Canon 760D merupakan kamera DSLR pemula yang tercanggih fiturnya di tahun 2015 ini. Kamera ini termasuk kelas pemula karena memiliki angka tiga digit. Secara sekilas, 760D memang terlihat seperti kamera DSLR pemula, yang ditandai dengan ukurannya yang ringkas, dan bahan kamera sebagian besar dari plastik (bukan logam magnesium alloy). Setelah diteliti lebih jauh, 760D memiliki beberapa sifat seperti kamera kelas menengah dua digit seperti 70D. Harga kamera ini sekitar 8-8.2 juta body only, dan 12.2 juta dengan lensa zoom 18-135mm IS STM.
Kemiripan kamera ini dengan kamera semi pro bisa dilihat dari layar LCD yang berada dibagian atas kamera untuk melihat setting exposure dan beberapa setting lainnya. Selain itu, 760D memiliki roda kendali di bagian belakang kamera, sebuah ciri yang biasanya hanya dimiliki kamera kelas menengah/semi pro.
Roda kendali ini agak kecil bagi saya. Kadang sulit dijangkau dengan jempol. Dengan kehadiran roda kendali ini, pengguna dapat mengubah bukaan lensa atau kompensasi eksposur tergantung mode kamera apa yang aktif.
Layar LCD kecil diatas kamera ini yang membedakan antara kamera Canon 760D ini dengan kamera DSLR pemula lainnya.
Spesifikasi hardware kamera ini juga cukup canggih. Katakanlah 24 MP APS-C sensor yang merupakan sensor kamera dengan resolusi tertinggi dan terbaik saat ini, bahkan mengalahkan Canon EOS 70D, 60D dan 7D.
Sistem autofokus dari 760D merupakan warisan dari kamera profesional 7D yang sudah teruji dari kecepatan dan akurasi foto untuk subjek diam dan bergerak. 19 titik fokus yang tersedia semuanya bersifat cross-type yang sensitif. Dengan adanya sistem autofokus ini, tombol di bagian atas bertambah satu, yaitu tombol pengganti autofokus, tombol ISO, dan tombol lampu.
Kualitas gambar yang dihasilkan sensor 24MP dan prosesor DIGIC 6 ini cukup baik meng-handle ISO tinggi. Di ISO 100-400, kualitas sangat baik. ISO 800-3200 kualitas sedang, dan 6400 dan 12800 kualitas kurang begitu baik karena detail dan ketajaman berkurang. Saat memotret file RAW, color noise terlihat cukup banyak, tapi saat memotret JPG, dan setting noise reduction standard, color noise bisa ditekan.
ISO 800, f/2.8, 1/50 detik – Olah digital dengan Adobe Lightroom
Dynamic range, kemampuan image sensor menangkap dan membedakan antara terang-gelap, lebih baik daripada sensor 18MP atau 20MP, dan menurut saya sudah cukup baik untuk fotografi sehari-hari tapi belum sempurna. Foto interior gereja Katolik diatas misalnya, kamera mampu menangkap detail di bagian terang (dekat jendela) dan bagian yang gelap (meja dan bangku) dengan cukup baik, meskipun bagian yang gelap muncul noise.
Implementasi live view Canon 760D ini saya rasakan juga lebih baik dari kamera DSLR pendahulunya dan juga pesaing. Di mode live view, kita bisa mengganti nilai bukaan, shutter speed, ISO secara langsung dan melihat efeknya di layar. LCD 760D ini touchscreen, dan juga bisa diputar, memudahkan untuk memotret dengan angle yang tidak biasa. Saat memotret dengan live view, reaksi autofokus dan kamera terasa lebih cepat daripada kamera DSLR lainnya dan tidak begitu berisik dibandingkan model terdahulu (70D, 700D, 650D). Juga yang mengejutkan saya adalah tidak ada black out layar dan shutter lag cukup minimal. Namun kecepatan auto fokus dan foto berturut-turutnya saat live view tidak secepat saat memotret melalui jendela bidik.
Kamera ini mengunakan baterai yang berbeda dengan pendahulunya 700D/650D, yaitu baterai LP-E17 yang kapasitasnya 440 foto per charge. Dalam pengalaman saya, foto dari pagi jam 6 sampai siang, sekitar 250 foto, indikator baterai masih penuh. Sedangkan teman-teman lain yang mengunakan compact/mirrorless sudah habis baterai pertama mereka sesaat sebelum makan siang.
Yang saya sayangkan, beberapa pengaturan secara software tidak diberikan Canon untuk kamera Canon 760D, sesuai tradisi kamera DSLR pemula, pilihan ISO hanya 1 stop, bukan 1/3 stop, tidak ada pilihan pengaturan Kelvin.
