≡ Menu

Tentang Crop Factor dan ekuivalen lensa

Saat membahas kamera atau lensa di blog infofotografi kerap disinggung soal istilah crop factor. Banyak juga pembaca yang mungin masih bingung dengan maksud dari istilah ini. Saya coba jelaskan secara singkat ya.

Angle of View

Pertama kita harus tahu dulu tentang fokal lensa dan sudut gambar. Setiap lensa tertulis angka fokal dalam milimeter, itu menunjukkan sudut gambar (angle of view) yang bisa dicakupnya. Misal lensa 18mm itu sudutnya 100 derajat (lebar), lalu lensa 135mm itu sudutnya 18 derajat (sempit). Lihat ilustrasi ini supaya lebih jelas : Picture angle Tapi pedoman sudut ini hanya berlaku untuk kamera film, atau kamera digital full frame. Saat lensa dipasang di kamera yang sensornya lebih kecil dari sensor full frame akan memberi hasil foto yang agak berbeda, yaitu sedikit lebih tele, atau sudutnya lebih sempit (seperti kena crop). Saat mendengar soal crop, anda tidak perlu risau soal jumlah piksel yang bakal berkurang akibat crop, karena crop factor ini hanya istilah saja. Secara piksel tidak ada yang di crop, jadi megapiksel yang anda dapat dengan kamera APS-C atau Four Thirds tetap sesuai dengan spek sensornya. Yang perlu diingat adalah semakin kecil ukuran sensor maka semakin tele hasil fotonya. Misal lensa 100mm dipasang di kamera APS-C akan menghasilkan foto yang setara dengan lensa 150mm di full frame, dan bila lensa 100mm dipasang di kamera Four Thirds akan setara dengan lensa 200mm. Pedoman crop factor untuk sensor yang umum adalah seperti ini : Sensor dan crop factor

Lensa sesuai ukuran sensor

Di sistem yang punya dua macam sensor (full frame dan APS-C), yaitu Canon, Nikon dan Sony, mereka membuat dua macam lensa untuk menyesuaikan ukuran sensor. Mengapa? Karena sensor APS-C ukurannya lebih kecil dari sensor full frame, sehingga bidang gambar yang dicakup juga lebih kecil. Untuk itu produsen lensa juga berpikir, kenapa tidak membuat lensa yang sesuai dengan sensor APS-C saja? Akhirnya saat ini sudah banyak diproduksi lensa khusus sensor APS-C, seperti lensa EF-S (Canon), lensa DX (Nikon), lensa E (Sony mirrorless) dan juga buatan produsen lensa lain seperti dari Tamron, Sigma atau Tokina. Lensa-lensa ini bentuknya lebih kecil, dengan diameter bidang gambar yang lebih kecil (disesuaikan dengan ukuran sensor) dan tidak cocok untuk dipasang di DSLR full frame. EF dan EF-S Bagaimana memilih lensa yang tepat sesuai ukuran sensornya? Pada dasarnya tidak ada pantangan bagi pemilik kamera APS-C untuk memakai lensa full frame (Canon EF, Nikon FX, atau Sony FE), apalagi umumnya lensa yang kualitasnya tinggi adalah lensa full frame. Tapi pemakai kamera APS-C juga bisa pakai lensa khusus APS-C seperti lensa Canon EF-S, Nikon DX dan Sony E. Sebaliknya pemakai kamera full frame jangan pakai lensa yang didesain untuk sensor APS-C (sistem Canon ada proteksi sehingga anda tidak akan bisa pasang lensa EF-S ke bodi full frame). Walaupun bisa dipasang (misal di kamera full frame Nikon dan Sony) kita juga akan rugi karena di ujung-ujung fotonya akan gelap akibat vignetting.

