≡ Menu

Berperang dengan Noise

Noise atau kumpulan bintik-bintik pada foto sering membuat jengkel karena membuat kualitas foto menjadi buruk. Sebelum membahas bagaimana mengatasi Noise, kita perlu mengetahui apa sih yang menyebabkan noise?

  • Ukuran sensor : Sensor berukuran besar seperti pada kamera digital SLR terutama sensor full frame memproduksi noise lebih sedikit daripada sensor berukuran kecil yang biasanya terdapat di kamera saku atau telepon seluler. Hanya saja, kamera digital SLR bersensor full frame sangat mahal dan tidak semua orang mampu membelinya. Oleh sebab itu, gunakan kamera bersensor paling besar sesanggup Anda.
  • ISO Tinggi: Foto dengan setting ISO tinggi akan meningkatkan noise. Ada waktunya kita mengunakan ISO tinggi, tapi untuk hasil maksimal, gunakanlah ISO rendah (misalnya ISO 400 atau kebawah).
  • Temperatur cahaya yang tinggi : Semakin tinggi temperatur cahaya (diukur dengan derajat Kelvin) semakin tinggi noise. Yang dimaksud dengan temperatur yang tinggi adalah warna cahaya yang kekuningan atau jingga sedangkan temperatur yang rendah adalah warna cahaya yang kebiruan.
  • Eksposur yang lama: Semakin lama kita membuka sensor untuk merekam gambar, semakin tinggi noise yang akan dihasilkan.
  • Underexposure: Saat foto yang diambil pencahayaannya kurang, noise akan muncul lebih banyak terutama di daerah yang gelap atau daerah bayangan. Maka dari itu menentukan setting eksposur yang optimal sangat penting. Untuk mengamati apakah foto over/under, Anda bisa memanfaatkan info pada histogram.

Kadang kala karena keadaan yang tidak memungkinkan, kita terpaksa mengunakan setting atau alat yang kurang ideal sehingga foto kita banyak noise. Tapi jangan putus asa terlebih dahulu karena kita juga bisa mengunakan software tertentu untuk mengurangi noise.

noise

Contoh bintik-bintik pada foto / noise

Salah satu cara yg populer adalah dengan mengambil foto bertipe RAW (Jenis file berukuran besar dan berkualitas tertinggi dibandingkan jenis JPG). Lalu mengunakan software khusus untuk kamera tersebut dan mengurangi noise yang timbul.

Selain itu, kita juga bisa membuka file tersebut di berbagai software pengolah foto lainnya seperti Adobe Photoshop , Adobe Lightroom, Noise Ninja, Neat Image dan sebagainya. Di dalam software tersebut, tersedia beberapa tools/alat untuk mengurangi noise.

Di banyak kamera, juga tersedia fitur NR (Noise Reduction). Fitur ini cukup membantu apabila And merekam foto jenis JPG. Tapi sebagian besar kamera tidak memiliki NR yang baik, sehingga kualitas foto menjadi turun dan detil detil halus menjadi hilang.

Kadang, noise juga bukan menjadi musuh kita melainkan menjadi teman kita, misalnya untuk memberikan efek tekstur pada foto, menjadikan foto berkesan klasik. Memvisualisasikan foto yang mana yang cocok memiliki noise yang banyak atau tanpa noise akan membuat foto Anda terlihat lebih menarik.

“Bila tidak bisa mengalahkan lawan, bergabunglah bersama mereka.”

Similar Posts:

    None Found

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+

{ 32 comments… add one }

  • dwi Agustus 19, 2010, 12:06 pm

    wah,saran yg bgs…jd pengen hoby foto nih,tp berhubung saya msh mahasiswa dan hanya punya budget terbatas (sekitar 2,5 jutaan),tdnya saya ingin beli nikon P100,tp over budget,nah…ini ada tmn yg rekomendasi nikon L110,tanggapan anda gmn?
    boleh tahu kelebihan dan kekurangan nikon L110,terutama dlm noise dan biar foto ga blurr,trimakasih…

    • Enche Agustus 19, 2010, 12:15 pm

      Bedanya lebih banyak di jangkauan zoomnya. Untuk kualitas foto, kurang lebih sama karena ukuran sensor yang dipergunakan. Ukuran sensor kedua kamera tergolong sangat kecil, jadi tentunya noise relatif banyak. Untuk mengoptimalkan tentunya bisa berbagai cara. Kebetulan saya sudah bahas di artikel ini dan ini.

