≡ Menu

Setelah 21 tahun, akhirnya perusahaan Jepang Ricoh meluncurkan kamera film baru yang dinamakan Pentax 17. Kamera film terakhir Pentax adalah Pentax *1st yang diluncurkan tahun 2003. Kamera tersebut tidak begitu sukses karena di saat yang bersamaan, fotografer mulai beralih ke kamera digital.

Lantas mengapa setelah lebih dari 20 tahun kemudian Ricoh meluncurkan Pentax 17? Ada beberapa alasan yang dikemukakan oleh desainer Pentax, Takeo Suzuki alias TKO. Menurutnya, fotografi film mulai popular lagi terutama di kalangan generasi muda, sedangkan kamera film baru tidak banyak. Selain itu, TKO mengungkapkan pentingnya alih teknologi dan know-how dalam membuat kamera film dari insinyur generasi tua ke yang muda. Kesuksesan kamera  Pentax 17 ini akan berfungsi sebagai jembatan untuk mengembangkan kamera film yang lebih canggih dan profesional.

[continue reading…]
{ 0 comments }

Leica SL2 & Leica SL2s promo harga Spesial!

Halo teman-teman penggemar Leica, Bulan Juni 2024 ini, Leica Store Indonesia mengadakan promo harga diskon untuk paket kamera dan lensa Leica SL baru! – Penawaran selama 17 Juni s/d 30 Juni 2024 (selama persediaan masih ada).

Leica SL2 & Leica Summicron SL 35mm f/2 ASPH.
Harga normal Rp154.380.000, Harga spesial Rp 92.700.000

Leica SL2 & Leica Sumicron SL 50mm f/2 ASPH.
Harga normal Rp 148.630.000 Harga spesial Rp 89.200.000

Leica SL2 & Vario Elmarit SL 24-70mm f/2.8 ASPH.
Harga Normal Rp 165.630.000. Harga spesial Rp 99.400.000

Leica SL2-S & Vario-Elmarit SL 24-70mm f/2.8 ASPH.
Harga normal Rp 129.880.000. Harga spesial Rp 84.500.000

Bagi yang tertarik silahkan hubungi kami di WA 0858 1318 3069 / infofotografi@gmail.com

[continue reading…]
{ 0 comments }

Setelah rumor berbulan-bulan, Nikon Z6 III akhirnya meluncur di tanggal 17 Juni 2024. Kamera mirrorless full frame ini diposisikan sebagai kamera hybrid (foto-video) kelas menengah. Biarpun posisinya di kelas mid-range, Z6 III memiliki banyak peningkatan dibandingkan kamera pendahulunya Z6 II dan spesifikasinya mendominasi kamera lain di kelas yang sama.

[continue reading…]
{ 0 comments }

Panasonic Lumix GH6 yang dirilis bulan Februari 2022, 2 tahun lalu adalah kamera micro four thirds yang hampir sempurna, tapi kurang satu, yaitu sistem autofokusnya masih contrast detection, belum phase detection, sehingga saat memotret atau merekam video autofokus kontinyu-nya masih agak pelan dan sedikit hunting.

GH7 mengatasi masalah tersebut, karena sudah menggunakan sistem autofokus phase detection (sama dengan G9 II dan S5 II) dan menambahkan fitur 32-bit Float audio capture dengan aksesoris DMW-XLR generasi 2. Dengan kemampuan ini, creator bisa lebih mudah menyelamatkan audio yang tiba-tiba melonjak tinggi. Algoritma stabilization (Electronic IS Stabilization) sudah ditingkatkan kualitasnya untuk mengkoreksi efek wobbling/jerkiness di bagian tepi frame video.

[continue reading…]
{ 0 comments }

Leica D-Lux 8 adalah kamera compact yang diumumkan tanggal 23 Mei 2024 dan akan tersedia di toko-toko tanggal 2 Juli 2024. Kamera compact ini menggantikan D-Lux 7 yang dirilis 2018. Perbedaan mendasarnya desain dan user interface kamera ini kini mirip kamera Leica lainnya, termasuk Leica Q dan M. Kedua adalah dari segi software yang berkaitan dengan app Leica Fotos. Pengumuman kamera ini masih bersifat parsial, dan kemungkinan besar sebelum bulan Juli ini akan ada informasi spesifikasi kamera selengkapnya.

[continue reading…]
{ 0 comments }

Pada tanggal 22 Mei 2024, Panasonic mengumumkan kamera L-mount dengan sensor 24MP full frame berukuran compact yang dinamakan Lumix S9. Image sensor Lumix S9 ini sama dengan Lumix S5 II berikut dengan berbagai teknologi yang didalamnya, termasuk adanya stabilizer di body.