Fokal lensa ekuivalen

Baik lensa full frame maupun lensa khusus APS-C, fokal lensanya dibuat mengacu pada sudut gambar ekuivalen 35mm full frame. Sebagai contoh, lensa dengan fokal 18mm meski dibuat khusus untuk sensor APS-C, namun tetap akan mengalami crop sehingga sudut yang dibentuk akan setara dengan 28mm. Untuk bisa merasakan sudut ekstra lebar seperti fokal lensa 15mm maka pemilik kamera APS-C perlu pasang lensa dengan fokal 10mm. Tapi untuk kebutuhan tele, sensor APS-C membantu kekuatan tele lensa, misal lensa 200mm akan setara dengan 300mm, lumayan kan. Pokoknya yang punya kamera APS-C (Nikon, Sony, Pentax, Fuji, Samsung) ingatlah, apapun lensa yang dipasang, akibat crop factor ini maka fokal lensa ekuivalennya adalah fokal lensa tertulis dikali 1,5 (khusus Canon APS-C kali 1,6). Khusus Olympus dan Panasonic kali 2. crop-factor-sensor-size Pemilik Canon, Nikon atau Sony APS-C perlu waspada dalam memilih lensa khususnya saat membeli lensa full frame yang wide, jangan abaikan crop factor ini. Meski tidak fatal tapi bisa membawa kekecewaan. Seorang yang membeli lensa Canon EF 17-40mm bisa jadi akan kecewa saat memasang lensa ini di kamera APS-C (700D/70D/7D misalnya), karena dia tidak akan pernah bisa merasakan fokal wide 17mm yang dibayangkannya, melainkan ‘hanya’ setara dengan lensa 28mm. Seorang pemilik kamera Nikon APS-C yang membeli lensa Nikkor 28-300mm bisa jadi akan terheran-heran saat kemampuan paling wide sebenarnya dari lensa ini adalah 42mm, bukannya 28mm (42mm bukan lagi tergolong wide). Semoga tabel yang saya buat ini bisa membantu pemahaman anda tentang ekuivalensi fokal lensa : Ekuivalen fokal lensa Ikuti belajar dasar fotografi bersama kami, bisa ikut Kupas Tuntas Kamera Digital, atau kursus kilat Dasar Fotografi dan Lighting.

About the author: Erwin Mulyadi, penulis dan pengajar yang hobi fotografi, videografi dan travelling. Sempat berkarir cukup lama sebagai Broadcast Network TV engineer, kini Erwin bergabung menjadi instruktur tetap untuk kursus dan tour yang dikelola oleh infofotografi. Temui dan ikuti Erwin di Google+ dan instagram.

{ 61 comments… add one }
  • Adit November 21, 2017, 5:25 pm

    Om erwin lensa wide yang cocok untuk kamera saya 700D apa ya?
    Kegunaan untuk landscape dan praweding
    Terimakasih 🙂

    • Enche Tjin November 23, 2017, 11:01 pm

      10-18mm f/4 kalau cari yang murmer, kalau yang lebih baik Tamron 10-24mm VC HLD.

  • Wahyu Anggono November 6, 2017, 11:35 am

    hallo mas Erwin,
    saya mau bertanya, Flange Focal Distance apakah ikut berpengaruh, terutama jika menggunakan adapter. contohnya saya menggunakan mirrorless Micro 4/3, saya pasangkan lensa Helios 58mm dengan adapter kurang lebih 1.5cm. maka untuk akuratnya di micro 4/3 Focal Length kamera jadi berapa ya??

    • Erwin Mulyadi November 6, 2017, 12:17 pm

      Fokal lensa tidak terpengaruh jarak flange back, yg penting pastikan lensa yg dipasang punya jarak flange yang benar, misal kalau pasang lensa SLR ya perlu adapter untuk memperpanjang jarak flange (karena sensor mirrorless punya jarak yg lebih dekat ke mount lensa). Kalau tidak maka gambar tidak akan fokus karena titik apinya terbentuk di belakang sensor. Sebaliknya kalau jarak flange nya terlalu jauh maka kamera hanya bisa fokus ke jarak dekat dan tidak bisa fokus ke jarak jauh (banyak dimanfaatkan untuk fotografi makro).

      • Wahyu Anggono November 8, 2017, 8:07 pm

        ok, terima kasih infonya mas Erwin..
        saya suka ngikutin foto2 mas erwin di instagram.. heheh

  • Enjang Muhammad Fauzan October 31, 2017, 5:39 pm

    Maaf pak, jika saya pakai lensa 21mm buat fullframe (Sony A7xx) di bodi Aps c (Sony A6000) kira-kira jadi brp mm ya dapat nya?
    Terimakasih

    • Enche Tjin November 3, 2017, 5:30 pm

      21mm X 1.5x = 31.5mm

      • Enjang Muhammad Fauzan November 9, 2017, 6:15 pm

        Terimakasih pak atas informasinya

  • Septyan al-ayyubi October 27, 2017, 10:54 am

    Gan…mau tanya kalau kamera nikon D3200 dipasangkan lensa tele nikon 70-200mm bisa gak

  • Farial September 27, 2017, 6:55 pm

    Permisi mas Erwin. Masih sedikit bingung ni. Saya punya Canon Eos M3 & rencana mau membeli lensa Canon EF-M 22mm f.2 STM. Nah pertanyaannya, ketika lensa yg saya sebutkan td dipasangkan ke Canon Eos M3 bakalan kena crop factor gak? Sedangkan lensa ini kan didesain khusus sensor APS-C & jg Canon Eos M3 jh memakai sensor APS-C? Mohon masukannya. Makasih.

