≡ Menu

Belajar dari fotografer wedding Jeff Ascough

Jeff Ascough adalah salah satu fotografer wedding yang paling saya kagumi. Dengan membaca blognya, wawancaranya, saya mendapatkan banyak ilmu dan pendekatan baru tentang cara memotret liputan pernikahan. Jeff sudah memotret sejak 1989. Tidak kurang dari 1000 pernikahan yang dia potret dengan gaya fotojurnalistik. Jeff sering mendapatkan penghargaan atas karyanya dan merupakan salah satu duta besar Canon.

Prinsip-prinsip Jeff sendiri berasal dari master fotojurnalis Henri Cartier-Bresson (HCB), sehingga banyak prinsipnya sama dengan prinsip2 HCB yang saya ulas di artikel Belajar dari Henri Cartier-Bresson.

Copyright Jeff Ascough

Dari pendekatan fotografi  HCB, Jeff mengadaptasinya ke fotografi liputan pernikahaan. Inilah beberapa prinsip utama Jeff:

1. Tidak mengunakan lampu kilat

Meskipun hampir semua fotografer pernikahaan mengunakan lampu kilat karena banyak pernikahaan berlangsung di dalam ruangan yang relatif gelap. Menurut Jeff, lampu kilat membuat subjek foto tidak nyaman sehingga sukar mendapatkan ekspresi yang alami. Untuk mengakali kondisi cahaya yang sering tidak bersahabat, Jeff sering mengunakan lensa berbukaan besar dan kamera yang kualitas fotonya bagus di ISO tinggi.

2. Fokus di kualitas bukan di kuantitas

Meskipun kamera DSLR canggih sekarang sudah sangat cepat dan bisa memotret berturut-turut dengan sangat cepat, dan tidak ada ongkos cuci cetak yang mahal, Jeff selalu mengingatkan kita untuk lebih mementingkan kualitas foto daripada jumlah foto. Pendekatan Jeff selalu sabar menunggu momen yang tepat, dan memotret sesekali dengan mengandalkan intuisi dan refleksnya yang cepat. Untuk setiap foto pernikahaan, Jeff rata-rata membuat sekitar 200 foto saja, tapi keseluruhannya sangat bagus.

3. Pentingnya mengembangkan gaya sendiri

Menurut Jeff, foto yang baik adalah foto yang bagus minimal memiliki kedua elemen ini: Pencahayaan yang bagus, bercerita, dan memiliki komposisi yang menarik. Bagi kita-kita yang sedang belajar, mungkin tidak harus meniru Jeff seratus persen. Mungkin kita bisa mengembangkan gaya sendiri yang mementingkan elemen warna, emosi, aksi, dan lain lain. Dengan mengembangkan gaya yang konsisten, karya kita lebih puas dalam berkarya dan lebih mudah dikenal orang.

Copyright Jeff Ascough

Demikian tiga intisari utama yang membedakan Jeff Ascough dari fotografer wedding lainnya. Bagi yang ingin membaca wawancaranya dalam bahasa Inggris bisa melalui link ini : Wedding Photography Insight with Jeff Ascough

Copyright Jeff Ascough

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 8 comments… add one }
  • aidil fitrah September 13, 2013, 9:50 am

    empat jempol deh..

  • tendi January 6, 2013, 8:47 am

    inspiratif…. sy br baca tulisan ini…. telat uy…….

  • agungha September 1, 2012, 9:45 am

    sangat sangat bermanfaat …, thank you bangettt..

  • Ir.Budi Santoso August 31, 2012, 8:02 am

    Koko … Enche Tjin … semakin saya pingin di daulat / Diturunin Ilmu kungfu kilat expournya …hhii i, apa itu INTERFACE … ? Kalau Kekurangan Nikon D7000 di bandingkan …sekelasnya di CANON EOS 60 atau Canon EOS 5S …Bagaimana KOKO E. Tjin ? terimakasih …semoga …, saya bisa cepat mengikuti kursus Koko E. Tjin dan Windiarto Tjandra…Salam sejahtera.

  • Misbah Fotografer Jogja August 23, 2012, 10:37 pm

    Thanks for share om… artikelnya sangat bermanfaat sekali. salam dari fotografer wedding pemula dari Jogja… 🙂

  • Enche August 22, 2012, 11:14 am

    Sama-sama 🙂

  • Aditya August 20, 2012, 2:52 am

    thanks Gan. artikelnya useful banget buat ane yg newbie.:)

  • Dwix August 19, 2012, 9:30 am

    Artikelnya mantab gan, newbie kaya saya jadi terinspirasi juga. Masih harus banyak belajar dari master2 lainnya. 🙂

Leave a Comment