≡ Menu

Tour fotografi Toraja – Rambu Solo Desember 2019

Halo teman-teman Infofotografi, kali ini Enche & Rony Zakaria mengajak teman-teman untuk hunting foto yang unik yaitu memotret upacara adat tradisional masyarakat Toraja di Sulawesi Selatan.

Dalam tour fotografi ini ada bimbingan fotografi khusus dari Rony untuk belajar memilih foto dan menyusun photo story dan juga tip & trik memotret Rambu Solo di Toraja.

foto oleh Rony Zakaria
[continue reading…]
{ 0 comments }

Lumix G9 update : kini bisa video 4K 10bit 4:2:2

Hari ini Panasonic Lumix menyediakan beberapa firmware update, dan yang menarik adalah tersedia update untuk kamera Lumix G9 versi 2.0 yang menjadikan kamera kelas atas di lini mirrorless Micro Four Thirds ini menjadi semakin mantap.

Update paling utama adalah terbukanya opsi untuk merekam video 4K dengan 10 bit 4:2:2 yang tentunya lebih baik daripada sebelumnya 4K 8 bit 4:2:0. Selain itu setelah update, bahkan tersedia perekaman video 4K 10 bit 4:2:2 dalam frame rate 60 fps, yang meski tidak bisa ditulis ke kartu memori (karena besarnya data) tapi tetap bisa direkam via HDMI ke eksternal recorder.

Fitur lain soal video adalah adanya level luminance untuk video 10-bit, ada Variabel Frame Rate (VFR) dan ada HDR video. Bahkan terbuka peluang untuk merekam memakai V-log dan melihat waveform bila membeli paket upgrade. Tentunya peningkatan ini membuat kamera Lumix G9 menjadi hampir setara dengan Lumix GH5 yang sepesialis video, dengan harga yang lebih murah dan fitur fotografi yang lebih mumpuni.

[continue reading…]
{ 3 comments }

Review Tamron 35mm f/2.8 OSD Macro 1:2

Tamron 35mm f/2.8 merupakan lensa fix terbaru dari Tamron yang dirancang khusus untuk kamera mirrorless Sony E-mount full frame, tapi bisa dipasang juga ke kamera Sony APS-C karena sama-sama memilih mount yang sama. Saat dipasang di Sony APS-C, jarak fokalnya ekuivalen dengan sekitar 52.5 mm.

Lensa ini tergolong compact, meski bukannya kecil sekali (dimensi) tapi sangat ringan untuk ukuran lensa full frame (200 gram). Mengunakan diameter filter 67mm yang mudah diperoleh. Dalam paket lensanya sudah disertakan hood yang bentuknya menurut saya agak unik karena seperti hood lensa untuk video/camcorder. Hood yang minimalis seperti ini saya suka karena tidak terlalu menonjol dan lumayan baik untuk melindungi bagian depan lensa dan mencegah flare.

[continue reading…]
{ 0 comments }

Jalan-jalan ke Jepang dengan Leica Q dan Sigma DP2M

Awal November 2019 ini, saya dan Iesan jalan-jalan ke Jepang. Kali ini memang bukan dalam rangka tour fotografi bersama teman-teman, tapi secara pribadi saja. Kebetulan ada waktu senggang dan kita sudah lama tidak ziarah ke kuil pusat Taiseki-ji.

Beberapa hari saat kami sampai di Jepang, cuaca agak mendung, tapi kami beruntung keesokannya cuaca dan cahaya semakin baik, jarang hujan dan langit cerah dan biru.

Biasanya kami naik bis ke kuil kami yang berada di kaki gunung Fuji, tapi rupanya akhir pekan tersebut adalah long weekend orang Jepang yang merayakan hari kebudayaan nasional. Jadi kami tidak kebagian tiket. Akhirnya kami putuskan untuk naik Shinkansen, mahal memang, dan kami juga tidak punya JR Pass.

Akhirnya kami naik Shinkansen non-reserved seat dari Tokyo Station, untungnya masih kebagian tempat duduk dan sekitar satu jam kemudian kami sudah tiba di stasiun Shin Fuji. Dari saya kami harus naik bis lagi sekitar satu jam dua puluh menit untuk mencapai kuil.

