<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Info Fotografi</title>
	<atom:link href="http://www.infofotografi.com/blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.infofotografi.com/blog</link>
	<description>Mengulas segala hal yang berkaitan dengan fotografi digital</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 11:33:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tips mengganti lensa kamera dengan cepat</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2012/02/tips-mengganti-lensa-kamera-cepat/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2012/02/tips-mengganti-lensa-kamera-cepat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 11:33:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lensa]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=2245</guid>
		<description><![CDATA[Peminat serius fotografi biasanya memiliki lebih dari satu lensa. Nah, biasanya, banyak orang tidak menyukai mengganti-ganti lensa karena merepotkan dan cukup makan waktu bagi yang belum terlalu berpengalaman. Maka itu saya ingin berbagi tips saya dalam mengganti lensa dengan cepat dan aman.
1. Jika sering mengganti lensa, sebaiknya menggunakan tas kamera selempang atau tas khusus lensa. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F02%2Ftips-mengganti-lensa-kamera-cepat%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F02%2Ftips-mengganti-lensa-kamera-cepat%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Peminat serius fotografi biasanya memiliki lebih dari satu lensa. Nah, biasanya, banyak orang tidak menyukai mengganti-ganti lensa karena merepotkan dan cukup makan waktu bagi yang belum terlalu berpengalaman. Maka itu saya ingin berbagi tips saya dalam mengganti lensa dengan cepat dan aman.</p>
<p>1. Jika sering mengganti lensa, sebaiknya menggunakan tas kamera selempang atau tas khusus lensa. Lensa yang disimpan harus mudah dijangkau. Sulit untuk mengganti lensa jika tas yang digunakan bertipe ransel atau memiliki penutup berlapis-lapis.</p>
<p>2. Penutup lensa baik yang depan dan belakang sebaiknya dibuka supaya tidak menghabiskan waktu saat membuka kedua penutup sehingga penggantian lensa lebih cepat. Memang ada resikonya yaitu debu bisa lebih mudah menempel di lensa. Tapi tidak perlu terlalu kuatir jika tas kita ada penutupnya.</p>
<div id="attachment_2246" class="wp-caption aligncenter" style="width: 300px">
	<img class="size-medium wp-image-2246" title="shootsac" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/02/shootsac-300x199.jpg" alt="Shootsac, salah satu merek tas khusus lensa dan aksesoris" width="300" height="199" />
	<p class="wp-caption-text">Shootsac, salah satu merek tas khusus lensa dan aksesoris</p>
</div>
<p>3. Pastikan kamera sedang pada posisi OFF. Jika tidak, sensor dapat menarik debu saat lensa terbuka.</p>
<p>4. Saat menukar lensa, pastikan kamera mengarah ke bawah supaya debu tidak mudah masuk ke sensor.</p>
<p>5. Hindari tempat yang sangat kotor atau sangat berdebu saat mengganti lensa</p>
<p>6. Diperlukan banyak latihan untuk dapat mengganti lensa kamera dengan cepat. Semakin banyak latihan, semakin mudah dan lancar penggantian lensa.</p>
<p>Selamat berlatih!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2012/02/tips-mengganti-lensa-kamera-cepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadwal kursus kilat fotografi bulan Februari 2012</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2012/02/jadwal-kursus-kilat-fotografi-bulan-februari-2012/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2012/02/jadwal-kursus-kilat-fotografi-bulan-februari-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 02:15:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=2240</guid>
		<description><![CDATA[Halo semua pembaca Infofotografi, berikut ini adalah jadwal kursus untuk bulan Februari 2012
1. Belajar foto editing dan manajemen foto dengan Adobe Photoshop Lightroom