  • dwi Agustus 19, 2010, 12:37 pm

    thanx info-nya… ^_^b

  • Bali fotografi Agustus 26, 2010, 4:01 am

    wah….saya bisa belajar banyak di sini…
    salam dari newbie

  • habil syah Agustus 27, 2010, 10:44 am

    widiihh.

  • suwardi triadi Agustus 28, 2010, 9:33 am

    wah ini informasi yg sgt berharga…thx u vry mch

  • Kadek Chazzuka Agustus 31, 2010, 9:46 am

    infonya sangat bermanfaat…..
    banyak yang bisa saya pelajari di sini…
    terimakasih banyak

    • Enche Agustus 31, 2010, 9:54 am

      Sama-sama

  • iyoel September 1, 2010, 12:58 am

    tq atas info-nya yg berharga om Enche, d tunggu info selanjutnya

  • Wei September 5, 2010, 9:31 pm

    pelajaran yg berharga perlu di simak…..thx atas infonya

  • Andy September 10, 2010, 3:18 am

    Wah, persepsi tentang noise keliru sekali Boss. Diantara yang perlu saya sebut disini adalah: ukuran sensor tidak ada relevansinya dengan noise. yang relevan adalah jenis sensornya. Sebagai contoh, apakah anda berani menyebut kamera 4/3 noisenya lebih besar dari fullframe?
    Satu lagi tentang RAW yang menurut Anda adalah jenis file berukuran besar dan berkualitas tertinggi dibandingkan jenis JPG. Wah ini salah besar! RAW sejatinya bukanlah file ‘image’, tapi file yang berisi data mentah sebagaimana yang ditangkap oleh sensor kamera. option ini hanya ada di kamera pro atau semi pro. File image yang sanggup menyimpan kualitas reproduksi paling tinggi adalah TIFF, dan biasanya (tidak selalu) memiliki ukuran paling besar. Wah kalau dibahas topik ini ga akan cukup satu buku pak :-) Maaf atas kritikannya.

    • Enche September 10, 2010, 8:29 am

      Halo Andy, bukannya memang benar sensor kamera 4/3 memang lebih banyak noisenya daripada sensor full frame? Soal definisi RAW memang lengkapnya yang disebutkan Andi yaitu file yang berisi informasi terbanyak (bagi saya ini berarti berkualitas tinggi).

  • Uco September 13, 2010, 3:32 am

    Tempat sharing yang bagus mengenai fotografi

  • Tatang Win September 14, 2010, 8:59 pm

    Info yg baik buat org2 spt saya yg otodidak soal fotography,,,,,aq hanya belajar dari pengalaman saja,,,,, jadi info2 spt sangat membantu saya dlm pemotretan2 selanjutny………..thx.

  • aditya helmi naki September 28, 2010, 10:16 am

    wahh trnyata sy jd lebih tau bnyk.
    terimakasih mas atas info’a..
    mw tnya dong mas klo edit lwat ptoshop utk ngilangin noise itu dtools bagian yg mna yh..
    sx lg terima ksh mas ECHE.

  • Julius Oktober 2, 2010, 1:53 pm

    Bos, Makasi banyak yach bwat tips2 nya. selalu Up to Date yo…
    God Bless U ;-)

  • Julius Oktober 2, 2010, 1:58 pm

    Oya Om, ada gak fitur2 rahasia untuk NIKON D5000? yaaa, smacam trik2 untuk mengoptimalkan benda itu…
    thx ya sebelumnya.

    skalian minta ijin untuk save portfolionya yach… hehehe

  • ichsan November 25, 2010, 1:38 am

    aq mw nnyaq …
    pa yg terjadi klo d dlam ruangan qta memakai ISO 800 …
    misalnay pada kamera D40 …

    makasih ….