Setelah ziarah, saya dan Iesan mencari lokasi untuk memotret daun-daun musim gugur yang berwarna-warni. Di awal November ini agak sulit karena di beberapa tempat populer di dekat kota besar seperti Tokyo dan Kyoto belum berubah warnanya. Daerah Nikko, utara Tokyo sudah lewat masa puncaknya. Setelah melakukan sedikit riset, saya mendapatkan tempat di daerah yang lebih utara, Miyagi dan Yamagata sudah berubah warna daunnya.

Sigma DP2M, ISO 100, f/5.6, 2.5 detik, 30mm – Filter B+W N64 (6 stop)
[continue reading…]
{ 0 comments }

Sony A6100 dan A6600 resmi diluncurkan

Sony Indonesia resmi meluncurkan dua tipe seri APS-C kamera mirrorless populer mereka yaitu Sony A6100 dan A6600 di Hall-F Patiunus, Jakarta tanggal 18 November 2019. Dalam kesempatan yang sama, Sony juga mengumumkan Sony A9 II, pembaharuan dari kamera flagship Sony yang ditujukan untuk fotografer profesional di bidang sports/wildlife.

Sony A6600 dengan lensa Sony 16-55mm f/2.8

Kedua kamera dilengkapi dengan sistem autofokus canggih yang di klaim Sony tercepat didunia dengan kecepatan 0.02 detik dan kemampuan tracking mata dan wajah manusia atau hewan di mode foto maupun video sampai 4k.

[continue reading…]
{ 2 comments }

SanDisk #ShareYourWorld Photography Contest

Halo penghobi fotografi.. Mari ekspresikan kreativitas Anda dengan mengikuti sebuah event menarik yaitu SanDisk #ShareYourWorld Photography Contest.

Pada tanggal 1 November 2019, SanDisk resmi membuka Kontes Fotografi SanDisk Share Your World 2019. Pada kompetisi ini, SanDisk membuka kesempatan bagi pecinta dan hobi fotografi untuk unjuk kebolehan dan memamerkan karyanya untuk mendapatkan total hadiah sebesar Rp 35 juta. Tema “Share Your World” mengangkat konsep visual poetry yang dapat memunculkan gambar-gambar menggugah emosi dan jiwa manusia yang paling dalam. SanDisk menginginkan sebuah karya yang dapat membuat penikmatnya tersentak dan merasakan lambatnya gerakan waktu, menggugah karsa melapaui budaya dan bahasa, sebagai penyatu manusia.

 Cara mengikuti kontes ini sangat mudah :

  1. Masuk ke Microsite SanDisk disini kemudian lakukan pendaftaran.
  2. Unggah foto Anda dan sertakan caption (maks. 300 kata) tentang mengapa foto ini sesuai dengan tema #ShareYourWorld.
  3. Ikuti instruksi untuk mengunggah foto Anda. 
  4. Setelah terunggah, jangan lupa untuk membagikan link foto Anda di sosial media, karena foto dengan jumplah LIKE / VOTE terbanyak akan mendapatkan hadiah menarik!

Kontes ditutup pada pukul 23:59 tanggal 30 November 2019. Pemenang akan diumumkan di laman Facebook SanDisk Indonesia tanggal 17 Desember 2019.

[continue reading…]
{ 0 comments }

Review tas kamera convertible Vanguard Select 41

Tas kamera Vanguard Veo Select unik karena desainnya bisa dipakai sebagai ransel, tapi juga bisa digunakan seperti tas selempang atau tas kantor (brief case). Bentuk dari tas ini datar dan kotak memberi kesan profesional.

Meski dari fisiknya terlihat compact, tapi tas ini dapat membuat banyak gear, diantaranya kamera DSLR/mirrorless profesional tanpa battery grip, dan 3-4 lensa berukuran kecil dan sedang. Tas ini juga memuat Laptop sampai dengan 13 inci.

Akses ke kamera merupakan hal yang penting untuk fotografer dilapangan, di tas kamera ini, fotografer dapat mengakses gearnya dari bagian atas kamera, bagian belakang dan bagian samping.