Angkatan 6 &#8211; Sabtu 4 Februari 2012 pukul 10.00-17.00 WIB
Tempat: WTC Mangga Dua, Lt. UG, Blok C No. 10B Dekat Restoran D&#8217;Cost Jakarta Utara
Info lengkap &#124; Biaya: Rp. 425,000 / orang &#8211; Rp. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F02%2Fjadwal-kursus-kilat-fotografi-bulan-februari-2012%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F02%2Fjadwal-kursus-kilat-fotografi-bulan-februari-2012%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Halo semua pembaca Infofotografi, berikut ini adalah jadwal kursus untuk bulan Februari 2012</p>
<p><strong>1. Belajar foto editing dan manajemen foto dengan Adobe Photoshop Lightroom</strong><br />
Angkatan 6 &#8211; Sabtu 4 Februari 2012 pukul 10.00-17.00 WIB<br />
Tempat: WTC Mangga Dua, Lt. UG, Blok C No. 10B Dekat Restoran D&#8217;Cost Jakarta Utara<br />
<a href="http://infofotografi.com/kursus-fotografi-lightroom.html">Info lengkap</a> | Biaya: Rp. 425,000 / orang &#8211; Rp. 375,000 untuk alumni dan pelajar &#8211; gratis handout</p>
<p><strong>2. Kupas tuntas kamera DSLR Nikon</strong><br />
Angkatan 9 &#8211; Sabtu 11 Februari 2012 pukul 13.00-17.00 WIB<br />
Tempat: Jerin Cake &amp; Bakery, Jl. Fatmawati Raya no. 43. Jakarta Selatan<br />
<a href="http://infofotografi.com/kupas-tuntas-nikon.html">Info lengkap</a> | Biaya: Rp. 200,000/orang &#8211; gratis booklet fungsi dan menu kamera</p>
<p><strong>3. Kupas tuntas kamera DSLR Canon</strong><br />
Angkatan 9 &#8211; Minggu 12 Februari 2012 pukul 13.00-17.00 WIB<br />
Tempat: Jerin Cake &amp; Bakery, Jl. Fatmawati Raya no. 43. Jakarta Selatan<br />
<a href="http://infofotografi.com/kupas-tuntas-canon.html">Info lengkap</a> | Biaya: Rp. 200,000/orang &#8211; gratis booklet fungsi dan menu kamera</p>
<p><strong>4. Kursus kilat Dasar Fotografi 2 hari</strong><br />
Angkatan 31 &#8211; Sabtu-Minggu 18-19 Februari 2012 pukul 10.00-14.45 WIB.<br />
Tempat: Jerin Cake &amp; Bakery, Jl. Fatmawati Raya no. 43. Jakarta Selatan<br />
<a href="http://infofotografi.com/kursus-fotografi-pemula.html">Info lengkap</a> | Biaya Rp. 550,000/orang, Rp 500,000 untuk pelajar/mahasiswa</p>
<p><strong>5. Kursus kilat Dasar Fotografi 2 hari</strong><br />
Angkatan 32 &#8211; Sabtu-Minggu 25-26 Februari 2012 pukul 10.00-14.45 WIB.<br />
Tempat: WTC Mangga Dua, Lt. UG, Blok C / No. 10B dekat restoran D’Cost. Jakarta Utara<br />
<a href="http://infofotografi.com/kursus-fotografi-pemula.html">Info lengkap</a> | Biaya Rp. 550,000/orang, Rp 500,000 untuk pelajar/mahasiswa</p>
<div id="attachment_2242" class="wp-caption aligncenter" style="width: 350px">
	<img class="size-full wp-image-2242" title="Peta Jerin Bakery" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/02/P1080539.jpg" alt="Peta lokasi Jerin Bakery" width="350" height="210" />
	<p class="wp-caption-text">Peta lokasi Jerin Bakery</p>
</div>
<p><strong>Cara mendaftar</strong><br />
1. Transfer bank atas nama Enche Tjin<br />
via Bank BCA: no rek. 4081218557<br />
via Bank Mandiri: no rek no rek. 1680000667780</p>
<p>2. Konfirmasi melalui e-mail (email: enche.zein@gmail.com), sms atau telepon (085813183069) dengan menyertakan nama peserta dan nama penyetor</p>
<p>3. Datang di hari H sesuai dengan jadwal yang tercantum</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2012/02/jadwal-kursus-kilat-fotografi-bulan-februari-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Percaya akan foto sendiri</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/percaya-akan-foto-sendiri/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/percaya-akan-foto-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Jan 2012 11:58:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=2235</guid>
		<description><![CDATA[Tujuan fotografi kita salah satunya adalah untuk berbagi kepada orang lain. Perkembangan media sosial seperti facebook, google+, flickr, dll membuat acara sharing ini menjadi mudah.
