Faktor yang menyebabkan latar belakang foto menjadi blur / kabur

by Enche on October 30, 2009

Banyak fotografer baik pemula maupun mahir, sering membuat latar belakang menjadi kabur. Memang foto semacam ini sangat populer karena membuat objek yang di foto menjadi lebih menonjol. Selain itu juga foto menjadi lebih enak dipandang.

Mudah membuat latar belakang menjadi kabur karena saya mengunakan kamera berukuran sensor full frame atau sekitar 24X lebih besar daripada kamera saku biasa

Mudah membuat latar belakang menjadi kabur karena saya mengunakan kamera berukuran sensor "full frame" atau sekitar 24X lebih besar daripada kamera saku biasa

Apa saja faktor yang membuat latar belakang foto menjadi kabur?

1. Bukaan lensa (Aperture)

Dengan mengunakan bukaan lensa yang besar (f/2.8 atau lebih besar lagi seperti f/1.4), maka latar belakang menjadi lebih kabur.

Semakin besar bukaan, semakin kecil angkanya.

2. Rentang fokal lensa (Lens focal length)

Semakin besar rentang fokal lensa yang digunakan, maka latar belakang menjadi lebih kabur. Contoh: Latar belakang foto yang diambil dengan rentang fokal lensa 55mm lebih kabur daripada bila diambil dengan rentang fokal lensa 18mm.

3. Rasio jarak antara subjek foto dengan kamera dan jarak antara subjek dengan latar belakang.

Semakin dekat jarak kamera ke subjek foto dan semakin jauh jarak subjek foto dengan latar belakang, maka foto menjadi lebih kabur.

Contoh: Bila jarak kamera ke subjek foto 1 cm, dan jarak subjek foto ke latar belakang 20 m, maka bisa dipastikan latar belakang menjadi sangat kabur.  Hal ini karena rasio/perbandingan jarak sangat besar.

Sebaliknya bila jarak kamera ke subjek foto 20m, dan jarak subjek foto ke latar belakang 1 cm, maka bisa dipastikan latar belakang menjadi sangat jelas / tajam.

4. Ukuran sensor dalam kamera Anda.

Ukuran sensor kamera bervariasi, semakin besar, semakin mudah membuat latar belakang menjadi blur. Kamera ponsel atau kamera saku memiliki ukuran sensor yang relatif kecil dibandingkan dengan kamera digital SLR. Di dalam kamera digital SLR, terbagi lagi beberapa jenis ukuran sensor.

Yang paling kecil sampai yang paling besar yaitu: Four thirds (rasio 4 banding 3), ada yang crop sensor 1.6 (Canon), 1.5 (Nikon, Pentax, Sony), ada juga yang full frame (Nikon, Sony) dan medium format (Phase One, Leica S2).

Foto diatas diambil dengan kamera saku yang berukuran sensor kecil, selain itu saya memakai rentang fokal lensa pendek, yaitu 28mm sehingga latar belakang masih sangat tajam

Foto diatas diambil dengan kamera saku yang berukuran sensor kecil, selain itu saya memakai rentang fokal lensa pendek, yaitu 28mm sehingga latar belakang masih sangat tajam

Kesimpulan

Lalu bagaimana membuat latar belakang foto atau yang diluar dari fokus menjadi sangat kabur? Sederhana saja

Pakai lensa dengan bukaan besar, gunakan rentang fokal yang besar (jauh), perhatikan rasio jarak subjek foto dan latar belakang, dan gunakan kamera dengan ukuran sensor yang besar.

{ 23 comments… read them below or add one }

donny November 3, 2009 at 4:30 am

Saya sudah membaca semua tulisan anda dan sangat membantu saya sebagai pemula. Anda sangat profesional, saya banyak belajar dari anda. Saya tunggu tulisan anda berikutnya. Terima kasih

Enche November 3, 2009 at 6:56 am

sama-sama

Andy December 17, 2009 at 9:00 pm

tulisan bro banyak membantu kami para fotografer pemula termasuk saya..kenapa nggak bikin buku sekalian,Bro….sayangkan skill bro yg hebat nggak dituangkan dlm bentu buku….KAMI DUKUNG,Bro

