Memahami bukaan lensa sangat penting bagi pelajar fotografi karena bukaan menentukan dua hal penting. Dan sebenarnya tidak sukar memahami bukaan. Tulisan ini adalah penjelasan yang lebih mendalam dari tulisan Segitiga Emas Fotografi.

1. Bukaan menentukan banyaknya cahaya yang masuk
Semakin besar bukaan, semakin besar cahaya yang masuk.
2. Bukaan menentukan kedalaman fokus
Semakin besar bukaan, kedalaman fokus menjadi tipis, sehingga latar belakang lebih kabur / blur daripada bukaan yang kecil.
Itu saja, sederhana bukan? Memang sederhana kok hehe..
Contoh berbagai ukuran bukaan di lensa. Kamera digital SLR sekarang telah mengunakan kamera untuk mengganti besarnya bukaan
Ukuran Bukaan
Ukuran bukaan agak unik karena semakin kecil angkanya, semakin besar bukaannya.
Contoh: f/1.4, f/2, f/4. f/5.6, f/8, f/16, dst.
Dari f/1.4 ke f/2 itu besarnya cahaya yang masuk berkurang dua kali lipat.
Kisaran bukaan tergantung lensa yang dipakai, ada lensa yang punya bukaan f/1.4, ada juga yang f/3.5 atau f/4.
Mengenai bukaan dan jenis-jenis lensa, saya sarankan untuk membaca tulisan [ Menerjemahkan kode kode lensa ]
Facebook Fans
Ikutan di Twitter
{ 1 trackback }
{ 8 comments… read them below or add one }
Wah ada info baru lagi, trima kasih, sangat membantu..akan saya coba pelajari n pahami terus supaya tidak putus asa lg. terima kasih ya?
salaam,
wahh..thnks yah…mudah dipahami untk pemula kaya saya..terus update ilmunya ya
makasih informasinya sangat berguna gan
mas saya ada pertanyaan, didalam kamera DSLR mana yang lebih bagus memanfaatkan iso/asa atau disfrahma?
Pertanyaan yang menarik, saya jawab di post blog baru: Memanfaatkan ISO atau diafragma.
Saya baru menyenangi ftgrafi, dan saya sangat terbantu dengan tulisan dari blog ini, tp sy kesulitan karena pembahasannya terpencar, sehingga untuk pemula spt saya masih kesulitan untuk memahami, adakah rangkuman yg dpat menjadi pedoman bagi saya. Trims 4 the answer
Sdr. Ian, terima kasih udah membaca-baca blog ini. Mungkin artikel ini http://www.infofotografi.com/blog/2009/12/langkah-langkah-belajar-fotografi-dari-nol/
tapi untuk yang lebih komprehensif dan runtut lagi, nantikan buku/e-book saya nanti, tapi saya tidak bisa pastikan kapan terealisirnya.
Siip! Thanks info2nya….gak nyadar bang enche udah jadi Guru kita neh. Btw, emang saya yg paling sering ilfil kalo lg menentukan besaran aperture dgn shutter speed….pada saat moment itu ada untuk di take (maklum pemula). Learning by doing memang wajib dijalankan….sampai kita menguasai keseimbangan segitiga emas.