Empat warna Lumix S9 dengan lensa kit 18-40mm f/3.5-6.3
Lumix S9 dengan lensa 26mm f/8
[continue reading…]
{ 0 comments }

Kamera X-T dua digit seperti Fujifilm X-T50 populer bagi fotografer amatir sampai profesional karena bentuk desainnya compact dan harganya relatif terjangkau. Seri X-T50 sejarahnya cukup panjang, bermula dari Fujifilm X-T10 (rilis tahun 2015)  yang pada saat itu sangat populer di Indonesia. Fujifilm memperbaharui seri kamera ini beberapa kali: Fujifilm X-T20, X-T30, X-T30 mark II. Dari X-T30 II, penamaan Fujifilm-nya langsung lompat ke X-T50. Mungkin Fujifilm sengaja menghindari angka 4 yang sering dianggap angka sial, atau bisa juga karena ada lompatan teknologi yang cukup signifikan.

Sesuai namanya yang punya angka lima-nya, X-T50 memang setara dengan X-T5 dan X-H2. Sama-sama memakai processor generasi ke-5 dan image sensor 40mp BSI X-Trans APS-C. Resolusi 40MP ini tertinggi di kamera APS-C saat ini.

[continue reading…]
{ 2 comments }

Lensa-lensa dari Pabrikan Tiongkok biasanya manual fokus, tapi dalam beberapa tahun terakhir mulai banyak yang membuat lensa autofokus untuk kamera mirrorless. Salah satu pabrikan yang membuat lensa autofokus yang harganya terjangkau adalah Meike.

Meike 55mm f/1.4 yang saya review kali ini adalah lensa untuk kamera APS-C. Tersedia untuk Fujifilm, Sony E dan Nikon Z.

Prototype lensa ini sebenarnya sudah dipamerkan akhir tahun 2023 di pameran fotografi, dan baru jadi sekitar bulan Februari 2024 yang lalu. Tapi karena kesibukan dan trip ke Jepang dan Bali, saya baru sempat mencobanya akhir bulan April ini.

[continue reading…]
{ 0 comments }

Halo teman-teman infofotografi, saya ingin mengajak kalian untuk jalan-jalan & moto-moto lagi ni. Destinasi Musim gugur 2024 ini adalah ke beberapa lokasi yang menarik di provinsi Yunnan, RRT (Republik Rakyat Tiongkok) selama delapan hari, dari 19 – 26 Oktober 2024.

Black Dragon Pool, Lijiang, Yunnan – Foto oleh Enche Tjin

Yunnan merupakan salah satu provinsi yang terletak di barat daya Tiongkok dan berbatasan langsung dengan beberapa negara Asia tenggara seperti Laos, Myanmar dan Vietnam. Penduduk Yunnan banyak yang berasal dari suku minoritas yang masih mempertahankan budaya mereka, oleh sebab itu kita bisa menyaksikan budaya yang berbeda-beda sepanjang perjalanan.

Dalam perjalanan kali ini, kita akan mendapatkan berbagai pengalaman yang bervariasi dan menarik. Diantaranya :

  • Pemandangan alam : Stone Forest (hutan batu besar), Jade Dragon Snow mountain (pegunungan es) dimana kita akan menjelajahi daerah lembah dan daerah puncak yang dipenuhi oleh salju abadi.
  • Jelajah kota tua : Beberapa kota tua yang dulu sangat ramai sebagai tempat transit jalur perdagangan teh antara Cina dari barat : Lijiang, Shaxi, Dali (dulunya kerajaan independen yang di feature dalam seri TV/film “Pendekat dari negeri Tayli/Semi God & Demi Devil/18 tapak penakluk naga).
  • Menyaksikan pertunjukan budaya di Jade Dragon (Yulong) snow mountain yang disutradarai oleh sutradara terkenal Zhang Yimou yang sering mengkoregrafi acara  olahraga kolosal seperti Olympiade.
  • Cruise di danau Erhai di Dali yang indah dengan pemandangan Changshan di latar belakang dengan burung-burung camar sebagai foregroundnya.
  • Pengalaman naik high speed train dari ibukota ke Yunnan ke Dali dan dari Lijiang ke Kunming kembali.

Apakah kalau yang tidak hobi atau tidak bisa fotografi boleh ikut?

Boleh, jika Anda ingin mengajak teman/partner yang tidak suka fotografi, tapi suka jalan-jalan, tidak masalah, tetap boleh ikut dan mereka akan menikmati perjalanan ini juga. Juga tidak harus membawa kamera profesional, memotret dengan ponsel atau kamera pocket juga diperkenankan. Bagi yang ingin belajar, saya (Enche Tjin) akan memberikan masukan tentang setting kamera dan komposisi di lapangan.

Apa bedanya tour ini dengan tour wisata pada umumnya?

