saya mengunjungi Princeton University di New Jersey di AS di sore hari. Disana ada sebuah kolam dengan air pancur yang cukup indah, tapi saya lebih tertarik dengan tekstur air di kolam tersebut. Maka saya mengambil beberapa foto.</p>
<p>Berikut ini foto yang saya ambil</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 432px">
	<img class="  " src="http://www.enchetjin.com/photos/651740227_VWKoD-M.jpg" alt="Komposisi tekstur yang sederhana - garis diagonal dan tekstur air yang melengkung memberikan kesan dinamis" width="432" height="290" />
	<p class="wp-caption-text">Komposisi tekstur yang sederhana - garis diagonal dan tekstur air yang melengkung memberikan kesan dinamis</p>
</div>
<p>Tapi saya merasa ada yang kurang dengan foto diatas lalu saya mengkomposisi ulang subjek yang sama, kali ini saya ikut sertakan dua gadis yang sedang ngobrol di ujung kolam. Jadi foto tersebut juga bisa memberikan kesan adanya skala / perbedaan ukuran antara kolam dan manusia.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 432px">
	<img class="  " src="http://www.enchetjin.com/photos/651740583_Uz7y2-M.jpg" alt="Foto diambil dengan Nikon d3000 dan lensa kit 18-55mm VR" width="432" height="290" />
	<p class="wp-caption-text">Foto diambil dengan Nikon d3000 dan lensa kit 18-55mm VR</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2009/09/komposisi-skala-tekstur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tas kamera untuk kamera digital SLR</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/tas-kamera-untuk-kamera-digital-slr/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/tas-kamera-untuk-kamera-digital-slr/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Jul 2009 12:19:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[Membeli tas kamera untuk dSLR seringkali bikin pusing juga. Hal ini karena banyak pilihan dan jenis kamera. Ada yang bertipe backpack / ransel, ada yang bertipe messenger / selempang, dan ada juga yang tas pinggang, dan lain lain. Kompleksitas pilihan ditambah lagi dengan ukuran tas yang berbeda-beda.
Saya akan mengulas jenis-jenis tas kamera untuk memudahkan Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2009%2F07%2Ftas-kamera-untuk-kamera-digital-slr%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2009%2F07%2Ftas-kamera-untuk-kamera-digital-slr%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Membeli tas kamera untuk dSLR seringkali bikin pusing juga. Hal ini karena banyak pilihan dan jenis kamera. Ada yang bertipe backpack / ransel, ada yang bertipe messenger / selempang, dan ada juga yang tas pinggang, dan lain lain. Kompleksitas pilihan ditambah lagi dengan ukuran tas yang berbeda-beda.</p>
<p>Saya akan mengulas jenis-jenis tas kamera untuk memudahkan Anda mencari yang paling cocok.</p>
<p><strong>1. Messenger bag</strong><br />
Tas jenis selempang ini bagus bila Anda memiliki kamera d-SLR kecil dengan satu ekstra tambahan. Bila Anda memiliki SLR besar, dan lensa panjang yang berat, maka Anda akan merasa tidak nyaman untuk dipakai dalam jangka waktu lama. Kelebihan utama tas jenis ini adalah aksesibilitas. Anda dapat mengambil kamera/lensa dalam tas dengan cepat daripada tas jenis lainnya.</p>
<p><strong>2. Backpack / Ransel</strong><br />
Tas jenis ini sangat nyaman digunakan untuk perjalanan jarak jauh dan bila Anda membawa peralatan dalam jumlah lumayan banyak. Kekurangannya yaitu tidak bisa mengakses peralatan Anda dalam waktu cepat seperti tas selempang.</p>
<p><strong>3. Tas pinggang  / Waist Bag</strong><br />
Tas jenis ini berukuran kecil dan tidak bisa memuat peralatan berat, tapi bila Anda memiliki kamera digital SLR ukuran kecil dengan lensa pendek, maka tas ini cukup ideal karena Anda bisa mengakses peralatan Anda dengan sangat cepat.</p>
<p><strong>4. Koper</strong><br />
Tas jenis ini biasanya untuk fotografer yang memiliki peralatan dengan jumlah banyak dan berat, dari kamera, lensa, lampu kilat, laptop dan sebagainya.</p>
<p><strong>5. Modular Belt Sistem</strong><br />
Dipopulerkan oleh <a href="http://www.thinktankphoto.com" target="_blank">Think Tank Photo</a>, modular belt sistem adalah tas tas pinggang yang modular artinya bisa ditambah maupun dikurangi sesuai kebutuhan. Sistem ini sangat terkanl dikalangan wartawan foto karena mudah mengakses peralatan mereka dan juga mereka akan merasa lebih ringan karena distribusi berat lebih merata.</p>
<p>Tas kamera seringkali terasa mahal, tapi dibandingkan dengan harga peralatan kamera, harga tas kamera sebenarnya jauh lebih murah. Memilih tas kamera sebaiknya mempertimbangkan gaya fotografi Anda, misalnya berapa banyak peralatan yang Anda harus bawa dan berapa sering Anda harus mengakses peralatan Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2009/07/tas-kamera-untuk-kamera-digital-slr/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