Meskipun demikian, banyak fotografer masih mengurungkan niatnya untuk berbagi karena kurang percaya dengan kualitas foto sendiri. Media sosial membuat fotografer berpikir berulang-ulang dan takut apakah fotonya akan diterima dengan baik oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fpercaya-akan-foto-sendiri%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fpercaya-akan-foto-sendiri%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Tujuan fotografi kita salah satunya adalah untuk berbagi kepada orang lain. Perkembangan media sosial seperti facebook, google+, flickr, dll membuat acara sharing ini menjadi mudah.</p>
<p>Meskipun demikian, banyak fotografer masih mengurungkan niatnya untuk berbagi karena kurang percaya dengan kualitas foto sendiri. Media sosial membuat fotografer berpikir berulang-ulang dan takut apakah fotonya akan diterima dengan baik oleh teman-temannya dan masyarakat luas. Karena takut respon negatif, atau kurang direspon, maka fotografer tersebut menjadi ragu untuk menampilkan foto apa adanya.</p>
<p>Untuk mengkompensasikan kekurang-percayaan atas fotonya sendiri, banyak orang yang mengunakan editing yang hasilnya seringkali membuat lebih buruk dan tidak jujur. Sebenarnya, foto yang di edit secara berlebihan membuat masyarakat yang melihat foto tersebut malah ikut tidak mempercayai  foto tersebut.</p>
<p>Contohnya adalah teknik pengeditan seperti HDR, instagram (aplikasi Iphone), filter / action photoshop dan sebagainya. Dengan pengeditan ini, fotografer merasa lebih nyaman dengan hasil fotonya. Tapi dengan pengeditan berlebihan dan &#8220;hantam kromo&#8221; semacam ini, maka foto yang tadinya bagus, jujur dan jelas menjadi kabur tertutup dengan tirai &#8220;make-up&#8221; editan.</p>
<p>Contoh lain, di foto iklan dan foto di majalah-majalah. Banyak yang telah mengalami pengeditan sehingga tidak alami lagi. Misalnya selebriti yang kulitnya sangat mulus dan pinggangnya sangat ramping. Dengan banyaknya foto yang diedit secara berlebihan, masyarakat menjadi tidak percaya lagi dengan fotografi. Akhirnya terbentuk lingkaran ketidakpercayaan yang tidak berakhir.</p>
<div id="attachment_2236" class="wp-caption aligncenter" style="width: 439px">
	<img class="size-full wp-image-2236 " title="photoshop-selebriti" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/photoshop-selebriti.jpg" alt="Pinggang, lengan dan paha semuanya di-photoshop menjadi ramping" width="439" height="295" />
	<p class="wp-caption-text">Pinggang, lengan dan paha semuanya di-photoshop menjadi ramping</p>
</div>
<p>Selain itu, fotografer yang kurang pede juga biasanya memberikan deskripsi yang terlalu berlebihan di judul atau keterangan di fotonya. Padahal foto yang bagus akan bercerita dengan sendirinya dan tidak membutuhkan terlalu banyak keterangan.</p>
<p>Ada dua jenis fotografer yang bermasalah berkaitan dengan kepercayaan:</p>
<ul>
<li>Fotografernya percaya dengan hasil karyanya, tapi teknik fotonya memang belum bagus saat pemotretan.</li>
<li>Fotonya sudah bagus, cuma yang moto senantiasa kurang pede dengan hasilnya.</li>
</ul>
<p>Solusi untuk yg fotografer pertama relatif mudah, belajar dan foto lagi teknik yang lebih baik. Dengan rajin belajar foto dan latihan melihat, maka tidak terasa kualitas foto kita akan meningkat.</p>
<p>Kualitas foto kita meningkat karena kita sudah menguasai teknik-teknik foto, semakin mengenal peralatan kita (kamera, lensa, flash, dll) sehingga semakin mudah mengekspresikan maksud  kita. Secara otomatis masyarakat yang melihat foto tersebut akan dapat memahami apa yang ingin kita sampaikan.</p>
<p>Untuk yang kedua, menumbuhkan kepercayaan diri dari dalam diri sendiri seringkali malah lebih sulit. Solusinya adalah mencari mentor yang bisa membimbing dan mengarahkan ke arah yang positif. Dengan menguasai ilmu fotografi dan seni, maka seseorang akan menjadi lebih pede dengan hasil karyanya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/percaya-akan-foto-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rekomendasi lensa untuk kamera Olympus &amp; Panasonic Micro four thirds</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/rekomendasi-lensa-untuk-kamera-olympus-panasonic-micro-four-thirds/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/rekomendasi-lensa-untuk-kamera-olympus-panasonic-micro-four-thirds/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 04:28:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lensa]]></category>
		<category><![CDATA[m43]]></category>
		<category><![CDATA[olympus pen]]></category>
		<category><![CDATA[panasonic g]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=2223</guid>
		<description><![CDATA[Kamera-kamera mirrorless saat ini sedang tren, termasuk kamera-kamera dari Olympus dan Panasonic. Tren ini akan terus berlanjut ke tahun-tahun berikutnya. Sistem kamera ini disukai karena ukurannya yang hanya sedikit lebih besar dari kamera saku tapi bisa ganti lensa dan menghasilkan kualitas foto yang bagus.