Kelebihan Canon 760D
- Kualitas gambar baik, detail tinggi
- Lumayan ringkas dan ringan untuk kelas kamera DSLR
- Handling dan fitur seperti kamera semi-pro
- Sistem autofokus 19 titik yang sudah teruji
- Kinerja autofokus dan implementasi live view yang bagus
- Built-in flash bisa untuk memicu flash secara optik/cahaya
- Made in Japan (Quality Control yang lebih baik?)
Kelemahan Canon 760D
- Roda kendali di bagian belakang kamera bagus, tapi agak kecil
- Pilihan ISO 1 stop, bukan 1/3 stop untuk pengaturan yang lebih presisi
- Auto ISO tidak ada pilihan minimum shutter
- Tidak ada pengaturan Kelvin
- Autofokus saat liveview di kondisi cahaya gelap, agak lambat misalnya indoor, agak pelan (1/2-1.5 detik) dan tergantung dari lensa yang digunakan
- Sedikit pilihan kustomisasi misalnya mengubah/memprogram tombol menjadi fungsi lain
- Tidak ada AF-micro adjustment untuk mengkalibrasi lensa yang autofokusnya sedikit melenceng.
- Jendela bidik optik ukurannya agak kecil dan dari kaca/pentamirror yang sedikit lebih gelap.
Kesimpulan
Setelah mencoba kamera ini beberapa hari, saya cukup senang mengunakannya, dan tidak ada keluhan yang berarti dalam kinerja, kemudahan operasi atau kualitas gambar yang dihasilkan. Jika Anda saat ini mengunakan kamera DSLR pemula Canon seperti Canon 1xxxD, 5xxD, 6xxD, upgrade ke Canon 760D akan merasakan banyak peningkatan yang berarti. Bagi yang sama sekali belum memiliki kamera DSLR/mirrorless, tentunya akan gak bingung karena banyaknya kamera saingan dibawah 10 juta. sebagian besar lebih ringkas/kecil daripada Canon 760D.
Tidak mudah memilih kamera digital karena rata-rata sudah cukup bagus dan harganya juga tidak terlalu tinggi. Bagi saya Canon 760D kamera yang bagus untuk pemula ataupun kamera cadangan untuk profesional. Keuntungan memilih sistem kamera DSLR Canon yaitu jumlah pemakainya banyak dan pilihan dan ketersediaan lensa dan aksesorisnya paling banyak dibandingkan dengan sistem kamera lainnya.
Dibandingkan dengan Canon 750D, 760D punya layar LCD tambahan, dua roda kendali, dan autofokus live view yang lebih bagus saat mengikuti subjek bergerak. Menurut saya lebih baik yang 760D karena dana ekstra yang dikeluarkan sangat pantas. Simak pembahasan lengkapnya di artikel ini.
Dibandingkan dengan Canon 70D, 760D punya image sensor yang sedikit lebih baik 24 MP vs 20 MP, prosesor lebih baru (DIGIC 6 vs DIGIC 5+), ukuran kamera 760D lebih ringkas, lebih murah, tapi semuanya lebih kecil (jendela bidik, roda kendali, layar lcd di bagian atas kamera), dan autofokus di liveview tidak secepat 70D, terutama saat mengikuti subjek bergerak. Ikuti pembahasan saya tentang Memilih kamera 760D dan 70D.
Dibandingkan dengan Nikon D5500, kualitas gambar dari Nikon sedikit lebih baik, ukuran kamera Nikon lebih kecil dan ringan, tapi flashnya tidak bisa untuk memicu flash off-camera, autofokus saat live-view lebih lambat.
Spesifikasi kamera Canon 760D
- 24MP APS-C Sensor
- 19 titik autofokus – semuanya cross type
- ISO 100-25600
- LCD bisa diputar dan touchscreen
- Foto berturut-turut 5 foto per detik
- Berat 565 gram termasuk baterai
- Shutter speed: 30 – 1/4000 detik
- Jendela bidik Pentamirror
- Wifi & NFC
Harga: Sekitar 8.2 juta body only, 12.2 juta dengan lensa 18-135mm IS. (2015)
Terima kasih kepada Pak Gunawan Setiadi untuk pinjaman kamera Canon 750D dan lensa Canon EF-S 17-55mm f/2.8 IS USM.
—-
Sudah beli kamera? Yuk belajar mengoperasikan kamera dan ikuti kursus fotografi dan tur fotografi. Periksa jadwalnya di halaman ini.
Koh mau tnya untuk ukuran sensor 760d dgn 70d apakah sama atau lbh besar 70d?
Sama APS-C juga, beda generasi saja. Makin modern biasanya makin baik dynamic range dan noisenya.
Omm enche saya sudah punya 760d.
Tapi batre grip nya kok langka ya om (susah di cari)?
Kalok pun dapat.harga nya mahal semua om !
Pasaraan harga grip 760d brp ya om ?
#thnx #salamphotografy
Canon sendiri gak bikin, jadi coba cari merk lain seperti Meike.