Enche December 17, 2009 at 9:43 pm

Thanks atas dukungannya Andy, memang ada rencana susun buku. Sebelumnya pikiran2 singkat saya ditulis dulu di Blog. Pasti nanti saya umumkan kalau memang udah ada bukunya.

abel December 21, 2009 at 9:50 pm

wahh kerennn
saya baru aja memulai belajar fotografi nihhh
newbie bgt
thx bgt atas input inputnya..

zaim January 1, 2010 at 11:32 pm

Terima kasih banyak infonya..sangat membantu..pencerahan..
Saya pemula, dan membaca buku fotografi yang banyak ditemui saya malah bingung..
saran saya kalo buat buku: justru yang teknis2 yang begini yang nggak ada di buku2, sebagai pemula, kami sering lihat foto bagus, trus pengen niru2 gitu (boleh kan :) )..
tapi kok gini, kok nggak sama dsb..dan jawabannya nggak ada di buku..
saya tunggu bukunya deh..

subiyantoro kurniawan January 19, 2010 at 3:45 pm

terimakasih informasinya, tulis lebih banyak lagi bung artikelnya, dahsyat tenan lho ini untuk pemula…………..

saied September 28, 2010 at 1:20 am

terima kasih pencerahannya, bung Enche ada menulis artikel tentang focal length gak ?soalnya saya masi kurang begitu paham dengan masalah focal length..

Daniel September 29, 2010 at 5:10 am

Beruntung banget nemu site ini :-)
Makasih banyak Pak, buat share ilmu – ilmu fotografi. Saya yakin, pasti banyak yang berterima kasih atas tulisan – tulisan di blog ini ^_^

mattin October 26, 2010 at 12:39 pm

bukaan lensa itu maksudnya apa ya ? maaf saya pemula and beruntung sekali saya nemuin site ini thanks

Enche October 26, 2010 at 12:41 pm

Coba baca memahami bukaan

bein November 26, 2010 at 11:35 pm

mas, kalo pake kamera pocket bisa ga bikin latar belakang foto blur. thx

Enche November 26, 2010 at 11:37 pm

bisa saja, cuma lebih sulit

Yustiana December 12, 2010 at 9:35 pm

Terimakasih banyak saran2nya sangat membantu..saya baru saja gabung tapi seneng bgt …karena semua pertanyaan saya tentang fotografi ada semua…trimakasih banyak karena dah berbagi ilmu…

anang January 5, 2011 at 6:34 am

sangat- sangat membantu, simple dan mudah dicerna meskipun bagi yang awam…spesifikasi product yang detail lensa, dan comparing type yang akurat membuat kita makin tahu untuk tepat dalam memilih…bagi semua ilmu anda pada kami…yang akan banyak mencetak generasi2 kreatif…Bravo!!!

Enche January 5, 2011 at 7:01 am

Thanks nang

Goenk February 11, 2011 at 1:33 pm

Di atas pd point 1 dan 2 tertulis utk membuat latar blkg blur perlu menyetel bukaan yg besar lalu focal length yg besar. Padahal kalau focal length diperbesar akibatnya bukaan lensa makin kecil. Mohon pencerahannya bang.

Enche February 11, 2011 at 8:31 pm

ada lensa seperti 70-200mm f/2.8, dimana bukaan tetap besar saat kita ubah focal length ke yang lebih besar.

Goenk February 11, 2011 at 9:53 pm

Terimaksih atas responsnya pak Enche,
Saya pakai kamera kompak dan memang benar jika menggunakan kamera kompak utk membuat latar belakang blur agak susah. Walaupun menggunakan mode manual, jika mengubah focal-length besar maka bukaan lensanya makin mengecil. Demikian yg terjadi dengan kamera kompak saya.

L0ck3d March 30, 2011 at 4:13 am

artikelnya menarik sekali,,,

ijin repost bosss..
cm utk sharing aja..

dnic October 15, 2011 at 8:54 am

kalau pakai camera digital biasa gimana caranya ? tolong dung

Enche October 15, 2011 at 10:32 am

Zoom sejauh mungkin lalu posisikan subjek lebih dekat ke kamera daripada latar belakang.

Endarto December 16, 2011 at 9:55 am

Super sekali bung….. ilmu anda sangat bermanfaat buat orang banyak…..

Leave a Comment

{ 13 trackbacks }

Previous post: Fitur kamera apa yang penting?

Next post: Kompensasi Eksposur