    • Erwin Mulyadi September 28, 2017, 10:29 am

      Lensa EF-M 22mm tetap kena crop, jadi ekuivalen dgn 35mm di full frame.

      Memang begitu adanya, meski lensa khusus APS-C spt lensa EF-M atau EF-s tapi angka yg tertulis di lensa adalah menunjukkan sudut pandang (misal 8mm = 180 derajat, 28mm = 75 derajat dst) sedangkan field of view tergantung ukuran sensor. Makanya ada ekuivalensi, dan untuk APS-C Canon selalu dikali 1,6x dari angka fokal yg tertera di lensa.

  • okkie September 17, 2017, 11:49 pm

    mas erwin mau nanya saya pake sony a7 menggunakan lensa lawas canon fd 50mm + adapter manual dan juga ada lensa nikon 18-35 + adapter manual

    pertanyaannya apakah hasil yang di hasilkan vignate tipis ya di sudut sudut karna menggunakan adapter manual ?

    • Enche Tjin September 18, 2017, 3:46 am

      Iya benar, dengan adapter bisa pasang lensa yang bermacam-macam, tapi bisa juga memunculkan masalah di ujung-ujung kualitas gambar kurang tajam atau vinyet.

  • viya August 8, 2017, 8:05 am

    mas erwin mau tanya donk , aku saat ini pake kamera jenis canon 6d , mau beli samyang tapi takut kecroping atau tidak sesuai keinginan pada sisi gambar .. boleh minta rekomen lensa samyang yg pas buat foto landscape ?
    trims

    • Enche Tjin August 8, 2017, 8:36 am

      Ada tiga pilihan lensa Samyang yang bagus untuk landscape, yang paling lebar XP 14mm f/2.4, lalu 20mm f/1.8 ED AS UMC dan 24mm f/1.4 AS IF UMC. Ketiganya cocok untuk kamera full frame 6D, tapi semuanya manual fokus.

  • ivan July 18, 2017, 5:14 pm

    om, mau tanya kalo pakai adapter yang beda crop factornya misal mount mft dengan lensa nikon, crop factorny tetap 2x sesuai mft atau berubah jadi 1.5 sesuai nikonnya?

    • Erwin Mulyadi July 19, 2017, 10:44 am

      Tetap 2x sesuai sensor MFT yg dipakai. Misal kamera lumix, pasang adapter ke lensa nikon lalu pasang lensa 50mm ya jadinya 100mm.

  • Ahendy April 20, 2017, 5:14 pm

    lensa full frime di pasang ke aps-c kan akan menambah focal leng di kali 1,5x apakah akan mengurangi ketajaman dan kualitas poto nya om ?!.. mohom di bls,makasih..

  • Wawan February 28, 2017, 1:19 pm

    Om erwin saya mau tnya, saya skrng pke kamera 5d mark 2, lensa yg murah buat foto keluarga lensa apa ya? Trimakasi om..

    • Erwin Mulyadi February 28, 2017, 1:24 pm

      Biasanya saya rekomendasikan lensa 24-105mm untuk pemakaian harian, kalau yg f4 L terlalu mahal, bisa pertimbangkan yg versi STM karena lebih murah.

  • Faizar rahman February 11, 2017, 1:02 pm

    Mas,, saya masi bingung, srkarang contoh. Saya pake sony a7,, trus saya pake lensa 16Mm f2.8 apsc,, nah,, hasilnya gimana mas? Apakah lebih lebar? Atau lebih sempit? Bagaimana dengan ketajaman gambar? Apakag ikut berpengaruh??

    • Erwin Mulyadi February 11, 2017, 1:07 pm

      Di sistem Canon, pengguna bodi full frame tidak bisa pasang lensa untuk APS-C. Tapi di sistem Nikon dan Sony diperbolehkan.

      Apa yang terjadi kalau anda pasang lensa 16mm APS-C ke bodi A7? Ya hasil fotonya akan mengalami vignetting, yaitu keempat sudut foto akan gelap akibat lensanya lebih kecil daripada sensornya. Di sistem Nikon ada namanya DX mode, jadi kalau kita pasang lensa DX ke bodi FX maka akan otomatis di crop sehingga sensor 24 MP akan menjadi 10 MP saja.

  • Khoirul January 30, 2017, 1:02 pm

    Mas kalao lensa canon ef-24-70mm di pasang di Aps-c jadi berapa mm y mas??

    • Enche Tjin January 31, 2017, 7:15 am

      Dikali crop factornya 1.6X jadinya 38 – 112mm

  • Suryana Genta January 22, 2017, 8:33 pm

    Salam kenal Om Erwin,
    Mau tanya Om, 650d bagus dan rekomennya pake lensa apa aja yah?

    • Erwin Mulyadi January 23, 2017, 12:01 pm

      Sudah pakai lensa apa sekarang? Lensa 15-85mm termasuk bagus juga

  • Tami November 16, 2016, 8:22 am

    Mas erwin mau tanya saya punya mirrorless olympus epl-6 dimana sensornya live MOS. dan sepertinya saya salah beli lensa. Sy coba mau pakai lensa meike 35mm f1.7 dan saat saya pasangkan frame nya sempit sekali tidak seperti 35mm umumnya. Kira2 ada adapter khusus untuk hasilny jd lebih lebar tidak ya?

    • Erwin Mulyadi November 17, 2016, 10:33 am

      Panasonic/Olympus kan crop factor dia 2x, jadi lensa 35mm akan memberi hasil setara lensa 70mm di kamera full frame.

  • ressa November 14, 2016, 12:50 am

    apakah crop sensor mempengaruhi aperture ? klo iya seberapa pengaruh ? soalnya saya mau beli lensa fx tapi kamera saya dx dari nikon

    • Erwin Mulyadi November 14, 2016, 11:16 am

      Aperture adalah satuan untuk banyaknya cahaya yg masuk melalui lubang di lensa, jadi tidak ada kaitannya dengan crop sensor. Tapi crop sensor berpengaruh ke bokeh, dalam arti lensa dengan bukaan yg sama akan memberi bokeh yg lebih blur kalau dipasang di bodi FX.

  • Given August 30, 2016, 11:48 am

    Salam kenal Mas Erwin. Kalau menurut penjelasan yang diberikan. Itu berarti lensa seperti 16-35 F/4 di FF akan menjadi 25.6 – 56 di APS-C.

    Pertanyaannya, apakah bukaan maksimum di f/4 itu juga akan ter crop juga apabila digunakan di kamera seperti 7D MK 2?

    Dan apakah memang benar, sensor full frame itu image quality lebih baik dari APS-C? Misalkan antara 6D dan 7D MK 2?

    Karena saya jujur saja bingung menentukan pilihan antara 6D dan 7D MK II. Sedangkan lensa yang saya miliki saat ini 16-35 f/4 dan 70-200 f/2.8.

    Kalau boleh tolong dijelaskan Mas Erwin. Tq.

    • Erwin Mulyadi August 30, 2016, 4:17 pm

      Iya benar, tapi bukaan maksimum tidak ada perubahan tetap bisa f/4.
      Image quality sensor full frame lebih baik karena ukuran sensor lebih besar, penampang photo detector di setiap pikselnya lebih maksimal dalam menangkap cahaya.
      Lensa yg anda punya adalah lensa untuk full frame, satu lensa wide dan satu lensa tele, tapi keduanya boleh dipakai di APS-C juga. Saran saya kalau benar2 mau wideangle di APS-C ya beli lensa wide khusus APS-C seperti Canon EF-S 10-22mm atau EF-S 10-18mm.

  • Reza Birawa July 19, 2016, 12:15 pm

    Focal length is focal length regardless of what body you put it on. The difference comes from the sensor size, not the lens. Pemahaman yang SIMPLE, analogi pada lensa prime, misal saya menginginkan foto/gambar pada Nikon D610 seperti di 35mm-nya Nikon D7000, berarti saya butuh lensa 50mm di kamera Nikon D610. Atau jika saya menginginkan foto/gambar seperti 35mm-nya Nikon D610, berarti saya butuh lensa Nikkor AF-S 24mm f/1.4 G ED di Nikon D7000 saya. gitu kira-kira Mas Erwin Mulyadi ya?

    • Erwin Mulyadi July 19, 2016, 1:08 pm

      Yes, tepat sekali. Jadi yang suka wideangle perlu menyadari bahwa lensa 24mm bahkan 18mm belum cukup lebar di APS-C, perlu 10 atau 12mm untuk bisa menikmati ultra wide perspektif.

  • Ronny February 25, 2016, 9:47 pm

    Pak Erwin, saya pernah baca kalau kalau hasil foto kamera APS-C itu tidak ekuivalen dengan hasil kamera Full Frame, hasil foto APS-C itu hanya cropping dari hasil kamera Full Frame. Dan satu pertanyaan lagi apakah hasil foto DX-Mode pada kamera misalnya Nikon D4S sama dengan hasil kamera APS-C? Mohon pencerahannya, soalnya saya masih bingung disini. Terima kasih

    • Erwin Mulyadi March 2, 2016, 5:44 pm

      Crop itu secara makna artinya ada pemotongan, misal pakai sensor full frame 24 MP lalu pakai mode DX (crop 1,5x) maka sensornya cuma diambil tengahnya saja setara 10 MP.

      Sedangkan kamera APS-C, berapapun piksel sensornya ya tidak akan kena crop. Misal kamera APS-C 24 MP ya pikselnya tetap 24 MP. Kenapa sering disebut crop sensor? Karena lensa full frame kalau dipasang di kamera APS-C hasilnya tidak sama dengan waktu dipasang di kamera FF, lebih tele 1,5x. Dari situ orang bilang seperti kena crop.

      Pertanyaan anda : apakah hasil foto DX-Mode pada kamera misalnya Nikon D4S sama dengan hasil kamera APS-C?

      Iya sama dalam hal angle of view (anggap lensanya sama) tapi megapikselnya berbeda. Semoga bisa jadi lebih jelas ya..

  • Michkail September 14, 2015, 1:07 am

    Bung, kalau lensa MP-E 65mm f/2.8 1.5 Macro Photo itu bisa untuk 650D atau ngga? Kalau bisa kenapa? Kalau ngga bisa kenapa?
    *Tolong pencerahannya ya bung

  • Dany September 11, 2015, 10:05 pm

    om lensa tamron16-300 sama28-300 kalo di pasang di canon 600D untuk hasil lebih baik yg mana ya. tlg pencerahannya

    • Enche Tjin September 11, 2015, 10:24 pm

      Tamron 28-300mm lensa yang lingkarannya lebih besar untuk kamera full frame seperti 6D, jadi kemungkinan lebih baik kinerjanya terutama di bagian ujung foto. Tapi gak begitu lebar saat dipasang di 600D. Jadi 16-300mm lebih cocok.

  • ipanase September 9, 2015, 3:48 pm

    temenku sampai sekarang masih tetep percaya dan ngotot kalau sigma 17-50
    pas di 17 tetap 17 tanpa crop factor di canon 7D nya
    #akurapopo

  • tiyo September 8, 2015, 9:14 pm

    Om mau tnya dong,,utk lensa Tamron 17-50 f2.8 dan Canon 18-135 mana yg lebih bagus hasil nya

  • Rin September 7, 2015, 3:11 pm

    om, kalau pakai adapter lensa, misal kameranya samsung (saya pakai yang mirrorless) tapi ingin pakai lensa canon, apa ada dampaknya seperti hasilnya kurang maksimal atau ada fungsi yang jadi tidak jalan?

  • jeffrey September 7, 2015, 12:48 pm

    Salam kenal, Mas Erwin. Thanks banget infonya. Dari penjelasan Mas Erwin, apakah artinya focal length yang tertulis di semua lensa itu patokannya untuk kamera full frame, meskipun spesifikasi itu tertulis di lensa untuk APS-C? Misal Canon EF-S 50mm dan Canon EF 50mm, apakah artinya kedua lensa itu memiliki focal length yg sama kalau dipake di APS-C? Jika iya, apa gunanya Canon produksi EF-S & EF ya?

    • Erwin Mulyadi September 7, 2015, 2:47 pm

      Untuk sistem kamera, jawabannya iya. Bahkan di kamera spt Nikon 1 juga lensanya tertulis 10mm yg artinya setara dgn 27mm (crop factor x 2,7).

      Ambil contoh yg lensa fix 24mm ya (soalnya gak ada lensa EF-S 50mm). Lensa 24mm ada yg EF-S dan ada yg EF, keduanya sama2 punya fokal 24mm, pasti. Bedanya, EF 24mm dirancang untuk jadi lensa wide di full frame (walau boleh dipasang di APS-C), sedangkan EF-S 24mm dirancang utk APS-C sebagai lensa normal 40mm.