    • Enche November 25, 2010, 2:17 am

      akan muncul bintik2 pada gambar yang menyebabkan kualitas gambar menurun. Istilahnya adalah noise.

  • mpenk Januari 6, 2011, 7:18 am

    mas klo nikon kn pake iso dii atas 1000 nois.a keliiatan betul tu.
    nah kayak apaa cara.a klo foto dii mlm harii biiar ga nois ??

    • Enche Januari 6, 2011, 7:26 am

      pake tripod terus ISO rendah, misalnya ISO 200.

  • bocah I foto Januari 19, 2011, 9:20 pm

    waw saran nya OK…. aku pake kamera nikon d 3000 untuk di indor hasil nya sangat kurang memuaskan….
    bahkan sangat mengecewakan…

  • Kris Januari 22, 2011, 12:43 am

    Tempat share yang bagus, tp saran saya alangkah baiknya agar menggunakan struktur kata/tulisan yang baik dan benar (bukan seperti sms), sehingga maksud/arti kata mudah dipahami oleh pembaca secara umum karena untuk pembelajaran. Terima kasih, semoga berkenan.

  • bangun anggawijaya Januari 23, 2011, 7:36 am

    kalo 7d ama d300s bagaimana kualitas gambar pada iso di atas 800?
    Meningan yang mana N ato C ?!

    Kalo soal ketajaman gambar meningan mana? N ato C

    Kalo soal keaslian warna? N ato C

    • Enche Januari 23, 2011, 8:07 am

      Canon 7D unggul sedikit di ISO 1600. Soal ketajaman gambar, tidak hanya dari kamera semata tapi tergantung juga lensa yang dipakai. Soal warna juga bisa dimodifikasi bila shooting dengan file RAW.

      Saya pikir jangan mendasari pilihan Kamera dari hal2 diatas karena performa kamera tersebut mirip-mirip. Tapi lebih ke kekhususan kamera-kamera tersebut, misalnya fitur video, lensa-lensa dan aksesoris yang akan dibeli, antar muka dsb.

  • gede richard Januari 31, 2011, 8:29 pm

    boss…mau nanya ne masalah mencegah noise. diatas kan disebutkan untuk mengurangi daerah gelap ato underexpossure. nah gini masalah yg saya temui,
    waktu itu mau foto langit di pagi hari, dengan foreground rumah di sawah. tapi jaraknya lumayan jauh. pas udah jadi, kok banyak noise y pada spot rumahny?
    ada solusinya ga biar langitnya dapet, rumahny juga dapet.

    maaf klo ada salah kata, masih belajar.

  • katty Februari 21, 2011, 10:08 pm

    sangat bermanfaat…

  • koffi stfb November 24, 2012, 8:29 pm

    wah terima kasih bnyak untuk admin info fotografi utk infonya..sangat memberi kami wawasan dalam mempelajari lebih serius tentang fotografi…minta ijin copas ya, min..utk bahan ajar kami. visit blog kami ya di catatankoffi.blogspot.com
    mkasi bnyak :D

    • Enche November 24, 2012, 9:21 pm

      @koffi terima kasih kembali. Jgn lupa di link bank di akhir tulisan

  • bastian Juni 30, 2014, 10:05 am

    mas enche…. saya mau tanya tentang noise di kamera canon 7d saya yang sangat berpengaruh paga hasil gambar.. saya sudah pakai iso 200 pencahayaan yang bagus dan noisereduction tp noisenya masih ada dan sangat mengganggu. mohon saran dan solusinya…
    terimakasih

    • Enche Tjin Juni 30, 2014, 12:00 pm

      Kalau bisa tolong tunjukkan contohnya

      • bastian Juni 30, 2014, 12:31 pm

        contoh fotonya saya sudah kirim ke pesan facebook milik mas enche..
        mohon info dan solusinya
        terimakasih…

Leave a Comment