≡ Menu

Rekomendasi Kamera Digital

Inilah halaman khusus sebagai panduan pembaca dalam memilih kamera digital. Halaman ini akan diupdate secara berkala. Daftar kamera di rekomendasi ini kami susun berdasarkan kelompok harga.

Bagi teman-teman yang ingin membeli kamera atau lensa, boleh memesan via Infofotografi. Kami selalu memberikan informasi, harga dan produk yang berkualitas. Layangkan pesanan ke infofotografi@gmail.com atau WA 0858 1318 3069. Terima kasih.

Harga 4-6 juta rupiah

Rentang harga 4-6 juta rupiah adalah kisaran harga minimum untuk mendapatkan sebuah sistem kamera, dan di kisaran ini biasanya banyak dicari orang karena murahnya. Kabar baiknya, karena kualitas hasil foto kamera modern pada umumnya sudah baik, maka kamera di kisaran 4-6 juta rupiah pun hasil fotonya sudah oke (tergantung ukuran sensornya juga). Adapun pilihan produk yang ada diantaranya :

  • Canon 1300D kit 18-55mm IS (5 jutaan), DSLR pemula Canon paling populer, ukuran cukup kecil dan ringan. Sensor 18 MP, 9 titik fokus dan bisa full HD video. Sayangnya kini mulai jarang ditemui di toko, karena sudah ada penerusnya yaitu 1500D yang lebih mahal. Rekomendasi kami : Disarankan khususnya bagi anda yang mencari kamera DSLR termurah yang mudah dipakai dan hasilnya oke.
  • Canon 3000D kit 18-55mm (5,2 jutaan), DSLR terbaru sekaligus jadi yang paling basic dari Canon, untuk yang dananya sangat terbatas. Sensor 18 MP, 9 titik fokus dan bisa full HD video. Rekomendasi kami : Kurang disarankan, karena lensa kitnya tidak ada IS, dan resolusi layar LCD kurang detail. Lebih baik ambil 1300D saja bila ada.
  • Canon EOS M10 kit 15-45mm IS STM (5 juta), kamera mirrorless paling basic dari Canon, layar sentuh dan bisa dilipat serta sudah hybrid AF. Rekomendasi kami : Disarankan bila mencari mirrorless termurah dengan sensor APS-C.
  • Fuji X-A10 kit 16-50mm OIS (5,2 juta), kamera ini mengisi segmen terbawah di jajaran kamera mirrorless Fuji dengan ciri tanpa flash hot shoe namun tidak ada jendela bidik. Rekomendasi kami : lebih disarankan untuk generasi muda yang suka selfie atau mencari kamera simpel yang mudah dipakai.
  • Lumix GF9 kit 12-32mm OIS (5,7 jutaan), kamera mirrorless seri basic dari Panasonic dengan ciri layar sentuh dan lipat untuk selfie, sensor Micro 4/3 16 MP dan banyak pilihan warna. Lensa kit untuk GF9 termasuk kecil dan cukup wide. Rekomendasi kami : Disarankan untuk menjadi kamera travel yang ringkas atau buat yang suka selfie dan vlogging, namun tetap bisa berganti lensa.

Favorit kami :

dari semua kamera yang ada di kisaran 4-6 juta rupiah, di kubu DSLR Nikon D3300 jadi favorit kami karena kamera ini berhasil jadi produk yang hasil fotonya oke dan kinerja baik tanpa harus jadi terlalu mahal. Sensornya 24 MP tanpa low pass filter, auto fokus yang bisa diandalkan, dan fitur lain cukup lengkap. Di kubu mirrorless Canon EOS M10 menjadi favorit kami dengan hasil foto sebaik kamera DSLR, auto fokus hybrid yang cukup cepat serta layar sentuh dan lipat.

Harga 6-8 juta rupiah

Rentang harga 6-8 juta rupiah adalah rentang harga yang populer, biasanya orang mencari kamera yang murah tapi bukan yang termurah. Di kisaran ini pilihannya mulai bervariasi, dari basic mirrorless hingga DSLR pemula yang lebih lengkap fiturnya, seperti :