Rekomendasi lensa untuk kamera sistem micro four thirds (m43): Olympus PEN dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Frekomendasi-lensa-untuk-kamera-olympus-panasonic-micro-four-thirds%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Frekomendasi-lensa-untuk-kamera-olympus-panasonic-micro-four-thirds%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Kamera-kamera mirrorless saat ini sedang tren, termasuk kamera-kamera dari Olympus dan Panasonic. Tren ini akan terus berlanjut ke tahun-tahun berikutnya. Sistem kamera ini disukai karena ukurannya yang hanya sedikit lebih besar dari kamera saku tapi bisa ganti lensa dan menghasilkan kualitas foto yang bagus.</p>
<div id="attachment_2227" class="wp-caption aligncenter" style="width: 450px">
	<img class="size-full wp-image-2227" title="olympus-ep3" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/olympus-ep3.jpg" alt="Olympus PEN E-P3" width="450" height="297" />
	<p class="wp-caption-text">Olympus PEN E-P3</p>
</div>
<h3>Rekomendasi lensa untuk kamera sistem micro four thirds (m43): Olympus PEN dan Panasonic Lumix G</h3>
<p>Lensa Zoom &#8211; praktis untuk digunakan untuk berbagai jenis fotografi</p>
<ul>
<li><strong>Panasonic 14-42mm f/3.5-5.6 POWER OIS X</strong> Rp. 4 juta &#8211; Lensa zoom sehari-hari dengan ukuran yang sangat kecil, ringan dan kualitas fotonya sangat baik</li>
<li><strong>Panasonic 45-200mm f/4-5.6</strong> Rp. 4 juta Rp. 4  juta &#8211; Lensa telefoto untuk foto olahraga, satwa liar, portrait</li>
<li><strong>Panasonic 14-140mm f/4-5.8</strong> Rp. 8 juta &#8211; Lensa zoom serba guna, cocok untuk jalan-jalan dan merekam video</li>
<li><strong>Panasonic 7-14mm f/4</strong> Rp. 10.4 juta &#8211; Lensa super lebar cocok untuk pemandangan, budaya, interior</li>
</ul>
<p>Lensa Fix &#8211; berbukaan besar, ideal untuk foto kondisi cahaya yang gelap dan untuk membuat latar belakang blur</p>
<ul>
<li><strong>Olympus 12mm f/2</strong> Rp. 8 juta &#8211; Lensa lebar kualitas tinggi untuk pemandangan dan interior</li>
<li><strong>Panasonic 20mm f/1.7</strong> Rp. 4.35 juta &#8211; Lensa standar untuk mendapatkan perspektif alami seperti mata manusia</li>
<li><strong>Olympus 45mm f/1.8</strong> Rp. 3.75 juta &#8211; Lensa medium-telefoto untuk foto portrait dan candid</li>
<li><strong>Panasonic 45mm f/1.8 G Macro</strong> &#8211; Mega OIS, Leica Rp. 6.5 &#8211; Lensa makro untuk food photography, detail, serangga, bunga</li>
</ul>
<p>Untuk kamera lainnya, baca <a href="http://www.infofotografi.com/blog/2011/03/rekomendasi-lensa-untuk-kamera-dslr-canon/" target="_blank">Rekomendasi lensa untuk kamera DSLR Canon</a> | <a href="http://www.infofotografi.com/blog/2011/03/rekomendasi-lensa-untuk-kamera-dslr-sony/" target="_blank">Sony</a> | <a href="http://www.infofotografi.com/blog/2011/12/rekomendasi-lensa-untuk-kamera-dslr-pentax/" target="_blank">Pentax</a> | <a href="http://www.infofotografi.com/blog/2011/03/rekomendasi-lensa-untuk-kamera-dslr-nikon/" target="_blank">Nikon</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/rekomendasi-lensa-untuk-kamera-olympus-panasonic-micro-four-thirds/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menghadapi pemandangan yang kontras</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/menghadapi-pemandangan-yang-kontras/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/menghadapi-pemandangan-yang-kontras/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2012 13:46:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dasar Fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[Foto Editing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=2211</guid>
		<description><![CDATA[Ketika perbedaan terang gelap di suatu tempat sangat tinggi seperti pada foto pemandangan, dimana langit jauh lebih terang daripada laut, maka kita harus berkompromi dengan setting exposure.
