≡ Menu

Rekomendasi lensa L-mount untuk Leica, Lumix dan Sigma

L-mount adalah sistem mounting kamera yang dibuat dan diumumkan pertama kali oleh Leica di tahun 2014. Awalnya Leica menamai mount ini T-mount dan kamera pertama yang mengunakan ini adalah Leica T, kamera dengan sensor APS-C, kemudian disusul oleh Leica SL tanggal 20 Oktober 2015 dengan sensor full frame.

Leica T, kamera pertama yang mengunakan L-mount.

Di tahun 2016, Leica mengumumkan penerus Leica T yaitu Leica TL, saat itu nama T-mount berubah menjadi TL-mount. Di tahun 2018, Leica, Panasonic dan Sigma mengumumkan pembentukan Aliansi yang mengunakan TL-mount dan untuk menyederhanakan, sistem mounting kamera ini berubah nama lagi menjadi L-mount, dan aliansinya dinamakan L-mount Alliance.

Di artikel ini saya ingin berbagi tentang pilihan lensa L-mount dari tiga perusahaan ini:

Lensa TL untuk kamera bersensor APS-C

  • Leica TL 18mm f/2.8
  • Leica TL 23mm f/2
  • Leica TL 35mm f/1.4
  • Leica TL 60mm f/2.8 Macro [Review]
  • Leica TL 11-23mm f/3.5-5.6
  • Leica TL 18-55mm f/2.8-4
  • Leica TL 55-135mm f/3.5-4.5

Pilihan lensa fix Leica ini unik karena semakin lebar ukuran lensa dan bukaannya semakin kecil. Untuk street photography, lensa 18mm dan 23mm menarik, untuk portrait 35mm dan 60mm performanya sangat baik dan casingnya dari logam.

  • Sigma 16mm f/1.4
  • Sigma 30mm f/1.4
  • Sigma 56mm f/1.4
Trio Sigma yang compact, berkualitas dan ekonomis

Trio lensa Sigma ini sebelumnya dirilis untuk kamera mirorrless merk lain seperti Sony dan Canon EOS M dan sangat populer untuk foto maupun videografi karena kualitas dan bukaannya yang besar tapi harga cukup terjangkau dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Trio lensa ini akan tersedia juga untuk L-mount.

Lensa APS-C untuk L-mount ini idealnya dipasang di kamera L-mount seperti Leica T, TL, CL. Sampai saat ini belum ada kamera APS-C dari Panasonic atau Sigma.

Lensa-lensa untuk APS-C ini dapat dipasang dan digunakan di kamera L-mount yang full frame, seperti Leica SL, tapi karena diameter lensa tidak mencakupi luasnya sensor full frame, maka akan ada crop otomatis yang menghasilkan resolusi gambar yang lebih sedikit misalnya 24MP menjadi 10MP, 47MP menjadi 20MP.

Selain itu, lensa-lensa APS-C bisa digunakan untuk videografi untuk beberapa setting kamera full frame. Contohnya, saat merekam video full frame 4K 60p di kamera Leica SL2, Lumix S1H dan S5, ada APS-C crop atau disebut juga Super 35mm. Lensa APS-C mencakupi ukuran Super 35mm/APS-C sehingga tidak ada kerugian dalam kualitas resolusi video.

Sebagian besar lensa L-mount dibuat untuk kamera full frame, karena jumlah kamera full frame L-mount jauh lebih banyak dari kamera APS-C dan semua perusahaan membuat kamera untuk full frame. Keuntungan lensa full frame lainnya adalah bisa dipasang dan digunakan tanpa kompromi di kamera APS-C. Hanya saja, lensa full frame biasanya lebih besar.

Lensa dari Leica:

  • Leica SL 50mm f/1.4 ASPH. [Review]
  • Leica SL 35mm f/2 APO
  • Leica SL 50mm f/2 APO
  • Leica SL 75mm f/2 APO [Review]
  • Leica SL 90mm f/2 APO

Masih dalam produksi saat artikel ini ditulis:

  • Leica SL 21mm f/2 APO
  • Leica SL 24mm f/2 APO
  • Leica SL 28mm f/2 APO

Untuk lensa zoom:

  • Leica SL 16-35mm f/3.5-4.5 [Review]
  • Leica SL 24-90mm f/2.8-4 OIS [Review]
  • Leica SL 90-280mm f/2.8-4 OIS

Dari Panasonic

  • Lumix S-Pro 50mm f/1.4
  • Lumix S-Pro 16-35mm f/4 [Review]
  • Lumix S 20-60mm f/3.5-5.6 [Review]
  • Lumix S 24-105mm f/4 OIS Macro
  • Lumix S-Pro 24-70mm f/2.8 [Review]
  • Lumix S-Pro 70-200mm f/4
  • Lumix S-Pro 70-200mm f/2.8 OIS + teleconverter 1.4 dan 2x

Dalam waktu dekat akan tersedia:

  • Lumix S 24mm f/1.8
  • Lumix S 35mm f/1.8
  • Lumix S 50mm f/1.8
  • Lumix S 85mm f/1.8
  • Lumix S 70-300mm

Dari Sigma

  • Sigma 35mm f/1.2 DG DN
  • Sigma 45mm f/2.8 DG DN [Review dengan Sigma fp]
  • Sigma 85mm f/1.4 DG DN
  • Sigma 105mm f/2.8 DG DN Macro
  • Sigma 14-24mm f2.8 DG DN
  • Sigma 24-70mm f/2.8 DG DN OS [Review]
  • Sigma 100-400mm f/5-6.3 DG DN OS

Beberapa lensa yang dirancang untuk SLR tapi diganti mount-nya oleh Sigma juga tersedia, antara lain:

  • 14mm F1.8 DG HSM | Art
  • 20mm F1.4 DG HSM | Art
  • 24mm F1.4 DG HSM | Art
  • 28mm F1.4 DG HSM | Art
  • 35mm F1.4 DG HSM | Art
  • 40mm F1.4 DG HSM | Art
  • 50mm F1.4 DG HSM | Art
  • 70mm F2.8 DG MACRO | Art
  • 85mm F1.4 DG HSM | Art
  • 105mm F1.4 DG HSM | Art
  • 135mm F1.8 DG HSM | Art

Karena kamera L-mount ini sejatinya adalah kamera mirrorless, maka kita juga bisa memasang lensa-lensa rangefinder (Leica M), lensa DSLR dengan mengunakan adaptor yang sesuai.


Bila ingin membeli lensa-lensa diatas, boleh menghubungi kami di WA 0858 1318 3069 Trims.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Instagram: enchetjin

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment