≡ Menu

Lensa-lensa baru di Photokina 2018

Selain pengumuman kamera-kamera baru, lensa-lensa baru juga bermunculan di Photokina 2018. Jenis dan harganya juga bermacam-macam. Mari kita cermati beberapa lensa baru yang akan hadir:

Viltrox

Viltrox terkenal karena membuat adaptor elektronik untuk menyambungkan lensa DSLR Canon atau Nikon ke kamera Sony. Di Photokina 2018, Viltrox membuat kejutan dengan membuat beberapa lensa untuk kamera mirrorless yaitu:

  • Viltrox 85mm f/1.8 manual fokus dengan cakupan FE (full frame) untuk Sony E-mount. Harganya USD$299 (sekitar 4.5 jt).
  • Viltrox 20mm f/1.8 manual fokus dengan cakupan FE (full frame) untuk Sony E-mount. Harganya USD489 (sekitar 7.4 jt).
  • Viltrox 85mm f/1.8 STM, lensa autofokus untuk Fuji X-mount. Harganya $379 (sekitar 5.7 jt)

Samyang AF

Samyang memulai dari membuat lensa-lensa manual fokus untuk kamera DSLR Canon dan Nikon, baik untuk fotografi maupun videografi (lensa Cine) yang cukup lumayan harganya. Beberapa tahun belakangan Samyang mulai membuat lensa-lensa autofokus terutama untuk kamera mirrorless Sony, diantaranya:

  • Samyang 35mm f/2.8 dengan cakupan Sony FE (full frame). Slogannya “Tiny but mighty” merupakan lensa Samyang paling populer saat ini. Rp 4.060.000
  • Samyang 24mm f/2.8 dengan cakupan Sony FE (full frame). Slogannya “Tiny but wide” Lensa yang sangat kecil dan ringan (dibawah 100g). Rp 6.060.000
  • Samyang XP 10mm f/3.5  untuk DSLR full frame manual fokus. Mungkin akan menarik baru yang motret pemandangan terutama cityscape karena garis lurus akan tetap lurus (rectilinear). Harga sekitar US$900-1200

Voigtlander

Tanggapan pasar terhadap lensa 40mm f/1.2 untuk Leica M dan lensa-lensa untuk mirrorless Sony cukup bagus sehingga Voigtlander semakin semangat dalam mengembangkan lensa-lensa baru contohnya lensa 50mm f/1.2 untuk M-mount yang baru tersedia. Di Photokina kali ini, Voigtlander juga menunjukkan dua lensa prototype 21mm f/3.5 dan 35mm f/2 untuk kamera Leica M-mount.

Panasonic micro four thirds

Di Photokina 2018 ini, sistem micro four thirds sepertinya adem ayem, Olympus dan Panasonic tidak mengeluarkan kamera baru, tapi ada satu lensa yang cukup menarik terutama untuk fotografer dan videografer yang sering mengunakannya di kondisi cahaya gelap yaitu Panasonic Lumix 10-25mm f/1.7 (ekuiv 20-50mm).

Beberapa produsen yang menarik lainnya:

  • Meike 6-11mm f/3.5 fisheye untuk kamera DSLR Canon dan Nikon
  • Nisi 75mm f/0.95 untuk kamera mirrorless berbagai merk.
  • Tokina Opera 50mm f/1.4 dan 16-28mm f/2.8, lensa autofokus berkualitas tinggi untuk kamera DSLR
  • Zeiss Batis 40mm f/2, lensa autofokus full frame untuk Sony E-mount (FE), kelebihannya bisa fokus sangat dekat, sekitar 24 cm dari image sensor kamera. Harga: sekitar Rp 20 juta.
  • Leica merevisi rencana lensa-lensa fix SL antara lain: Leica SL 50mm, 35mm, 21mm, 24mm, 28mm semua lensanya berbukaan maksimal f/2 dan punya casing dan ukuran yang sama.

Kesimpulannya saat ini adalah era keemasan untuk lensa karena begitu banyak lensa yang telah tersedia dan akan tersedia untuk sistem kamera DSLR atau mirrorless. Fotografer kini bisa memilih berbagai lensa dengan berbagai kualitas dan harga yang cocok. Produsen dari China (Viltrox, Yongnuo, Meike, dll) fokus membuat lensa dengan harga yang terjangkau. Produsen dari Jepang (Voigtlander, Tokina, Sigma, Tamron) fokus membuat lensa alternatif berkualitas tinggi dengan harga yang tidak terlalu tinggi, dan produsen dari Jerman membuat lensa berkualitas sangat tinggi dengan harga yang sesuai.

Kelebihan Zeiss Batis adalah bisa fokus sangat dekat sehingga ideal untuk foto detail subjek foto yang berukuran kecil.

Sebagian besar lensa yang diumumkan di Photokina 2018 ini, masih berbentuk prototype dan sebagian sudah memasuki tahap produksi, jadi kita harus bersabar menunggu beberapa bulan lagi untuk membelinya. Jika membutuhkan lensa-lensa apa saja bisa juga pesan dari Infofotografi, silahkan hubungi Iesan di via WA 0858 1318 3069 untuk memesan. Terima kasih atas dukungannya.

—-
Kami beruntung dapat mengunjungi Pameran Photokina 2018 dengan didukung oleh Huawei Indonesia. Sebagian besar liputan kami mengunakan ponsel Huawei P20 Pro

About the author: Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Google+ dan Instagram: enchetjin

{ 0 comments… add one }

Leave a Comment