Rentang dinamis sensor kamera digital terbatas dan tidak seperti mata manusia, maka dari itu jika kita memprioritaskan bagian yang gelap, bagian yang terang menjadi terlalu terang, dan sebaliknya jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fmenghadapi-pemandangan-yang-kontras%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fmenghadapi-pemandangan-yang-kontras%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Ketika perbedaan terang gelap di suatu tempat sangat tinggi seperti pada foto pemandangan, dimana langit jauh lebih terang daripada laut, maka kita harus berkompromi dengan setting exposure.</p>
<p>Rentang dinamis sensor kamera digital terbatas dan tidak seperti mata manusia, maka dari itu jika kita memprioritaskan bagian yang gelap, bagian yang terang menjadi terlalu terang, dan sebaliknya jika kita memprioritaskan bagian yang terang, bagian yang gelap menjadi terlalu gelap.</p>
<p>Pertama-tama, pilihan format foto yang saya pakai berbentuk RAW supaya saya bisa menyelamatkan di daerah terang dan gelap tanpa mengurangi kualitas foto secara berlebihan. Tentunya setelah memotret, dibutuhkan langkah tambahan yaitu kita harus mengedit foto lagi.</p>
<p>Biasanya saya memprioritaskan pada bagian yang terang karena lebih sulit menyelamatkan detail di daerah yang terlalu terang daripada membuat daerah yang gelap menjadi terang.</p>
<p>Contohnya, di mode program (P), saya akan mengunakan metering mode spot/partial lalu saya akan arahkan ke bagian yang terang dan kemudian mengingat setting bukaan dan shutter speed yang dipilih kamera. Lalu saya akan mengunakan mode manual dan menetapkan setting yang saya catat dalam pikiran saya, merekomposisi foto dan kemudian memotret.</p>
<p>Jika kita memilih untuk mengunakan format JPG, kita bisa mengatur keseimbangan kontras antara highlight dan shadow dengan mengaktifkan fitur Active D-Lighting (Nikon) atau Auto Lighting Optimizer (Canon). Dengan fitur ini, kita bisa mengurangi kontras antara bagian yang terang dan gelap. Akibatnya, detail di bagian terang dan gelap, serta pencahayaan yang lebih seimbang bisa didapatkan. Jangan aktifkan fitur ini jika kita justru ingin foto yang memiliki kontras yang tinggi (saat kita ingin bagian yang gelap, gelap total).</p>
<p>Ada fitur yang dinamakan highlight tone priority. Fitur ini terdapat di kamera DSLR Canon. Fitur ini diaktifkan di menu custom function. Fungsinya adalah untuk menyelamatkan detail bagian yang terang (highlight).  Fitur ini cocok untuk subjek foto yang berwarna putih seperti baju pengantin. Dengan aktifnya fitur ini, detail-detail dari gaun pengantin akan terjaga. Namun ada kelemahan fitur ini, yaitu saat fitur ini aktif, ISO 100 dan 12800 tidak bisa digunakan. Selain itu, bagian yang gelap (shadow) akan lebih gelap. Karena kelemahan itu, gunakan fitur ini jika benar-benar dibutuhkan.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-2216" title="Foto kontras" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/DSC_1984.JPG" alt="Foto kontras" width="495" height="329" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Di foto diatas, keadaan di dalam ruang candi tua sangat gelap sedangkan cahaya di luar sangat terang. Maka itu pemandangan ini disebut pemandangan yang kontras. Untuk menyeimbangkannya, saya mencari setting exposure supaya bagian luar ruangan tidak  terlalu terang. Dan kemudian baru menerangkan bagian dalam candi yang gelap dengan software <a href="http://infofotografi.com/kursus-fotografi-lightroom.html" target="_blank">Adobe Photoshop Lightroom</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/menghadapi-pemandangan-yang-kontras/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suka yang simple atau complex?</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/suka-yang-simple-atau-complex/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/suka-yang-simple-atau-complex/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2012 06:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[Kamera]]></category>
		<category><![CDATA[Lain lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=2205</guid>
		<description><![CDATA[Desain kamera saat ini bermacam-macam, ada yang simple dan ada yang complex. Yang desainnya simple punya kelebihan yaitu tidak rumit, ideal buat yang ingin membuat foto tanpa memikirkan ganti-ganti setting.
Sedangkan yang desainnya rumit biasanya banyak tombol-tombol, knop, tuas. Keberadaan tombol-tombol tersebut supaya mudah dan cepat untuk ganti setting. Biasanya fotografer yang berpengalaman suka desain seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fsuka-yang-simple-atau-complex%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fsuka-yang-simple-atau-complex%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Desain kamera saat ini bermacam-macam, ada yang simple dan ada yang complex. Yang desainnya simple punya kelebihan yaitu tidak rumit, ideal buat yang ingin membuat foto tanpa memikirkan ganti-ganti setting.</p>
<div id="attachment_2206" class="wp-caption aligncenter" style="width: 300px">
	<img class="size-medium wp-image-2206" title="sony-nexc3-back" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/sony-nexc3-back-300x163.jpg" alt="Sony NEX C3 - desain simple, kualitas setara dengan kamera DSLR tingkat menengah" width="300" height="163" />
	<p class="wp-caption-text">Sony NEX C3 - desain simple, kualitas setara dengan kamera DSLR tingkat menengah</p>
</div>
<p>Sedangkan yang desainnya rumit biasanya banyak tombol-tombol, knop, tuas. Keberadaan tombol-tombol tersebut supaya mudah dan cepat untuk ganti setting. Biasanya fotografer yang berpengalaman suka desain seperti ini.</p>
<div id="attachment_2207" class="wp-caption aligncenter" style="width: 300px">
	<img class="size-full wp-image-2207" title="Nikon-D4-Back" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/Nikon-D4-Back.jpg" alt="Nikon D4, kamera canggih penuh tombol" width="300" height="300" />
	<p class="wp-caption-text">Nikon D4, kamera canggih penuh tombol</p>
</div>
<p>Nah, kalian sendiri suka desain yang seperti apa?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/suka-yang-simple-atau-complex/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar food photography untuk pemula</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/belajar-food-photography-untuk-pemula/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/belajar-food-photography-untuk-pemula/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 12:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=2185</guid>
		<description><![CDATA[Food photography adalah jenis fotografi yang cukup populer karena seringkali kita menemukan makanan yang tampilannya menarik dan fotogenik. Namun bagaimana mengabadikannya dalam foto tentu butuh teknik-teknik tertentu sehingga hasilnya terlihat menarik.