Tour wisata pada umumnya berfokus pada “check list” alias memiliki target untuk mengunjungi banyak tempat dalam waktu sesingkat mungkin. Tour wisata seperti itu akan menghabiskan banyak waktu di moda transportasi seperti bis, pesawat, di guide untuk shopping di toko-toko yang menjual suvenir dengan harga tinggi dan waktu bebas yang sedikit untuk menikmati suasana, pemandangan atau kegiatan memotret . Di tour infofotografi ini, teman-teman bisa lebih rileks dan enjoy dalam menikmati perjalanan dan banyak waktu bebas untuk menikmati pemandangan, belanja atau kuliner.

Bagaimana medan/persiapan kesehatan?

Medan cukup aman untuk yang bertubuh sehat tapi sangat dianjurkan untuk berolahraga/jalan-jalan setidaknya sebulan sebelum berangkat supaya terbiasa disana. Bagi yang memiliki masalah kesehatan kronis seperti tekanan darah tinggi atau jantung, ada baiknya untuk konsultasi dengan dokter pribadi untuk menyiapkan obat-obatan yang dibutuhkan.

Bagaimana cuaca disana?

Cuaca di musim gugur bervariasi tergantung ketinggian. Oktober adalah bulan perubahan musim hujan ke musim dingin. Tapi cukup nyaman untuk jalan-jalan santai dengan jaket atau sweater, curah hujan-pun rendah dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Di kota suhu siang sekitar 20°C, malamnya sekitar 9°C.  Di puncak gunung salju suhu dibawah 0°C (kita akan berkunjung 1-2 jam disini).

  • Peserta maksimum 16 orang
  • Durasi 8 hari 7 malam
  • Periode: 19-26 Oktober 2024
  • Standar akomodasi: Sharing 2 peserta per kamar, Hotel 3-5* atau equivalent, tergantung kotanya.
  • Makanan: Diusahakan rumah makan halal/tidak mengandung B2. Ada 4 kali lunch/dinner yang mana peserta bebas memilih untuk makan dimana (tidak include).
  • Mentor fotografi (Enche Tjin) dan guide local
  • Biaya trip: US$1290 per orang

Biaya belum termasuk

  • Tiket pesawat ke Kunming
  • Visa China (bisa dibantu dalam aplikasinya)
  • Tips Supir dan Guide
  • Belanja pribadi
  • Asuransi perjalanan (opsional)
  • Single suplement (1 kamar sendiri)

Biaya tiket pesawat bervariasi tergantung maskapai dan tanggal pembelian. Batas waktu pendaftaran sebulan sebelum keberangkatan (September 22), atau sampai kuota penuh. Bagi yang ingin info lebih lanjut/mendaftar, silahkan hubungi Iesan di WA 0858 1318 3069

{ 0 comments }

E-book Photography Mind ini bertujuan untuk berbagi apa yang biasanya saya potret saat travel dan commuting. Dalam seri perdana ini, saya akan membagikan foto-foto sekitar Tokyo dan Hakone. Setting foto akan saya tampilkan beserta pemikiran saya sebelum memotret.  

Teknik setting dan komposisi yang saya gunakan akan bisa dipraktikkan oleh teman-teman di berbagai lokasi lainnya. 

Spesifikasi e-book

  • Total Halaman 58
  • Jumlah foto  25 foto
  • Layout: Landscape
  • File Format: pdf

Testimonial

Keren nih, suatu pembelajaran dimana ternyata banyak komposisi-komposisi logis yang bisa diimajinasikan dan dibuat untuk menjadikan obyek yang sebetulnya sederhana jadi foto indah yang enak dilihat. Awesome….. Terima kasih telah membuat ebook ini……

– capung –

A few years ago I met Enche Tjin by request in Tibet, during the end of Winter. We went on many excursions together. I continued to follow him virtually on his website and I have always been amazed by his art of photography. I bought this ebook to improve the quality of my pics (to find a way how seeing from a different point than others). I’m very satisfied with my purchase and it is a very beautiful book. Highly recommendable.

dr.Dian Ika Putri Syafaruddin, SpOG aka Putri Jlitheng-

Buku ini penting bagi pemula penggemar fotografi untuk mendapatkan ide-ide yang mungkin terlihat biasa namun dengan komposisi tertentu akan menghasilkan karya fotografi yang bagus

Agus Tjipto Djati

Buku ini cocok untukku yg bahkan sudah lansia masih suka jalan-jalan. Pemandu yg inspiratif untuk menangkap moment. Terimakasih, ku tunggu buku selanjutnya.

– Endah Marianingsih

Ada beberapa cara untuk mendapatkan e-book ini:

  1. Hubungi Iesan 0858 1318 3069
  2. Beli di Sociabuzz
  3. Beli di Karyakarsa.com/infofotografi

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca dan mendukung saya dan infofotografi.

{ 0 comments }