  • Sony A5100 kit 16-50mm OSS (6 jutaan), adalah kamera penerus Sony A5000 yang diberi kemampuan sensor dan auto fokus setara A6000. Layarnya bisa disentuh (jarang ada kamera Sony yang touchscreen), bisa dilipat untuk selfie. Rekomendasi kami : Kurang disarankan, lebih baik A6000 bisa dapat jendela bidik dan hot shoe untuk pasang flash eksternal.
  • Canon 1500D kit 18-55mm IS (6,3 jutaan), DSLR pemula Canon terkini, penerus 1300D. Sensor sudah 24 MP, tapi masih tetap 9 titik fokus. Rekomendasi kami : DSLR dengan sensor 24 MP termurah memang 1500D ini dan disarankan bila anda mencari sensor 24 MP, bila tidak bisa pertimbangkan 700D yang lebih tua tapi lebih mantap.
  • Canon EOS M100 kit 15-45mm IS STM (7,5 jutaan), mirrorless penerus dari M10 yang sudah dilengkapi sensor 24 MP dual pixel AF. Rekomendasi kami : Disarankan daripada M10 karena auto fokusnya lebih baik, tapi M100 tetap saja diposisikan untuk pengganti kamera saku, anda tidak bisa pasang flash dan tidak ada jendela bidik.
  • Nikon D3400 kit 18-55mm VR (6,7 jutaan), DSLR paling basic dari Nikon, sudah 24 MP tanpa low pass filter, ada 11 titik fokus, lensa kit berukuran kecil. Rekomendasi kami : Disarankan, khususnya bagi anda yang suka Nikon dan mencari yang termurahdengan hasil foto terbaik di kelasnya.
  • Panasonic Lumix G7 kit 14-42mm OIS (7,5 jutaan), dulu sekali G7 ini dijual di harga 10 jutaan tapi kini sudah turun jadi 7 jutaan. Kamera mirrorless ala mini DSLR ini fiturnya tergolong lengkap dan menjadi alternatif dari seri GH yang lebih mahal. Merupakan kamera yang handal untuk merekam video sekualitas 4K. Rekomendasi kami : dengan harga yang sangat value dibanding fiturnya, kamera ini disarankan untuk anda yang mencari kamera mirrorless diatas kamera basic tapi harga terjangkau.
  • Canon 700D kit 18-55mm IS STM (7 jutaan), DSLR Canon yang oke buat foto atau video, sudah hybrid AF saat live view/video, ada fitur wireless flash dan layar sentuh. Rekomendasi kami : Disarankan, tetapi 700D adalah kamera terakhir Canon dengan sensor lawas 18 MP (mulai di 750D sensornya 24 MP) dan ini perlu jadi bahan pertimbangan anda juga.

Favorit kami :

Canon 1300D (kiri) vs Nikon D3400 (kanan), keduanya mewakili DSLR murah meriah di 5-6 jutaan

Untuk harga 6-8 juta rupiah, kamera DSLR punya value for money lebih tinggi dibanding kamera mirrorless. Disini Lumix G7 masih sangat menarik mengingat fiturnya lengkap, ada jendela bidik, ada video 4K dan harga sudah sangat turun sejak pertama kali diluncurkan. Namun bila dilihat opsi di kubu DSLR, Canon EOS 1500D atau Nikon D3400 juga menarik karena dengan harga 6 jutaan kedua kamera ini termasuk oke, sensornya yang juga sudah 24 MP, dan tentunya bisa dipasang berbagai lensa DSLR yang banyak pilihannya.

Harga 8-10 juta rupiah

Kisaran harga 8-10 juta rupiah biasanya jadi batas psikologis seseorang dalam mencari kamera yang terjangkau namun berkualitas. Di kisaran ini anda bisa menemui DSLR pemula generasi terkini, atau kamera mirrorless yang sudah lebih lengkap fiturnya. Beberapa kamera kelas menengah generasi lama juga kini dijual di kisaran 8-10 juta sehingga semakin menambah banyak pilihan di segmen ini seperti :