Untuk yang hobi memasak atau membuat kue, tentu sayang kalau hasil karyanya tidak di foto dengan baik. Bagi yang ingin bekerja untuk menjadi fotografer makanan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fbelajar-food-photography-untuk-pemula%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fbelajar-food-photography-untuk-pemula%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Food photography adalah jenis fotografi yang cukup populer karena seringkali kita menemukan makanan yang tampilannya menarik dan fotogenik. Namun bagaimana mengabadikannya dalam foto tentu butuh teknik-teknik tertentu sehingga hasilnya terlihat menarik.</p>
<p>Untuk yang hobi memasak atau membuat kue, tentu sayang kalau hasil karyanya tidak di foto dengan baik. Bagi yang ingin bekerja untuk menjadi fotografer makanan, industri yang sedang &#8220;hot&#8221; saat ini, workshop ini merupakan awal yang baik.</p>
<p>Di dalam workshop ini kita akan belajar teknik-teknik dasar foto makanan beserta alat-alat fotografi yang dibutuhkan untuk hasil yang baik. Kita akan memanfaatkan alat-alat fotografi yang sederhana, dan terjangkau dimiliki sebagian besar kalangan. Selanjutnya, setiap peserta akan mempraktekkan langsung untuk memotret tiga jenis makanan.</p>
<p>Di akhir kursus, peserta akan bisa memahami bagaimana teknik pemotretan foto makanan yang baik dengan memanfaatkan cahaya alami dan buatan. Peserta juga akan belajar mengkomposisikan foto makanan dengan baik.</p>
<p>Alat yang dibutuhkan: Memiliki kamera digital SLR atau kamera saku yang memiliki fungsi manual.</p>
<p><strong>Biaya investasi</strong>: Rp. 250,000 untuk alumni InfoFotografi &amp; pelajar/mahasiswa, Rp. 300,000 untuk umum.</p>
<p><strong>Tempat yang tersedia:</strong> maksimum 9 orang.</p>
<p><strong>Tempat belajar</strong>: Angkatan I &#8211; Minggu 29 Januari 2012 pukul 13.00-16.30 WIB. Tempat: Jerin Cake&amp;Bakery, Jl. Fatmawati Raya no. 43. Jakarta Selatan</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2197" style="border-style: initial; border-color: initial;" title="Lokasi Jerin Cake &amp; Bakery" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/P1080539.jpg" alt="Lokasi Jerin Cake &amp; Bakery" width="350" height="210" /></p>
<div id="attachment_2200" class="wp-caption aligncenter" style="width: 500px">
	<img class="size-full wp-image-2200" title="DSC_8199" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/DSC_81996.JPG" alt="DSC_8199" width="500" height="333" />
	<p class="wp-caption-text">Illustrasi contoh</p>
</div>
<p><strong>Cara mendaftar</strong></p>
<p>1. Transfer bank atas nama Enche Tjin<br />
via Bank BCA: no rek. 4081218557<br />
via Bank Mandiri: no rek no rek. 1680000667780</p>
<p>2. Konfirmasi melalui e-mail (email: enche.zein@gmail.com), sms atau telepon (085813183069) dengan menyertakan nama peserta dan nama penyetor</p>
<p>3. Datang di hari H sesuai dengan jadwal yang tercantum</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/belajar-food-photography-untuk-pemula/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menangkap gesture</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/menangkap-gesture/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/menangkap-gesture/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 07:13:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[bride]]></category>
		<category><![CDATA[wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=2180</guid>
		<description><![CDATA[Foto dibawah saya buat saat saya mengadakan pelatihan wedding tahun lalu. Foto ini menarik bagi saya karena &#8220;gesture&#8221; (sikap dan posisi tangan dan jari dari pengantin wanita yang disilangkan sedemikian rupa dengan jari-jari yang menekan pahanya.
