≡ Menu

Fujifilm X-A5 kamera mirrorless pemula untuk foto & video

Fujifilm X-A5 adalah penerus Fuji X-A3 yang ditujukan kepada fotografer pemula /casual  yang mencari kamera ringkas, praktis digunakan dan tidak mahal. Mengapa bukan X-A4? Karena angka empat adalah angka yang kurang baik dalam mitos di negeri Jepang yang bunyinya sama dengan “mati”, maka itu banyak pembuat kamera yang menghindari menamakan nama produk dengan 4. Selain itu, perbedaan antara X-A3 ke X-A5 cukup banyak, maka itu seakan-akan X-A4 itu dilewati.

Apa saja fitur baru X-A5?

  • Processor baru mendukung kinerja lebih cepat
  • Hybrid autofokus yang lebih cepat untuk foto, video, untuk tracking subjek bergerak
  • Mampu merekam video 4K tapi hanya 15fps jadi tidak cocok untuk merekam video*
  • Bluetooth untuk koneksi terus menerus dengan ponsel
  • External mic jack untuk merekam video
  • Bisa charge dengan powerbank via USB

Tidak kalah penting adalah diluncurkannya lensa baru Fuji XC 15-45mm f/3.5-5.6 OIS. Yang menarik dari lensa ini adalah ukurannya lebih kecil, sedikit lebih lebar, dan memiliki mekanisme power zoom yang mulus sehingga cocok untuk video. Lensa ini bisa fokus sangat dekat (5 cm) sehingga cukup mudah untuk mengambil foto subjek kecil. Lensa ini juga sangat ringan, hanya 135 gram.

Meski terlihat menarik, kamera ini terlalu lambat untuk fotografi yang serius atau olahraga karena hanya bisa merekam maksimum 6 foto per detik (post view) dan 3 foto per detik live view. Buffer (penampungan sementara) juga sangat minim, yaitu 10 foto JPG, setelah itu kamera akan melambat. Penggemar fotografi yang lebih serius juga akan menghindari kamera ini karena tidak memiliki jendela bidik seperti seri Fuji X-T (X-T10, X-T20, X-T1 dan 2).

Fujifilm X-A5 ini cocok untuk foto sehari-hari terutama bagi yang tidak mahir akan teknik fotografi dan editing, karena pilihan mode, film simulation dan filter cukup banyak dan mencakupi berbagai kondisi pemotretan.

Saat tulisan ini dibuat, Fujifilm X-A5 belum diumumkan, tapi perkiraan saya sekitar Rp 8.5-9 juta dengan lensa. Harga ini saya nilai cukup baik, tidak mahal untuk fitur yang ditawarkan. Saingan terdekatnya yaitu Canon M6 yang dijual dengan harga Rp 10.8 juta.

*4K di kamera ini tidak cocok untuk merekam video, tapi lebih cocok untuk menangkap momen yang sangat cepat. Resolusi gambar yang akan didapatkan 8.3 MP. Fitur ini mirip dengan 4K Burst, Focus stacking yang ditemui di kamera Panasonic.

Spesifikasi utama Fuji X-A5

  • 24.2 MP CMOS sensor (Bayer) APS-C
  • ISO : 200-12800 (bisa diperluas ke 51200)
  • Shutter: 1/32000-30 detik
  • Ukuran: 117 x 68 x 40 mm
  • Berat: 496 gram termasuk baterai
  • Tersedia dalam tiga warna: silver-black, silver-pink, silver-brown

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 13 comments… add one }
  • erlangga February 11, 2018, 9:48 am

    Kalo dibanding dengan A6000 gmn? apakah XA5 dr AF & Video masih belom bisa nyaingi A6000?

    • Erwin Mulyadi February 12, 2018, 3:12 pm

      Kita tunggu saja sampai kamera ini banyak diuji dan diulas di internet, feeling saya sih bakal setara.

  • metamongjr February 7, 2018, 1:46 pm

    ko, kalau buat kebutuhan travelling aja mending beli X-A5 ini atau beli X-T20?

    • Enche Tjin February 8, 2018, 10:49 pm

      X-T20 lebih bagus jika punya budget lebih.

      • metamongjr February 13, 2018, 4:19 pm

        makasih sdh dijawab

  • Farrah February 6, 2018, 10:10 pm

    Hallo om, saya mau tanya nih kira kira kamera yg bagus untuk belajar fotografi landscape dan potrait itu yang seperti apasih khususnya buat pemula yg minat fotografi?

  • zaenal firdaus February 5, 2018, 9:27 am

    om enche tjin

    apakah cocok untuk foto landscape, night photography & astrophotograpy?

    • Enche Tjin February 5, 2018, 8:47 pm

      Bukan yang terbaik tapi bisa.

      • zaenal firdaus February 9, 2018, 6:12 am

        apa yang membuat anda menyimpulkannya begitu, selain dari faktor lensa bawaannya?

        • Enche Tjin February 12, 2018, 8:29 pm

          Ukuran sensor m43 relatif kecil jika dibandingkan dengan sensor aps-c/full frame, saat long exposure (30 detik atau lebih) sensor cepat panas dan memunculkan noise. Jadi shutter perlu dijaga agar tidak terlalu lama bekerja. Mengunakan lensa bukaan besar dapat membantu. Keunggulan sistem m43 untuk landscape adalah ukuran kamera dan lensa-lensanya kecil dan ringan, jadi tidak cepat capai gotongnya.

          • zaenal firdaus February 12, 2018, 10:23 pm

            maaf om, tapi yang saya tanyakan fujifilm x-a5.
            bukanya menggunakan sensor aps-c?
            tapi terima kasih juga, jawabanya cukup nambah wawasan. ^_^

            • Enche Tjin February 13, 2018, 9:51 am

              Ya, kurang lebih sama jawabannya, bisa, tapi bukan yang terbaik krn ukuran sensornya lebih kecil dari full frame.

              • zaenal firdaus February 13, 2018, 6:13 pm

                oke, terima kasih. ^_^

Leave a Comment