≡ Menu

Tips foto portrait lifestyle dengan lensa Canon EF-M 32mm f/1.4 STM

Beberapa tahun belakang saya mengamati anak muda suka sharing foto gaya hidupnya di instagram dan sosial media. Membuat foto yang menarik tentunya tidak mudah, banyak kendala yang bisa muncul di lapangan. Misalnya pencahayaan yang kurang di dalam cafe, atau latar belakang yang kurang menunjang. Beberapa waktu yang lalu, saya mencoba memotret dengan Canon EOS M100 [Review] dan lensa EF-M 32mm f/1.4 STM [Review].

Pertama-tama saya coba cari spot background yang menarik, misalnya cermin dan pantulannya.

ISO 125, f/1.4, 1/60 Canon M100 + EF-M 32mm f/1.4 STM

Kontak mata (eye-contact) menarik karena pemirsa akan merasa berhubungan (connect) dengan subjeknya. Kadang melihat keluar frame dapat menimbulkan rasa penasaran akan apa yang dilihat dan dapat memberikan kesan yang lebih alami.

ISO 100, f/1.4, 1/125, Canon M100 + EF-M 32mm f/1.4 STM

Pencahayaan yang terbaik adalah dari matahari, idealnya, kita bisa memilih tempat dimana cahaya matahari masuk, misalnya di samping jendela besar di sebelah kiri subjek.

Supaya terkesan lebih berdimensi, cari objek yang bisa dijadikan foreground, misalnya bunga, dedaunan dll.

ISO 160, f/1.4, 1/125, Canon M100 + EF-M 32mm f/1.4 STM

Kita juga bisa memanfaatkan properti cafe seperti meja, kursi sebagai alat bantuan (props) untuk berpose.

ISO 400, f/1.4, 1/125, Canon M100 + EF-M 32mm f/1.4 STM

Di dalam cafe, yang perlu diperhatikan adalah warna lampu dari cafe tersebut, jika terlalu kuning bisa jadi kurang enak dilihat. Biasanya saya mengatur White Balance (WB) kamera untuk menyesuaikan suhu warna lampu tersebut, tungsten/incandescent atau sekitar 2800-3200K biasanya akan cukup menetralkan warna kuning yang berlebihan.

Lensa yang ideal untuk portrait memang tidak ada, karena kesukaan orang beda-beda, tapi jarak fokal ekuivalen 50mm di full frame merupakan salah satu yang ideal karena memberikan perspektif yang tidak cembung, juga cukup lebar untuk menangkap lokasi/latar belakang.

Lensa Canon EF-M 32mm ekuivalen dengan 50mm, karena ada crop faktor 1.6x untuk sistem Canon EOS M, jadi 32 x 1.6 = 51.2mm, maka itu jarak fokal 32mm di APS-C Canon adalah yang terdekat ke jarak fokal lensa klasik 50mm. Kalau mengunakan kamera dengan sensor full frame seperti Canon EOS R, maka lensa RF 50mm f/1.2 yang paling cocok.


Trims Keke sudah membantu dalam sesi foto kali ini.

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 5 comments… add one }
  • Edo Sulistyo May 11, 2019, 3:25 pm

    Om untuk potrait foto dan street lebih baik kamera fix 35 atau 50mm?? Semakin wide apakah model terlihat fat?

    • Edo Sulistyo May 11, 2019, 3:26 pm

      Lensa* , saat ini menggunakan mirrorless sony 63

    • Enche Tjin May 11, 2019, 11:40 pm

      50mm oke, wide sebenarnya juga oke, tapi bukan wajah saja, tapi mungkin satu badan trus sama backgroundnya.

  • Mukti Hari April 29, 2019, 5:36 pm

    Sya mw tanya om,
    Sya pnya eos 80D, pakai lensa ef 50mm 1.4,apakah bagus buat foto pemandangan?
    Terima kasih om

Leave a Comment