Gesture ini menceritakan kegelisahan untuk menghadapi hari pernikahaan dan juga perasaan yang tidak begitu nyaman dikelilingi oleh banyak orang (fotografer, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fmenangkap-gesture%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fmenangkap-gesture%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Foto dibawah saya buat saat saya mengadakan pelatihan wedding tahun lalu. Foto ini menarik bagi saya karena &#8220;gesture&#8221; (sikap dan posisi tangan dan jari dari pengantin wanita yang disilangkan sedemikian rupa dengan jari-jari yang menekan pahanya.</p>
<p>Gesture ini menceritakan kegelisahan untuk menghadapi hari pernikahaan dan juga perasaan yang tidak begitu nyaman dikelilingi oleh banyak orang (fotografer, kameramen video, pengantin lainnya, make up artist, hair stylist dsb). Ruangannya salon bridal ini cukup luas sebenarnya, tapi karena hari itu sangat ramai, maka suasananya kurang enak bagi pengantin ini.</p>
<p>Menangkap <em>gesture</em> semacam ini saya rasa menarik karena meskipun tidak ada wajah pengantin atau orang-orangnya tapi dari bahasa tubuhnya kita bisa setidaknya merasakan apa yang dirasakan oleh pengantin tersebut.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-2181" title="Pengantin wanita di bridal bersiap siap" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/DSC_4113.JPG" alt="Pengantin wanita di bridal bersiap siap" width="500" height="333" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/menangkap-gesture/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Macam-macam jendela bidik dan layar LCD kamera</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/macam-macam-jendela-bidik-kamera-layar/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/macam-macam-jendela-bidik-kamera-layar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 05:06:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kamera]]></category>
		<category><![CDATA[jendela bidik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=2171</guid>
		<description><![CDATA[Ada tiga medium untuk mengkomposisikan foto antara lain:
Layar LCD di belakang tiap digital kamera, biasanya 2.5-3 inci. Biasanya ditemukan di banyak kamera saku, dan beberapa tipe sistem kamera yang bukan SLR. Kelebihan layar LCD adalah ukurannya yang besar, dan kekurangannya kalau di cahaya matahari yang terlalu terang sulit dilihat karena permukaannya yang reflektif.
Saat ini ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fmacam-macam-jendela-bidik-kamera-layar%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Fmacam-macam-jendela-bidik-kamera-layar%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Ada tiga medium untuk mengkomposisikan foto antara lain:</p>
<p><strong>Layar LCD di belakang tiap digital kamera</strong>, biasanya 2.5-3 inci. Biasanya ditemukan di banyak kamera saku, dan beberapa tipe sistem kamera yang bukan SLR. Kelebihan layar LCD adalah ukurannya yang besar, dan kekurangannya kalau di cahaya matahari yang terlalu terang sulit dilihat karena permukaannya yang reflektif.</p>
<p>Saat ini ada tipe layar OLED yang tidak begitu reflektif di kondisi cahaya terang, tapi tidak sepenuhnya menghilangkan refleksi. Kekurangan lainnya yaitu layar LCD  menguras tenaga baterai.</p>
<p>Ada pula layar LCD yang bisa diputar dan dilipat, nah yang ini sangat membantu saat kita ingin mengkomposisikan foto di sudut yang sulit seperti diatas kepala atau di kaki. Dan layar LCD putar juga membantu sekali saat merekam video atau saat kita tidak ingin subjek foto kita mengetahui bahwa kita sedang berusaha memotret mereka.</p>
<div id="attachment_2172" class="wp-caption aligncenter" style="width: 376px">
	<img class="size-full wp-image-2172 " title="layar-lcd-kamera-saku" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/layar-lcd-kamera-saku.jpg" alt="Layar lcd pada kamera saku kamera Sony ini cukup besar dan punya teknologi touchscreen" width="376" height="270" />
	<p class="wp-caption-text">Layar lcd pada kamera saku kamera Sony ini cukup besar dan punya teknologi touchscreen</p>
</div>
<p><strong>Jendela bidik optik</strong> ditemukan biasanya di semua kamera DSLR. Dari jendela ini kita bisa melihat langsung apa yang dilihat oleh lensa dengan jelas. Jendela bidik optik efektif di segala kondisi cahaya baik gelap maupun terang. Kualitas jendela bidik optik tidak sama antara satu model kamera dengan lainnya. Jendela bidik kamera full frame seperti Canon 5D, Nikon D3, jauh lebih besar dan jelas dibanding dengan kamera DSLR pemula seperti Canon 550D atau Nikon D3100.</p>
<p>Di beberapa kamera saku, terdapat jendela bidik optik juga, seperti Canon seri G dan Fujifilm X10, namun jendela bidik keduanya tidak akurat atau berukuran relatif kecil dibandingkan dengan jendela bidik di kamera DSLR.</p>
<p>Dengan mengunakan jendela bidik optik, maka kamera akan lebih rapat ke wajah kita dan membuat kamera lebih stabil. Dengan berkurangnya getaran tangan kita, maka foto yang dibuat akan cenderung lebih tajam daripada kita mengunakan layar LCD untuk mengkomposisikan foto.</p>