Koh mau nanya nih. Yang bgs utk kualitas buat video yg mna nih 760D atau eos m3 ??? Mohon pencerahan nya
dilema nih kak enche milih 760d dengan 80d.
tolong sarannya buat fotografi pemula trus carinya yang awet gitu…
om enche ,ini camera pertama saya..saya masih bingung gambar yg ada di layar sama dengan di computer .mana yg lebih mendekati asli ..agar waktu mengambil gambar bisa tahu klw pencahayaan pas..sewaktu di lihat di layar kamera..
Koh entje.. supaya ga ketipu pas beli kamera canon.. hal2 yg harus diperhatikan ketika membeli apa2 saja?
Ada artikel yg membahas ttg itu? Kalau belum boleh kasi tau tipsnya??
Kohh.. sekalian koh tips menyimpan dslr. Kan dslr perawatannya agak rumit. Thanks lho koohh
hai koh , mw nanya .. mana yg pling bagus IQ dan build quality-nya antara canon 18-135mm stm dan tamron 17-50mm non vc
Pagi koh encee.. nanya dong,kirakira berapa harga canon 760d di bulan feb 2016 skrg koh ? Thanks
Body doang Rp 9.9 jt, kalau sama lensa 18-135mm jadi hampir 15 jt.
malam ko , maaf mengganggu saya mau nnya. antara eos 700D,750D sama 760D bagusan mana ko ? saya sukanya foto lanscape , macro , street. pokoknya nggk suka foto model. terima kasih.
Yang paling baru dan bagus dari ketiganya adalah Canon 760D.
Koh saya mw nanya mnding pilih mana
Canon eos 70D + 18 – 135
Atau canon eos 760d + 70 – 300 f/4L is (2nd)
Kebutuhan untuk foto orang nge dance di indor yg cahaya nya low
Maaf budget hanya kisaran itu
Saya kok lebih prefer 70D dengan lensa fix aja seperti 24mm f/2.8 STM dan 50mm f/1.8 STM, totalnya sekitar 15jt.
Siang koh, saya tertarik mau beli camera canon 760d. Tapi takut di awal tahun terdpt camera yang lebih baru dan lebih canggih dr canon 760d. Apakah ada bocoran ttg camera terbaru 2016 dgn budget yang +/- hampir sama dgn canon 760d yang ingin saya beli. Terima kasih.
Belum ada bocoran hehe
Ko permisi mau tanya, kalau di suruh milih 60D sama 760D mana yg lebih bagus untuk semi-pro ? Sdngkan 760D sdh mengalahkan 60D
Iya, 760D melangkahi 60D di berbagai faktor, tapi ada beberapa bagian 60D lebih unggul untuk kebutuhan pro, seperti kapasitas baterai lebih besar, body lebih kokoh, tombol/dial lebih besar, jendela bidik lebih jelas/besar.
Mau tanya ko, lensa yg cocok dan bagus untuk canon eos 760d sperti apa ya ? Bisa di sebutkan untuk rekomendasinya !
Makasih
Coba baca artikel rekomendasi lensa Canon untuk kamera DSLR.
Ko… mau tanya harga canon 760d lengkap dengan lensa sekarang harganya berapa ya?
Thanks
13.290.000 dengan lensa 18-135mm IS STM. 8.83 juta tanpa lensa.
ko mau tny nih. saya mau beli kamera buat keperluan mata kuliah fotografi. lebih baik beli canon atau nikon ya? trs tipe apa aja yg cocok untuk pemula. saya berencana serius di fotografi untuk kedepannya. terimakasih 🙂
budget 7jutaan ko thankyou
Karena budgetnya agak terbatas saran saya kamera DSLR pemula seperti Nikon D3300 saja 🙂
Siang, ko… Mau tanya, apa betul, katanya Nikon D3300 pny kualitas potret yg bagus tapi saat dicetak hasilnya pecah. Benarkah? Atau mgkn perlu pengaturan khusus? Terima kasih 🙂
Gak benar
Om Enche untuk kualitas gambar,iso tinggi,ketajaman bagus mana antara nikon d5200 atau eos 760d.terimakasih
Nikon 760D bagus, tapi perlu lensa yang oke banget untuk memaksimalkan ketajamannya.
1. lensa tamron 16-300 vc usd
2. lensa tamron 28-300 vc usd
3. canon 55-250 is stm
dari ketiga lensa di atas lebih bagus yg mana ya ko. mohon penjelasannya.
Ko, kenapa ya 760d tidak ada di paketkan dengan lensa 18-55mm?
yang seharus nya harga bisa jd lebih murah dengan lensa tsb.
untuk budget 10jt max lebih baik memilih mana 750d kit 18-55m atau 760d BO + lensa tambahan (beli terpisah)
Itu harus ditanyakan dengan distributornya hehe.. Kalau ingin paket yang lebih murah bisa beli body only dan beli lensa 18-55mm lagi.