  • Sony A6000 kit 16-50mm OSS (8 juta dengan kit 16-50mm), kamera mirrorless Sony yang populer, fitur lengkap dan kinerja tinggi dengan harga yang sudah turun signifikan dari dulunya 10 juta membuatnya disukai banyak orang. Rekomendasi kami : Disarankan, khususnya anda yang mencari kamera yang oke untuk aksi cepat.
  • Canon M50 bodi saja (9.3 jutaan) kamera mirrorless 24MP APS-C terbaru dari Canon yang memiliki jendela bidik, layar putar/lipat, dan kemampuan merekam video 4K. Rekomendasi kami : Direkomendasikan untuk pemula yang menginginkan kamera ringkas, praktis dan mudah digunakan.
  • Canon 800D bodi saja, atau 750D kit 18-55mm IS STM (9 jutaan) generasi DSLR pemula yang sudah semakin tinggi speknya dengan sensor 24 MP dan 45 titik fokus, dan 750D masih pakai Hybrid CMOS AF sedangkan 800D pakai Dual Pixel AF. Rekomendasi kami : pada dasarnya 750D lebih value, tapi bila anda mencari yang terbaru dari Canon pemula dengan Dual Pixel AF, maka 800D lebih disarankan.
  • Canon 200D kit 18-55mm IS STM (8,8 jutaan), satu lagi DSLR Canon di kisaran 8 jutaan, namun dengan ciri  ukuran yang kecil (seperti 100D yang menjadi DSLR terkecil yang pernah ada) dan secara spesifikasi mirip dengan 800D minus hanya ada 9 titik AF (tapi saat live view bisa lebih oke karena sudah Dual Pixel AF). Rekomendasi kami : Disarankan, khususnya bagi yang mencari kamera 8 jutaan dengan kemampuan DSLR yang baik dan juga bisa seperti kamera mirrorless (dalam hal ukuran dan live viewnya).
  • Nikon D5500 kit 18-55mm VR (8.7 jutaan), DSLR penerus Nikon D5300 yang akhirnya dilengkapi layar sentuh, dengan desain bodi yang lebih ringkas dan gripnya lebih enak. Rekomendasi kami : Disarankan, hasil fotonya sangat baik dan bobotnya juga ringan, harga termasuk wajar. Sayangnya D5500 semakin sulit ditemui di pasaran karena sudah digantikan dengan D5600 yang relatif sama tapi harganya jauh lebih mahal (diatas 10 juta).
  • Olympus OMD EM10 II kit 14-42mm EZ (9 jutaan) – Kamera ini paling compact dibandingkan dengan kamera OMD lainnya. Sudah dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti 5 axis stabilization, silent shutter dan touchscreen. Rekomendasi kami : Disarankan bagi yang mencari kamera mirrorless ringkas, dan harganya sudah turun lumayan karena ada sudah ada penggantinya.
  • Olympus EPL8 kit 14-42mm (8 jutaan), kamera mirrorless Pen Lite seri 8 ini tidak banyak beda dengan seri 7 yang diskontinu, bedanya kini desain gripnya lebih simpel. Rekomendasi kami : bila anda memang mencari kamera mirrorless 8 jutaan dengan desain klasik, atau perlu kamera yang ada penstabil getar di bodinya, kamera ini bisa dipertimbangkan.
  • Fujifilm X-A5 16-50mm (9 jutaan), Kamera mirrorless penerus X-A3 yang layarnya bisa ditekuk untuk selfie. Kamera ini punya fitur wifi, 24MP APS-C sensor, dan dapat merekam video full hd 60 fps. Rekomendasi kami : Disarankan untuk yang mencari mirrorless Fuji yang simpel dengan fitur layar sentuh.
  • Panasonic GX85 kit 14-42mm OIS (8 jutaan)  Dengan fitur video 4K, Dual IS – 5 Axis stabilization (body dan lensa), ukuran sistem yang compact dan harga yang sesuai, GX85 adalah kamera hybrid yang berkualitas untuk foto sekaligus video. GX85 mengunakan sensor tanpa filter AA dan mekanik shutter baru yang 90% lebih halus sehingga memaksimalkan ketajaman foto. Rekomendasi kami : dengan harganya yang sudah turun, kamera ini disarankan untuk yang mencari kamera yang handal untuk merekam kegiatan/travel baik foto maupun video.

Favorit kami :

Nikon D5500 (kiri) vs Sony A6000 (kanan), wakil dari DSLR dan mirrorless 8 jutaan

Di kisaran harga 8-10 jutaan uniknya belum ada satupun DSLR kelas menengah yang bisa dipilih. Jadi bila anda mencari DSLR di kisaran harga ini akan mendapat kamera DSLR di kelas pemula atas (upper entry level) generasi terbaru seperti Nikon D5500 atau Canon 750D. Dalam hal ini opsi mirrorless jadi tampak lebih menarik karena ada Sony A6000 yang punya fitur oke, auto fokus cepat, jendela bidik dan kinerja mengesankan dengan 11 fps yang dijual di kisaran 10 juta kurang. Mirrorless lain yang auto fokusnya tidak sehandal Sony juga jadi terasa kurang menarik walaupun punya fitur lain yang tak kalah bagus. Namun bila ditanya DSLR apa yang kami sarankan di segmen harga 8-10 juta maka bisa dibilang Nikon D5500 atau Canon 750D relatif setara dan sama baiknya.

