≡ Menu

Memahami Aperture / Bukaan

Memahami bukaan lensa sangat penting bagi pelajar fotografi karena bukaan menentukan dua hal penting. Dan sebenarnya tidak sukar memahami bukaan. Tulisan ini adalah penjelasan yang lebih mendalam dari tulisan Segitiga Emas Fotografi.

aperture-bukaan-lensa

1. Bukaan menentukan banyaknya cahaya yang masuk

Semakin besar bukaan, semakin besar cahaya yang masuk.

2. Bukaan menentukan ruang tajam (depth of field/dof)

Semakin besar bukaan, ruang tajam menjadi tipis, sehingga latar belakang lebih kabur / blur daripada bukaan yang kecil.

Itu saja, sederhana bukan? Memang sederhana kok hehe..

bukaan-aperture

Contoh berbagai ukuran bukaan di lensa. Kamera digital SLR sekarang telah mengunakan kamera untuk mengganti besarnya bukaan

Ukuran Bukaan

Ukuran bukaan agak unik karena semakin kecil angkanya, semakin besar bukaannya.

Contoh: f/1.4, f/2, f/4. f/5.6, f/8, f/16, dst.

Dari f/1.4 ke f/2 itu besarnya cahaya yang masuk berkurang dua kali lipat.

Kisaran bukaan tergantung lensa yang dipakai, ada lensa yang punya bukaan  f/1.4, ada juga yang f/3.5 atau f/4.

Mengenai bukaan dan jenis-jenis lensa, saya sarankan untuk membaca tulisan [ Menerjemahkan kode kode lensa ]

Tips praktik

Gunakan bukaan besar (angka F terkecil contoh: f/1.8) untuk membuat latar belakang blur atau saat memotret di kondisi gelap (indoor), malam dll.

Gunakan bukaan kecil (angka F besar contoh: f/8) untuk membuat semua pemandangan tajam dan saat memotret di kondisi terang (outdoor) di pagi, siang dan sore hari.

Bilah aperture dalam keadaan tertutup (bukaan kecil)

Bilah aperture dalam keadaan tertutup (bukaan kecil)

Bilah bukaan dalam keadaan terbuka

Bilah bukaan dalam keadaan terbuka


Similar Posts:

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+

{ 16 comments… add one }

  • Lina Desember 25, 2009, 1:07 pm

    Wah ada info baru lagi, trima kasih, sangat membantu..akan saya coba pelajari n pahami terus supaya tidak putus asa lg. terima kasih ya?
    salaam,

  • chilli Januari 6, 2010, 7:45 am

    wahh..thnks yah…mudah dipahami untk pemula kaya saya..terus update ilmunya ya

  • tyas Februari 4, 2010, 12:13 am

    makasih informasinya sangat berguna gan

  • adi kurniawan Maret 13, 2010, 5:38 pm

    mas saya ada pertanyaan, didalam kamera DSLR mana yang lebih bagus memanfaatkan iso/asa atau disfrahma?

  • Ian April 18, 2010, 8:31 am

    Saya baru menyenangi ftgrafi, dan saya sangat terbantu dengan tulisan dari blog ini, tp sy kesulitan karena pembahasannya terpencar, sehingga untuk pemula spt saya masih kesulitan untuk memahami, adakah rangkuman yg dpat menjadi pedoman bagi saya. Trims 4 the answer

  • Enche April 20, 2010, 2:38 am

    Sdr. Ian, terima kasih udah membaca-baca blog ini. Mungkin artikel ini http://www.infofotografi.com/blog/2009/12/langkah-langkah-belajar-fotografi-dari-nol/

    tapi untuk yang lebih komprehensif dan runtut lagi, nantikan buku/e-book saya nanti, tapi saya tidak bisa pastikan kapan terealisirnya. :)

  • gunawan Mei 22, 2010, 1:51 am

    Siip! Thanks info2nya….gak nyadar bang enche udah jadi Guru kita neh. Btw, emang saya yg paling sering ilfil kalo lg menentukan besaran aperture dgn shutter speed….pada saat moment itu ada untuk di take (maklum pemula). Learning by doing memang wajib dijalankan….sampai kita menguasai keseimbangan segitiga emas.

  • syarif anshari Oktober 27, 2010, 4:00 am

    Bung ENCHE, terimakasih sekali, atas 10 artikel Anda tentang “tembak menembak” Object Photo yang sangat berharga sekali bagi saya dan keluarga, dan mohon maaf kesemuanya saya copy sebagai pelajaran bagi yang amat berharga dari Anda. Usia boleh tamat namun Ilmu yang didapat Insya Allah bermanfaat sepanjang zaman, sekali lagi terimakasih dari Kalimantan Bung

  • suhandono Juni 3, 2011, 4:11 am

    Om Enche:saya mau tanya kalau kita sedang Hunting lebih disarankan kita pakai AV atau Tv.Tks

  • Enche Juni 3, 2011, 4:16 am

    Hmm, saya belum bisa menyarankan mode apa yang dipakai terlebih dahulu, tapi saya sarankan supaya suhandono mengerti dulu tentang exposure dan camera mode.

  • Rudi November 7, 2011, 2:04 am

    Om, saya mau nanya nih kalo kita pake Lensa Canon EF 85mm f/1.8 USM, kenapa di settingan kameranya bisa keluar f/1/4 atau f/2 ya? padahal kan lensa itu fix. kenapa angka diafragma di kamera masi bisa di atur?

    Saya juga liat hasil fotografer2 lainnya, keterangan lensa yg digunakan semisal Lensa Canon EF 85mm f/1.8 USM, tp diketerangan foto dia pake f/2.8?

    jadi yg dilihat angka f itu yg mana? di lensa atau di layar kamera?

    • Enche November 7, 2011, 2:09 am

      f/1.8 menandakan bukaan maksimal lensa tersebut, jadi bisa diubah-ubah. Yang fix itu artinya gak bisa zoom, bukan ga bisa ganti nilai aperturenya.

      Untuk jelasnya bisa baca di artikel ini.

  • obeth April 11, 2012, 12:25 am

    Makasih neh koh ence atas artikelnya :)
    Saya pemula dalam fotografi, jadi masih bingung tentang aperture ini.

    Di artikel ini kan disebutkan bahwa “Bukaan menentukan banyaknya cahaya yang masuk” dan “Bukaan menentukan kedalaman fokus”

    Pertanyaannya, apakah bisa kalau gambar kita buat blur dengan bukaan yg besar tapi hasil gambar tidak terlalu terang/redup mengingat bahwa semakin besar bukaan maka makin banyak cahaya yg masuk/terang?

    Makasih koh enche :)

    • Enche April 11, 2012, 10:30 pm

      Bisa beth, caranya kita harus mengatur shutter speed dan iso supaya cahaya yang masuk berimbang

  • obeth April 16, 2012, 2:00 am

    oh, sekarang saya paham koh enche :)

    terimakasih koh atas balasannya :D

Leave a Comment