      Untuk lensa zoom, pemakai APS-C punya bbrp pilihan lensa EF-S yg kalau dikali 1.6 akan mirip/ekuivalen dgn lensa full frame, misal :
      18-55mm eqv. 28-85mm
      18-135mm eqv. 28-210mm
      15-85mm eqv. 24-135mm
      10-22mm eqv. 16-35mm
      55-250mm eqv. 90-400mm dsb

      • jeffrey September 7, 2015, 9:01 pm

        Thanks banget mas pencerahannya..

  • surya September 7, 2015, 11:19 am

    Mas saya rencana mau beli DSLR Nikon D750, ada beberapa lensa yg saya pingin beli nantinya, Nikon 14-24mm f / 2.8G ED AF-S, Nikon 24-70mm f / 2.8G ED, Nikon 70-200mm f / 2.8G ED VR II dan Nikon 85mm f / 1.4G AF-S. Karena rencana beli lensanya dicicil menurut mas Erwin lensa mana yang mesti saya beli terlebih dahulu ya. Thanks infonya

    • Erwin Mulyadi September 7, 2015, 2:33 pm

      Ya tentu tergantung lebih sering pakai fokal berapa, sukanya foto apa dsb. Kalau yg general ya 24-70mm, kalo suka pemandangan ambil dulu 14-24mm, suka potret 85mm atau 70-200mm.

  • Edys September 6, 2015, 10:06 am

    Sampai sekarang saya belum mengerti, kenapa crop sensor untuk CX disebut sebagai sensor ukuran 1 inch. Mengingat ukurannya hanya 13,2 mm x 8,8 mm saja. Mohon dikasih penjelasan dan sejarahnya. Terima kasih atas infonya

    • Erwin Mulyadi September 7, 2015, 2:53 pm

      Tidak usah dibuat pusing, sejarahnya panjang karena berkaitan dengan diagonal tabung TV di masa lalu. Ukuran diagonal sensor 1 inci ya sebenarnya adalah 15.9 mm.

  • MARIO September 3, 2015, 3:15 pm

    Artikelnya bagus cuma sayang foto fotonya dari luar atau dr google

    • Erwin Mulyadi September 3, 2015, 9:10 pm

      Kan untuk kebutuhan ilustrasi saja, kecuali kalau contoh foto baru pakai foto sendiri. Omong2 tabel diatas saya ketik sendiri lho 🙂

  • Panji September 2, 2015, 10:00 pm

    Koh kalo kamera lagi ga dipake, mending lensanya dilepas dari bodynya atau tetap dibodynya aja?

    • Erwin Mulyadi September 3, 2015, 9:20 pm

      Lensa tetap menempel di bodi juga boleh, tidak masalah. Cuma pastikan simpan di tempat yg tidak lembab untuk mencegah jamur.

  • Sams September 2, 2015, 8:17 pm

    Pak Erwin, lensa canon ef-s 18-135mm dipasang ke kamera canon 70d, saat difoto (setting fl 18mm) hasilnya tetap terkena crop 1.6x ? dimana hasil foto menjadi 28mm,betul? bila benar,berarti apapun beli lensa EF atau EF-S dipasang ke kamera APS-C tetap kena crop 1.6x. Mohon penjelasan. Trims

    • hari September 3, 2015, 6:18 pm

      saya juga bingung dengan keterangan ini. berarti sebenarnya tidak ada bedanya lensa EF atau EF-S bagi DSLR APS-C, bukan? yg akan beda adalah jika dipakai pada DSLR Full Frame..

      • Erwin Mulyadi September 3, 2015, 9:17 pm

        @Hari : Ya begitulah, bisa dibilang tidak ada bedanya pasang lensa EF atau EF-S di kamera APS-C. Yang beda adalah EF-S tidak bisa dipasang di kamera Full frame.

        Yang kita perlu ingat adalah, fokal lensa itu menunjukkan sudut cakupan lensa. Contoh lensa 24mm, baik itu EF atau EF-S punya sudut (angle of view) yg sama, cuma beda diameter aja. Tapi kalau lensa 24mm dipasang di APS-C maka sudutnya akan setara dengan lensa 40mm di full frame (lihat tabel di atas).

    • Erwin Mulyadi September 3, 2015, 9:11 pm

      Betul. Apapun / berapapun fokal lensa yg dipasang, ya utk tahu ekuivalennya harus dikali 1,6. Lensa EF-S hanya dibedakan dari diameter lensa saja yg lebih kecil supaya menyesuaikan ukuran sensor APS-C.

Leave a Comment