[continue reading…]
{ 0 comments }

Fotografer masa kini biasanya tidak hanya membawa kamera dan lensa saja, tapi juga sering membawa gadget dan aksesoris lainnya, untuk itu membutuhkan tas kamera yang memiliki berbagai kompartemen yang beragam untuk menyimpan gear tersebut.

Tas ransel Vanguard Vest Aspire 41 adalah tas ransel yang tergolong compact, tapi memiliki beberapa kompartemen yang cukup untuk menyimpan berbagai peralatan foto dan video.

Di kompartemen utama, tas ini dapat memuat kamera DSLR atau mirrorless dengan sekitar 3-5 lensa berukuran kecil dan sedang, juga ada ruang untuk menyimpan tablet berukuran 9.7 inci atau lebih kecil.

[continue reading…]
{ 0 comments }

Review Leica Q2: Pengalaman di Bhutan & Lasem

Kesan pertama saya terhadap kamera Leica Q2 adalah design retro yang cantik dan mudah digunakan. Tentu saja si “titik merah” (red dot)  identik sekali dengan kualitas gambar yang dihasilkan yang menunjukkan kesan serius dalam fotografi.

Yoese M. dengan kamera C-Lux (red case) dengan Leica Q2 (brown case)

Di belakang kamera, ada tiga tombol dalam 1 garis di sisi kiri. Dengan tombol tersebut, saya dapat menyesuaikan kontrol untuk membantu langsung ke pengaturan sesuai keinginan saya, seperti aperture dan shutter speed memiliki dial khusus sendiri (pada bagian lensa 28mm itu sendiri).

Selain penampilannya yang terlihat bagus, Q2 juga terasa kuat dan stabil. Saya tidak perlu khawatir, jika saat sedang motret tiba-tiba terciprat air/turun hujan, dengan adanya penambahan resistensi air yang membantu saya untuk tetap memotret dalam keadaan gerimis.  

Dengan sensor full frame 47.3 MP, memberikan extra detil saat bekerja dengan Leica Q2. Meskipun dengan lensa 28mm f/1.7 berkat resolusi yang diperbesar, memberi banyak pilihan crop digital 35mm, 50mm, dan 75mm, ini membantu sekali jika saya ingin lebih dekat dengan objek. Sehingga dengan 28mm ini tidak hanya bisa saya gunakan untuk street photography, tapi juga landscape dan portraiture. Mengenai kualitas warna  saya menyukai keduanya, baik color juga monochrome.

Rice Field at Chimi Lhakhang, Bhutan, ISO 400 F/16 1/250 detik
[continue reading…]
{ 5 comments }

Tour foto Nepal – Street dan Pemandangan Himalaya

Halo teman-teman Infofotografi, setelah mengunjungi Nepal di tahun 2018 yang lalu, tahun ini, saya akan mengadakan tour yang agak berbeda dari sebelumnya. Tema kali ini lebih ke foto street dan human interest photography dengan tujuan mengamati dan memotret keseharian kehidupan orang di beberapa kota tua d Nepal, dan juga ke resort town, Nagarkot untuk melihat pemandangan pegunungan Himalaya.

Yang spesial kali ini adalah adanya festival Maha Shivarati, dimana banyak pertapa-pertapa (Sadhus) yang berkumpul di kuil-kuil di Nepal dari berbagai penjuru, pagi sampai malam untuk memuliakan dewa Shiva.

Beberapa tempat yang akan kita kunjungi dan potret adalah sebagai berikut: Kathmandu (Boudanath, Swayambu, Pasupatinath, pasar lokal dll), Bhaktapur, Nagarkot.

Tanggal 18 – 22 Februari 2020

Biaya : USD 750

Biaya sudah termasuk

  • Akomodasi hotel bintang empat atau setara
  • Makan selama tour
  • Pelayanan pemandu lokal
  • Bimbingan dari Enche Tjin
  • Botol air mineral per hari
  • Transportasi selama tour
  • Tiket masuk tempat wisata

Belum termasuk

  • Tips pemandu dan supir
  • Minuman ringan atau makanan tambahan
  • Tiket pesawat dan Visa On-Arrival Nepal ($25)

Single suplement : $315

Bagi yang berminat untuk ikut, silahkan hubungi Infofotografi via wA 0858 1318 3069 atau e-mail: infofotografi@gmail.com

{ 0 comments }