Harga 10-15 juta rupiah

Di kisaran harga 10-15 juta ini terjadilah persaingan gila-gilaan antar produsen. Karena di rentang harga ini fotografer hobi hingga amatir mulai menentukan pilihannya, bermacam produk DSLR dan kamera mirrorless kelas menengah banyak sekali dijual di kisaran harga ini. Misalnya :

Kamera DSLR

  • Canon 77D (13 jutaan bodi saja) – Secara fitur, 77D cukup lengkap sebagai kamera DSLR pemula. Sistem autofokusnya sudah baik (45 titik sama seperti 80D), punya wi-fi, autofokus live view cepat berkat Dual Pixel AF yang bisa untuk tracking subjek bergerak. Rekomendasi: Saat ini, harga 77D masih sama dengan 70D, boleh juga pilih 70D yang meski lawas tapi kelasnya diatas 77D.
  • Canon 80D (14,2 jutaan bodi saja) – Kamera DSLR yang lebih baru dari 70D, dengan sistem autofokus yang lebih baik, headphone jack untuk videografi, sensor baru 24MP. Rekomendasi: Canon 80D adalah kamera DSLR yang versatile dan kaya fitur. Bagus untuk yang ingin menekuni fotografi secara serius, dan videografi tapi belum membutuhkan resolusi 4K.
  • Nikon D5600 (10,8 jutaan kit 18-55mm VR) – Kamera ini penerus D5500 yang hanya berbeda sedikit dari sisi fitur tapi harga jauh meningkat. Kurang disarankan, lebih baik cari D5500 bila masih ada.
  • Nikon D7200 (12,8 jutaan bodi saja) – Kamera ini memiliki kualitas gambar yang baik sekali dan ketajaman yang tinggi berkat sensor APS-C 24MP tanpa filter AA. Punya dua slot untuk memory card. Dibandingkan 70/80D, D7200 layarnya tidak bisa diputar dan tidak bisa touchscreen. Autofokus saat live view masih mengandalkan contrast detect, jadi masih lambat. Rekomendasi: Kamera ini bagus bagi yang konsentrasinya lebih ke fotografi konvensional (melihat melalui jendela bidik) daripada live view, juga bagi yang tidak terlalu mementingkan kemudahan auto fokus saat merekam video.