Siang ko. Saya pemula dan baru kali ini mau beli dslr, rencananya di antara nikon d5500 & canon 760d. Dan sepertinya akan mau serius dalam fotografi. Saya lebih suka foto landscape dan street photography ko. Saran dari ko bagusan mana antara d5500 dan 760d ? Trus lensa yg bagus tapi low budget ko ?
Makasih ko
Sulit juga, mungkin saya akan tulis artikel perbandingannya. Lensa yang cukup bagus tapi murah seperti lensa 50mm f/1.8
Makasih ko. Di tunggu artikelnya.
Ko saya mau nanya dong.
Saya pemula dan baru mau membeli kamera DSLR Nikon D5200. Di dalam pembelian nya ditawarkan paket hemat
paket 1 :
Nikon D5200 + lens 18-55mm VR + filter UV Hoya/Kenko + memory 8 giga VGen + Tas Nikon+ LensPen pembersih lensa + cleaning kit dengan harga Rp 6.7
Paket 2 :
Nikon D5200 + lens 18-55mm VR + Lensa Tamron 70-300mm MACRO + filter UV Hoya/Kenko 2 lensa + memory 8 giga VGen+Tas Nikon + LensPen pembersih lensa + cleaning kit dengan harga Rp 8.2
Yang saya ingin tanyakan dengan perbedaan harga 1.5 tsb bagus kah saya memilih lensa tamron 70-300? atau beli saja kamera dengan lensa kitnya baru membeli lensa yang lain?
Paket satu saja, Tamron 70-300mm macro kurang bagus.
mas enche. mau tanya nih .
ada yang jual camera canon BO canon 40D dan 600D . Kira Kira Pilih mana yaa dari segi kualitas hasil ? Trims ..
Kalau dari kualitas gambar, bagus hasil 600D. Tapi kalau body dan kinerja (autofokus, foto berturut-turut, lebih kokoh 40D).
koh,buatin review khusus lensa efs 17-55 f2.8 is usm dong..
Saya pakek 70d kok binggung ya G̲̮̲̅͡åк̲̮̲̅͡>:/ bisa motret yg bagus. Sih ndak sekolah motret.
Sorry pak di luar topik, kalau kamera Nikon D5100 bagus nggak sama lensa fix AF-S NIKKOR 50MM F/1.8G, mohon bantuannya.
Makasih.
Boleh juga kombinasinya pak
OOT.. kalau canon 760D ini bandingan yang setara merk Nikon tipe apa bro.? thankyou..
Nikon D5500 saingan terdekatnya.
Om Enche out of topic nih, apa sudah pernah diulas tentang Lightroom versi baru yang dikeluarkan Adobe? Hehe terus buku editing for Lightroomnya masih ada stok tidak? Tertarik buat beli nih om.
Pernah saya bahas, masih ada bukunya. Langsung hub/sms/wa 0858 1318 3069 dengan nama dan alamatnya saja.
Maaf tanya di luar topik pak, saya lg cari monitor LCD buat edit foto, pilihannya Merk Samsung atau Asus dgn resolusi 1920 x 1080 widescreen, atau merk LG tp kotak (bkn widescreen), mohon sarannya pak enche..trimakasih
Permisi bang, saya pemula di photography, mau tanya. Saya punya canon 760D, kepingin upgrade lensa utk belajar memotret Human Interest. Saya baca di bbrp sumber lensa tele adalah lensa yg baik utk keperluan HI. Kemudian saya coba browsing. Krn bingung dan keterbatasan dana jg, jd ckup melirik yg terjangkau, hehe, yaitu:
1. Canon EF75-300mm f/4-5.6 III USM
2. Canon EF70-300mm f/4-5.6 IS USM
3. Canon EF70-200mm f/4L USM
Mana yg sebaiknya saya pilih dan knp? Mengingat dana, saya pribadi lbh cenderung memilih yg no.2. Tp dr hasil browsing, byk yg bilang lbh baik yg no.3 (yaa harga sesuai dengan kualitas kayaknya 😀 )
Mohon pencerahannya utk memilih dari ketiga lensa trsebut atau mungkin ada rekomendasi lensa lain dari bang Enche..
Terima kasih…
Hindari yang nomor 1, yang nomor 3 cukup oke, tapi saya malah menyarankan Canon EF-S 55-250mm IS STM kalau dananya terbatas, karena yang nomor 3 gak ada stabilizernya (akan agak repot kalau cahaya mulai gelap).
Terimakasih sarannya bang, td ke toko kamera dan disarankan jg buat pilih Canon EF-S 55-250mm IS STM. Jadi, besok insyaallah akan meminang itu lensa. Sekali lagi, terimakasih banyak sarannya 😉