≡ Menu

Bahas foto: Tips Street photography portrait (Vietnam – Hoi An)

Kadang-kadang ada yang menanyakan bagaimana menghilangkan rasa malu/takut untuk memotret orang di jalan. Kelihatannya memang tidak sulit untuk memotret, tapi di lapangan memang pasti ada rasa canggung. Saat mini-trip ke Hoi An, Vietnam bulan Februari 2019, salah satu agenda kita adalah memotret di pasar di pagi hari di pasar Hoi An.

Sambil jalan kami mencoba memotret. Ada yang secara candid atau diam-diam, ada yang secara langsung atau terbuka. Untuk motret secara candid tidak sulit di pasar, karena biasanya orang-orang sibuk dengan aktivitas mereka, tinggal kita pintar-pintar mengambil posisi sudut yang menarik.

Yang paling mudah mungkin adalah memilih latar belakang misalnya rumah, toko, tembok, yang menarik, lalu menunggu orang yang menarik untuk lewat, jika memungkinkan orang lokal dengan karakteristiknya. Misalnya di Vietnam, ibu-ibu yang memanggul dagangannya dan mengenakan caping.

Cara yang sedikit lebih sulit adalah mengikuti subjek dan menunggu gesture/sikap tubuh dari seseorang. Contohnya foto dibawah saya dari jauh sudah mengamati emak-emak ini mengenakan baju yang merah cerah dengan sapu yang berwarna hijau.

Atau menunggu di sebuah sudut, lalu menunggu waktu yang tepat untuk memotret, misalnya saat ekspresi subjeknya menarik. Jika ragu, foto beberapa kali atau secara kontinyu kemudian memilih momen yang tepat (decisive moment).

Kalau ingin foto dari jarak dekat, pasti ketauan orangnya langsung, tapi jangan kuatir, yang penting sapa saja, dengan bahasa lokal lebih bagus tentunya. Contohnya di Vietnam kata sapaan itu yaitu xin chào (baca: Sin chau). Mereka lebih gembira jika kita menyapa dengan bahasa mereka daripada sekedar Hello saja. Setelah itu saya biasa menunjuk/menggangkat kamera saya, kalau orangnya tidak keberatan, baru saya memotret. Setelah memotret, tentunya kita mengucapkan terima kasih, kalau dalam bahasa Vietnam cảm ơn (bacanya seperti Kam en). Kata lain yang membantu yaitu cakep: đẹp.

Gak semua nenek-nenek di Vietnam mau dan senang di foto, nenek yang ini terlihat santai dan percaya diri saat kami memotretnya 🙂

Hati-hati terhadap orang-orang yang sengaja minta difoto, tapi kemudian meminta uang, di Vietnam masih tergolong sedikit, tapi di negara lain terutama di tempat wisata sangat marak seperti itu, contohnya di Nepal dan India dimana banyak orang yang berpura-pura berdandan bagaikan pertapa, di Papua orang berpakaian adat, dan sebagainya. Pantas atau tidak pantas memberi uang tergantung dari tujuan foto masing-masing, ingin yang otentik/asli atau model?

 

Saya mengunakan kamera Leica Q untuk memotret di street, kamera ini populer untuk street karena ukuran dan desainnya yang tidak mencolok, tapi kualitas gambarnya sangat baik. Lensa Q adalah lensa yang lebar, tapi bukaannya besar, jadi saya perlu agak dekat dalam memotret, dengan jarak yang dekat memang perlu keberanian ekstra, tapi hasil fotonya unik, kesannya lebih intim, seakan-akan pemirsa berada persis didepan orang/keadaan dengan yang dipotret.


Infofotografi secara rutin menyelenggarakan kursus dan tour untuk penggemar fotografi, bagi teman-teman yang berminat mengikuti, silahkan periksa jadwalnya di halaman ini, atau hub: 0858 1318 3069.

Jika tertarik dengan kamera Leica, bisa juga hubungi kami untuk memesan, tentunya kami akan sediakan harga special dan juga memandu untuk mengunakan kamera tersebut untuk hasil yang optimal.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 3 comments… add one }
  • Andre kph March 2, 2019, 8:03 pm

    Maaf kalo mgkn melenceng tanyany tp pengen mantepin,
    Skrg msh pegang sony a6000, tp krn cm ad lensa kit dan jg sering dianggurin, ngerasa bgt agak repot kl kmn mn bawa kamera gt dan hasilny jg g memuaskn buatku. Kl mw nambah lensa kayakny kl cm hobi msh eman2.
    Prtnyaany worth kah ak jual trus ganti gopro hero 7 black? Scra lebih ringkas dan g banyak setting. Emg sih ni 2 kelas yg beda. Cm klo dlihat hasilny foto n video lbh worth kah ak move ke kamera ky gopro gt ?
    Terima kasih kl dh jawab koh

    • Enche Tjin March 3, 2019, 12:07 am

      Ya mengapa tidak? daripada jarang dipakai juga lebih baik beli kamera yang lebih cocok, dalam hal ini gopro.

      • Andre kph March 3, 2019, 12:21 am

        Siaap mksh koh

Leave a Comment