Kamera mirrorless

  • Sony A6300 (12 jutaan bodi saja) – Kamera mirrorless bersensor APS-C merupakan yang tercepat di kisaran 15 juta. Kelebihannya terletak di sensor APS-C 24MP, video 4K, kecepatan autofokus hybrid dan kecepatan foto berturut-turut yang cepat dengan ukuran yang relatif compact. Rekomendasi: Disarankan bagi yang mencari kamera yang berukuran relatif compact dengan kinerja foto dan video yang bagus.
  • Canon EOS M5 kit 15-45mm (14 jutaan) – Produk teratas dari Canon mirrorless, dengan jendela bidik dan kemampuan fokus Dual Pixel AF dan Digic 7 untuk penstabil video elektronik / Digital IS.
  • Canon EOS M6 kit 15-45mm (11 jutaan) atau Canon EOS M6 kit 18-150mm (14,5 jutaan) – Sama seperti M5 minus jendela bidik, tetap punya kemampuan fokus Dual Pixel AF dan kinerja lain yang sama.
  • Sony A7 (15 juta bodi saja) – Kamera mirrorless full frame pertama yang harganya saat ini paling terjangkau. Punya resolusi 24MP dan bobotnya cukup ringan. Rekomendasi: Disarankan bagi yang mencari kamera bersensor full frame dengan body yang amat ringkas dan terjangkau harganya.
  • Fujifilm X-E2S kit XF 18-55mm OIS (13,5 jutaan) – Kamera mirrorless yang berukuran ringkas dengan desain rangefinder dan pengaturan ala kamera film.
  • Fujifilm X-T1 (15,9 jutaan bodi saja) – Kamera mirrorless ini memiliki gaya desain retro seperti kamera film/analog jaman dahulu. Kekuatannya di kualitas lensa dan simulasi film yang dapat memberikan hasil foto seperti menyerupai film.
  • Fujifilm X-T100 kit XC 15-45mm PZ OIS (10,5 jutaan) – Kamera baru perpaduan antara X-A5 dengan bodi retro khas XT, dengan jendela bidik dan layar lipat. Disarankan untuk yang mencari kamera Fuji XT termurah.
  • Fujifilm X-T20 kit XC 16-55mm OIS (14,5 jutaan) – Penerus X-T10, speknya mirip dengan X-T2, hanya saja fitur dan desainnya agak dikurangi supaya harga tidak terlalu mahal. Disarankan untuk yang mencari kamera Fuji dengan fitur yang lengkap tapi tidak terlalu mahal.
  • Olympus OMD EM10 III kit 14-42mm EZ (12,5 jutaan) – Kamera ini paling compact dibandingkan dengan kamera OMD lainnya. Sudah dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti 5 axis stabilization, silent shutter, touchscreen dan 4K. Disarankan bagi yang mencari kamera yang compact, mudah digunakan dengan hasil foto yang natural langsung dari kamera.
  • Olympus OMD EM5 II (13,4 jutaan bodi saja) – Kamera foto yang terkenal karena sistem 5 axis stabilization yang efektif, weathershield, bagus untuk foto dan video. Punya fitur High Res mode 40 MP. Disarankan untuk fotografer serius yang butuh kamera berfitur lengkap dengan weathershield dan fitur video yang bagus juga.
  • Panasonic G85 kit 14-42mm OIS (10 jutaan) – Penerus G7 yang juga punya fitur video 4K, dan sudah weathershield, dengan layar LCD lipat dan kini ada stabilization 5 axis.  Disarankan untuk mencari kamera yang weathershield yang tangguh untuk segala medan.
  • Panasonic GX9 kit 12-32mm (12 jutaan) – Penerus GX85 yang memiliki processor dan sensor baru 20MP tanpa low pass, dapat merekam 4K, didukung 4 stop built-in stabilization dan filter Monochrom baru. Bentuknya compact, ala rangefinder ideal buat travel dan street photography.
  • Olympus PEN F (Rp 14 jutaan) – Adalah kamera dengan desain klasik tapi dalamnya modern, banyak yang bisa dikustomisasi. Punya stabilizer di body, layar touchscreen, layar putar, efek film warna dan monokrom. Disarankan untuk yang menyukai desain kamera klasik tapi teknologinya mutakhir. [Review Olympus PEN F]
  • Leica D-Lux 109 – Kamera compact yang tidak bisa berganti lensa, tapi memiliki sensor four thirds dan lensa ekuivalen 24-75mm f/1.8-2.8. Kamera ini mirip dengan Panasonic LX100, tapi memiliki warna yang lebih alami, material casing yang lebih baik, garansi tiga tahun dan 90 hari langganan Adobe Lightroom CC.

Semua kamera di rentang harga 10-15 juta kami nilai sudah cukup baik untuk pemula ataupun penghobi fotografi serius, tapi tentunya kita punya favorit juga.

Panasonic Lumix G85, percaya diri saat dipakai outdoor

Favorit kami untuk rentang harga 10-15 juta cukup banyak, misal di kamera mirrorless kami suka Panasonic G85, kamera ini memiliki fitur-fitur untuk foto dan video yang mutakhir untuk enthusiasts dengan ukuran sistem kamera dan lensa yang ringkas dan harga yang tidak terlalu tinggi. Produk lain yang juga kami sukai adalah Fuji X-T20 yang punya desain menarik dan hasil foto yang baik serta 4K video dan layar sentuh.

Fuji X-T20 (kiri) vs Sony A6300 (kanan) harga 12 jutaan untuk bodi saja

Sony A6300 – Kamera ini juga favorit kami, merupakan kamera mirrorless yang memiliki autofokus paling mutakhir, mampu mengikuti subjek yang bergerak cepat saat foto dan video. Walau sepintas fisik luarnya mirip A6000 tapi peningkatan di kekuatan bodi dan fitur lumayan banyak. Untuk videonya pun sudah dapat merekam video 4K, dan kualitas gambarnya sudah lebih baik dari Sony A6000.

canon-80d-back

Canon 80D, DSLR Canon yang punya fitur, kinerja dan harga yang seimbang

Favorit kami di kamera DSLR yaitu Canon 80D, yang memiliki fitur yang membantu dalam memotret seperti layar putar dan sentuh, kecepatan autofokus live view yang cepat dan kualitas gambar yang cukup mumpuni.