<div id="attachment_2173" class="wp-caption aligncenter" style="width: 331px">
	<img class="size-full wp-image-2173" title="nikon-d700-jendela-bidik" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/nikon-d700-jendela-bidik.gif" alt="Di dalam jendela bidik optik DSLR, biasanya ditemukan garis bantu / grid, titik fokus dan informasi setting kamera" width="331" height="255" />
	<p class="wp-caption-text">Di dalam jendela bidik optik DSLR, biasanya ditemukan garis bantu / grid, titik fokus dan informasi setting kamera</p>
</div>
<p><strong>Jendela bidik elektronik</strong> sekilas mirip jendela bidik optik, tapi sebenarnya tampilannya sama dengan layar LCD. Kualitas tampilan sampai saat ini tidak sejelas jendela bidik terutama di tempat yang gelap. Meskipun demikian, jendela bidik elektronik lebih baik dibandingkan dengan layar LCD saat di kondisi cahaya yang terlalu terang.</p>
<p>Seiring perkembangan teknologi, jendela bidik elektronik semakin jelas dan ukuran resolusinya semakin besar sehingga hampir menyamai kualitas jendela bidik optik dan suatu saat mungkin akan melampauinya. Kelemahan lain yaitu jendela bidik elektronik sangat menguras baterai seperti layar LCD.</p>
<p>Contoh kamera yang mengunakan jendela bidik elektronik antara lain Sony Alpha SLT, kamera-kamera prosumer, kamera mirrorless (melalui jendela bidik tambahan) dan lain-lain.</p>
<div id="attachment_2175" class="wp-caption aligncenter" style="width: 360px">
	<img class="size-full wp-image-2175 " title="ricoh-gxr-evf" src="http://www.infofotografi.com/blog/wp-content/uploads/2012/01/ricoh-gxr-evf.jpg" alt="Jendela bidik elektronik tambahan kamera Ricoh GRD ini membantu saat berada di kondisi cahaya yang sangat terang" width="360" height="332" />
	<p class="wp-caption-text">Jendela bidik elektronik tambahan kamera Ricoh GRD ini membantu saat berada di kondisi cahaya yang sangat terang</p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/macam-macam-jendela-bidik-kamera-layar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lomba foto Infofotografi #2 &#8211; Tema Valentine</title>
		<link>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/lomba-foto-infofotografi-2-tema-valentine/</link>
		<comments>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/lomba-foto-infofotografi-2-tema-valentine/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2012 04:55:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Enche</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lain lain]]></category>
		<category><![CDATA[lomba foto]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.infofotografi.com/blog/?p=2167</guid>
		<description><![CDATA[Menyambut hari kasih sayang / Valentine, Infofotografi menyelengarakan lomba fotografi ke-2
dengan tema &#8220;Love is in the air&#8221; (Cinta ada di udara)
Syarat

Gratis pendaftaran
Harus sesuai dengan tema
Foto diberi judul dan keterangan secukupnya, maks tiga kalimat
Foto dikirim ke e-mail: infofotografi@gmail.com dengan format JPG, tidak lebih dari 2 MP
Maksimal 1 foto per peserta
Watermark tidak diperkenankan (karena akan di voting)
Editing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p></p><div class="tweetmeme_button" style="float: left;margin-right: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Flomba-foto-infofotografi-2-tema-valentine%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.infofotografi.com%2Fblog%2F2012%2F01%2Flomba-foto-infofotografi-2-tema-valentine%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Menyambut hari kasih sayang / Valentine, Infofotografi menyelengarakan lomba fotografi ke-2</p>
<p>dengan tema &#8220;<strong>Love is in the air</strong>&#8221; (Cinta ada di udara)</p>
<p><strong>Syarat</strong></p>
<ul>
<li>Gratis pendaftaran</li>
<li>Harus sesuai dengan tema</li>
<li>Foto diberi judul dan keterangan secukupnya, maks tiga kalimat</li>
<li>Foto dikirim ke e-mail: infofotografi@gmail.com dengan format JPG, tidak lebih dari 2 MP</li>
<li>Maksimal 1 foto per peserta</li>
<li>Watermark tidak diperkenankan (karena akan di voting)</li>
<li>Editing sebatas koreksi warna, terang gelap saja. Isi foto tidak diperkenankan diubah/dimanipulasi</li>
<li>Foto akan di post di page Infofotografi di facebook</li>
<li>Ada dua kategori pemenang, yang pertama adalah pilihan juri berdasarkan kreatifitas dan originalitas / unik.</li>
<li>Yang kedua,  adalah yang mendapat “Like” paling banyak di facebook</li>
<li>Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat</li>
<li>Ongkos kirim ditanggung pemenang</li>
</ul>
<p><strong>Hadiah:</strong><br />
Favorit pembaca Battery rechargeable Sanyo Eneloop ideal untuk elektronik dan flash + voucher belajar fotografi 50rb<br />
Pemenang pilihan Juri Rp 200,000 tunai + voucher belajar fotografi senilai 50rb</p>
<p><strong>Jadwal</strong><br />
Tanggal 1 Februari 2012 dateline penyerahan foto<br />
Voting ditutup tanggal 13 Februari 2012<br />
Pengumuman pemenang tanggal 14 Februari</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.infofotografi.com/blog/2012/01/lomba-foto-infofotografi-2-tema-valentine/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