PEN-F-SLV_left_M17mmF18_BLK_s

Olympus PEN F, harganya sudah turun signifikan dari 20 juta ke 14 juta

Harga 16-20 juta rupiah

Rentang harga 16-20 juta merupakan teritori fotografer yang lebih serius dan mencari kualitas atau kinerja tanpa kompromi, dan umumnya harga yang dibayar adalah untuk bodi kamera saja (tanpa lensa). Setiap pilihan biasanya punya kelebihan khusus yang spesifik (niche) dan pilihan atas setiap produk semestinya didasarkan atas kebutuhan khusus itu, seperti misalnya :

  • Nikon D610 – Kamera full frame 24 MP yang cukup ringkas dan terjangkau. Disarankan untuk yang ingin upgrade dari kamera bersensor APS-C tapi tidak ingin mengeluarkan dana terlalu banyak. Rekomendasi: Boleh mempertimbangkan Nikon D750 dengan harga yang tidak terpaut jauh tapi dengan desain fisik, dan fitur yang lebih baik.
  • Canon 6D – Sama dengan Nikon D610, 6D adalah pilihan termurah bagi yang mencari kamera DSLR bersensor fullframe.  Dibanding D610, 6D masih dibawah dalam sistem autofokus, fitur dan kualitas gambar.
  • Canon 7D mk II – Kamera bersensor APS-C dengan casing magnesium alloy. Kamera ini disarankan bagi yang membutuhkan kamera yang tangguh dan cepat, dirancang untuk kebutuhan fotojurnalisme dan foto satwa liar di kondisi lapangan yang sulit.
  • Sony A6500 (harga Rp 17 juta) – topnya APS-C Sony dengan penstabil gambar di sensor, plus punya kinerja cepat dan buffer besar.
  • Olympus OMD EM-1 lama – Kamera Olympus yang ditujukan untuk profesional. Memiliki grip yang cukup besar sehingga seimbnag dengan lensa panjang, punya stabilizer di body dan weathershield. Saat dipasang dengan lensa DSLR Olympus dengan adaptor khusus, autofokusnya tetap cepat karena punya on sensor phase detection.
  • Sony A7 II (harga Rp 20 juta dengan bundel lensa) – Kamera mirrorless dengan sensor full frame yang harganya sudah turun dikisaran 20 juta ini mampu membuat foto dengan kualitas baik, meski sistem autofokusnya sudah terasa agak pelan dibandingkan kamera baru di tahun 2018.

Di kelas harga 16-20 juta ini tidak lagi bisa dipilihkan satu produk terbaik karena semua pilihan punya kekhususan sendiri seperti Canon 7D II untuk aksi dan ketangguhan, Lumix GH4 untuk video dsb.

Harga diatas 20 juta rupiah

Hampir sama dengan kamera yang dijual di kisaran 16-20 juta rupiah, kamera yang dijual lebih dari 20 juta juga biasanya pakai sensor full frame, kameranya juga punya kelebihan khusus atau memang punya fitur yang sangat banyak, selain tentunya memberikan impresi tersendiri bagi pemiliknya (baca : menaikkan gengsi). Tidak ada rekomendasi khusus untuk kamera di kisaran harga ini karena calon pembelinya tentu sudah mempersiapkan pilihan sesuai kebutuhannya. Tidak semua produsen punya pilihan kamera dengan harga jual diatas 20 juta, dari pantauan kami kamera diatas 20 juta dimeriahkan oleh :

  • Micro Four Thirds kelas atas seperti Panasonic Lumix GH5/GH5s dan G9 serta ada Olympus OM-D EM-1 mark II
  • Sony A7 III, kamera mirrorless full frame dengan fitur lengkap dan harga tidak terlalu tinggi Rp 28 juta. Ada juga Sony A9, Sony A7R III dan Sony A7S II dengan kelebihan yang berbeda-beda.
  • Canon dengan berbagai DSLR kelas pro seperti Canon 1DX IICanon 5D mk IV, Canon 5DSR dan Canon 6D mk II
  • Nikon dengan berbagai DSLR kelas pro juga seperti Nikon D810Nikon D5Nikon D500 (DX), Nikon D750, Nikon Df
  • Pentax dengan sensor full frame yaitu Pentax K1
  • Leica SL, kamera mirrorless kelas profesional dengan kecepatan foto 11 fps, jendela bidik 4.4 jt titik, touchscreen [review]
  • Fujifilm dengan kamera sensor APS-C kasta tertinggi yaitu Fuji X-PRO-2 & X-T2
  • Fuji Medium Format GFX

Baca juga :